Selasa,06 Agustus 2019, B.Indonesia Membuat peta pikiran

Selasa,06 Agustus 2019
Membuat peta pikiran dari teks berikut

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
 

Proklamasi Kemerdekaan yang dilakukan tanggal 17 Agustus 1945 menjadi peristiwa penting bagi bangsa Indonesia. Peristiwa tersebut menjadi tonggak sejarah dimana bangsa Indonesia berhak atas kemerdekaan dan wajib mempertahankannya. Diawali dengan dijatuhkannya bom atom oleh tentara Amerika Serikat pada tanggal 6 Agustus 1945 di kota Hiroshima dan pada tanggal 9 Agustus 1945 di kota Nagasaki, Jepang akhirnya menyerah kepada tentara Sekutu. Peristiwa ini dijadikan kesempatan oleh bangsa Indonesia untuk segera membebaskan diri dari penjajahan bangsa Jepang.

Teks proklamasi ditulis di rumah Laksamana Tadashi Maeda, Jl. Imam Bonjol No. 1. Para penyusun teks proklamasi adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Mr. Achmad Soebardjo. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno. Saat itu hadir pula B.M Diah, Sayuti Melik, Sukarni, dan Soediro. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Teks proklamasi diketik oleh Sayuti Melik.


Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jl. Pegangsaan Timur No. 56 telah hadir, antara lain, Soewirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdo, Tabrani, dan Trimurti. Acara dimulai pada pukul 10.00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Kemudian bendera Merah Putih yang telah dijahit oleh Ibu Fatmawati, dikibarkan.

---
 
Peta pikiran dari Teks Bacaan di atas adalah sebagai berikut.

Selasa,06 Agustus 2019 Makna proklamasi kemerdekaan

Selasa, 06 Agustus 2019


Materi IPS Makna Kemerdekaan Indonesia dan Tokoh yang berperan di dalamnya



Sejarah mencatat puncak perjuangan bangsa adalah detik-detik Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945. Pada saat itu luapan kegembiraan sebagai bangsa yang merdeka memuncak. Pekik ”Merdeka” membahana di seluruh pelosok tanah air.

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia mempunyai makna sebagai berikut :

a.    Lahirnya negara Republik Indonesia.
b.    Puncak perjuangan bangsa Indonesia.
c.    Pelaksanaan amanat penderitaan rakyat.
d.    Berlakunya tata hukum Indonesia.
e.    Dihapusnya tata hukum kolonial.
f.     Bangsa Indonesia menyusun pemerintahan.

Tokoh yang berperan di dalamnya :


Ir. Soekarno

Ir. Soekarno adalah proklamator dan
Presiden Pertama RI yang dilahirkan di Surabaya
pada tanggal 6 Juni 1901. Pada tahun 1925,
beliau menamatkan pendidikannya di Technische
Hogere School (THS) di Bandung. Beliau
memperoleh gelar insinyur.
Pada penjajahan Belanda, Soekarno aktif dalam berbagai organisasi
antara lain PNI (Partai Nasional Indonesa) dan Partindo (Partai Indonesia).
Melalui organisasi tersebut, Soekarno menunjukkan sikapnya yang menolak
bekerja sama dengan pemerintah kolonial Hindia Belanda. Soekarno berkalikali
ditangkap polisi Hindia Belanda, dan dijebloskan ke penjara, dan hidup
di pengasingan.
Pada masa pendudukan Jepang, Soekarno diangkat sebagai ketua
Putera (Pusat Tenaga Rakyat), penasihat Jawa Hokokai, anggota BPUPKI,
dan PPKI.
Soekarno memiliki peran penting pada saat Proklamasi Kemerdekaan
Indonesia. Didampingi M. Hatta dan Ahmad Soebardjo, Soekarno menyusun
naskah Proklamasi. Setelah diketik Sayuti Melik, teks proklamasi
ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta, atas nama bangsa Indonesia.
Proklamasi Kemerdekaan diumumkan di kediaman Soekarno, Jalan
Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta, disusul dengan pengibaran bendera
Sang Merah Putih. Sehari sesudah proklamasi kemerdekaan, Ir. Soekarno
dipilih sebagai presiden pertama Republik Indonesia. Beliau wafat pada
tanggal 21 Juni 1970 dan dimakamkan di Blitar, Jawa Timur.

Drs. Mohammad Hatta

Mohammad Hatta lahir di Bukittinggi, Sumatra Barat pada tanggal 12
Agustus 1902. Hatta memperoleh gelar ”doktorandus” (Drs) bidang ekonomi
dari Handels Hogere School (HHS) Belanda pada tahun 1932. Dengan
bekal pendidikannya, Hatta memelopori pendirian koperasi di tanah air.
Sehingga beliau disebut sebagai Bapak Koperasi Indonesia.
Pada masa penjajahan Belanda, Hatta merupakan tokoh yang gigih
memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Beliau menolak kerja sama
dengan pemerintah Belanda untuk kemerdekaan Indonesia. Hal ini membuat
pemerintah Belanda marah. Setelah Hatta menyelesaikan pendidikannya
di HHS, Hatta aktif dalam organisasi pergerakan nasional di tanah air. Hal
ini menyebabkan beliau ditangkap oleh pemerintah kolonial Belanda dan
diasingkan.
Ketika Jepang berkuasa di Indonesia, Hatta diangkat sebagai pimpinan
Putera (Pusat Tenaga Rakyat), anggota BPUPKI, dan wakil ketua PPKI.
Pada tanggal 17 Agustus 1945, Hatta bersama Soekarno menandatangani
dan memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Hatta kemudian dipilih
sebagai Wakil Presiden RI yang pertama.
Pada tahun 1949, Hatta memimpin delegasi Indonesia dalam
Konferensi Meja Bundar di Den Haag, negeri Belanda. Hasil konferensi itu
adalah pengakuan kedaulatan dari pemerintah Belanda kepada Republik
Indonesia. Beliau wafat pada tanggal 14 Maret 1980 dan dimakamkan di
Tanah Kusir, Jakarta.


Ahmad Soebardjo

Mr. Ahmad Soebardjo Djojoadisurjo, lahir di Karawang, Jawa Barat
pada tanggal 23 Maret 1896. Setelah lulus dari HBS (Sekolah Menengah
Atas) di Jakarta pada tahun 1917, kemudian memperoleh gelar ”Meester
in de Rechten” disingkat ”Mr” atau disebut juga Sarjana Hukum (S.H.) pada
tahun 1933 dari Universitas Leiden, Belanda.
Semasa menjadi mahasiswa, beliau aktif memperjuangkan kemerdekaan
Indonesia. Beliau bergabung dalam organisasi kepemudaan seperti Jong
Java dan Perkumpulan Mahasiswa Indonesia di Belanda. Menjadi anggota
delegasi Indonesia pada Kongres Antiimperialis di Belgia dan Jerman.
Setelah kembali ke Indonesia, beliau aktif menjadi anggota Badan Penyelidik
Usaha-Usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).
Menjelang proklamasi kemerdekaan RI, Ahmad Soebardjo berhasil
menyatukan perbedaan pendapat golongan muda dan golongan tua di
Rengasdengklok. Berkat usahanya, kedua golongan sepakat untuk membahas
persiapan proklamasi kemerdekaan Indonesia di Jakarta. Sidang PPKI
mendapat anggota tambahan yaitu wakil dari pemuda.
Setelah Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada tanggal 17
Agustus 1945, Mr. Ahmad Soebardjo diangkat sebagai Menteri Luar Negeri.
Beliau kembali menjabat Menteri Luar Negeri pada periode 1951–1952.
Beliau juga pernah menjabat sebagai duta besar pada Republik Federal Swiss
periode 1957–1961.
Ia memperoleh gelar profesor dalam bidang sejarah Konstitusi dan
Diplomasi RI dari Fakultas Sastra, Universitas Indonesia. Mr. Ahmad Soebardjo
Djojoadisurjo meninggal dunia pada tanggal 15 Desember 1978.

Fatmawati Soekarno

Fatmawati adalah istri Presiden Soekarno. Ibu Fatmawati lahir di
Bengkulu pada tanggal 15 Februari 1923. Sejak masa perjuangan beliau
selalu menyertai Presiden Soekarno. Setelah proklamasi beliau selalu
mendampingi dalam kegiatan kenegaraan.
Pada saat-saat menjelang proklamasi, Ibu Fatmawati menjahit bendera
Merah Putih. Bendera itulah yang dikibarkan pada saat pembacaan
Proklamasi. Bendera merah putih yang dijahitnya telah berkibar di bumi
pertiwi dan menjadi kenangan bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Ibu Fatmawati wafat pada tanggal 14 Mei 1980 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Senin, 05 Agustus 2019
Operasi hitung campuran

1. Penjumlahan (50 + 15) + 35 hasilnya sama dengan ...
A. (50 - 15)+35
B. 50-(15+35)
C. 50+(15+35)
D. 50+(15-35)

2. Sifat penjumlahan pada soal nomor I adalah....
A. Komutatif
B. Asosiatif
C. Distributif
D. Imajinatif

3. 50 x 5 x 100 = ...
A. 2.500
B. 250
C. 5
D. 25.000

4. 15 x (20 + 25) paling mudah diselesaikan dengan menggunakan sifat....
A. Komutatif
B. Distributif
C. Asosiatif
D. Imajinatif

5. 32 x 93 = (32 x n) - (32 x 7), nilai n adalah....
A. 100
B. 10
C. 5
D. 1.000

6. (54 x 88) + (54 × 12) = 54 × ...
A. 70
B. 80
C. 90
D. 100

7. (32 x 100) - (32 x 9) = 32 x ...
A. 90
B. 91
C. 92
D. 93

8. Bilangan lima ribu dua puluh sembilan dilambangkan dengan ...
A. 5.029
B. 5.290
C. 5.209
D. 5.092

9. Nilai tempat 5 pada bilangan 2.759 adalah...
A. Ribuan
B. Ratusan
C. Puluhan
D. Puluh ribuan

10. Nilai angka 8 pada bilangan 6.800 adalah ...
A. 8.000
B. 800
C. 80
D. 8

Penilaian Harian tema 1 sub tema 3

MTK,Penilaian harian tema 1 sub tema 3,Senin 5 Agustus 2019

Senin, 05 Agustus 2019
Operasi hitung campuran

1. Penjumlahan (50 + 15) + 35 hasilnya sama dengan ...
A. (50 - 15)+35
B. 50-(15+35)
C. 50+(15+35)
D. 50+(15-35)

2. Sifat penjumlahan pada soal nomor I adalah....
A. Komutatif
B. Asosiatif
C. Distributif
D. Imajinatif

3. 50 x 5 x 100 = ...
A. 2.500
B. 250
C. 5
D. 25.000

4. 15 x (20 + 25) paling mudah diselesaikan dengan menggunakan sifat....
A. Komutatif
B. Distributif
C. Asosiatif
D. Imajinatif

5. 32 x 93 = (32 x n) - (32 x 7), nilai n adalah....
A. 100
B. 10
C. 5
D. 1.000

6. (54 x 88) + (54 × 12) = 54 × ...
A. 70
B. 80
C. 90
D. 100

7. (32 x 100) - (32 x 9) = 32 x ...
A. 90
B. 91
C. 92
D. 93

8. Bilangan lima ribu dua puluh sembilan dilambangkan dengan ...
A. 5.029
B. 5.290
C. 5.209
D. 5.092

9. Nilai tempat 5 pada bilangan 2.759 adalah...
A. Ribuan
B. Ratusan
C. Puluhan
D. Puluh ribuan

10. Nilai angka 8 pada bilangan 6.800 adalah ...
A. 8.000
B. 800
C. 80
D. 8

Penilaian Harian tema 1 sub tema 3

Soal latihan sub tema 3. Jumat 03 Agustus 2019

  • Soal latihan sub tema3, Jumat ,02 Agustus 2019

  • 1. 
    Mangga, rambutan dan sawo adalah tumbuhan yang dapat dikembangbiakan dengan cara vegetatif buatan yaitu dengan cara ....
    • A. 
      Spora
    • B. 
      Menyetek
    • C. 
      Mengenten
    • D. 
      Mencangkok
  •  
  • 2. 
    Melestarikan tumbuhan merupakan hal yang sangat bermanfaat, diantaranya karena tumbuhan berperan ....
    • A. 
      Menghasilkan air dari dalam tanah
    • B. 
      Menghasilkan mineral tambang
    • C. 
      Menghasilkan oksigen untuk bernafas
    • D. 
      Menghasilkan karbondioksida yang melimpah
  •  
  • 3. 
    Salah satu bunga langka yang berasal dari Indonesia adalah bunga ....
    • A. 
      Padma raksasa
    • B. 
      Tulip
    • C. 
      Mawar
    • D. 
      Sakura
  •  
  •  
    4.Gambar di atas adalah bunga yang hidup di Indonesia yang tergolong langka, nama bunga tersebut adalah bunga ....
    • A. 
      Raflesia Alnoldi
    • B. 
      Anggrek bulan
    • C. 
      Puspa pesona
    • D. 
      Bangkai
  •  
  • 5. 
    Kunyit dan jahe banyak dimanfaatkan manusia untuk bahan ....
    • A. 
      Bangunan
    • B. 
      Pakaian
    • C. 
      Perhiasan
    • D. 
      Obat-obaan

Jum`at, 02 Agustus 2019. Profil negara di Asia Tenggara

PROFIL NEGARA DI ASIA TENGGARA

BENTUK NEGARA DAN PEMERINTAHAN DI ASIA TENGGARA

1. INDONESIA
 Ibu Kota : Jakarta
 Bentuk Pemerintahan : Republik
 Kepala Negara : Presiden
 Bahasa Nasional : Indonesia
 Lagu Kebangsaan : Indonesia Raya
 Mata Uang : Rupiah
 Agama : Islam, Kristen, Hindu, dan Budha
 Penduduk : Sebagian besar suku Melayu, Arab,, lainnya Cina, Arab, dan India

Batas Negara :
 Utara : Singapura, Malaysia, Laut Cina Selatan. Selat Malaka, dan Samudera Pasifik.
 Timur : Papua Nugini
 Selatan : Samudera Hindia
 Barat : Samudera Hindia

Letak Astronomis : 6oLU – 11oLS dan 95oBT – 141oBT
 Hasil Utama : Minyak bumi, gas alam, logam, rotan, dan kayu.
 Luas Wilayah : 1.904.000 Km2

2. SINGAPURA
 Ibu Kota : Singapura
 Bentuk Pemerintahan : Republik
 Kepala Negara : Presiden
 Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri
 Bahasa Nasional : Inggris
 Lagu Kebangsaan : Majulah Singapura
 Mata Uang : Dolar Singapura
 Agama : Budha, Konghucu, dan Tao ( 75 % ), Islam ( 20 % ), Kristen ( 5 % ).
 Penduduk : Cina ( 74 % ), Melayu ( 14 % ), India, dan Pakistan ( 8 % ), ras lain ( 4 % )

Batas Negara :
 Utara : Selat Johor
 Timur : Selat Karimata
 Selatan : Selat Singapura
 Barat : Selat Malaka
 Iklim : tropis
 Letak Astronomis : 10 15’ LU – 10 26’ LU dan 1030 BT – 1040 BT
 Komoditas : industry dan pariwisata
 Hasil Utama : Kapal, industri, perdagangan, dan jasa
 Luas Wilayah : 621,4 Km2

3. MALAYSIA
 Ibu Kota : Kuala Lumpur
 Bentuk Pemerintahan : Kerajaan
 Kepala Negara : Yang Dipertuan Agung
 Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri
 Bahasa Nasional : Bahasa Melayu
 Lagu Kebangsaan : Negaraku
 Mata Uang : Ringgit
 Agama : Sebagian besar Islam, agama lainnya Budha, Konghucu, Kristen, dan Animisme
 Penduduk : Melayu ( 53 % ), India dan Pakistan ( 10 % ), ras lain ( 2 % )

Batas Negara :
 Utara : Singapura dan Singapura
 Timur : Indonesia dan Selat Sulu
 Selatan : Indonesia dan Singapura
 Barat : Selat Malaka

Letak Astronomis : 10 LU – 70 LU dan 1000BT- 1190 BT
 Komoditas : pertanian dan perkebunan
 Hasil Utama : Timah, karet, dan kelapa sawit
 Luas Wilayah : 333.647 Km2

4. BRUNEI DARUSSALAM
 Ibu Kota : Bandar Sri Begawan
 Bentuk Pemerintahan : Kesultanan
 Kepala Negara : Sultan
 Kepala pemerintahan : Sultan
 Bahasa Nasional : Bahasa Melayu
 Lagu Kebangsaan : Allah Peliharalah Sultan
 Mata Uang : Dolar Brunai
 Agama : Sebagian besar Islam
 Penduduk : Melayu ( 60 % ), Cina ( 23 % ), ras lain ( 17 % )

Batas Negara :
 Selatan, barat dan timur berbatasan dengan Serawak
 Iklim : tropis
 Letak astronomis : 40 LU -50 2’ LU dan 114 BT -115 BT
 Komoditas : Industri utama : perminyakan , pengilangan minyak, gas alam cair, konstruksi .
 Hasil Utama : Minyak bumi dan gas alam
 Luas Wilayah : 5.765 Km2

5. THAILAND
 Ibu Kota : Bangkok
 Bentuk Pemerintahan : Kerajaan
 Kepala Negara : Raja
 Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri
 Bahasa Nasional : Bahasa Thai / Bahasa Siam
 Lagu Kebangsaan : Pleng Chard Tahi
 Mata Uang : Bath
 Agama : Budha ( 94 % ), Islam dan Kristen ( 6 % )
 Penduduk : Sebagian besar suku Thai ( 82 % ), ras lainnya ( 18 % )

Batas Negara :
 Utara : Myanmar dan Laos
 Timur : Laos dan Kamboja
 Selatan : Malaysia dan Teluk Siam
 Barat : Myanmar dan Samudera Hindia
 Iklim : tropis
 Letak astronomis : 50 LU – 210 LU dan 970 BT – 1060 BT.
 Komoditas : pertanian (beras, tepung tapioka, karet, kayu), perikanan (ikan laut), pertambangan (tembaga, timah)
 Luas Wilayah : 512.820 Km2

6. FILIPINA
 Ibu Kota : Manila
 Bentuk Pemerintahan : Republik
 Kepala Negara : Presiden
 Kepala Pemerintahan : Presiden
 Bahasa Nasional : Bahasa Tagalok ( resmi ) dan bahasa Inggris
 Lagu Kebangsaan : Tiera Adorada
 Mata Uang : Peso
 Agama : Katolik ( 90 % ), agama lainnya ( 10 % )
 Penduduk : Penduduk asli keturunan Melayu dan sebagian Mestizo, yaitu campuran Indian dan Spanyol. Di daerah pedalaman terdapat suku Negrito

Batas Negara :
 Utara : Taiwan
 Timur : Samudera Pasifik
 Selatan : Laut Sulawesi dan Laut Sulu
 Barat : Laut Cina Selatan

 BT – 126 LU dan 117 – 19Letak Astronomis : 4
 Hasil Utama : Industri, perdagangan, dan pertanian
 Luas Wilayah : 300.324 Km2

7. VIETNAM
 Ibu Kota : Hanoi
 Bentuk Pemerintahan : Republik Sosialis
 Kepala Negara : Presiden
 Kepala pemerintahan : Perdana Menteri
 Bahasa Nasional : Bahasa Vietnam
 Lagu Kebangsaan : Tien Quan Ca
 Mata Uang : Dong
 Agama : Budha, Konghucu, dan Taoisme
 Penduduk : Vietnam ( 90 % ), Cina, Muong, Meo, Thai, Khmer, Man, Cam ( 10 % )

Batas Negara :
 Utara : RRC
 Timur : Laut Cina Selatan
 Selatan : Laut Cina Selatan
 Barat : Kamboja dan Laos

 Letak Astronomis : 9 LU – 23 LU dan 102 BT- 110 BT
 Hasil Utama : Padi dan Batu Bara
 Luas Wilayah : 404.440 Km2

8. MYANMAR ( Birma )
 Ibu Kota : Rangoon
 Bentuk Pemerintahan : Republik
 Kepala Negara : Presiden
 Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri
 Bahasa Nasional : Bahasa Birma
 Lagu Kebangsaan : Kaba Makya
 Mata Uang : Kyat
 Agama : Sebagian besar Budha
 Penduduk : Sebagian besar orang Birma, yang lainnya Suku Karen, Shan, Rakhim, Mon, Arakan, dan Kachin

Batas Negara :
 Utara : RRC
 Timur : Muangthai dan Laos
 Selatan : Teluk Benggala
 Barat : Bangladesh
 Iklim : tropis dengan tiga musim: musim hujan, musim dingin, dan musim panas.
 Letak Astronomis : 11’ LU – 28’ LU dan 92’ BT – 101’ BT.
 Hasil Utama : Padi, kayu jati, jagung, gandum, dan kapas
 Komoditas : termasuk Negara agraris seperti pertanian, perkebunan, dan kehutanan.
 Luas Wilayah : 678.036 Km2
 9. KAMBOJA
 Nama resmi : Kingdom of Cambodia
 Ibukota : Phnom Penh
 Luas : 181.035 sq km
 Sistem Pemerintahan : Kerajaan Konstitusional
 Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri
 Bahasa Resmi : Khmer
 Lagu kebangsaan : Our Country
 Mata uang : Riel
 Letak Astronomis : 10 LU – 14 LU, 102 BT – 108 BT
 Letak Geografis
 Sebelah Utara : Thailand, Laos
 Sebelah Selatan : Teluk Thailand
 Sebelah Barat : Thailand
 Sebelah Timur : Vietnam
 Iklim : tropis
 Komoditas : Pertanian
 10. LAOS
 Nama resmi : Rep. Demokratik Rakyat Laos
 Ibukota : Vientiane
 Lagu Kebangsaan : Pheng Xat Lao
 Luas : ± 236.800 km²
 Sistem Pemerintahan : Republik Partai Satu
 Kepala Pemerintahan : Presiden
 Bahasa Resmi : Laos (bahasa resmi), Palaungwa, dan Tai
 Mata uang : Kip
 Letak Astronomis : 14 LU – 22 LU dan 100 BT – 107 BT
 Letak Geografis
 Sebelah Barat : Myanmar, Thailand
 Sebelah timur : Vietnam
 Sebelah utara : Republik Rakyat Cina
 Sebelah selatan : Kamboja
 Iklim : Tropis dengan dua musim yaitu musim hujan dan musimkemarau
 Komoditas : Pertanian

11.TIMUR LESTE

Bentuk Pemerintahan : Republik
 Kepala Negara : Presiden
 Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri
 Ibu kota : Dili
 Lagu Kebangsaan : Pátria
 Luas Wilayah : 15.007 km2
 Iklim : Tropik
 Gunung Tertinggi : Gunung Ramelau (2.963 m)
 Suku Bangsa : Campuran Melayu dan Papua
 Jumlah Penduduk : 1.040.880 (tahun 2005)
 Bahasa : Tetun, Portugis, Inggris, dan Indonesia
 Agama : Katholik, Protestan, Islam.
 Mata Uang : Dollar Amerika Serikat (US$).
 Hasil Pertanian : Kopi.
 Hasil Tambang : Emas, mangaan, marmer, minyak bumi di Celah Timor (belum dieksploitasi).
 Impor Utama : BBM dan Sembako dari Indonesia.
 Pendapatan Perkapita : US $ 750 (tahun 2005).
 Letak Astronomis : 8°LS -. 10°LS dan 124°BT – 127°30′BT.
 Letak Geografis :
 Utara : Laut Banda dan Selat Wetar.
 Selatan : Laut Timor.
 Barat : Indonesia(NTT).
 Timur : Laut Arafuru

Jum`at, 02 Agustus 2019, Matematika, operasi hitung campuran

  • Jum`at, 02 Agustus 2019
  • Operasi hitung campuran
  • Menetukan hasil operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat (positif dan negatif).
  • Menetukan hasil operasi hitung perkalian dan pembagian bilangan bulat (positif dan negatif).

1). Nilai dari (-28) + 15 – 30 =……..
A.-43 C. 3
B. -33 D. 33

2). Nilai dari 210 – (-45) + (-93) = ….
A. 72 C. 165
B. 162 D. 258

3). Hasil dari 561 + (-87) – 617 = ……
A. -1.091 C. -245
B. -891 D. -143

4). Hasil dari 453 + (-512) - (268 - 629) = ……
A. -420 C. 302
B. -302 D. 420

5). Hasil dari -1.682 + 4.712 – (-2.121) adalah  ……
A. 878 C. 4.273
B. 909 D. 5.151

6). (-64 x 17) : (-8) = ……..
A. -136 C. 112
B. -112 D. 136

7). 36 x (-54) : 6 = ……..
A. -426 C. 324
B. -324 D.426

8). 1728 : (-6) x 4 = ………
A. -1.152 C. 1.104
B. -1.104 D. 1.152

9). (-72) : 4 x (-19) = ……..
A. – 532 C. 342
B. -342 D. 532

10). 894 : (-6) x 24 = …….
A. 3.576 C. -2.536
B. 2.536 D. -3.576