Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi, Ananda sholih sholiha kelas 3A yang Ibu Guru sayangi. 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya selalu sehat, bahagia, dan dalam lindungan Allah Swt. Aamiin. 🤲
🌷 Anak-anak hebat, jangan lupa untuk selalu:
✨ Peduli kepada teman dan lingkungan sekitar.
✨ Jujur dalam perkataan maupun perbuatan.
✨ Tolong-menolong dan saling menyayangi.
✨ Beradab baik, sopan kepada guru dan orang tua.
✨ Rajin beribadah, jangan lupa salat lima waktu dan salat Duha.
✨ Murojaah hafalan surat-surat pendek agar semakin lancar dan berkah.
🌟 Motivasi hari ini:
Anak hebat bukan hanya anak yang pintar, tetapi juga anak yang jujur, baik hati, peduli, dan suka menolong. Jadilah anak yang selalu berusaha melakukan kebaikan meskipun dalam hal kecil, karena setiap kebaikan bernilai pahala di sisi Allah Swt.
💪 Teruslah semangat belajar, jangan mudah menyerah, berani mencoba, dan selalu bersyukur. Semoga Allah menjadikan Ananda anak-anak yang saleh dan salehah, berilmu, berakhlak mulia, serta membanggakan orang tua dan guru.
Ingat ya, Nak, hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin! 🥰🌈
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam sayang,
🌹 Ibu Guru Kelas 3A 🌹
A. IDENTITAS
Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd.
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Hari/Tanggal : Selasa, 20 Oktober 2026
Fase/Kelas : Fase B / Kelas III SD
Materi : Menyusun Peta Berpikir Mengenai Jenis Tugas dan Permasalahan Jasa Transportasi
Pertemuan Ke- : 16
B. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu memahami informasi dari teks yang dibaca atau didengarkan tentang berbagai profesi jasa transportasi. Peserta didik mampu menemukan informasi penting, mengidentifikasi jenis tugas dan permasalahan yang dihadapi petugas transportasi, serta menyajikan informasi tersebut dalam bentuk peta berpikir sederhana secara runtut dan jelas.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. TP Umum
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan pengertian jasa transportasi dan peta berpikir.
Mengidentifikasi berbagai jenis profesi dalam bidang jasa transportasi.
Menjelaskan tugas pengemudi dan petugas transportasi berdasarkan jenis pekerjaannya.
Mengidentifikasi permasalahan yang mungkin dihadapi petugas transportasi dalam menjalankan tugas.
Menentukan solusi yang tepat terhadap permasalahan jasa transportasi.
Menyusun peta berpikir yang memuat jenis profesi, tugas, permasalahan, dan solusi.
Mempresentasikan peta berpikir menggunakan bahasa yang santun, jelas, dan runtut.
Menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, peduli, jujur, dan bekerja sama.
2. TP Ma-Mi-Joy
a. Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik membaca dan mengamati informasi dengan cermat, kemudian mengenali hubungan antara jenis profesi, tugas, permasalahan, dan solusi dalam jasa transportasi.
b. Meaningful (Bermakna)
Peserta didik menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari, seperti naik bus, angkot, kereta api, kapal, atau menggunakan layanan transportasi lainnya.
c. Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik menyusun peta berpikir menggunakan gambar, warna, kata kunci, dan garis penghubung secara kreatif melalui kegiatan kelompok.
D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Mengamati: Peserta didik mengamati gambar berbagai profesi jasa transportasi.
Menanya: Peserta didik menjawab pertanyaan tentang tugas pengemudi dan petugas transportasi.
Membaca dan memahami: Peserta didik membaca teks mengenai jenis profesi, tugas, dan permasalahan transportasi.
Mengidentifikasi: Peserta didik mencatat jenis profesi, tugas, serta permasalahan yang dihadapi.
Menganalisis: Peserta didik menentukan solusi yang sesuai untuk setiap permasalahan.
Menyusun: Peserta didik membuat peta berpikir dengan menempatkan topik utama dan cabang-cabang informasi.
Mengomunikasikan: Peserta didik mempresentasikan hasil peta berpikir di depan kelas.
Merefleksikan: Peserta didik menyimpulkan pentingnya jasa transportasi dan sikap menghargai para petugasnya.
E. APERSEPSI SINGKAT
Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa peserta didik, mengajak berdoa, serta memeriksa kesiapan belajar.
Guru menunjukkan gambar sopir bus, pengemudi angkot, masinis, pilot, nahkoda kapal, dan petugas stasiun.
Guru mengajukan pertanyaan pemantik:
Anak-anak, siapa yang pernah naik bus atau angkot?
Siapa yang bertugas mengemudikan bus?
Apa tugas petugas stasiun atau terminal?
Masalah apa yang mungkin dihadapi seorang pengemudi saat bekerja?
Bagaimana cara kita menyusun informasi agar mudah dipahami?
Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan materi sebelumnya tentang permasalahan tokoh pengemudi dan petugas transportasi.
Guru menjelaskan bahwa informasi tentang profesi, tugas, masalah, dan solusi dapat disusun menjadi peta berpikir atau peta pikiran (mind map) agar lebih mudah dipelajari.
Motivasi: Anak-anak sholih dan sholihah, setiap pekerjaan memiliki tugas dan tanggung jawab. Mari belajar memahami pekerjaan orang lain, berpikir kreatif, serta menghargai orang-orang yang membantu perjalanan kita menjadi aman dan nyaman.
F. PEMBAHASAN SINGKAT
1. Ayat Al-Qur'an dan Kebesaran Allah Swt.
Allah Swt. berfirman dalam Surah Al-Isra ayat 70 bahwa Allah telah memuliakan anak cucu Adam.
Keterkaitan dengan pembelajaran:
Setiap manusia memiliki martabat dan patut diperlakukan dengan baik. Dalam kehidupan sehari-hari, kita bertemu dengan berbagai petugas transportasi yang membantu masyarakat melakukan perjalanan.
Kita harus menghormati pekerjaan mereka, berbicara dengan sopan, menaati aturan, dan menjaga keselamatan selama menggunakan transportasi.
2. Penjabaran Materi
A. Pengertian Jasa Transportasi
Jasa transportasi adalah layanan yang membantu manusia atau barang berpindah dari satu tempat ke tempat lain.
Transportasi dapat menggunakan kendaraan darat, laut, dan udara.
Contoh:
Transportasi darat: bus, angkot, mobil, kereta api, dan sepeda motor.
Transportasi laut: kapal penumpang dan kapal feri.
Transportasi udara: pesawat terbang dan helikopter.
Jasa transportasi membantu masyarakat pergi ke sekolah, bekerja, berbelanja, berwisata, serta mengirim barang.
B. Pengertian Peta Berpikir
Peta berpikir adalah cara menyusun informasi menggunakan topik utama dan beberapa cabang yang saling berhubungan.
Peta berpikir biasanya menggunakan:
Kata kunci.
Garis atau cabang.
Warna yang berbeda.
Gambar atau simbol.
Informasi singkat dan jelas.
Manfaat peta berpikir:
Memudahkan kita memahami informasi.
Membantu mengingat materi.
Menunjukkan hubungan antara beberapa informasi.
Melatih kemampuan berpikir secara teratur.
Membantu menyampaikan hasil belajar kepada orang lain.
C. Jenis Profesi dan Tugas dalam Jasa Transportasi
| No. | Profesi | Jenis Transportasi | Tugas Utama |
|---|---|---|---|
| 1 | Sopir bus | Darat | Mengemudikan bus dan mengantar penumpang dengan aman |
| 2 | Pengemudi angkot | Darat | Mengantar penumpang sesuai rute |
| 3 | Masinis | Kereta api | Mengoperasikan kereta sesuai prosedur |
| 4 | Pilot | Udara | Mengemudikan pesawat sesuai prosedur penerbangan |
| 5 | Nahkoda | Laut | Memimpin pelayaran dan menjaga keselamatan kapal |
| 6 | Petugas stasiun | Kereta api | Membantu pelayanan penumpang dan memberikan informasi |
| 7 | Petugas terminal | Bus | Membantu kelancaran pelayanan dan ketertiban terminal |
| 8 | Petugas pengatur lalu lintas | Jalan raya | Mengatur lalu lintas dan membantu menjaga kelancaran jalan |
D. Permasalahan yang Dihadapi Petugas Transportasi
Dalam bekerja, pengemudi dan petugas transportasi dapat menghadapi berbagai permasalahan.
| Profesi | Permasalahan | Solusi yang Tepat |
|---|---|---|
| Sopir bus | Bus mengalami kerusakan | Berhenti di tempat aman dan menghubungi petugas bantuan |
| Pengemudi angkot | Jalanan macet | Mengikuti arahan petugas dan memilih jalur alternatif yang aman jika memungkinkan |
| Masinis | Terdapat gangguan perjalanan | Mengikuti prosedur keselamatan dan instruksi petugas yang berwenang |
| Pilot | Cuaca tidak mendukung penerbangan | Mengikuti keputusan dan prosedur keselamatan penerbangan |
| Nahkoda | Cuaca laut buruk | Mengikuti prosedur keselamatan dan arahan pihak berwenang |
| Petugas stasiun | Penumpang kebingungan mencari peron | Memberikan informasi yang jelas dan sopan |
| Petugas terminal | Penumpang kehilangan barang | Membantu pelaporan dan pencarian sesuai prosedur |
E. Cara Menyusun Peta Berpikir
Langkah-langkah menyusun peta berpikir adalah sebagai berikut.
Tentukan topik utama, yaitu Jasa Transportasi.
Tuliskan topik utama di tengah kertas.
Buat cabang untuk jenis profesi, tugas, permasalahan, dan solusi.
Tambahkan kata kunci pada setiap cabang.
Gunakan warna atau gambar agar peta berpikir mudah dibaca.
Periksa kembali informasi agar sesuai dengan topik.
Presentasikan hasil peta berpikir kepada teman.
F. Contoh Peta Berpikir
Berikut contoh susunan peta berpikir yang dapat ditiru peserta didik.
TOPIK UTAMA: JASA TRANSPORTASI
├── Jenis Profesi
Sopir bus
Masinis
Pilot
Nahkoda
Petugas stasiun
├── Tugas
Mengantar penumpang
Mengoperasikan kendaraan
Memberikan informasi
Menjaga keselamatan
├── Permasalahan
Kendaraan rusak
Kemacetan
Cuaca buruk
Penumpang kebingungan
└── Solusi
Meminta bantuan petugas
Mengikuti prosedur keselamatan
Mengikuti arahan petugas
Memberikan informasi dengan sopan
Peserta didik dapat mengembangkan cabang-cabang tersebut dengan menambahkan gambar kendaraan, simbol, atau contoh lain yang mereka ketahui.
3. Video Pembelajaran
Guru dapat menggunakan video mengenai berbagai profesi transportasi dan tugasnya.
Tautan pencarian video:
Guru memilih video yang sesuai dengan usia peserta didik dan memeriksa isinya sebelum ditayangkan.
4. Media/Alat Peraga
Gambar berbagai kendaraan dan profesi transportasi.
Kartu nama profesi.
Kartu tugas, permasalahan, dan solusi.
Kertas gambar atau karton.
Pensil, penghapus, spidol, dan pensil warna.
Papan tulis.
LKPD.
5. Kegiatan Praktik: Membuat Peta Berpikir
Judul kegiatan: Ayo Membuat Peta Berpikir Jasa Transportasi!
Tujuan: Peserta didik mampu menyusun informasi mengenai jenis profesi, tugas, permasalahan, dan solusi dalam jasa transportasi.
Langkah-langkah kegiatan:
Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil.
Setiap kelompok memilih satu jenis profesi transportasi.
Peserta didik mencari informasi tentang tugas profesi tersebut.
Peserta didik menuliskan dua permasalahan yang mungkin terjadi.
Peserta didik mendiskusikan solusi yang tepat dan aman.
Peserta didik membuat peta berpikir dengan gambar dan warna.
Setiap kelompok mempresentasikan hasilnya.
Kelompok lain memberikan tanggapan secara sopan.
Guru memberikan penguatan dan apresiasi terhadap hasil kerja peserta didik.
Contoh pilihan topik kelompok:
Kelompok 1: Sopir bus.
Kelompok 2: Pengemudi angkot.
Kelompok 3: Masinis.
Kelompok 4: Pilot.
Kelompok 5: Nahkoda kapal.
6. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Nama: ....................................................
Kelas: ....................................................
Kelompok: ..............................................
Judul: Menyusun Peta Berpikir Jasa Transportasi
Kegiatan 1: Lengkapilah tabel berikut!
| No. | Jenis Profesi | Tugas | Permasalahan | Solusi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Sopir bus | ............ | ............ | ............ |
| 2 | Masinis | ............ | ............ | ............ |
| 3 | Petugas stasiun | ............ | ............ | ............ |
| 4 | Pilot | ............ | ............ | ............ |
Kegiatan 2: Buatlah Peta Berpikir
Tuliskan topik utama JASA TRANSPORTASI di tengah kertas. Buat empat cabang utama:
Jenis profesi.
Tugas.
Permasalahan.
Solusi.
Tambahkan kata kunci, gambar, dan warna agar peta berpikir menarik serta mudah dipahami.
Kegiatan 3: Jawablah pertanyaan berikut!
Apa manfaat jasa transportasi bagi masyarakat?
Mengapa pengemudi harus mengutamakan keselamatan?
Apa yang harus dilakukan petugas jika penumpang kebingungan?
Mengapa informasi dalam peta berpikir sebaiknya ditulis menggunakan kata kunci?
Apa yang kamu pelajari dari kegiatan hari ini?
7. Post-Test
A. Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
Cara menyusun informasi dengan topik utama dan beberapa cabang disebut ....
a. paragraf
b. peta berpikir
c. puisi
d. dialogOrang yang bertugas mengemudikan kereta api adalah ....
a. pilot
b. nahkoda
c. masinis
d. sopir busSalah satu tugas sopir bus adalah ....
a. mengemudikan bus dan mengantar penumpang dengan aman
b. mengemudikan pesawat
c. mengatur jadwal penerbangan
d. memimpin kapal lautJika bus mengalami kerusakan, pengemudi sebaiknya ....
a. memaksakan kendaraan terus berjalan
b. berhenti di tempat aman dan meminta bantuan
c. meninggalkan penumpang
d. mengabaikan kerusakanInformasi utama dalam peta berpikir sebaiknya ditulis ....
a. sepanjang mungkin tanpa cabang
b. menggunakan kata kunci yang jelas
c. tanpa memperhatikan topik
d. secara acak
B. Isian Singkat
Orang yang mengemudikan pesawat terbang disebut ....
Orang yang memimpin pelayaran kapal disebut ....
Cabang peta berpikir dapat memuat jenis profesi, tugas, permasalahan, dan ....
Ketika menghadapi masalah keselamatan, petugas harus mengikuti ....
Peta berpikir membantu kita memahami informasi dengan lebih ....
C. Uraian
Jelaskan pengertian peta berpikir dengan bahasamu sendiri!
Sebutkan tiga profesi dalam jasa transportasi beserta tugasnya!
Tuliskan dua permasalahan yang mungkin dihadapi pengemudi atau petugas transportasi!
Apa solusi yang tepat jika penumpang kebingungan mencari tempat keberangkatan?
Buatlah contoh sederhana hubungan antara profesi, tugas, permasalahan, dan solusi!
Kunci Jawaban Post-Test
Pilihan ganda:
b
c
a
b
b
Isian singkat:
6. Pilot.
7. Nahkoda.
8. Solusi.
9. Prosedur keselamatan atau arahan pihak berwenang.
10. Mudah.
Contoh jawaban uraian:
11. Peta berpikir adalah cara menyusun informasi menggunakan topik utama dan cabang-cabang informasi.
12. Sopir bus mengantar penumpang; masinis mengoperasikan kereta; pilot mengemudikan pesawat sesuai prosedur.
13. Kendaraan rusak dan jalanan macet.
14. Memberikan informasi yang jelas dan sopan serta mengarahkan penumpang ke tempat yang benar.
15. Sopir bus — mengantar penumpang — bus mogok — berhenti di tempat aman dan menghubungi petugas bantuan.
Pedoman Penilaian:
Pilihan ganda: 5 soal × 4 poin = 20 poin.
Isian singkat: 5 soal × 4 poin = 20 poin.
Uraian: 5 soal × 12 poin = 60 poin.
Nilai maksimal = 100.
Penilaian praktik peta berpikir meliputi ketepatan informasi, kelengkapan cabang, hubungan antara tugas dan permasalahan, kesesuaian solusi, kreativitas, serta kerja sama.
G. KESIMPULAN / REFLEKSI
1. Kesimpulan
Jasa transportasi merupakan layanan yang membantu manusia dan barang berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Dalam bidang transportasi terdapat berbagai profesi, seperti sopir bus, masinis, pilot, nahkoda, dan petugas stasiun.
Setiap profesi mempunyai tugas dan tanggung jawab yang berbeda. Dalam menjalankan tugasnya, petugas transportasi dapat menghadapi permasalahan, seperti kemacetan, kendaraan rusak, cuaca buruk, atau penumpang yang membutuhkan bantuan.
Peta berpikir membantu kita menyusun informasi mengenai jenis profesi, tugas, permasalahan, dan solusi secara teratur. Dengan demikian, informasi lebih mudah dipahami dan diingat.
2. Refleksi
a. Hal yang sudah berjalan baik
Peserta didik mampu mengenali berbagai profesi transportasi.
Peserta didik mampu menghubungkan profesi dengan tugasnya.
Peserta didik berpartisipasi dalam penyusunan peta berpikir secara berkelompok.
b. Kendala yang ditemukan
Beberapa peserta didik masih kesulitan membedakan tugas dan permasalahan.
Sebagian peserta didik memerlukan bantuan dalam menuliskan kata kunci.
Beberapa peserta didik perlu dibimbing saat menjelaskan solusi secara runtut.
c. Respons/keterlibatan peserta didik
Peserta didik aktif mengamati gambar dan berdiskusi.
Peserta didik menunjukkan kreativitas dalam membuat peta berpikir.
Peserta didik belajar menghargai pendapat dan hasil kerja kelompok lain.
d. Refleksi peserta didik
Guru mengajukan pertanyaan berikut:
Apa yang kamu pelajari hari ini?
Profesi transportasi apa yang paling menarik bagimu?
Mengapa tugas dan permasalahan perlu dihubungkan dengan solusi?
Bagian mana dari peta berpikir yang paling mudah dan paling sulit kamu buat?
Bagaimana cara menghargai petugas transportasi dalam kehidupan sehari-hari?
e. Tindak lanjut pembelajaran
Peserta didik diminta mengamati satu jenis transportasi yang mereka kenal bersama orang tua, kemudian mencatat nama profesi, tugas, satu permasalahan, dan solusi yang mungkin dilakukan. Hasilnya digunakan sebagai bahan diskusi pada pembelajaran berikutnya.
3. Capaian Tujuan Pembelajaran
Jumlah peserta didik tuntas: ........ peserta didik.
Jumlah peserta didik belum tuntas: ........ peserta didik.
Tindak lanjut:
Remedial: Guru memberikan contoh peta berpikir sederhana dengan dua atau tiga cabang terlebih dahulu.
Pendampingan: Peserta didik dibimbing menggunakan tabel jenis profesi, tugas, permasalahan, dan solusi.
Latihan tambahan: Peserta didik melengkapi peta berpikir yang belum selesai.
Pengayaan: Peserta didik membuat peta berpikir tentang jenis transportasi lain dengan informasi yang lebih lengkap.
Evaluasi ulang: Guru meminta peserta didik menjelaskan hubungan antara profesi, tugas, permasalahan, dan solusi secara lisan.
Pesan Motivasi untuk Anak-Anak Sholih dan Sholihah Kelas 3A
Anak-anak hebat, teruslah belajar dengan semangat dan rasa ingin tahu. Setiap pekerjaan memiliki tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan dengan baik. Mari kita menghargai para pengemudi dan petugas transportasi, menaati aturan, menjaga keselamatan, serta membiasakan diri untuk jujur, disiplin, peduli, dan saling menolong. Dengan berpikir teratur dan bekerja sama, kita dapat memahami banyak hal dan menemukan solusi yang baik.
Catatan untuk Ibu Guru: Bagian jumlah peserta didik tuntas dan belum tuntas diisi setelah penilaian. Rumusan CP dan tujuan pembelajaran di atas dapat diselaraskan dengan ATP Bahasa Indonesia Fase B yang digunakan di SD Al Azhar 2 Bandar Lampung.