RSS

Postingan 3_ PAK, Rabu, 16 September 2026

 



 

🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Rabu 16 September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

A. IDENTITAS

  1. Nama Guru: Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran: Pendidikan Anti Korupsi (PAK)

  3. Hari/Tanggal: Rabu, 16 September 2026

  4. Fase/Kelas: B / Kelas 3 SD

  5. Materi: Pemecahan Masalah Sikap Jujur dan Tanggung Jawab di Lingkungan Sekolah (Diskusi Kelompok)

  6. Pertemuan Ke-: 1

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengidentifikasi dan memahami nilai-nilai dasar anti korupsi (kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab); mampu menganalisis permasalahan sederhana terkait tindakan ketidakjujuran di lingkungan sekolah; serta dapat menunjukkan sikap berani membela kebenaran melalui pemecahan masalah secara berdiskusi.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    • Peserta didik mampu mengidentifikasi masalah ketidakjujuran dalam kehidupan sehari-hari dan menentukan solusi tindakan berkarakter integritas dengan tepat.

    • Peserta didik mampu mempresentasikan hasil diskusi pemecahan masalah kelompok dengan sikap percaya diri dan santun.

  2. TP Ma-Mi-Joy

    • Mastery: Peserta didik menguasai 9 nilai dasar anti korupsi (terutama Jujur, Disiplin, Tanggung Jawab) serta mampu membedakan perbuatan baik dan curang.

    • Meaningful: Peserta didik memahami bahwa kejujuran membawa ketenangan dan kepercayaan dari teman, guru, serta orang tua.

    • Joyful: Peserta didik bersemangat mengikuti analisis studi kasus berupa cerita bergambar dalam suasana diskusi yang interaktif.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengamati tayangan studi kasus/gambar tentang situasi dilema kejujuran di sekolah.

  2. Mengidentifikasi masalah utama dan dampak dari tindakan tidak jujur/tidak bertanggung jawab.

  3. Membentuk kelompok kecil untuk mendiskusikan lembar kasus pemecahan masalah (Problem-Solving Worksheet).

  4. Merumuskan solusi terbaik yang mencerminkan nilai anti korupsi.

  5. Menyampaikan hasil keputusan diskusi di depan kelas (berbagi pendapat).

  6. Mengerjakan evaluasi mandiri (Post Test).

E. APERSEPSI SINGKAT

Guru menyapa peserta didik dan memperlihatkan sebuah pensil warna yang tertinggal di bawah meja. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, jika kalian menemukan pensil warna bagus di lantai kelas dan tidak ada yang mengaku pemiliknya, apa yang harus kalian lakukan? Apakah boleh langsung dimasukkan ke dalam tas kita?" Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan pentingnya nilai kejujuran dan integritas.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah

QS. Al-Ahzab Ayat 70:

"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar..."

Allah Swt. memerintahkan kita untuk selalu berkata dan bertindak benar (jujur). Sikap jujur merupakan pondasi utama karakter anti korupsi yang mendatangkan keberkahan hidup.

2. Penjabaran Materi

  • 9 Nilai Anti Korupsi: Jujur, Disiplin, Tanggung Jawab, Adil, Berani, Peduli, Kerja Sama, Sederhana, dan Mandiri.

  • Pentingnya Kejujuran dan Tanggung Jawab:

    • Jujur: Berkata dan bertindak sesuai fakta, tidak mencuri, tidak menyontek, dan mengembalikan barang milik orang lain.

    • Tanggung Jawab: Berani mengakui kesalahan, menjalankan tugas piket, dan menjaga barang fasilitas sekolah.

  • Langkah Pemecahan Masalah dalam Diskusi:

    1. Kenali Masalah: Apa perbuatan keliru dalam cerita?

    2. Dampak: Siapa yang dirugikan oleh perbuatan tersebut?

    3. Solusi: Tindakan jujur apa yang seharusnya dilakukan?

3. Bahan Studi Kasus Diskusi Kelompok

  • Kasus Kelompok 1 (Uang Umat/Uang Kas): Budi dipercaya memegang uang kas kelompok. Saat melihat penjual es krim di depan sekolah, Budi tergiur memakai uang kas tersebut $Rp2.000$ dan berencana menggantinya besok.

    • Pertanyaan Diskusi: Apakah perbuatan Budi benar? Mengapa? Apa yang harus Budi lakukan agar bersikap jujur?

  • Kasus Kelompok 2 (Menyontek): Ani tidak belajar semalam karena asyik bermain gim. Saat ulangan Matematika, Ani mengintip lembar jawaban milik Siti.

    • Pertanyaan Diskusi: Nilai anti korupsi apa yang dilanggar Ani? Bagaimana pendapatmu tentang sikap Ani?

  • Kasus Kelompok 3 (Mengakui Kesalahan): Dodi tidak sengaja menyenggol dan memecahkan vas bunga di meja guru saat bermain bola di dalam kelas.

    • Pertanyaan Diskusi: Jika kamu menjadi Dodi, apa yang akan kamu lakukan? Jelaskan alasannya!

4. Video Pembelajaran

[Cantumkan Link Video Pembelajaran di sini]

5. Media / Alat Peraga

  • Kartu Kasus Dilema Moral

  • Pohon Kejujuran (Honesty Tree)

  • Slide PPT Pembelajaran Karakter PAK

  • Lembar Kerja Diskusi Kelompok (LKPD)

6. Post Test (Soal Evaluasi Pendidikan Anti Korupsi)

Bagian I: Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat (a, b, c, atau d)!

  1. Berkata dan bertindak sesuai kenyataan tanpa ada yang ditutup-tutupi dinamakan sikap ....

    a. Sombong

    b. Jujur

    c. Hemat

    d. Pemarah

  2. Contoh tindakan tidak jujur ketika melaksanakan ujian di kelas adalah ....

    a. Membaca soal dengan teliti

    b. Menyontek jawaban teman

    c. Mengerjakan sendiri dengan tenang

    d. Berdoa sebelum mengerjakan

  3. Jika kamu menemukan uang $Rp5.000$ di halaman sekolah, tindakan jujur yang sebaiknya dilakukan adalah ....

    a. Membelikannya jajan di kantin

    b. Membagikannya kepada teman

    c. Menyerahkannya kepada guru agar diumumkan

    d. Menyimpannya di saku saku baju

  4. Mengakui kesalahan saat tidak sengaja merusakan pensil teman merupakan contoh nilai anti korupsi yaitu ....

    a. Tanggung jawab dan berani

    b. Sederhana dan malas

    c. Disiplin dan hemat

    d. Peduli dan sombong

  5. Manfaat utama jika kita selalu bersikap jujur adalah ....

    a. Dijauhi oleh teman-teman

    b. Dipercaya dan disayangi oleh orang lain

    c. Mendapatkan banyak hukuman

    d. Menjadi anak yang penakut

  6. Memakai barang milik sekolah secara sembarangan hingga rusak melanggar nilai anti korupsi ....

    a. Kejujuran

    b. Tanggung jawab dan kepedulian

    c. Kerjasama

    d. Kesederhanaan

  7. Korupsi kecil di sekolah yang harus kita hindari sejak dini adalah ....

    a. Datang tepat waktu

    b. Menjaga kebersihan kelas

    c. Terlambat masuk kelas dan menyontek

    d. Mendengarkan penjelasan guru

  8. Apabila melihat temanmu bermaksud mengambil barang milik teman lain, sikapmu seharusnya ....

    a. Biarkan saja agar tidak memusuhi kita

    b. Menegurnya secara santun atau melaporkan ke guru

    c. Membantu mengambilkan barang tersebut

    d. Mengikutinya dari belakang

  9. Sikap berani karena benar sesuai dengan nilai anti korupsi yaitu ....

    a. Berani menolak ajakan berbuat curang

    b. Berani berkelahi dengan teman

    c. Berani membantah perintah guru

    d. Berani membolos sekolah

  10. Lambang integritas anak jujur adalah ....

    a. Selalu berbohong demi kebaikan diri sendiri

    b. Konsisten melakukan perbuatan baik walau tidak dilihat orang lain

    c. Hanya jujur saat diawasi oleh guru

    d. Mengabaikan aturan sekolah

Bagian II: Soal Isian

Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar!

  1. Menyontek saat ulangan merupakan perbuatan yang merugikan diri sendiri dan melanggar nilai ....

  2. Jika kita melakukan kesalahan, kita harus berani meminta .... dan bertanggung jawab.

  3. Anak yang selalu jujur akan memiliki banyak ....

  4. Mengembalikan buku perpustakaan tepat pada waktunya merupakan contoh nilai ....

  5. Tuliskan satu contoh perbuatan jujur yang pernah kamu lakukan di rumah!

Kunci Jawaban:

  • Pilihan Ganda:

    1. b | 2. b | 3. c | 4. a | 5. b | 6. b | 7. c | 8. b | 9. a | 10. b

  • Isian:

    1. Kejujuran / Integritas

    2. Maaf

    3. Teman / Kepercayaan

    4. Kedisiplinan / Tanggung Jawab

    5. "Mengembalikan uang kembalian belanja kepada ibu tanpa berkurang." (atau jawaban realistis positif siswa)

G. KESIMPULAN / REFLEKSI

1. Kesimpulan

Melalui kegiatan diskusi kelompok pemecahan masalah, peserta didik mampu menganalisis dampak perbuatan tidak jujur dan merumuskan solusi yang tepat berdasarkan nilai-nilai anti korupsi. Peserta didik berkomitmen untuk menerapkan kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari di sekolah maupun di rumah.

2. Refleksi

  • Hal yang sudah berjalan baik: Diskusi kelompok hidup dan komunikatif; peserta didik berani mengemukakan pendapat moral terkait kasus yang diberikan.

  • Kendala yang ditemukan: Beberapa kelompok membutuhkan waktu untuk menyamakan pandangan tentang solusi terbaik bagi tokoh cerita.

  • Respons/keterlibatan peserta didik: Seluruh siswa tampak antusias dan berani tampil menceritakan pengalaman bersikap jujur.

  • Tindak lanjut pembelajaran: Menempelkan slogan-slogan integritas karya siswa pada papan dinding kelas.

3. Capaian Tujuan Pembelajaran

  • Jumlah peserta didik tuntas: … peserta didik

  • Jumlah peserta didik belum tuntas: … peserta didik

Tindak lanjut:

  • Remedial & Pendampingan: Pendampingan perorangan (coaching) tentang pentingnya keberanian bersikap jujur dan mengakui kesalahan.

  • Pengayaan: Peserta didik yang telah tuntas diminta membuat cerita pendek bergambar bertema "Aku Anak Jujur dan Bertanggung Jawab".

Postingan 2_Matematika. Rabu ,16 September 2026





 

🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Rabu 16 September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

A. IDENTITAS

  1. Nama Guru: Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran: Matematika

  3. Hari/Tanggal: Rabu, 16 September 2026

  4. Fase/Kelas: B / Kelas 3 SD

  5. Materi: Operasi Perkalian Bilangan Cacah Sampai 100

  6. Pertemuan Ke-: 1

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1.000. Mereka dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda-benda konkret, gambar, dan simbol matematika serta dapat memecahkan masalah kontekstual yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    • Peserta didik mampu melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian bilangan cacah sampai 100 dengan tepat dan percaya diri.

  2. TP Ma-Mi-Joy

    • Mastery: Peserta didik menguasai konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang serta mahir menghitung perkalian bersusun pendek sampai 100 secara akurat.

    • Meaningful: Peserta didik memahami keterkaitan konsep perkalian dalam menghitung jumlah benda berkelompok pada kehidupan sehari-hari.

    • Joyful: Peserta didik merasa gembira dan percaya diri saat tampil menyampaikan hasil perhitungan melalui permainan tabel perkalian interaktif.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengingat kembali konsep dasar perkalian sebagai penjumlahan berulang.

  2. Memahami sifat pertukaran (komutatif) pada operasi perkalian ($a \times b = b \times a$).

  3. Mempelajari teknik perkalian bersusun pendek (bilangan dua angka dengan satu angka).

  4. Mengidentifikasi kata kunci operasi perkalian dalam soal cerita kontekstual.

  5. Menyelesaikan masalah perkalian dalam soal cerita secara runtut dan tepat.

  6. Mengerjakan evaluasi mandiri (Post Test) dengan sikap percaya diri.

E. APERSEPSI SINGKAT

Guru menyapa peserta didik dan memperlihatkan 3 kotak berisi masing-masing 4 pensil warna. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, jika ada 3 kotak dan tiap kotak berisi 4 pensil, bagaimana cara cepat menghitung seluruh pensil tanpa menghitung satu per satu?" Guru kemudian mengaitkan jawaban siswa (4 + 4 + 4 = 3 x 4 = 12) dengan materi perkalian hari ini.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah

QS. Al-Baqarah Ayat 261:

"Perumpamaan orang yang menginfakkan mejelaskan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji..."

Ayat ini memperlihatkan bentuk kebesaran Allah Swt. melalui konsep perkalian pahala ($1 \times 7 \times 100 = 700$). Belajar perkalian mengajarkan kita untuk memahami betapa besarnya kelipatan kebaikan yang Allah berikan.

2. Penjabaran Materi

  • Konsep Perkalian: Perkalian adalah penjumlahan berulang dari bilangan yang sama.

    • Contoh: 4 x 6 = 6 + 6 + 6 + 6 = 24

  • Sifat Komutatif (Pertukaran): Hasil perkalian akan tetap sama meskipun urutan bilangannya ditukar.


    • Contoh: 5  x 3 = 3 x 5 = 15


      1. Pengertian Perkalian

      Perkalian adalah penjumlahan berulang dengan bilangan yang sama.

      Contoh:

      3 × 4 artinya 4 dijumlahkan sebanyak 3 kali.

      4 + 4 + 4 = 12

      Jadi, 3 × 4 = 12.

      Perhatikan contoh berikut:

      🍎🍎🍎🍎
      🍎🍎🍎🍎
      🍎🍎🍎🍎

      Ada 3 kelompok, setiap kelompok berisi 4 apel.

      Jadi:

      3 × 4 = 12

      Artinya ada 12 apel seluruhnya.


      3. Perkalian dengan Benda di Sekitar

      Contoh:

      Ada 5 piring.
      Setiap piring berisi 2 kue.

      Maka:

      2 + 2 + 2 + 2 + 2 = 10

      Jadi:

      5 × 2 = 10

      Contoh:

      ⭐ ⭐ ⭐ ⭐
      ⭐ ⭐ ⭐ ⭐
      ⭐ ⭐ ⭐ ⭐

      Ada 3 baris, setiap baris terdiri dari 4 bintang.

      3 × 4 = 125. Ingat!

      Dalam perkalian:

      a × b = b + b + b + ... sebanyak a kali

      Contoh:

      • 2 × 5 = 5 + 5 = 10

      • 3 × 6 = 6 + 6 + 6 = 18

      • 4 × 7 = 7 + 7 + 7 + 7 = 28

      • 5 × 8 = 8 + 8 + 8 + 8 + 8 = 40

      ✏️ Latihan

      1. 2 × 4 = ...

      2. 3 × 5 = ...

      3. 4 × 6 = ...

      4. 5 × 7 = ...

      5. 6 × 8 = ...


    • 2. Perkalian Menggunakan Kelompok

    • 4. Perkalian pada Susunan Baris dan Kolom

  • Kata Kunci Soal Cerita Perkalian: Setiap, masing-masing, wadah/kotak berisi, jumlah keseluruhan.

3. Video Pembelajaran

[Cantumkan Link Video Pembelajaran di sini]

4. Media / Alat Peraga

  • Papan Tabel Perkalian Warna-Warni

  • Stik Es Krim & Gelas Plastik (Benda Konkret)

  • Slide PPT Perkalian Interaktif

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

5. Post Test (Soal Evaluasi Matematika)

Bagian I: Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat (a, b, c, atau d)!

  1. Bentuk penjumlahan berulang dari 4 x 7 adalah ....

    a. 4 + 4 + 4 + 4

    b. 7 + 7 + 7 + 7

    c. 7 + 4 + 7 + 4

    d. 4 + 7 + 4 + 7

  2. Hasil perkalian dari 6 x 8 adalah ....

    a. 42

    b. 46

    c. 48

    d. 54

  3. Sifat pertukaran yang benar di bawah ini adalah ....

    a. $5 \times 9 = 9 \times 5$

    b. $5 \times 9 = 5 + 9$

    c. $5 \times 9 = 9 - 5$

    d. $5 \times 9 = 9 + 9$

  4. Hasil dari $15 \times 4$ adalah ....

    a. 50

    b. 55

    c. 60

    d. 65

  5. Ibu membeli 5 kotak kue. Setiap kotak berisi 8 buah kue. Jumlah seluruh kue yang dibeli Ibu adalah ....

    a. 35 buah

    b. 40 buah

    c. 45 buah

    d. 50 buah

  6. Perkalian di bawah ini yang menghasilkan nilai 72 adalah ....

    a. $7 \times 9$

    b. $8 \times 9$

    c. $6 \times 11$

    d. $8 \times 8$

  7. Pak Ahmad mempunyai 4 kandang ayam. Jika setiap kandang berisi 12 ekor ayam, maka total ayam Pak Ahmad adalah ....

    a. 44 ekor

    b. 46 ekor

    c. 48 ekor

    d. 52 ekor

  8. Hasil dari 23 x 3 adalah ....

    a. 66

    b. 69

    c. 72

    d. 79

  9. Di sebuah toko terdapat 6 rak buku. Masing-masing rak berisi 15 buku cerita. Banyak buku cerita seluruhnya adalah ....

    a. 80 buku

    b. 85 buku

    c. 90 buku

    d. 95 buku

  10. Semua bilangan cacah jika dikalikan dengan angka 0 hasilnya adalah ....

    a. Bilangan itu sendiri

    b. 1

    c. 0

    d. 10

Bagian II: Soal Isian

Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar!

  1. Hasil dari 9 x 7 adalah ....

  2. Bentuk 8 + 8 + 8 + 8 + 8 jika diubah ke dalam bentuk perkalian menjadi ....

  3. Hasil dari 32 x 3  adalah ....

  4. Dalam satu kelas terdapat 8 kelompok belajar. Jika setiap kelompok terdiri dari 5 siswa, berapa jumlah seluruh siswa di kelas tersebut?

  5. (12 x4) + 25 =

Kunci Jawaban:

  • Pilihan Ganda:

    1. b | 2. c | 3. a | 4. c | 5. b | 6. b | 7. c | 8. b | 9. c | 10. c

  • Isian:

    1. 63

    2. $5 \times 8$

    3. 96

    4. 40 siswa ($8 \times 5 = 40$)

    5. 73 ($48 + 25 = 73$)

G. KESIMPULAN / REFLEKSI

1. Kesimpulan

Melalui kegiatan pembelajaran ini, peserta didik dapat memahami konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang dan mampu menyelesaikan operasi hitung perkalian bersusun hingga 100. Peserta didik juga percaya diri dalam memecahkan soal cerita kontekstual matematika.

2. Refleksi

  • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias menggunakan media benda konkret (stik es krim) dan dapat menjawab perkalian dasar dengan percaya diri.

  • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih membutuhkan waktu ekstra saat melakukan perkalian bersusun pendek yang melibatkan teknik menyimpan.

  • Respons/keterlibatan peserta didik: Seluruh siswa aktif maju ke depan kelas untuk menunjukkan cara menghitung di papan tulis.

  • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan pembiasaan hafalan perkalian dasar 1–10 secara menyenangkan sebelum memulai pelajaran (perkalian berantai).

3. Capaian Tujuan Pembelajaran

  • Jumlah peserta didik tuntas: … peserta didik

  • Jumlah peserta didik belum tuntas: … peserta didik

Tindak lanjut:

  • Remedial & Pendampingan: Diberikan bimbingan khusus menggunakan tabel perkalian dan latihan terbimbing untuk peserta didik yang belum tuntas.

  • Pengayaan: Peserta didik yang telah tuntas diberikan soal cerita perkalian dua tahap (gabungan perkalian dan penjumlahan/pengurangan).

Postingan 1_Bahasa Indonesia, Rabu 16 Sept 2026




 

🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Rabu 16 September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

A. IDENTITAS

  1. Nama Guru: Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia

  3. Hari/Tanggal: Rabu, 16 September 2026

  4. Fase/Kelas: B / Kelas 3 SD

  5. Materi: Menyusun Kata Acak Menjadi Kalimat Utuh Bertema Profesi (Diskusi Kelompok)

  6. Pertemuan Ke-: 6

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu memahami tata urutan kata dalam struktur kalimat bahasa Indonesia yang baik dan benar; merangkai susunan kata acak menjadi kalimat utuh berstruktur Subjek-Predikat-Objek-Keterangan (SPOK) tentang profesi; serta dapat bekerja sama secara aktif dalam diskusi kelompok untuk menyampaikan pendapat lisan dan tertulis.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    • Peserta didik mampu menganalisis urutan kata acak dan menyusunnya menjadi kalimat utuh yang padu tentang profesi melalui diskusi kelompok.

    • Peserta didik mampu mengidentifikasi unsur kalimat (siapa, melakukan apa, di mana/bagaimana) dalam tema berbagai pekerjaan.

  2. TP Ma-Mi-Joy

    • Mastery: Peserta didik menguasai susunan struktur kalimat yang tepat serta penggunaan huruf kapital dan tanda baca (titik) pada akhir kalimat.

    • Meaningful: Peserta didik memahami pentingnya kerapian dan ketelitian dalam berkomunikasi serta menyusun informasi tentang peran profesi.

    • Joyful: Peserta didik merasa gembira dan antusias saat berkolaborasi menyusun kartu kata acak (Puzzle Kata) bersama anggota kelompoknya.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengamati contoh kata-kata yang diacak di papan tulis/slide interaktif.

  2. Memahami strategi menentukan kata kunci utama (Subjek/Nama Profesi) sebagai awal kalimat.

  3. Membentuk kelompok kecil dan menerima amplop berisi "Kartu Kata Acak Profesi".

  4. Berdiskusi dan menyusun kartu kata menjadi susunan kalimat utuh yang logis.

  5. Mempresentasikan hasil susunan kalimat kelompok di depan kelas.

  6. Mengerjakan soal evaluasi mandiri (Post Test).

E. APERSEPSI SINGKAT

Guru menyapa peserta didik dan menuliskan tiga kata acak di papan tulis: [ mengajar - Guru - sekolah - di ]. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, apakah susunan kata ini sudah enak dibaca? Bagaimana urutan kata yang benar agar menjadi kalimat yang jelas?" Guru kemudian mengaitkan jawaban peserta didik dengan materi diskusi kelompok hari ini.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah

QS. Al-Baqarah Ayat 83:

" ... serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia ... "

Allah Swt. menyukai perkataan dan susunan kalimat yang baik, santun, dan jelas. Belajar menyusun kata dengan benar mengajarkan kita untuk berkomunikasi secara tertib dan mudah dipahami oleh orang lain.

2. Penjabaran Materi

  • Langkah Menyusun Kata Acak Menjadi Kalimat:

    1. Cari Subjek (Pelaku): Temukan kata yang menunjukkan nama profesi atau orang (contoh: Dokter, Petani, Polisi).

    2. Cari Predikat (Kegiatan/Tugas): Temukan kata kerja yang dilakukan profesi tersebut (contoh: mengobati, menanam, mengatur).

    3. Cari Objek/Keterangan: Temukan kata sasaran atau tempat kegiatan (contoh: pasien, padi di sawah, lalu lintas).

    4. Perhatikan Huruf Kapital dan Tanda Baca: Gunakan huruf besar di awal kalimat dan akhiri dengan tanda titik (.).

  • Contoh Penyusunan:

    • Kata Acak: [ pasien - Dokter - rumah sakit - di - mengobati ]

    • Kalimat Utuh: Dokter mengobati pasien di rumah sakit.

3. Video Pembelajaran

[Cantumkan Link Video Pembelajaran di sini]

4. Media / Alat Peraga

  • Amplop berisi Kartu Kata Acak (Word Cards)

  • Papan Selipan Kartu / Flipchart Kelompok

  • Slide PPT Aturan Struktur Kalimat

  • Lembar Kerja Diskusi Kelompok (LKPD)

5. Post Test (Soal Evaluasi Bahasa Indonesia)

Bagian I: Pilihan Ganda

Pilihlah susunan kalimat yang paling tepat (a, b, c, atau d)!

  1. [ padi - Petani - menanam - sawah - di ]

    Susunan kalimat utuh yang benar adalah ....

    a. Petani menanam padi di sawah.

    b. Padi menanam petani di sawah.

    c. Di sawah menanam padi petani.

    d. Menanam padi petani di sawah.

  2. [ mengemudikan - Pilot - terbang - pesawat ]

    Susunan kalimat utuh yang benar adalah ....

    a. Pesawat mengemudikan pilot terbang.

    b. Pilot mengemudikan pesawat terbang.

    c. Terbang pesawat mengemudikan pilot.

    d. Pilot pesawat terbang mengemudikan.

  3. [ jalan - Polisi - di - lalu lintas - mengatur ]

    Susunan kalimat utuh yang benar adalah ....

    a. Polisi mengatur lalu lintas di jalan.

    b. Lalu lintas mengatur polisi di jalan.

    c. Di jalan polisi mengatur lalu lintas.

    d. Mengatur jalan polisi di lalu lintas.

  4. [ lezat - Koki - memasak - makanan - dapur - di ]

    Susunan kalimat utuh yang benar adalah ....

    a. Makanan lezat memasak koki di dapur.

    b. Koki memasak makanan lezat di dapur.

    c. Di dapur koki makanan lezat memasak.

    d. Memasak koki makanan lezat di dapur.

  5. Kata awal yang tepat untuk memulai kalimat tentang profesi biasanya berupa ....

    a. Kata tempat

    b. Pelaku / Nama profesi

    c. Tanda baca

    d. Kata sambung

  6. [ pemadam - api - Memadamkan - tugas - kebakaran ]

    Susunan kalimat utuh yang benar adalah ....

    a. Api memadamkan tugas pemadam kebakaran.

    b. Memadamkan api tugas pemadam kebakaran.

    c. Tugas pemadam kebakaran memadamkan api.

    d. Kebakaran pemadam memadamkan api tugas.

  7. [ laut - Nelayan - di - ikan - menangkap ]

    Susunan kalimat utuh yang benar adalah ....

    a. Nelayan menangkap ikan di laut.

    b. Ikan menangkap nelayan di laut.

    c. Di laut ikan menangkap nelayan.

    d. Menangkap nelayan di laut ikan.

  8. [ siswa - mengajar - Guru - kelas - di ]

    Susunan kalimat yang tepat dari kata acak di atas adalah ....

    a. Guru mengajar siswa di kelas.

    b. Siswa mengajar guru di kelas.

    c. Di kelas mengajar siswa guru.

    d. Mengajar guru siswa di kelas.

  9. Tanda baca yang harus ditulis pada akhir kalimat berita adalah tanda ....

    a. Tanya (?)

    b. Seru (!)

    c. Titik (.)

    d. Koma (,)

  10. Huruf kapital pada penulisan kalimat digunakan pada ....

    a. Setiap kata

    b. Akhir kalimat saja

    c. Awal kalimat dan nama orang/profesi spesifik

    d. Tengah kata

Bagian II: Soal Isian

Susunlah kata-kata acak di bawah ini menjadi kalimat yang utuh dan benar!

  1. [ obatan - Meracik - apoteker - tugas - adalah ] $\rightarrow$ ....

  2. [ kapal - mengemudikan - Nahkoda - laut ] $\rightarrow$ ....

  3. [ berita - Meliput - wartawan - tugas - adalah ] $\rightarrow$ ....

  4. [ gigi - mengobati - Dokter - sakit - pasien ] $\rightarrow$ ....

  5. [ perpustakaan - Pustakawan - merapikan - buku - di ] $\rightarrow$ ....

Kunci Jawaban:

  • Pilihan Ganda:

    1. a | 2. b | 3. a | 4. b | 5. b | 6. c | 7. a | 8. a | 9. c | 10. c

  • Isian:

    1. Meracik obat-obatan adalah tugas apoteker. / Tugas apoteker adalah meracik obat-obatan.

    2. Nahkoda mengemudikan kapal laut.

    3. Meliput berita adalah tugas wartawan. / Tugas wartawan adalah meliput berita.

    4. Dokter mengobati pasien sakit gigi.

    5. Pustakawan merapikan buku di perpustakaan.

G. KESIMPULAN / REFLEKSI

1. Kesimpulan

Melalui metode diskusi kelompok, peserta didik dapat bekerja sama menganalisis dan merangkai kata-kata acak menjadi kalimat utuh yang logis bertema profesi. Peserta didik memahami bahwa susunan kalimat yang baik berawal dari penentuan nama profesi (subjek), kegiatan (predikat), serta keterangan tempat atau objek.

2. Refleksi

  • Hal yang sudah berjalan baik: Diskusi kelompok berlangsung sangat seru; penggunaan Kartu Kata Acak membantu siswa memahami urutan kalimat secara visual dan kinestetik.

  • Kendala yang ditemukan: Beberapa kelompok masih lupa meletakkan kata keterangan tempat di bagian akhir kalimat.

  • Respons/keterlibatan peserta didik: Setiap anggota kelompok aktif mengemukakan pendapat dan berebut menyusun kartu kata di papan selipan.

  • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan latihan menyusun kalimat yang lebih panjang dengan menyertakan kata sifat atau keterangan waktu.

3. Capaian Tujuan Pembelajaran

  • Jumlah peserta didik tuntas: … peserta didik

  • Jumlah peserta didik belum tuntas: … peserta didik

Tindak lanjut:

  • Remedial & Pendampingan: Pendampingan khusus bagi peserta didik yang belum lancar menyusun 3 kata dasar dengan bimbingan langsung dari guru.

  • Pengayaan: Peserta didik yang tuntas diberikan tantangan menyusun dua kalimat acak menjadi satu paragraf pendek tentang profesi.

Postingan 1 _Matematika, Selasa 15 Sept 2026




 

🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Selasa15September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


 IDENTITAS PEMBELAJARAN

Nama Guru: Fuji Lestari, S.Pd.
Mata Pelajaran: Matematika
Fase/Kelas: B / III
Pertemuan: Pertemuan Terakhir
Kegiatan: Persiapan Sumatif Harian (SH) 2
Materi: Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Cacah
Alokasi Waktu: 2 × 35 menit

 Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami, membaca, menulis, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah dengan menggunakan strategi dan cara yang tepat dalam menyelesaikan masalah sehari-hari.

🎯 Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan konsep penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah.

  2. Melakukan penjumlahan bilangan cacah dengan teknik tanpa menyimpan dan dengan menyimpan.

  3. Melakukan pengurangan bilangan cacah dengan teknik tanpa meminjam dan dengan meminjam.

  4. Menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan.

  5. Menyelesaikan latihan sebagai persiapan menghadapi Sumatif Harian 2 dengan teliti, jujur, dan percaya diri.

🌱 Mindful Learning

Peserta didik belajar dengan fokus dan teliti dalam menyelesaikan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah. Siswa memperhatikan nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan, dan ribuan) serta memeriksa kembali hasil perhitungannya.

💡 Meaningful Learning

Peserta didik menghubungkan penjumlahan dan pengurangan dengan situasi kehidupan sehari-hari, seperti menghitung jumlah barang, uang belanja, jumlah siswa, atau sisa benda. Siswa memahami bahwa kemampuan berhitung dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah nyata.

😊 Joyful Learning

Peserta didik berlatih melalui permainan matematika, kuis, kerja kelompok, dan tantangan berhitung. Siswa saling berdiskusi dan berlomba menyelesaikan soal dengan tepat sehingga persiapan SH 2 terasa menyenangkan dan tidak menegangkan.

📖 PEMBAHASAN MATERI

A. Penjumlahan Bilangan Cacah

Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua bilangan atau lebih untuk mendapatkan jumlah keseluruhan.

1. Penjumlahan tanpa menyimpan

Contoh:

243 + 125 = ...

Susun ke bawah:

  243
  125
+ ----
  368

Jadi, 243 + 125 = 368.

2. Penjumlahan dengan menyimpan

Contoh:

278 + 156 = ...

  278
  156
+ ----
  434

Penjelasan:

  • Satuan: 8 + 6 = 14 → tulis 4, simpan 1.

  • Puluhan: 7 + 5 + 1 = 13 → tulis 3, simpan 1.

  • Ratusan: 2 + 1 + 1 = 4.

Jadi, 278 + 156 = 434.

➖ B. Pengurangan Bilangan Cacah

Pengurangan adalah kegiatan mengambil sebagian dari suatu jumlah sehingga diperoleh sisa.

1. Pengurangan tanpa meminjam

Contoh:

568 − 243 = ...

  568
  243
- ----
  325

Jadi, 568 − 243 = 325.

2. Pengurangan dengan meminjam

Contoh:

532 − 178 = ...

  532
  178
- ----
  354

Penjelasan:

  • Satuan: 2 tidak dapat dikurangi 8 → meminjam 1 puluhan, menjadi 12 − 8 = 4.

  • Puluhan: 3 menjadi 2 → 2 tidak dapat dikurangi 7 → meminjam 1 ratusan, menjadi 12 − 7 = 5.

  • Ratusan: 4 − 1 = 3.

Jadi, 532 − 178 = 354.

💡 Ingat!

Penjumlahan: jumlah bertambah.
Pengurangan: jumlah berkurang.

Dalam mengerjakan soal, peserta didik perlu:

  • Menyusun angka sesuai nilai tempat.

  • Menghitung dari satuan.

  • Teliti saat menyimpan atau meminjam.

  • Memeriksa kembali hasil pekerjaan.

📝 LATIHAN PERSIAPAN SUMATIF HARIAN 2

A. Pilihan Ganda

1. Hasil dari 245 + 132 adalah ...
A. 367
B. 377
C. 387
D. 397

2. Hasil dari 368 + 257 adalah ...
A. 615
B. 625
C. 635
D. 645

3. Hasil dari 574 − 231 adalah ...
A. 333
B. 343
C. 353
D. 363

4. Hasil dari 625 − 278 adalah ...
A. 337
B. 347
C. 357
D. 367

5. Ibu mempunyai 325 buah jeruk. Kemudian membeli lagi 148 buah. Jumlah jeruk Ibu sekarang adalah ...
A. 463
B. 473
C. 483
D. 493

6. Perpustakaan memiliki 750 buku. Sebanyak 235 buku dipinjam siswa. Sisa buku di perpustakaan adalah ...
A. 505
B. 515
C. 525
D. 535

7. Hasil dari 456 + 289 adalah ...
A. 735
B. 745
C. 755
D. 765

8. Hasil dari 800 − 356 adalah ...
A. 434
B. 444
C. 454
D. 464

9. Ayah memiliki 425 kelereng. Ayah memberikan 137 kelereng kepada adik. Sisa kelereng Ayah adalah ...
A. 278
B. 288
C. 298
D. 308

10. Hasil dari 367 + 245 − 100 adalah ...
A. 502
B. 512
C. 522
D. 532

🔑 Kunci Jawaban Pilihan Ganda

  1. B

  2. B

  3. B

  4. B

  5. B

  6. B

  7. B

  8. B

  9. B

  10. B

✏️ B. Isian

1. 234 + 156 = ....

2. 475 + 238 = ....

3. 685 − 243 = ....

4. 723 − 358 = ....

5. Rina mempunyai 350 stiker. Ia memberikan 125 stiker kepada temannya. Sisa stiker Rina adalah ....

🔑 Kunci Jawaban Isian

  1. 390

  2. 713

  3. 442

  4. 365

  5. 225 stiker

🌟 REFLEKSI GURU

Pada pertemuan terakhir, peserta didik mengikuti pembelajaran dengan cukup baik. Sebagian besar peserta didik sudah memahami konsep penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah serta mampu mengerjakan operasi hitung dengan teknik menyimpan dan meminjam.

Namun, masih terdapat beberapa peserta didik yang perlu meningkatkan ketelitian dalam menyusun bilangan berdasarkan nilai tempat serta dalam melakukan proses menyimpan dan meminjam. Guru memberikan penguatan dan latihan tambahan sebagai persiapan menghadapi Sumatif Harian 2.

Guru juga mengingatkan peserta didik untuk belajar dengan jujur, percaya diri, teliti, dan tidak mudah menyerah.

 KESIMPULAN

Penjumlahan digunakan untuk menambahkan atau menggabungkan jumlah, sedangkan pengurangan digunakan untuk mengurangi atau mencari sisa. Dalam mengerjakan penjumlahan dan pengurangan, peserta didik harus memperhatikan nilai tempat satuan, puluhan, dan ratusan serta teliti ketika melakukan teknik menyimpan atau meminjam.

Dengan latihan yang cukup, peserta didik diharapkan siap mengikuti Sumatif Harian 2 dengan hasil yang optimal.

👩‍🏫 JURNAL KEHADIRAN PESERTA DIDIK

Peserta didik hadir:
........................................................................22
........................................................................

Peserta didik tidak hadir:
........................................................................3
........................................................................

Jumlah peserta didik hadir: .....22.. orang
Jumlah peserta didik tidak hadir: ......3.... orang

🔄 TINDAK LANJUT

Bagi peserta didik yang sudah mencapai tujuan pembelajaran:

  • Diberikan latihan pengayaan.

  • Diberikan soal cerita yang lebih menantang.

  • Didorong untuk menjelaskan langkah pengerjaan kepada teman.

Bagi peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran:

  • Diberikan bimbingan dan penjelasan ulang.

  • Melakukan latihan penjumlahan dan pengurangan secara bertahap.

  • Mendapat pendampingan khusus pada materi teknik menyimpan dan meminjam.

  • Dilakukan remedial sesuai kebutuhan peserta didik.

Persiapan SH 2:
Peserta didik diminta mengulang kembali materi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah, berlatih menyusun hitungan ke bawah, serta mengerjakan soal cerita dengan teliti.

Dokumentasi kegiatan hari ini :



Postingan 2_Pendidikan Pancasila, Selasa, 15 September 2026




 

🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Selasa, 15 September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Tujuan pembelajaran :

🌱 Mindful Learning

Peserta didik menyimak penjelasan dan mengamati contoh penggunaan Bahasa Indonesia dengan fokus dan sadar. Siswa memahami bahwa Bahasa Indonesia digunakan untuk berkomunikasi dengan teman yang memiliki suku dan bahasa daerah yang berbeda.

💡 Meaningful Learning

Peserta didik menghubungkan penggunaan Bahasa Indonesia dengan kehidupan sehari-hari, seperti berbicara dengan teman, belajar di sekolah, membaca buku, dan berkomunikasi di lingkungan masyarakat. Siswa memahami bahwa Bahasa Indonesia menjadi bahasa persatuan yang menyatukan keberagaman bangsa Indonesia.

😊 Joyful Learning

Peserta didik belajar melalui permainan kata, membaca teks pendek, bernyanyi lagu nasional, dan bermain peran menggunakan Bahasa Indonesia. Siswa bekerja sama dalam kelompok untuk membuat kalimat sederhana tentang keberagaman sehingga pembelajaran terasa menyenangkan dan menumbuhkan rasa bangga menggunakan Bahasa Indonesia.

Aku Bangga Berbahasa Indonesia

1. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan

Indonesia memiliki banyak suku, budaya, dan bahasa daerah. Walaupun berbeda-beda, kita dapat saling berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia.

Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan bangsa Indonesia. Dengan bahasa Indonesia, masyarakat dari berbagai daerah dapat saling memahami dan berkomunikasi dengan baik.

2. Mengapa Kita Harus Bangga Berbahasa Indonesia?

Kita harus bangga menggunakan bahasa Indonesia karena bahasa Indonesia merupakan identitas bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia juga dapat menyatukan masyarakat yang memiliki perbedaan suku, budaya, dan bahasa daerah.

Dengan menggunakan bahasa Indonesia, kita dapat:

  • Berkomunikasi dengan orang dari berbagai daerah.

  • Menjalin persatuan dan persahabatan.

  • Menunjukkan rasa cinta kepada bangsa Indonesia.

  • Menjaga identitas bangsa.

3. Sikap Bangga Berbahasa Indonesia

Sikap bangga menggunakan bahasa Indonesia dapat ditunjukkan dengan cara:

  • Menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan sopan.

  • Berbicara dengan santun kepada guru, orang tua, dan teman.

  • Menggunakan kata-kata yang mudah dipahami.

  • Menghargai orang lain ketika berbicara.

  • Tidak mengejek cara berbicara teman.

  • Tetap menghargai bahasa daerah sebagai kekayaan bangsa.

  • Menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan tempat dan situasi.

4. Bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah

Indonesia memiliki banyak bahasa daerah, seperti bahasa Jawa, Sunda, Lampung, Bali, dan bahasa daerah lainnya.

Bahasa daerah merupakan kekayaan budaya bangsa yang harus kita lestarikan. Bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa persatuan agar masyarakat dari berbagai daerah dapat saling berkomunikasi.

Jadi, kita harus bangga menggunakan bahasa Indonesia dan tetap menghargai bahasa daerah.

5. Poster “Aku Bangga Berbahasa Indonesia”

Poster adalah media yang berisi gambar dan tulisan untuk menyampaikan pesan kepada banyak orang.

Poster tentang “Aku Bangga Berbahasa Indonesia” dapat berisi ajakan untuk menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

Contoh kalimat pada poster:

“Aku Bangga Berbahasa Indonesia!”

“Gunakan Bahasa Indonesia dengan Baik dan Santun.”

“Bahasa Indonesia Bahasa Persatuan.”

“Bahasa Indonesia Menyatukan Kita.”

Dalam membuat poster, gunakan:

  • Tulisan yang jelas dan mudah dibaca.

  • Gambar yang menarik.

  • Warna yang sesuai.

  • Kalimat yang singkat dan mudah dipahami.

  • Pesan yang mengajak orang lain melakukan hal baik.

Kesimpulan dan refleksi 

Jumlah siswa yang tuntas : 22 siswa
Jumlah siswa tidak tuntas: 3 siswa

Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan bangsa Indonesia. Kita harus bangga menggunakan bahasa Indonesia dengan baik, benar, dan santun. Walaupun kita berasal dari daerah yang berbeda-beda, bahasa Indonesia dapat menyatukan kita.

Aku bangga berbahasa Indonesia karena bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan bangsa!

Dokumentasi kegiatan hari ini



Postingan 3_Bahasa Indonesia, Selasa, 15 Sept 2026.




 

🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Selasa, 15 September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

A. IDENTITAS PEMBELAJARAN

Nama Guru: Fuji Lestari, S.Pd.
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Fase/Kelas: B / III (Tiga)
Materi: Mengamati Gambar Ilustrasi Berbagai Profesi
Topik: Tugas dan Peran Profesi di Masyarakat
Model Pembelajaran: Praktik dan Diskusi
Pendekatan: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful)
Alokasi Waktu: 2 × 35 menit

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu mengamati dan memahami informasi dari gambar ilustrasi, kemudian menyampaikan hasil pengamatan secara lisan dan tulisan dengan menggunakan kosakata yang sesuai, kalimat sederhana, jelas, dan santun.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengamati gambar ilustrasi berbagai profesi dengan teliti.

  2. Menyebutkan berbagai jenis profesi yang terdapat dalam gambar.

  3. Menjelaskan tugas dan peran setiap profesi di masyarakat.

  4. Menyampaikan hasil pengamatan melalui kegiatan diskusi.

  5. Menuliskan informasi berdasarkan gambar dengan kalimat yang jelas.

  6. Menunjukkan sikap menghargai setiap pekerjaan dan profesi di masyarakat.

🌱 Mindful Learning

Peserta didik mengamati gambar berbagai profesi dengan teliti dan fokus. Peserta didik memperhatikan pakaian, alat yang digunakan, kegiatan, serta lingkungan kerja setiap profesi. Guru mengajak siswa menyadari bahwa setiap pekerjaan memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda.

💡 Meaningful Learning

Peserta didik menghubungkan gambar profesi dengan kehidupan sehari-hari. Mereka menyebutkan profesi yang pernah mereka temui dan menjelaskan tugas serta manfaatnya bagi masyarakat. Peserta didik memahami bahwa setiap profesi saling membantu dan memiliki peran penting dalam kehidupan.

😊 Joyful Learning

Peserta didik belajar dengan menyenangkan melalui permainan tebak profesi, diskusi kelompok, dan bermain peran. Siswa dapat memilih satu profesi, menirukan gerakan atau aktivitasnya, kemudian teman-teman menebak profesi tersebut. Dengan demikian, pembelajaran menjadi aktif, kreatif, dan menyenangkan.

D. PEMBAHASAN MATERI

1. Apa Itu Profesi?

Profesi adalah pekerjaan yang dilakukan seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidup sekaligus memberikan manfaat bagi orang lain.

Setiap pekerjaan memiliki tugas dan peran yang berbeda, tetapi semuanya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

2. Mengamati Gambar Ilustrasi

Gambar ilustrasi adalah gambar yang dibuat untuk memberikan gambaran atau menjelaskan suatu keadaan, kegiatan, benda, atau pekerjaan.

Ketika mengamati gambar profesi, kita dapat memperhatikan:

  • Siapa yang ada dalam gambar?

  • Apa profesinya?

  • Apa yang sedang dilakukan?

  • Di mana pekerjaan tersebut dilakukan?

  • Alat apa yang digunakan?

  • Apa tugasnya?

  • Apa manfaat pekerjaannya bagi masyarakat?

3. Contoh Berbagai Profesi

a. Guru
Guru bertugas mengajar dan membimbing peserta didik agar memperoleh ilmu pengetahuan dan memiliki sikap yang baik.

b. Dokter
Dokter bertugas memeriksa dan membantu mengobati orang yang sakit.

c. Polisi
Polisi bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

d. Petani
Petani bekerja menanam dan merawat tanaman untuk menghasilkan bahan pangan.

e. Nelayan
Nelayan bekerja menangkap ikan dan hasil laut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

f. Pedagang
Pedagang menjual barang atau makanan yang dibutuhkan oleh masyarakat.

g. Pemadam Kebakaran
Pemadam kebakaran bertugas memadamkan kebakaran dan membantu menyelamatkan orang ketika terjadi kebakaran.

h. Sopir
Sopir bertugas mengemudikan kendaraan untuk mengantarkan orang atau barang ke tempat tujuan.

4. Menghargai Berbagai Profesi

Setiap profesi memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing. Tidak ada pekerjaan yang boleh kita hina atau remehkan.

Kita harus menghargai semua pekerjaan karena setiap profesi dapat memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Contohnya:

  • Menghargai guru yang mengajar kita.

  • Berterima kasih kepada petugas kebersihan.

  • Menghormati polisi yang menjaga keamanan.

  • Menghargai petani yang menghasilkan bahan makanan.

  • Menghormati pedagang yang menyediakan kebutuhan sehari-hari.

E. KEGIATAN PEMBELAJARAN

1. Mindful Learning

Guru menunjukkan beberapa gambar ilustrasi profesi.

Peserta didik mengamati gambar dengan tenang dan teliti.

Guru memberikan pertanyaan:

“Apa yang kalian lihat pada gambar?”

“Profesi apa yang sedang dilakukan?”

“Apa tugas orang tersebut?”

2. Meaningful Learning

Peserta didik menghubungkan gambar dengan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh:

“Siapa yang pernah pergi ke pasar?”

“Profesi apa saja yang kalian temui di pasar?”

“Apa peran pedagang bagi masyarakat?”

3. Joyful Learning

Peserta didik bermain “Tebak Profesi”.

Salah satu peserta didik memperagakan suatu pekerjaan, sedangkan teman-temannya menebak profesi tersebut.

Contoh:

Peserta didik berpura-pura memegang stetoskop.

Teman menjawab:

“Dokter!”

F. SOAL DISKUSI KELOMPOK

Amatilah gambar ilustrasi berbagai profesi yang diberikan guru. Kemudian diskusikan pertanyaan berikut!

  1. Profesi apa saja yang kalian temukan dalam gambar?

  2. Apa tugas dari masing-masing profesi tersebut?

  3. Alat apa yang digunakan oleh profesi tersebut?

  4. Di mana biasanya pekerjaan tersebut dilakukan?

  5. Apa manfaat pekerjaan tersebut bagi masyarakat?

  6. Profesi mana yang pernah kalian temui dalam kehidupan sehari-hari?

  7. Mengapa kita harus menghargai semua jenis pekerjaan?

  8. Apa yang akan terjadi jika tidak ada petani?

  9. Apa yang akan terjadi jika tidak ada guru?

  10. Menurut kelompok kalian, bagaimana cara menunjukkan sikap menghargai orang yang sedang bekerja?

Tugas Praktik

Setiap kelompok memilih satu gambar profesi, kemudian:

  1. Mengamati gambar dengan teliti.

  2. Menentukan nama profesi.

  3. Menjelaskan tugasnya.

  4. Menjelaskan perannya bagi masyarakat.

  5. Menyampaikan hasil diskusi di depan kelas.

G. LATIHAN SOAL

Pilihan Ganda

1. Orang yang bertugas mengajar dan membimbing siswa adalah ....
A. dokter
B. guru
C. petani
D. nelayan

2. Profesi yang bertugas menjaga keamanan masyarakat adalah ....
A. polisi
B. pedagang
C. petani
D. koki

3. Petani memiliki peran penting dalam menyediakan ....
A. kendaraan
B. bahan pangan
C. pakaian
D. obat-obatan

4. Orang yang bekerja menangkap ikan di laut disebut ....
A. petani
B. nelayan
C. dokter
D. guru

5. Dokter memiliki tugas utama ....
A. mengajar siswa
B. menjual barang
C. membantu mengobati orang sakit
D. menangkap ikan

6. Ketika mengamati gambar profesi, hal pertama yang sebaiknya dilakukan adalah ....
A. langsung menebak
B. mengamati dengan teliti
C. menutup gambar
D. mengabaikannya

7. Pedagang memiliki peran menyediakan ....
A. kebutuhan masyarakat
B. pelajaran sekolah
C. keamanan negara
D. layanan kesehatan

8. Sikap yang tepat terhadap berbagai profesi adalah ....
A. mengejek
B. meremehkan
C. menghargai
D. membeda-bedakan

9. Orang yang bertugas memadamkan kebakaran disebut ....
A. polisi
B. pemadam kebakaran
C. nelayan
D. pedagang

10. Saat teman menyampaikan hasil diskusi, sikap kita sebaiknya ....
A. berbicara sendiri
B. mengganggu
C. mendengarkan dengan baik
D. meninggalkan kelas

Kunci Jawaban

  1. B

  2. A

  3. B

  4. B

  5. C

  6. B

  7. A

  8. C

  9. B

  10. C

H. KESIMPULAN

Setiap profesi memiliki tugas, tanggung jawab, dan peran yang berbeda dalam kehidupan masyarakat. Guru, dokter, polisi, petani, nelayan, pedagang, pemadam kebakaran, dan profesi lainnya sama-sama memberikan manfaat bagi kehidupan kita.

Dengan mengamati gambar ilustrasi, kita dapat memperoleh informasi tentang nama profesi, kegiatan, alat yang digunakan, tugas, dan perannya di masyarakat.

Kita harus menghargai setiap pekerjaan dan tidak meremehkan profesi orang lain.

“Setiap pekerjaan itu penting. Mari kita saling menghargai dan menghormati!”

I. REFLEKSI GURU

Peserta didik mengikuti kegiatan mengamati gambar, berdiskusi, dan praktik dengan antusias. Sebagian besar peserta didik mampu mengenali berbagai jenis profesi serta menjelaskan tugas dan perannya di masyarakat.

Beberapa peserta didik masih memerlukan bimbingan dalam menyampaikan hasil pengamatan menggunakan kalimat yang runtut dan jelas. Guru memberikan contoh kalimat sederhana serta kesempatan kepada peserta didik untuk berlatih menyampaikan pendapat.

J. PESERTA DIDIK HADIR DAN TIDAK HADIR

Jumlah peserta didik hadir 22 siswa

Jumlah tidak hadir: ....... 3 peserta didik

K. TINDAK LANJUT

Peserta didik yang sudah mencapai tujuan pembelajaran:

  • Diberikan tugas pengayaan.

  • Membuat deskripsi singkat tentang salah satu profesi.

  • Mempresentasikan hasilnya di depan kelas.

Peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran:

  • Diberikan bimbingan secara individu atau kelompok.

  • Mengulang kegiatan mengamati gambar.

  • Berlatih menyebutkan nama profesi, tugas, dan perannya.

  • Diberikan latihan dengan gambar yang lebih sederhana.


Dokumentasi kegiatan hari ini 


Postingan 3_Seni Rupa, Senin 14 September 2026

 



 

🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Senin 14 September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Seni Rupa

  3. Hari/Tanggal : Senin,14 Senin 2026

  4. Fase/Kelas : B / Kelas 3

  5. Materi : Penggalian Pengalaman Sehari-hari & Menyusun Cerita Visual

  6. Pertemuan Ke- : 2

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengeksplorasi dan menuangkan ide, gagasan, serta pengalaman berkesan dalam kehidupan sehari-hari ke dalam karya cerita visual (gambar bercerita) sederhana secara kreatif dengan memanfaatkan kombinasi garis, bentuk, dan warna.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    • Peserta didik dapat menceritakan pengalaman pribadi yang paling berkesan dan menyusunnya menjadi sebuah karya cerita visual.

  2. TP Ma-Mi-Joy

    • Mikir (Ma): Peserta didik mampu menganalisis urutan kejadian dari pengalaman pribadi untuk dituangkan ke dalam alur gambar bercerita (komik/cerita visual).

    • Muti (Mi): Peserta didik menumbuhkan rasa percaya diri untuk berbagi cerita dan menghargai keberagaman pengalaman teman sekelas.

    • Joy: Peserta didik merasakan kebahagiaan dan kebebasan mengekspresikan kenangan indahnya melalui goresan gambar dan warna.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengingat dan menggali kembali pengalaman sehari-hari yang paling berkesan (misal: berlibur, membantu ibu, bermain bersama teman, atau memelihara hewan).

  2. Berdiskusi secara berpasangan/kelompok untuk saling menceritakan pengalaman berkesan masing-masing.

  3. Merancang sketsa cerita visual sederhana yang terdiri dari 2–3 panel gambar runtut.

  4. Mewarnai dan mempresentasikan karya cerita visual di depan kelas.

E. APERSEPSI SINGKAT
Guru menyapa peserta didik dan memperlihatkan sebuah buku cerita bergambar (komik anak). Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, siapa yang punya pengalaman paling seru atau paling berkesan minggu lalu? Bagaimana jika kenangan indah itu kita jadikan gambar bercerita seperti di buku komik ini?" Guru menghubungkan jawaban siswa dengan pentingnya mengabadikan momen berkesan melalui karya seni rupa.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah
    QS. Luqman Ayat 31: "Tidakkah engkau memperhatikan bahwa kapal dapat berlayar di laut dengan nikmat Allah, agar Dia memperlihatkan kepadamu sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya..." (Mengingat nikmat dan pengalaman indah dalam hidup adalah bentuk rasa syukur kita kepada Sang Pencipta).

  2. Penjabaran Materi

    • Pengalaman Berkesan: Kejadian istimewa yang pernah kita alami dan selalu kita ingat karena memberikan perasaan gembira, haru, atau bangga.

    • Diskusi Pengalaman: Menceritakan kenangan kepada teman dengan bahasa yang santun serta mendengarkan cerita teman dengan penuh perhatian.

    • Cerita Visual (Gambar Bercerita):

      • Panel/Kotak Gambar: Wadah untuk menggambar urutan kejadian (Awal $\rightarrow$ Proses $\rightarrow$ Akhir).

      • Tokoh Utama: Gambar diri sendiri atau orang-orang yang terlibat dalam pengalaman tersebut.

      • Latar Tempat & Suasana: Gambar pendukung seperti rumah, taman, pantai, atau sekolah.

      • Warna: Memberikan kesan hidup dan memperjelas suasana emosi cerita.

  3. Video Pembelajaran

    • [Link Video Pembelajaran: Cara Mudah Membuat Komik/Cerita Visual untuk Anak SD]

  4. Media / Alat Peraga

    • Contoh karya gambar bercerita/komik sederhana

    • Kertas gambar/LKPD bercetak panel kotak

    • Pensil, penghapus, spidol hitam, dan pensil warna/krayon

  5. Post Test / Tugas Mandiri

    1. Sebutkan 1 pengalaman paling berkesan yang ingin kamu buat menjadi cerita visual!

    2. Mengapa kita perlu menentukan urutan kejadian sebelum mulai menggambar cerita visual?

    3. Unsur apa saja yang wajib ada dalam sebuah gambar cerita agar temanmu mudah memahaminya?
G. LEMBAR UNJUK KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Aktivitas: "Cerita Visual Pengalaman Berkesanku"

  1. Ceritakan pengalaman berkesanmu secara singkat kepada teman sebangku!

  2. Gambarkan pengalamanmu ke dalam 3 panel kotak di bawah ini secara runtut:

    • Kotak 1: Awal kejadian (Di mana dan sedang apa?)

    • Kotak 2: Puncak kejadian (Hal seru/berkesan apa yang terjadi?)

    • Kotak 3: Akhir cerita (Bagaimana perasaanmu di akhir kejadian?)

  3. Berikan warna yang menarik pada gambarmu!
H. RUBRIK PENILAIAN KARYA CERITA VISUAL

Aspek PenilaianSkor 3 (Sangat Baik)Skor 2 (Cukup)Skor 1 (Perlu Bimbingan)
Keseriusan Alur CeritaGambar sangat runtut dan cerita mudah dipahamiGambar cukup runtut namun butuh sedikit penjelasanGambar belum menunjukkan alur kejadian
Kreativitas & PewarnaanGambar detail, rapi, dan warna penuh/harmonisGambar rapi namun pewarnaan belum merataGambar belum selesai dan pewarnaan kurang
Keberanian DiskusiAktif bercerita dan mendengarkan temanCukup aktif bercerita ketika ditanyaBelum mau menceritakan pengalamannya

I. KESIMPULAN / REFLEKSI

  1. Kesimpulan
    Pengalaman sehari-hari yang berkesan dapat menjadi sumber ide yang luar biasa dalam berkarya seni rupa. Melalui cerita visual, kita belajar menyusun urutan kejadian secara runtut serta mengekspresikan kenangan indah tersebut lewat garis, bentuk, dan warna.

  2. Refleksi

    • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias saat berdiskusi dan menceritakan pengalaman berlibur serta bermainnya kepada teman sebangku.

    • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih kebingungan membagi alur kejadian ke dalam 3 panel kotak gambar.

    • Respons/keterlibatan peserta didik: Peserta didik gembira dan bangga saat memamerkan hasil gambar berceritanya di papan pajangan kelas.

    • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan contoh draf garis besar per panel di papan tulis agar peserta didik yang kesulitan bisa terpandu secara visual.

  3. Capaian Tujuan Pembelajaran

    • Jumlah peserta didik tuntas: 23 peserta didik

    • Jumlah peserta didik belum tuntas: 2 peserta didik

    • Tindak lanjut:

      • Peserta Didik Tuntas: Diberikan tantangan menambah balon kata (speech bubble) pada cerita visualnya.

      • Peserta Didik Tuntas/Belum Tuntas: Diberikan pendampingan dalam menentukan 3 poin utama cerita secara bertahap.
Dokumentasi kegiatan hari ini