RSS

Jumat, 14 Agustus 2026







Hari : Jumat , 14 Agustus 2026

Nama : Fuji Lestari, S. Pd

Fase/Kelas : B/3

Mapel : Ipas dan Seni rupa

Sumatif harian 1 ipas 

🌷 Jumat Ceria, Soleh dan Solehah Kelas 3A 🌷

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak Soleh dan Solehah Kelas 3A yang hebat dan luar biasa! 🌟

📚 Pembelajaran hari Jumat:

🔬 IPAS
Hari ini kita akan melaksanakan Ulangan PH. Kerjakan dengan tenang, teliti, dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Jangan lupa membaca soal dengan baik sebelum menjawab. 💪📖

🎨 Seni Rupa
Kita akan belajar tentang pewarna alami dari tumbuhan. Anak-anak akan mengenal berbagai bahan alam yang dapat menghasilkan warna dan menggunakannya untuk berkarya. 🌿🌈

Motivasi hari ini:
Jangan takut salah dan jangan mudah menyerah. Kesalahan bukan berarti gagal, tetapi kesempatan untuk belajar menjadi lebih baik. Teruslah rajin belajar, berani mencoba, saling membantu, dan selalu berbuat baik kepada teman serta orang tua.

💖 Jadilah anak yang cerdas ilmunya, baik akhlaknya, rajin ibadahnya, dan bermanfaat bagi orang lain.

Semoga hari ini semua kegiatan belajar berjalan lancar dan anak-anak mendapatkan hasil yang terbaik. Ibu percaya kalian pasti bisa! 🥰💪

🌸 Semangat belajar, Soleh dan Solehah Kelas 3A!
Jujur dalam mengerjakan, percaya diri dalam menjawab, dan selalu berdoa sebelum belajar.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


Image

Image

Image

Image

Image

IPAS KELAS 3 SD

PANCA INDRA MANUSIA

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik memahami bentuk dan fungsi pancaindra serta mampu menjelaskan cara menjaga kesehatan pancaindra dalam kehidupan sehari-hari.

B. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menyebutkan lima pancaindra manusia dengan benar.

  2. Menjelaskan fungsi mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit.

  3. Menghubungkan pancaindra dengan kegiatan sehari-hari.

  4. Menjelaskan cara menjaga kesehatan pancaindra.

  5. Menjawab soal tentang pancaindra dengan benar.

C. MATERI POKOK

Pancaindra manusia terdiri atas:

No.PancaindraFungsi
1👁️ MataMelihat
2👂 TelingaMendengar
3👃 HidungMencium atau membau
4👅 LidahMengecap rasa
5✋ KulitMeraba dan merasakan sentuhan

D. MODEL PEMBELAJARAN

Problem Based Learning (PBL)

Peserta didik diajak memecahkan masalah sederhana, misalnya:

"Mengapa kita tidak dapat melihat ketika berada di tempat yang sangat gelap?"

Kemudian siswa berdiskusi untuk menemukan bahwa mata membutuhkan cahaya untuk melihat.

E. METODE

  • Tanya jawab

  • Pengamatan gambar

  • Diskusi kelompok

  • Demonstrasi sederhana

  • Permainan mencocokkan gambar

  • Latihan soal

  • Penugasan

F. MEDIA PEMBELAJARAN

  1. Gambar pancaindra.

  2. Video pembelajaran.

  3. Kartu gambar mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit.

  4. Benda di sekitar kelas.

  5. LKPD.

  6. Papan tulis/proyektor.

G. APERSEPSI

Guru dapat memulai dengan pertanyaan:

Guru: "Anak-anak, kalau Ibu menunjukkan sebuah bunga, bagaimana kalian bisa mengetahui warna bunga itu?"

Siswa: "Dengan mata."

Guru: "Kalau Ibu membunyikan bel?"

Siswa: "Dengan telinga."

Guru: "Kalau Ibu memberikan jeruk untuk dicium?"

Siswa: "Dengan hidung."

Guru: "Kalau kita makan jeruk, bagian tubuh mana yang merasakan rasanya?"

Siswa: "Lidah."

Guru: "Kalau kita menyentuh air yang dingin?"

Siswa: "Kulit."

Guru kemudian berkata:

"Nah, hari ini kita akan belajar tentang lima pancaindra yang membantu kita mengenal dunia di sekitar kita."

H. MATERI PEMBELAJARAN

1. Apa Itu Pancaindra?

Pancaindra adalah bagian tubuh manusia yang membantu kita menerima informasi dari lingkungan sekitar.

Pancaindra manusia ada lima, yaitu:

👁️ Mata → untuk melihat
👂 Telinga → untuk mendengar
👃 Hidung → untuk mencium bau
👅 Lidah → untuk mengecap rasa
Kulit → untuk meraba dan merasakan sentuhan

2. Mata 👁️

Mata adalah indra penglihatan.

Mata digunakan untuk melihat:

  • warna,

  • bentuk,

  • ukuran,

  • benda yang ada di sekitar kita.

Contoh:
Kita menggunakan mata untuk membaca buku, melihat papan tulis dan melihat warna bunga.

Cara menjaga mata:

  • Membaca dengan pencahayaan yang cukup.

  • Tidak melihat layar terlalu dekat.

  • Tidak mengucek mata dengan tangan kotor.

  • Mengonsumsi makanan bergizi.

3. Telinga 👂

Telinga adalah indra pendengaran.

Telinga digunakan untuk mendengar:

  • suara guru,

  • suara teman,

  • bunyi musik,

  • suara kendaraan,

  • bunyi bel sekolah.

Cara menjaga telinga:

  • Tidak memasukkan benda tajam ke telinga.

  • Tidak mendengarkan suara yang terlalu keras.

  • Menjaga kebersihan telinga.

4. Hidung 👃

Hidung adalah indra penciuman atau pembau.

Hidung digunakan untuk mencium berbagai macam bau.

Contohnya:

🌹 bunga → bau harum
🍲 makanan → aroma makanan
🗑️ sampah → bau tidak sedap

Hidung juga membantu kita bernapas.

Cara menjaga hidung:

  • Menjaga kebersihan hidung.

  • Tidak memasukkan benda ke dalam hidung.

  • Menjauhi asap dan debu yang berlebihan.

5. Lidah 👅

Lidah adalah indra pengecap.

Lidah membantu kita mengenali rasa makanan dan minuman.

Contohnya:

🍬 gula → manis
🧂 garam → asin
🍋 jeruk → asam
🍃 pare → pahit

Catatan untuk anak: Lidah memiliki banyak bagian pengecap yang membantu kita merasakan berbagai rasa; tidak perlu menghafalkan peta rasa tertentu pada lidah.

Cara menjaga lidah:

  • Rajin membersihkan mulut dan gigi.

  • Tidak terlalu sering mengonsumsi makanan yang sangat pedas atau terlalu panas.

  • Mengonsumsi makanan bergizi.

6. Kulit ✋

Kulit adalah indra peraba.

Kulit membantu kita merasakan:

  • panas,

  • dingin,

  • kasar,

  • halus,

  • lembut,

  • sentuhan.

Contoh:
Ketika menyentuh es batu, kulit merasakan dingin.

Ketika menyentuh kain, kulit dapat merasakan apakah kain itu halus atau kasar.

Cara menjaga kulit:

  • Mandi secara teratur.

  • Menjaga kebersihan tubuh.

  • Menggunakan pakaian bersih.

  • Berhati-hati agar kulit tidak terluka.

I. KEGIATAN SEDERHANA DI KELAS

Permainan "Siapa Aku?"

Guru membacakan petunjuk.

1. Aku digunakan untuk melihat. Siapakah aku?
Jawab: Mata

2. Aku digunakan untuk mendengar suara. Siapakah aku?
Jawab: Telinga

3. Aku digunakan untuk mencium bau. Siapakah aku?
Jawab: Hidung

4. Aku digunakan untuk merasakan manis dan asin. Siapakah aku?
Jawab: Lidah

5. Aku dapat merasakan panas dan dingin. Siapakah aku?
Jawab: Kulit

J. RANGKUMAN

INGAT 5 PANCA INDRA!

👁️ MATA → melihat
👂 TELINGA → mendengar
👃 HIDUNG → mencium
👅 LIDAH → mengecap
KULIT → meraba

Kelima pancaindra sangat penting bagi kehidupan kita. Oleh karena itu, kita harus selalu menjaga kebersihan dan kesehatannya.

Kata kunci untuk menghafal:

Mata melihat, telinga mendengar, hidung mencium, lidah mengecap, kulit meraba.

K. VIDEO PEMBELAJARAN

video "Pancaindra Manusia | Materi IPAS Kelas 3 SD/MI (Animasi)" yang menjelaskan lima pancaindra dan fungsi dasarnya. (YouTube)

Pancaindra Manusia – Materi IPAS Kelas 3 SD/MI

  mengenal pancaindra manusia. (Guru Kemendikdasmen)

L. LATIHAN SOAL PERSIAPAN ULANGAN

A. Pilihan Ganda

1. Alat indra yang digunakan untuk melihat adalah ....
A. hidung
B. mata
C. telinga
D. kulit

2. Kita dapat mendengar suara guru menggunakan ....
A. mata
B. hidung
C. telinga
D. lidah

3. Ketika mencium aroma bunga, kita menggunakan ....
A. hidung
B. kulit
C. mata
D. telinga

4. Rasa manis pada permen dapat kita rasakan menggunakan ....
A. kulit
B. hidung
C. lidah
D. telinga

5. Ketika memegang es batu, kita merasakan dingin menggunakan ....
A. mata
B. kulit
C. hidung
D. lidah

6. Mata disebut sebagai indra ....
A. pendengaran
B. penciuman
C. penglihatan
D. peraba

7. Telinga berfungsi untuk ....
A. melihat
B. mendengar
C. mencium
D. mengecap

8. Berikut ini yang merupakan cara menjaga kesehatan mata adalah ....
A. membaca di tempat gelap
B. melihat layar dari jarak sangat dekat
C. membaca dengan pencahayaan cukup
D. mengucek mata dengan tangan kotor

9. Kita sebaiknya tidak memasukkan benda tajam ke ....
A. telinga
B. mata
C. kulit
D. lidah

10. Pancaindra manusia berjumlah ....
A. tiga
B. empat
C. lima
D. enam

B. Isian Singkat

11. Mata digunakan untuk ....
12. Telinga digunakan untuk ....
13. Hidung digunakan untuk ....
14. Lidah digunakan untuk ....
15. Kulit digunakan untuk ....

C. Soal HOTS Sederhana

16. Rani sedang makan permen. Ia dapat mengetahui bahwa permen itu manis. Pancaindra apakah yang digunakan Rani? Jelaskan!

17. Budi berada di dalam ruangan yang gelap. Ia sulit melihat benda di sekitarnya. Mengapa hal itu terjadi?

18. Siti mencium bau makanan yang sangat harum dari dapur. Pancaindra apakah yang bekerja? Jelaskan!

19. Andi memegang sebuah benda dengan mata tertutup. Ia dapat mengetahui bahwa benda tersebut terasa kasar. Pancaindra apakah yang digunakan?

20. Mengapa kita harus menjaga kesehatan pancaindra?

M. KUNCI JAWABAN

Pilihan Ganda

  1. B

  2. C

  3. A

  4. C

  5. B

  6. C

  7. B

  8. C

  9. A

  10. C

Isian

  1. melihat

  2. mendengar

  3. mencium/membau

  4. mengecap/merasakan rasa

  5. meraba/merasakan sentuhan

HOTS

  1. Lidah, karena lidah merupakan indra pengecap yang membantu merasakan rasa manis.

  2. Karena mata membutuhkan cahaya untuk melihat dengan jelas.

  3. Hidung, karena hidung merupakan indra penciuman.

  4. Kulit, karena kulit dapat merasakan sentuhan dan tekstur benda.

  5. Karena pancaindra membantu kita melihat, mendengar, mencium, mengecap, dan merasakan lingkungan sehingga harus dijaga agar tetap sehat dan berfungsi dengan baik.

TABEL HAFALAN CEPAT SEBELUM ULANGAN

PancaindraFungsiContoh
👁️ MataMelihatMembaca buku
👂 TelingaMendengarMendengar suara guru
👃 HidungMenciumMencium bunga
👅 LidahMengecapMerasakan manis
✋ KulitMerabaMerasakan dingin

Kalimat hafalan anak-anak:

🌟 MATA untuk MELIHAT
🌟 TELINGA untuk MENDENGAR
🌟 HIDUNG untuk MENCIUM
🌟 LIDAH untuk MENGECAP
🌟 KULIT untuk MERABA



Seni Rupa : Fokusnya pada apresiasi karya seni rupa, pewarna alami dari tumbuhan, serta warna primer dan sekunder.

Image

Image

Image

Image

Image

Image

Image

SENI RUPA KELAS 3 SD

APRESIASI KARYA SENI RUPA DAN PEWARNA ALAMI

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal, mengamati, dan memberikan apresiasi sederhana terhadap karya seni rupa serta mengenal penggunaan bahan alam di lingkungan sekitar sebagai bahan berkarya seni.

Peserta didik juga mampu mengenal warna primer dan sekunder serta mencoba menggunakan pewarna alami dari tumbuhan dalam kegiatan berkarya.

B. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan pengertian apresiasi karya seni rupa dengan bahasa sederhana.

  2. Mengamati dan menyebutkan unsur yang terdapat dalam karya seni rupa.

  3. Menunjukkan sikap menghargai karya seni sendiri dan karya orang lain.

C. MATERI POKOK

1. Apresiasi karya seni rupa

2. Pewarna alami

3. Sumber pewarna alami dari tumbuhan

4. Warna primer

5. Warna sekunder

6. Praktik membuat karya menggunakan pewarna alami

D. MODEL PEMBELAJARAN

Project Based Learning (PjBL)

Peserta didik membuat karya seni sederhana dengan menggunakan pewarna alami dari tumbuhan.

Contoh proyek:

"Lukisan Alam dengan Pewarna Alami"

Siswa membuat gambar sederhana kemudian memberikan warna menggunakan bahan alami.

E. METODE PEMBELAJARAN

  • Tanya jawab

  • Demonstrasi

  • Pengamatan

  • Diskusi

  • Praktik

  • Presentasi

  • Apresiasi karya

F. MEDIA PEMBELAJARAN

  1. Gambar karya seni rupa.

  2. Video pembelajaran.

  3. Kertas gambar.

  4. Kuas kecil.

  5. Palet atau wadah kecil.

  6. Air.

  7. Bahan pewarna alami dari tumbuhan.

  8. Pensil.

  9. Contoh karya siswa.

G. APERSEPSI

Guru menunjukkan gambar sebuah lukisan kepada siswa.

Kemudian guru bertanya:

"Anak-anak, apakah kalian pernah melihat lukisan?"

"Menurut kalian, apakah sebuah gambar akan terlihat lebih menarik jika diberi warna?"

"Dari mana kita bisa mendapatkan warna selain membeli cat?"

Guru menunjukkan kunyit, daun suji, dan bunga telang.

Guru berkata:

"Ternyata alam di sekitar kita dapat memberikan warna. Hari ini kita akan belajar menghargai karya seni dan mengenal warna yang dapat dibuat dari tumbuhan."

H. MATERI PEMBELAJARAN

1. Apresiasi Karya Seni Rupa

Apresiasi berarti mengamati, memahami, menghargai, dan memberikan tanggapan terhadap sebuah karya seni.

Ketika melihat karya teman, kita harus menghargainya.

Contoh sikap apresiasi:

  • Memuji karya teman dengan sopan.

  • Tidak mengejek karya orang lain.

  • Memberikan saran dengan bahasa yang baik.

  • Menjaga karya seni agar tidak rusak.

  • Menghargai usaha orang yang membuat karya.

Contoh kalimat apresiasi:

🌟 "Gambarmu sangat menarik."

🌟 "Saya suka perpaduan warnanya."

🌟 "Gambarmu sudah bagus, akan lebih menarik jika ditambahkan warna."

2. Apa Itu Pewarna Alami?

Pewarna alami adalah bahan pewarna yang berasal dari alam, misalnya tumbuhan.

Beberapa tumbuhan dapat menghasilkan warna yang dapat digunakan untuk berkarya seni.

Contohnya:

Bahan tumbuhanWarna yang dihasilkan
🌱 Daun sujiHijau
🟡 KunyitKuning
🦋 Bunga telangBiru
❤️ Buah naga merahMerah/pink
🟣 Ubi unguUngu
🍂 Daun jatiMerah kecokelatan

Catatan: Warna yang dihasilkan dapat berbeda-beda tergantung jenis bahan, jumlah bahan, dan cara pengolahannya.

3. Cara Sederhana Membuat Pewarna Alami

Contoh: Pewarna kuning dari kunyit

Bahan:

  • Kunyit

  • Air

  • Wadah kecil

Cara:

  1. Cuci kunyit.

  2. Parut atau haluskan kunyit.

  3. Campurkan dengan sedikit air.

  4. Saring jika diperlukan.

  5. Masukkan air kunyit ke dalam wadah.

  6. Pewarna siap digunakan.

Contoh pewarna hijau dari daun suji

Daun suji dapat dihaluskan dengan sedikit air kemudian disaring untuk mendapatkan cairan berwarna hijau.

4. Warna Primer

Warna primer adalah warna dasar yang tidak diperoleh dari pencampuran warna lain.

Untuk pembelajaran seni rupa dasar, warna primer yang perlu dikenal adalah:

🔴 Merah

🟡 Kuning

🔵 Biru

INGAT!

MERAH – KUNING – BIRU

5. Warna Sekunder

Warna sekunder diperoleh dari pencampuran dua warna primer.

Contoh:

🔴 Merah + 🟡 Kuning = 🟠 Oranye

🟡 Kuning + 🔵 Biru = 🟢 Hijau

🔴 Merah + 🔵 Biru = 🟣 Ungu

Tabel pencampuran warna

Warna 1Warna 2Hasil
MerahKuningOranye
KuningBiruHijau
MerahBiruUngu

Cara mudah menghafal:

Merah + Kuning = Oranye
Kuning + Biru = Hijau
Merah + Biru = Ungu

6. Hubungan Pewarna Alami dengan Seni Rupa

Tumbuhan di sekitar kita dapat dimanfaatkan sebagai sumber warna.

Contohnya, siswa dapat membuat gambar bunga kemudian mewarnainya menggunakan:

🌱 Daun suji → hijau
🟡 Kunyit → kuning
🦋 Bunga telang → biru
🟣 Ubi ungu → ungu

Dengan kegiatan tersebut, kita belajar seni sekaligus belajar memanfaatkan bahan alam.

I. KEGIATAN APRESIASI KARYA

Guru menampilkan beberapa karya siswa.

Siswa diminta menjawab:

  1. Apa yang kamu lihat pada gambar?

  2. Warna apa yang paling banyak digunakan?

  3. Bagian mana yang paling kamu sukai?

  4. Apakah karya tersebut menggunakan warna alami?

  5. Bagaimana cara memberikan apresiasi kepada pembuat karya?

Tugas berbicara:

Setiap siswa memilih satu karya teman kemudian mengatakan:

"Saya menyukai karya ini karena ...."

J. VIDEO PEMBELAJARAN

Untuk pembelajaran di kelas, Ibu dapat mencari video dengan kata kunci:

"Pewarna alami dari tumbuhan untuk anak SD"

atau

"Warna primer dan sekunder kelas 3 SD"

Video sebaiknya dipilih yang memperlihatkan proses pencampuran warna dan contoh penggunaan bahan alam agar siswa lebih mudah memahami materi.

K. LATIHAN SOAL

A. Pilihan Ganda

1. Menghargai dan memberikan tanggapan terhadap karya seni disebut ....

A. apresiasi
B. dekorasi
C. imitasi
D. ilustrasi

2. Salah satu contoh sikap menghargai karya teman adalah ....

A. mengejek
B. merusaknya
C. memujinya dengan sopan
D. membuangnya

3. Berikut yang termasuk pewarna alami adalah ....

A. tinta printer
B. kunyit
C. spidol
D. cat tembok

4. Kunyit dapat menghasilkan warna ....

A. biru
B. kuning
C. hijau
D. hitam

5. Daun suji dapat digunakan sebagai sumber warna ....

A. hijau
B. merah
C. biru
D. ungu

6. Warna primer terdiri atas ....

A. merah, kuning, biru
B. hijau, ungu, oranye
C. merah, hijau, ungu
D. kuning, hijau, oranye

7. Merah dicampur kuning menghasilkan ....

A. hijau
B. ungu
C. oranye
D. biru

8. Kuning dicampur biru menghasilkan ....

A. hijau
B. merah
C. ungu
D. oranye

9. Merah dicampur biru menghasilkan ....

A. hijau
B. ungu
C. kuning
D. oranye

10. Bahan alami yang dapat menghasilkan warna biru adalah ....

A. kunyit
B. daun suji
C. bunga telang
D. daun jati

L. ISIAN

11. Warna dasar yang tidak diperoleh dari pencampuran warna lain disebut warna ....

12. Merah + kuning menghasilkan warna ....

13. Kuning + biru menghasilkan warna ....

14. Merah + biru menghasilkan warna ....

15. Contoh tumbuhan yang dapat digunakan sebagai pewarna alami adalah ....

M. SOAL HOTS SEDERHANA

16. Dita mempunyai kunyit, daun suji, dan bunga telang. Ia ingin membuat tiga warna alami. Warna apa saja yang dapat dibuat Dita?

17. Andi melihat karya temannya. Menurut Andi, warna pada karya tersebut kurang menarik. Bagaimana sebaiknya Andi memberikan tanggapan?

18. Siti mencampurkan warna merah dan kuning. Ia mendapatkan warna oranye. Mengapa warna tersebut dapat terbentuk?

19. Mengapa kita dapat memanfaatkan tumbuhan sebagai pewarna alami dalam kegiatan seni?

20. Jika kamu ingin membuat gambar pemandangan menggunakan pewarna alami, tumbuhan apa saja yang dapat kamu manfaatkan? Jelaskan warna yang mungkin dihasilkan.

N. KUNCI JAWABAN

Pilihan Ganda

  1. A

  2. C

  3. B

  4. B

  5. A

  6. A

  7. C

  8. A

  9. B

  10. C

Isian

  1. primer

  2. oranye

  3. hijau

  4. ungu

  5. Contoh: kunyit, daun suji, bunga telang, ubi ungu, daun jati.

HOTS

  1. Kunyit menghasilkan kuning, daun suji menghasilkan hijau, dan bunga telang dapat menghasilkan biru.

  2. Memberikan tanggapan dengan sopan, misalnya: "Karyamu sudah bagus. Menurut saya, akan lebih menarik jika menggunakan perpaduan warna yang lebih banyak."

  3. Karena merah dan kuning merupakan warna primer yang jika dicampurkan menghasilkan warna sekunder, yaitu oranye.

  4. Karena beberapa tumbuhan mengandung zat warna alami yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan warna.

  5. Contoh: daun suji untuk hijau, kunyit untuk kuning, bunga telang untuk biru, dan ubi ungu untuk ungu.

O. RANGKUMAN UNTUK SISWA

🎨 APRESIASI = menghargai karya seni.

🌿 PEWARNA ALAMI = pewarna yang berasal dari alam.

🔴 MERAH + KUNING = ORANYE

🟡 KUNING + BIRU = HIJAU

🔵 BIRU + MERAH = UNGU

Warna primer:

🔴 Merah
🟡 Kuning
🔵 Biru

Warna sekunder:

🟠 Oranye
🟢 Hijau
🟣 Ungu

Contoh pewarna dari tumbuhan:

🌱 Daun suji → hijau
🟡 Kunyit → kuning
🦋 Bunga telang → biru
🟣 Ubi ungu → ungu

Pesan untuk siswa:

🌈 "Mari menghargai karya seni teman, berani berkarya, dan memanfaatkan kekayaan alam di sekitar kita dengan bijak."


Kamis, 13 Agustus 2026_3A







Hari : Kamis , 11 Agustus 2026

Nama : Fuji Lestari, S. Pd

Fase/Kelas : B/3

Mapel : Ipas dan Pendidikan Pancasila 


🌸 Sapaan Pagi Kelas 3A 🌸

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak hebat Kelas 3A! 🌞✨

Apa kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan penuh semangat untuk belajar. Ingat ya, setiap hari adalah kesempatan untuk menjadi anak yang lebih baik dari hari kemarin. 💕

Mari kita mulai hari dengan semangat untuk rajin bersekolah, tekun belajar, dan tidak mudah menyerah ketika menemukan kesulitan. Jangan lupa untuk selalu rajin beribadah dan berdoa agar setiap langkah kita mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. 🤲

Jadilah anak yang peduli kepada teman, suka menolong, mau berbagi, dan selalu berkata serta berbuat baik kepada orang lain. Jika ada teman yang kesulitan, jangan ragu untuk membantu. Karena kebaikan sekecil apa pun akan menjadi sesuatu yang sangat berarti. 🌷

Di rumah, jangan lupa menjadi anak yang rajin membantu orang tua. Membantu merapikan tempat tidur, membereskan mainan, menyapu, atau membantu pekerjaan sederhana lainnya adalah bentuk kasih sayang dan tanggung jawab kita kepada orang tua. ❤️

🌟 Pesan Bu Fuji untuk anak-anak Kelas 3A:
Tidak harus menjadi sempurna setiap hari. Yang penting, teruslah berusaha menjadi lebih baik. Hari ini belajar lebih rajin, besok lebih disiplin, lusa lebih peduli, dan seterusnya menjadi anak yang semakin baik, mandiri, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.

Tetap semangat sekolah, semangat belajar, semangat beribadah, dan semangat berbuat baik setiap hari! 💪📚🌈

Kelas 3A hebat!
Kelas 3A semangat!
Kelas 3A siap menjadi anak-anak yang sukses dan membanggakan!

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

🌻 “Jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk belajar, berbuat baik, dan menjadi versi terbaik dari diri kita.” 🌻

Mapel IPAS 

CP : peserta didik memahami bentuk dan fungsi panca indra, Mengenal Bentuk dan Fungsi Kulit sebagai Indera Peraba

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengenal bentuk kulit sebagai bagian tubuh yang berfungsi sebagai indera peraba.

  2. Menjelaskan fungsi kulit.

Apersepsi :
“Apa yang kalian rasakan ketika menyentuh benda-benda tersebut?”
“Bagaimana kalian bisa mengetahui bahwa benda itu kasar, halus, lembut, keras, atau dingin?”
“Bagian tubuh mana yang kalian gunakan untuk merasakan benda tersebut?”
“Apakah tangan kalian bisa merasakan panas dan dingin?”
“Menurut kalian, apakah seluruh permukaan tubuh kita dapat merasakan sentuhan?”

“Hebat! Ternyata tubuh kita memiliki alat yang membantu kita merasakan sentuhan, tekstur, panas, dingin, dan tekanan. Alat tersebut adalah kulit. Hari ini kita akan belajar lebih jauh tentang bentuk kulit dan fungsinya sebagai indera peraba. Yuk, kita belajar dengan semangat!” 🌟

Kegiatan pemantik:
👉 “Ayo Sentuh dan Tebak!” — Siswa bergantian menyentuh benda tanpa melihat, kemudian menebak benda tersebut berdasarkan apa yang dirasakan kulitnya.

 Materi Pembelajaran

1. Apa itu kulit?
Kulit adalah bagian tubuh yang menutupi seluruh permukaan tubuh manusia. Kulit terdapat di kepala, wajah, tangan, kaki, dan seluruh tubuh.

Kulit memiliki permukaan yang lembut dan memiliki bagian-bagian kecil yang sangat peka terhadap sentuhan.

2. Kulit sebagai indera peraba
Kulit merupakan salah satu panca indera, yaitu indera peraba. Dengan kulit, kita dapat merasakan berbagai macam sentuhan.

Contohnya:

  • Merasakan panas dan dingin.

  • Merasakan kasar dan halus.

  • Merasakan keras dan lunak.

  • Merasakan tekanan dan sentuhan.

  • Merasakan sakit ketika kulit terluka.

Contoh:
Ketika kita menyentuh es batu, kulit merasakan dingin. Ketika memegang amplas, kulit merasakan permukaan yang kasar.

3. Fungsi kulit
Selain sebagai indera peraba, kulit memiliki beberapa fungsi, yaitu:

  • Merasakan sentuhan, seperti panas, dingin, kasar, halus, dan sakit.

  • Melindungi tubuh dari debu, kuman, dan benda dari luar.

  • Mengatur suhu tubuh, misalnya dengan mengeluarkan keringat ketika tubuh terasa panas.

  • Membantu menjaga tubuh agar tetap terlindungi.

B. Kegiatan Pembelajaran: "Tebak Benda dengan Kulit"

Guru menyiapkan beberapa benda, misalnya:

  • Kapas

  • Batu

  • Es batu

  • Kain

  • Spons

  • Amplas

Anak-anak secara bergantian menyentuh benda tanpa melihatnya, kemudian menyebutkan apa yang mereka rasakan.

Contoh pertanyaan:

  • Apakah benda ini terasa kasar atau halus?

  • Apakah terasa keras atau lunak?

  • Apakah terasa dingin atau hangat?

  • Bagian tubuh apa yang digunakan untuk merasakan benda tersebut?

Kesimpulan:
👉 Kulit adalah indera peraba yang membantu kita merasakan berbagai macam sentuhan dan keadaan benda di sekitar.

Media Pembelajaran

  1. Gambar/poster panca indera.

  2. Video pembelajaran tentang kulit.

  3. Benda nyata untuk kegiatan meraba: kapas, batu, kain, spons, es batu, dan amplas.

  4. LKPD sederhana tentang fungsi kulit.

  5. Papan tulis/kartu gambar.

Metode Pembelajaran

  • Tanya jawab

  • Demonstrasi

  • Eksperimen sederhana

  • Diskusi kelompok

  • Permainan tebak benda

Asesmen

Pengetahuan:
Siswa menjawab pertanyaan tentang bentuk dan fungsi kulit.

Keterampilan:
Siswa mampu membedakan benda berdasarkan hasil perabaan.

Sikap:
Siswa menunjukkan sikap menjaga kebersihan dan kesehatan kulit.

Pertanyaan pemantik:
💡 "Bagaimana kita bisa mengetahui bahwa es batu itu dingin tanpa melihatnya?"
💡 "Mengapa tangan kita bisa mengetahui bahwa permukaan meja terasa halus?"

🌸 Latihan Soal: Kulit sebagai Indera Peraba

1. Apa fungsi utama kulit sebagai indera peraba?
A. Melihat benda
B. Mendengar suara
C. Merasakan sentuhan
D. Mencium bau

Jawaban: 

2. Kulit dapat membantu kita merasakan benda yang memiliki permukaan ....
A. kasar dan halus
B. merah dan biru
C. besar dan kecil saja
D. jauh dan dekat

Jawaban: 

3. Ketika menyentuh es batu, kulit kita dapat merasakan ....
A. suara
B. rasa manis
C. dingin
D. warna

Jawaban:

4. Mengapa kulit disebut sebagai indera peraba?
Jawaban: Karena kulit dapat merasakan sentuhan, tekanan, panas, dingin, kasar, dan halus.

5. Sebutkan dua cara merawat kesehatan kulit!
Jawaban: Mandi secara teratur dan menjaga kebersihan kulit. Selain itu, kita dapat menggunakan pakaian yang bersih dan melindungi kulit dari sinar matahari berlebihan.

Asesmen

Pengetahuan:
Siswa menjawab pertanyaan tentang bentuk dan fungsi kulit.

Keterampilan:
Siswa mampu membedakan benda berdasarkan hasil perabaan.

Sikap:
Siswa menunjukkan sikap menjaga kebersihan dan kesehatan kulit.

🌸 Refleksi Pembelajaran

Guru mengajak siswa menjawab pertanyaan berikut:

  1. Apa yang sudah kamu pelajari hari ini tentang kulit?

  2. Apa fungsi kulit bagi tubuh kita?

  3. Apa saja yang dapat dirasakan oleh kulit?

  4. Bagaimana cara kamu merawat kesehatan kulit?

  5. Bagian pembelajaran mana yang paling kamu sukai hari ini?

Refleksi guru:
“Anak-anak sudah mengikuti pembelajaran dengan baik. Sebagian besar siswa sudah mampu menjelaskan fungsi kulit sebagai indera peraba dan menyebutkan cara merawat kulit. Siswa juga antusias saat melakukan kegiatan menyentuh dan membedakan tekstur benda.”

🌷 Kesimpulan

Kulit merupakan salah satu panca indera yang berfungsi sebagai indera peraba. Kulit membantu kita merasakan berbagai macam rangsangan, seperti sentuhan, tekanan, panas, dingin, kasar, dan halus. Oleh karena itu, kita harus menjaga kesehatan kulit dengan cara mandi secara teratur, menjaga kebersihan, menggunakan pakaian bersih, dan melindungi kulit dari hal-hal yang dapat menyebabkan luka atau iritasi.

🌟 Pesan untuk siswa:
“Jagalah kulit kita dengan baik karena kulit membantu kita mengenal dan merasakan berbagai benda di sekitar kita. Tubuh sehat membuat kita lebih semangat belajar dan bermain!”


🇮🇩 Pendidikan Pancasila Kelas 3 SD

Tema: Karakter Kerja Keras, Tekun, dan Pantang Menyerah

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat:

  1. Mengenal kegigihan dan ketekunan Mr. Soepomo dan Muhammad Yamin dalam perjuangan merumuskan dasar negara.

  2. Menjelaskan makna kerja keras, tekun, dan pantang menyerah.

  3. Menemukan semangat kerja keras dan pantang menyerah dalam kegiatan belajar..


Metode pembelajaran : tanya jawab, diskusi 
Media pembelajaran : LCD, gambar tokoh n video 

A. Mengenal Mr. Soepomo dan Muhammad Yamin

1. Mr. Soepomo

Mr. Soepomo merupakan salah satu tokoh yang berperan dalam perumusan dasar negara Indonesia. Beliau memiliki pengetahuan yang luas dan menyampaikan gagasan dalam sidang BPUPKI.

Dari perjuangan Mr. Soepomo, kita dapat meneladani sikap:

  • Rajin belajar dan menambah pengetahuan.

  • Bersungguh-sungguh dalam menyampaikan pendapat.

  • Tekun dalam menjalankan tugas.

  • Mengutamakan kepentingan bangsa.

2. Muhammad Yamin

Muhammad Yamin juga merupakan salah satu tokoh yang berperan dalam proses perumusan dasar negara Indonesia. Beliau dikenal sebagai tokoh yang memiliki semangat dalam memperjuangkan cita-cita bangsa.

Sikap yang dapat kita teladani:

  • Memiliki semangat belajar.

  • Berani menyampaikan gagasan.

  • Tidak mudah menyerah.

  • Bersungguh-sungguh dalam memperjuangkan sesuatu yang baik bagi bangsa.

B. Apa Itu Kerja Keras, Tekun, dan Pantang Menyerah?

💪 Kerja keras
Kerja keras adalah melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh dan tidak bermalas-malasan.

Contoh di sekolah:
Rajin mengerjakan tugas dan belajar sebelum ujian.

📚 Tekun
Tekun berarti terus melakukan sesuatu dengan sabar, teliti, dan sungguh-sungguh.

Contoh di sekolah:
Terus berlatih membaca sampai lancar meskipun awalnya masih kesulitan.

🔥 Pantang menyerah
Pantang menyerah berarti tidak mudah putus asa ketika mengalami kesulitan atau kegagalan.

Contoh di sekolah:
Ketika belum bisa mengerjakan soal matematika, kita mencoba kembali dan bertanya kepada guru.

C. Semangat yang Dapat Kita Teladani

Perjuangan para tokoh bangsa mengajarkan kita bahwa keberhasilan membutuhkan usaha dan ketekunan.

Sebagai pelajar, kita dapat menerapkan sikap tersebut dengan:

  • Rajin belajar.

  • Mengerjakan tugas tepat waktu.

  • Tidak mudah mengeluh.

  • Berani mencoba hal baru.

  • Terus berlatih ketika belum berhasil.

  • Mau bertanya ketika mengalami kesulitan.

  • Tidak takut melakukan kesalahan.

  • Menghargai proses dan usaha.

D. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

SituasiSikap yang Tepat
Belum bisa membaca dengan lancarTerus berlatih
Nilai ulangan belum bagusBelajar lebih giat
Sulit mengerjakan soalMencoba kembali dan bertanya
Kalah dalam perlombaanTetap semangat berlatih
Tugas terasa sulitMengerjakan sedikit demi sedikit sampai selesai

E. Kegiatan Pembelajaran: "Aku Tidak Mudah Menyerah"

Guru memberikan sebuah tantangan sederhana, misalnya teka-teki, menyusun puzzle, atau soal yang membutuhkan beberapa langkah.

Setelah kegiatan, guru bertanya:

  1. Apakah tugas tadi mudah?

  2. Apa yang kamu lakukan ketika mengalami kesulitan?

  3. Apakah kamu langsung menyerah?

  4. Sikap apa yang diperlukan agar tugas dapat selesai?

Pesan untuk peserta didik:

“Anak hebat bukanlah anak yang selalu berhasil sejak awal, tetapi anak yang mau terus mencoba ketika mengalami kesulitan.”

Refleksi dan Kesimpulan

Mr. Soepomo dan Muhammad Yamin merupakan tokoh yang dapat kita teladani semangat dan kesungguhannya dalam perjuangan bangsa.

Sebagai pelajar, kita harus memiliki karakter kerja keras, tekun, dan pantang menyerah. Kesulitan dalam belajar bukan alasan untuk berhenti, tetapi menjadi kesempatan untuk terus berusaha dan menjadi lebih baik.

Pertanyaan Refleksi

  1. Apa arti kerja keras?

  2. Apa arti tekun?

  3. Apa arti pantang menyerah?

  4. Sikap apa yang dapat kita teladani dari Mr. Soepomo dan Muhammad Yamin?

  5. Apa yang akan kamu lakukan jika mendapatkan tugas yang sulit?

  6. Tuliskan satu contoh sikap pantang menyerah yang akan kamu lakukan di sekolah

Dokumentasi kegiatan hari ini

Rabu, 12 Agustus 2026

Rabu, 12 Agustus 2026







Hari : Rabu , 12 Agustus 2026

KELAS III . A

GURU KELAS : Fuji Lestari,S.Pd

🇮🇩 SEMANGAT LOMBA HUT KEMERDEKAAN RI KE-81 🇮🇩

Alhamdulillah, rangkaian perlombaan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 masih terus berlanjut. 🎉

Setelah hari Selasa anak-anak kelas 1, 2, 3, dan 4 dengan penuh semangat mengikuti berbagai perlombaan, maka hari Rabu giliran kakak-kakak kelas 5 dan 6 serta para dewan guru untuk ikut memeriahkan suasana kemerdekaan. 🇮🇩❤️

Untuk kelas 5:
Lomba mengambil bola warna-warni menggunakan sarung.

Untuk kelas 6:
Lomba balon yang tentunya tidak kalah seru dan mengasyikkan. 🎈

Untuk para dewan guru:
Akan ada lomba makan kerupuk berpasangan 😄 dan lomba mengipas ikan kertas 🐟.

Semoga seluruh rangkaian perlombaan dapat berlangsung dengan meriah, tertib, penuh keceriaan, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Menang atau kalah bukanlah hal yang utama. Yang terpenting adalah kebersamaan, kekompakan, keberanian, dan semangat untuk ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia. 🇮🇩

Mari kita ramaikan dan nikmati bersama setiap momennya. Semoga kegiatan ini menjadi kenangan indah dan semakin mempererat kebersamaan keluarga besar sekolah.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩❤️
Merdeka! Merdeka! Merdeka! 🎉

Selasa, 11 Agustus 2026_3A





Hari : Selasa , 11 Agustus 2026

KELAS III . A

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd

 PERINGATAN HUT KEMERDEKAAN RI KE-81 🇮🇩

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Anak-anak hebat kelas 3 yang Ibu sayangi ❤️

Sebentar lagi kita akan bersama-sama memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Untuk memeriahkan hari istimewa ini, sekolah kita akan mengadakan berbagai macam perlombaan yang seru dan menyenangkan.

Khusus untuk kelas 3, kita akan mengikuti lomba estafet memindahkan gelas menggunakan sedotan. Wah, pasti seru sekali! 😄🇮🇩

Anak-anak, perlombaan ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Yang paling penting adalah kita belajar bekerja sama, saling menyemangati, disiplin, percaya diri, dan tidak mudah menyerah.

Ingat ya, anak-anak… dalam perlombaan ada yang menang dan ada yang belum menang. Kalau menang, jangan sombong. Kalau belum menang, jangan berkecil hati. Karena keberanian untuk mencoba, kekompakan dalam bekerja sama, dan semangat untuk memberikan yang terbaik adalah sebuah kemenangan yang sesungguhnya. ❤️

Mari kita tunjukkan bahwa kelas 3 adalah kelas yang kompak, sportif, ceria, dan penuh semangat! 💪🔥

Berlomba dengan gembira, jaga kekompakan, saling mendukung, dan yang paling penting tetap menjaga sikap sportif.

MERDEKA! 🇮🇩
MERDEKA! 🇮🇩
MERDEKA! 🇮🇩

Semoga kegiatan perlombaan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan dan kenangan indah bagi kita semua.

Selamat berlomba, anak-anak hebat! Tunjukkan semangat terbaik kalian! 🥳🇮🇩

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Perwakilan peserta lomba kelas 3A

Tim putra kelas 3 A

1. Affan Farel Maher Zayn

2. Ahmad Azril al -Hafiz

3. Fahrezi

4. Keenan

5. Rafqi

6. M. Salman

7. Rifat

8. Shadiq


Tim putri kelas 3A

1. Salsabila 

2. asyadiya 

3. Arisha

4. Clarissa

5. Naifa

6. Nafisah 

7. Najwa

8. Shafa


Refleksi Hasil Lomba HUT RI Kelas 3A 🇮🇩

Alhamdulillah, kegiatan perlombaan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 hari ini berjalan dengan meriah dan penuh semangat.

Kelas 3A berhasil meraih prestasi yang membanggakan, yaitu:

🏆 Juara 1 Lomba Estafet Cup Putra
🥈 Juara 2 Lomba Estafet Cup Putri

Prestasi ini merupakan hasil dari kerja sama, kekompakan, semangat, keberanian, dan pantang menyerah yang ditunjukkan oleh anak-anak kelas 3A. Tidak hanya tentang menjadi juara, kegiatan ini juga mengajarkan anak-anak untuk bekerja sama, menghargai teman, mengikuti aturan, serta menerima kemenangan maupun kekalahan dengan lapang dada.

Terima kasih kepada seluruh anak-anak kelas 3A yang telah berpartisipasi dan memberikan usaha terbaiknya. Terima kasih juga kepada orang tua yang selalu memberikan dukungan dan semangat kepada anak-anak.

Selamat untuk anak-anak hebat kelas 3A! 🎉🇮🇩
Tetap rendah hati bagi yang menang, dan jangan berkecil hati bagi yang belum berhasil. Karena setiap usaha dan keberanian untuk mencoba adalah sebuah kemenangan.

Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus kompak, percaya diri, dan berani meraih prestasi lainnya.

Merdeka! 🇮🇩
Kelas 3A, kompak, hebat, dan luar biasa! ❤️


Dokumentasi kegiatan hari ini 


Senin, 10 Agustus 2026...






Hari : Senin , 10 Agustus 2026

KELAS III . A

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak hebat Kelas 3!

Hari Senin adalah awal dari perjalanan belajar kita minggu ini. Mari kita awali hari dengan senyum, doa, dan semangat. Datanglah ke sekolah tepat waktu, hormati guru, sayangi teman, dan ikuti pelajaran dengan sungguh-sungguh.

Ingatlah, setiap hari adalah kesempatan untuk menjadi lebih baik dari hari kemarin. Jangan takut jika belum bisa, karena anak yang hebat adalah anak yang mau belajar, berusaha, dan pantang menyerah.

Jangan lupa:
🌼 Beribadah dengan khusyuk.
🌼 Berkata jujur dan sopan kepada semua orang.
🌼 Rajin belajar dan mengerjakan tugas.
🌼 Menolong teman yang membutuhkan.
🌼 Selalu bersyukur atas nikmat yang Allah SWT berikan.

Pesan Hari Senin:

"Langkah kecil yang dilakukan setiap hari akan membawa kita menuju cita-cita yang besar. Belajarlah dengan hati, beribadahlah dengan ikhlas, dan berakhlaklah dengan baik. InsyaAllah, masa depan yang indah telah menanti."

Materi Seni Rupa Kelas 3 SD

Topik

Mengekstrak Pewarna Alami dari Tumbuhan dan Menggunakannya untuk Melukis Karya Seni Rupa

Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal berbagai tumbuhan yang dapat menghasilkan pewarna alami.

  2. Mengekstrak pewarna alami dari tumbuhan dengan cara sederhana.

  3. Menggunakan pewarna alami untuk membuat karya seni rupa berupa lukisan.

  4. Menunjukkan sikap kreatif, teliti, dan peduli terhadap lingkungan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami.

Materi Pembelajaran

A. Apa Itu Pewarna Alami?

Pewarna alami adalah warna yang berasal dari bahan-bahan di alam, seperti daun, bunga, buah, umbi, dan rempah-rempah. Pewarna alami lebih ramah lingkungan dan aman digunakan.

B. Contoh Tumbuhan Penghasil Pewarna Alami

TumbuhanWarna yang Dihasilkan
KunyitKuning
Daun sujiHijau
Bunga telangBiru keunguan
Buah nagaMerah muda
BitMerah
Kulit bawang merahCokelat kemerahan

C. Cara Mengekstrak Pewarna Alami

  1. Siapkan bahan tumbuhan.

  2. Cuci hingga bersih.

  3. Potong kecil-kecil.

  4. Haluskan dengan ulekan atau blender.

  5. Tambahkan sedikit air.

  6. Saring menggunakan kain atau saringan halus.

  7. Air hasil saringan siap digunakan sebagai pewarna.

D. Membuat Lukisan

  • Siapkan kertas gambar.

  • Gunakan kuas atau kapas.

  • Celupkan kuas ke pewarna alami.

  • Buat gambar seperti bunga, pohon, kupu-kupu, atau pemandangan.

  • Biarkan lukisan mengering.

Langkah Pembelajaran

Pendahuluan

  • Berdoa.

  • Guru menunjukkan berbagai tumbuhan berwarna.

  • Tanya jawab tentang warna yang berasal dari alam.

Kegiatan Inti

  • Mengamati berbagai tumbuhan penghasil warna.

  • Mengekstrak pewarna alami secara berkelompok.

  • Mencoba berbagai warna pada kertas.

  • Melukis menggunakan pewarna alami.

  • Mempresentasikan hasil karya.

Penutup

  • Menyimpulkan manfaat pewarna alami.

  • Refleksi pembelajaran.

  • Memberikan apresiasi terhadap hasil karya siswa.

Media Pembelajaran

  • Kunyit, daun suji, bunga telang, buah naga, atau bit.

  • Ulekan atau blender.

  • Saringan atau kain bersih.

  • Gelas plastik.

  • Air bersih.

  • Kuas.

  • Kertas gambar.

  • Tisu atau lap.

Metode Pembelajaran

  • Demonstrasi (guru menunjukkan cara mengekstrak pewarna alami).

  • Eksperimen/Praktik (siswa mencoba membuat pewarna alami sendiri).

  • Diskusi Kelompok (bertukar ide tentang hasil warna yang diperoleh).

  • Project Based Learning (PjBL) (membuat karya seni menggunakan pewarna alami).

  • Presentasi (menjelaskan hasil karya kepada teman).

Penilaian

Sikap: Kerja sama, tanggung jawab, dan peduli lingkungan.

Pengetahuan: Menyebutkan contoh tumbuhan yang menghasilkan pewarna alami.

Keterampilan: Mampu mengekstrak pewarna alami dan menghasilkan lukisan sederhana yang rapi dan kreatif.


 MapelMatematika  

 materi Mengurutkan dan Membandingkan Bilangan.

Menggunakan struk belanja 

Tujuan Pembelajaran

  • Mengurutkan bilangan dari yang terkecil ke terbesar dan sebaliknya.

  • Membandingkan dua bilangan menggunakan tanda > (lebih dari), < (kurang dari), dan = (sama dengan).

Metode Pembelajaran

  • Diskusi: Siswa berdiskusi dalam kelompok kecil untuk membandingkan bilangan.

  • Permainan Kartu Angka: Siswa menyusun kartu angka menjadi urutan yang benar.

  • Latihan Mandiri: Siswa mengerjakan soal secara individu.

Media Pembelajaran

  • Kartu angka (0–9).

  • Garis bilangan.

  • Papan tulis atau LCD.

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

A. Membandingkan Bilangan

Isilah tanda >, <, atau = dengan benar!

  1. 456 .... 465

  2. 782 .... 728

  3. 910 .... 910

  4. 1.005 .... 995

  5. 639 .... 693

B. Mengurutkan Bilangan dari yang Terkecil ke Terbesar

  1. 345, 298, 412, 367

Jawab: ....................................

  1. 856, 902, 789, 845

Jawab: ....................................

  1. 1.000, 980, 1.025, 995

Jawab: ....................................

C. Mengurutkan Bilangan dari yang Terbesar ke Terkecil

  1. 521, 618, 590, 475

Jawab: ....................................

  1. 875, 1.020, 980, 905

Jawab: ....................................

D. Soal Cerita

  1. Rani memiliki 675 kelereng, sedangkan Beni memiliki 657 kelereng. Siapa yang memiliki kelereng lebih banyak?

Jawab: ....................................

  1. Di perpustakaan terdapat 980 buku cerita dan 1.020 buku pengetahuan. Jenis buku manakah yang jumlahnya lebih banyak?

Jawab: ....................................

Kunci Jawaban

  1. <

  2. =

  3. <

  4. 298, 345, 367, 412

  5. 789, 845, 856, 902

  6. 980, 995, 1.000, 1.025

  7. 618, 590, 521, 475

  8. 1.020, 980, 905, 875

  9. Rani.

  10. Buku pengetahuan lebih banyak.

Penilaian

  • Jawaban benar nomor 1–10: 5 poin setiap soal.

  • Jawaban benar nomor 11–12: 10 poin setiap soal.

Skor maksimal = 70 poin.

Bahasa Indonesia 

Topik: Menemukan Kosakata Baru dari Tayangan Video 

Tujuan Pembelajaran

  1. Menangkap ucapan kosakata baru dari tayangan video "Di Virzha".

  2. Mencatat kosakata baru yang didengar dengan benar.

  3. Mengartikan kosakata baru sesuai dengan konteks isi video.

Materi Pembelajaran

Apa itu Kosakata?
Kosakata adalah kumpulan kata yang kita ketahui dan gunakan untuk berbicara, membaca, maupun menulis. Semakin banyak kosakata yang kita miliki, semakin mudah kita memahami informasi.

Langkah Menemukan Kosakata Baru

  1. Dengarkan tayangan video dengan saksama.

  2. Perhatikan kata-kata yang belum pernah didengar atau belum dipahami.

  3. Catat kata tersebut pada buku.

  4. Cari arti kata melalui penjelasan guru, kamus, atau dari kalimat pada video.

  5. Gunakan kata tersebut dalam sebuah kalimat sederhana.

Contoh Tabel Kosakata

Kosakata BaruArtiContoh Kalimat
MenginspirasiMemberi semangat atau ide baikVirzha menginspirasi banyak orang untuk terus berusaha.
Percaya diriYakin terhadap kemampuan diri sendiriKita harus percaya diri saat tampil di depan kelas.
BerlatihMelakukan sesuatu berulang-ulang agar lebih mahirVirzha berlatih bernyanyi setiap hari.
PenampilanCara seseorang tampil di depan orang lainPenampilan Virzha sangat menarik.
PrestasiHasil yang dicapai karena usahaPrestasi diraih dengan kerja keras.

Catatan untuk guru: Sesuaikan contoh kosakata dengan isi tayangan video yang digunakan di kelas.

Metode Pembelajaran

  • Mengamati

  • Tanya jawab

  • Diskusi

  • Penugasan

Media Pembelajaran

  • Video "Di Virzha"

  • LCD/Proyektor

  • Speaker

  • Buku tulis

  • Kamus atau KBBI sederhana

Penilaian

  • Sikap: Antusias dan aktif menyimak tayangan.

  • Pengetahuan: Mampu menjelaskan arti kosakata baru.

  • Keterampilan: Mampu mencatat dan menggunakan kosakata baru dalam kalimat sederhana.

Berikut contoh teks cerita tentang kerja sama yang   Kelas 3 dan dapat digunakan untuk kegiatan menemukan kosakata baru.

Kerja Sama Membuat Taman Sekolah

Pada hari Jumat, siswa kelas 3 mengikuti kegiatan membersihkan dan merapikan taman sekolah. Sebelum bekerja, Bu Guru membagi tugas kepada setiap kelompok. Ada yang menyapu halaman, mencabut rumput liar, menyiram tanaman, dan mengumpulkan sampah.

Semua siswa bekerja sama dengan penuh semangat. Mereka saling membantu saat ada teman yang kesulitan. Taman sekolah yang semula tampak kurang rapi menjadi bersih, indah, dan nyaman dipandang.

Bu Guru merasa bangga karena semua siswa menunjukkan sikap peduli, disiplin, dan bertanggung jawab. Bu Guru juga mengingatkan bahwa kerja sama akan membuat pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat selesai. Semua siswa pun senang melihat hasil kerja mereka bersama.

Contoh kosakata baru dari cerita:

KosakataArti
MerapikanMenjadikan sesuatu lebih rapi dan teratur.
KelompokSekumpulan orang yang bekerja bersama.
Rumput liarRumput yang tumbuh tanpa ditanam dan mengganggu tanaman lain.
PeduliMemperhatikan dan mau membantu orang lain.
Bertanggung jawabMelaksanakan tugas dengan baik.
DisiplinMematuhi aturan dan melaksanakan tugas tepat waktu.



  •  Refleksi dan dokumentasi kegiatan hari ini : Penggunaan bahan alam (seni rupa) dan media struk belanja (matematika) sangat efektif meningkatkan antusiasme belajar siswa.
  •  Kegiatan seni rupa ekstraksi warna membutuhkan waktu cukup lama, sehingga perlu manajemen durasi yang lebih ketat ke depannya.
  • Sesi motivasi di awal terbukti membantu kesiapan mental siswa sebelum menghadapi pre-tes.
  •  Terdapat 2 siswa yang tidak hadir (Belvia S. dan Dira S.), sehingga diperlukan sesi remedial atau pemberian materi susulan agar mereka tidak tertinggal.