RSS

Postingan 3_Seni Rupa, Senin 14 September 2026

 



 

🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Senin 14 September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Seni Rupa

  3. Hari/Tanggal : Senin,14 Senin 2026

  4. Fase/Kelas : B / Kelas 3

  5. Materi : Penggalian Pengalaman Sehari-hari & Menyusun Cerita Visual

  6. Pertemuan Ke- : 2

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengeksplorasi dan menuangkan ide, gagasan, serta pengalaman berkesan dalam kehidupan sehari-hari ke dalam karya cerita visual (gambar bercerita) sederhana secara kreatif dengan memanfaatkan kombinasi garis, bentuk, dan warna.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    • Peserta didik dapat menceritakan pengalaman pribadi yang paling berkesan dan menyusunnya menjadi sebuah karya cerita visual.

  2. TP Ma-Mi-Joy

    • Mikir (Ma): Peserta didik mampu menganalisis urutan kejadian dari pengalaman pribadi untuk dituangkan ke dalam alur gambar bercerita (komik/cerita visual).

    • Muti (Mi): Peserta didik menumbuhkan rasa percaya diri untuk berbagi cerita dan menghargai keberagaman pengalaman teman sekelas.

    • Joy: Peserta didik merasakan kebahagiaan dan kebebasan mengekspresikan kenangan indahnya melalui goresan gambar dan warna.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengingat dan menggali kembali pengalaman sehari-hari yang paling berkesan (misal: berlibur, membantu ibu, bermain bersama teman, atau memelihara hewan).

  2. Berdiskusi secara berpasangan/kelompok untuk saling menceritakan pengalaman berkesan masing-masing.

  3. Merancang sketsa cerita visual sederhana yang terdiri dari 2–3 panel gambar runtut.

  4. Mewarnai dan mempresentasikan karya cerita visual di depan kelas.

E. APERSEPSI SINGKAT
Guru menyapa peserta didik dan memperlihatkan sebuah buku cerita bergambar (komik anak). Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, siapa yang punya pengalaman paling seru atau paling berkesan minggu lalu? Bagaimana jika kenangan indah itu kita jadikan gambar bercerita seperti di buku komik ini?" Guru menghubungkan jawaban siswa dengan pentingnya mengabadikan momen berkesan melalui karya seni rupa.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah
    QS. Luqman Ayat 31: "Tidakkah engkau memperhatikan bahwa kapal dapat berlayar di laut dengan nikmat Allah, agar Dia memperlihatkan kepadamu sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya..." (Mengingat nikmat dan pengalaman indah dalam hidup adalah bentuk rasa syukur kita kepada Sang Pencipta).

  2. Penjabaran Materi

    • Pengalaman Berkesan: Kejadian istimewa yang pernah kita alami dan selalu kita ingat karena memberikan perasaan gembira, haru, atau bangga.

    • Diskusi Pengalaman: Menceritakan kenangan kepada teman dengan bahasa yang santun serta mendengarkan cerita teman dengan penuh perhatian.

    • Cerita Visual (Gambar Bercerita):

      • Panel/Kotak Gambar: Wadah untuk menggambar urutan kejadian (Awal $\rightarrow$ Proses $\rightarrow$ Akhir).

      • Tokoh Utama: Gambar diri sendiri atau orang-orang yang terlibat dalam pengalaman tersebut.

      • Latar Tempat & Suasana: Gambar pendukung seperti rumah, taman, pantai, atau sekolah.

      • Warna: Memberikan kesan hidup dan memperjelas suasana emosi cerita.

  3. Video Pembelajaran

    • [Link Video Pembelajaran: Cara Mudah Membuat Komik/Cerita Visual untuk Anak SD]

  4. Media / Alat Peraga

    • Contoh karya gambar bercerita/komik sederhana

    • Kertas gambar/LKPD bercetak panel kotak

    • Pensil, penghapus, spidol hitam, dan pensil warna/krayon

  5. Post Test / Tugas Mandiri

    1. Sebutkan 1 pengalaman paling berkesan yang ingin kamu buat menjadi cerita visual!

    2. Mengapa kita perlu menentukan urutan kejadian sebelum mulai menggambar cerita visual?

    3. Unsur apa saja yang wajib ada dalam sebuah gambar cerita agar temanmu mudah memahaminya?
G. LEMBAR UNJUK KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Aktivitas: "Cerita Visual Pengalaman Berkesanku"

  1. Ceritakan pengalaman berkesanmu secara singkat kepada teman sebangku!

  2. Gambarkan pengalamanmu ke dalam 3 panel kotak di bawah ini secara runtut:

    • Kotak 1: Awal kejadian (Di mana dan sedang apa?)

    • Kotak 2: Puncak kejadian (Hal seru/berkesan apa yang terjadi?)

    • Kotak 3: Akhir cerita (Bagaimana perasaanmu di akhir kejadian?)

  3. Berikan warna yang menarik pada gambarmu!
H. RUBRIK PENILAIAN KARYA CERITA VISUAL

Aspek PenilaianSkor 3 (Sangat Baik)Skor 2 (Cukup)Skor 1 (Perlu Bimbingan)
Keseriusan Alur CeritaGambar sangat runtut dan cerita mudah dipahamiGambar cukup runtut namun butuh sedikit penjelasanGambar belum menunjukkan alur kejadian
Kreativitas & PewarnaanGambar detail, rapi, dan warna penuh/harmonisGambar rapi namun pewarnaan belum merataGambar belum selesai dan pewarnaan kurang
Keberanian DiskusiAktif bercerita dan mendengarkan temanCukup aktif bercerita ketika ditanyaBelum mau menceritakan pengalamannya

I. KESIMPULAN / REFLEKSI

  1. Kesimpulan
    Pengalaman sehari-hari yang berkesan dapat menjadi sumber ide yang luar biasa dalam berkarya seni rupa. Melalui cerita visual, kita belajar menyusun urutan kejadian secara runtut serta mengekspresikan kenangan indah tersebut lewat garis, bentuk, dan warna.

  2. Refleksi

    • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias saat berdiskusi dan menceritakan pengalaman berlibur serta bermainnya kepada teman sebangku.

    • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih kebingungan membagi alur kejadian ke dalam 3 panel kotak gambar.

    • Respons/keterlibatan peserta didik: Peserta didik gembira dan bangga saat memamerkan hasil gambar berceritanya di papan pajangan kelas.

    • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan contoh draf garis besar per panel di papan tulis agar peserta didik yang kesulitan bisa terpandu secara visual.

  3. Capaian Tujuan Pembelajaran

    • Jumlah peserta didik tuntas: … peserta didik

    • Jumlah peserta didik belum tuntas: … peserta didik

    • Tindak lanjut:

      • Peserta Didik Tuntas: Diberikan tantangan menambah balon kata (speech bubble) pada cerita visualnya.

      • Peserta Didik Tuntas/Belum Tuntas: Diberikan pendampingan dalam menentukan 3 poin utama cerita secara bertahap.

Postingan 2_Matematika,Senin 14 September 2026

 



 

🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Kamis, 10 September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Matematika

  3. Hari/Tanggal : Senin, 14 September 2026

  4. Fase/Kelas : B / Kelas 3

  5. Materi : Pengurangan Bilangan Cacah (Tanpa Teknik Menyimpan & Dengan Teknik Menyimpan)

  6. Pertemuan Ke- : 1

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1.000, serta dapat melakukan operasi pengurangan bilangan cacah menggunakan berbagai strategi (tanpa menyimpan dan dengan teknik menyimpan/meminjam).

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    • Peserta didik dapat menghitung hasil pengurangan dua bilangan cacah hingga 1.000 baik tanpa teknik menyimpan maupun dengan teknik menyimpan secara tepat.

  2. TP Ma-Mi-Joy

    • Mikir (Ma): Peserta didik mampu menganalisis nilai tempat (ratusan, puluhan, satuan) saat melakukan proses pengurangan bersusun.

    • Muti (Mi): Peserta didik menunjukkan sikap teliti, jujur, dan tidak mudah menyerah ketika menyelesaikan soal cerita pengurangan.

    • Joy: Peserta didik merasakan kegembiraan dan percaya diri melalui permainan hitung cepat bersusun di papan tulis.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengingat kembali konsep nilai tempat (Ratusan, Puluhan, dan Satuan).

  2. Memahami dan menyelesaikan pengurangan bersusun tanpa teknik menyimpan (meminjam).

  3. Memahami dan menyelesaikan pengurangan bersusun dengan teknik menyimpan (meminjam).

  4. Menyelesaikan soal cerita matematika yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

E. APERSEPSI SINGKAT
Guru menyapa peserta didik dan mengajak bernyanyi/tepuk nilai tempat. Guru membawa media konkret berupa sedotan/stik es krim yang diikat ratusan, puluhan, dan satuan. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, jika ibu memiliki 358 lembar kertas origami dan membagikan 124 lembar kepada siswa, bagaimana cara kita tahu sisa kertas ibu dengan cepat?" Guru menghubungkan jawaban siswa dengan materi pengurangan bersusun pendek.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah
    QS. Al-Ankabut Ayat 14: "Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun..." (Ayat ini menunjukkan penggunaan konsep pengurangan/penurunan bilangan dalam Al-Qur'an untuk menjelaskan suatu hitungan waktu).

  2. Penjabaran Materi

    • Konsep Pengurangan Bersusun:
      Pengerjaan pengurangan selalu dimulai dari nilai tempat paling belakang (Satuan), lalu Puluhan, dan terakhir Ratusan.

    • 1. Pengurangan Tanpa Teknik Menyimpan (Meminjam)
      Contoh: 458 - 123 = ...

      Susun ke bawah:

      458 - 123  = 335
      Langkah Pengerjaan:

      • Satuan: 8 - 3 = 5

      • Puluhan: 5 - 2 = 3

      • Ratusan: 4 - 1 = 3

      • Hasilnya: 335

    • 2. Pengurangan Dengan Teknik Menyimpan (Meminjam)
      Contoh: 352 - 137 = ...

      Susun ke bawah:

      352 - 137 = 215
      Langkah Pengerjaan:

      • Satuan: 2 - 7(Tidak bisa, pinjam 1 puluhan dari 5. Angka 2 menjadi 12, angka 5 sisa 4).

         12 - 7 = 5

      • Puluhan: 4 - 3 = 1

      • Ratusan: 3 - 1 = 2$

      • Hasilnya: 215

  3. Video Pembelajaran

    • [Link Video Pembelajaran: Belajar Pengurangan Bersusun Kelas 3 SD]

  4. Media / Alat Peraga

    • Kantong Nilai Tempat (Ratusan, Puluhan, Satuan)

    • Stik Es Krim / Dadu Nilai Tempat

    • Papan Tulis Mini & Spidol Warna

    • LKPD Matematika Pengurangan

  5. LATIHAN SOAL / POST TEST

    I. Soal Isian Singkat (Soal Hitungan Bersusun)

    1. Hasil dari 567 - 234 = ...

    2. Hasil dari 895 - 461 = ...

    3. Hasil dari 463 - 128 =...

    4. Hasil dari 654 - 271 =...

    5. Hasil dari 732 - 358 =...

    II. Soal Cerita

    1. Pak Budi memanen 485 buah mangga. Sebanyak 152 buah mangga dijual ke pasar. Berapa sisa buah mangga Pak Budi sekarang?

    2. Sebuah perpustakaan sekolah memiliki 642 buku cerita. Sebanyak 285 buku sedang dipinjam oleh siswa. Berapa banyak buku cerita yang masih ada di perpustakaan?

G. KESIMPULAN / REFLEKSI

  1. Kesimpulan
    Pengurangan bilangan cacah dapat dilakukan dengan cara bersusun pendek dari nilai tempat satuan paling kanan. Jika angka atas lebih kecil dari angka bawah, kita harus melakukan teknik menyimpan (meminjam 1 puluhan dari angka di depannya).

  2. Refleksi

    • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat aktif dan paham saat mengerjakan pengurangan tanpa teknik menyimpan.

    • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih lupa mengurangi angka depan yang sudah dipinjam pada teknik menyimpan.

    • Respons/keterlibatan peserta didik: Peserta didik bersemangat menggunakan media stik es krim saat mempraktikkan proses meminjam puluhan.

    • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan latihan tambahan dengan penanda warna pada angka yang dipinjam agar siswa terbiasa mengingat sisa nilainya.

  3. Capaian Tujuan Pembelajaran

    • Jumlah peserta didik tuntas: … peserta didik

    • Jumlah peserta didik belum tuntas: … peserta didik

    • Tindak lanjut:

      • Peserta Didik Tuntas: Diberikan soal tantangan pengurangan 4 digit (ribuan).

      • Peserta Didik Belum Tuntas: Diberikan pendampingan (remedial) menggunakan media kantong nilai tempat secara personal.

postingan 1_ Bahasa Indonesia, Senin, 14 Sept 2026

 



 

🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Senin, 14 September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

  3. Hari/Tanggal : Senin, 14 September 2026

  4. Fase/Kelas : B / Kelas 3

  5. Materi : Bekerja di Laut (Pekerjaan Nelayan, Pembacaan Puisi, & Menyampaikan Pendapat)

  6. Pertemuan Ke- : 4

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu memahami teks narasi/deskripsi tentang berbagai profesi (bekerja di laut), mendemonstrasikan pembacaan puisi dengan intonasi dan ekspresi yang tepat, serta menyampaikan pendapat secara santun di depan kelompok.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    • Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis pekerjaan di laut serta memperagakan pembacaan puisi dan menyampaikan pendapat dalam diskusi kelompok.

  2. TP Ma-Mi-Joy

    • Mikir (Ma): Peserta didik mampu menganalisis pesan dari puisi profesi nelayan dan merumuskan pendapat secara logis tentang pentingnya menjaga kelestarian laut.

    • Muti (Mi): Peserta didik menumbuhkan rasa empati terhadap perjuangan pekerja laut serta berani menghargai perbedaan pendapat teman kelompok.

    • Joy: Peserta didik merasa gembira dan percaya diri saat tampil membaca puisi dan menyampaikan gagasan di depan teman-temannya.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Membaca dan memahami teks deskripsi singkat tentang profesi pekerja di laut (Nelayan, Nakhoda, Penyelam).

  2. Mengamati contoh penjiwaan, intonasi, dan ekspresi dalam membaca puisi bertema laut.

  3. Melakukan unjuk kerja pembacaan puisi di depan kelompok (peer practice).

  4. Berdiskusi kelompok dan menyampaikan pendapat santun mengenai peran nelayan bagi kehidupan kita.

E. APERSEPSI SINGKAT
Guru menyapa peserta didik dan menampilkan gambar/miniatur kapal serta suasana laut malam hari. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, siapa yang tahu dari mana ikan lezat di meja makan kita berasal? Siapa sosok pemberani yang menerjang ombak di tengah malam untuk menangkap ikan tersebut?" Guru kemudian menghubungkan jawaban peserta didik dengan profesi nelayan dan keindahan karya puisi tentang laut.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah
    QS. An-Nahl Ayat 14: "Dan Dialah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan daging yang segar (ikan) daripadanya, dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai..."

  2. Penjabaran Materi

    • Mengenal Profesi Bekerja di Laut:

      • Nelayan: Orang yang bekerja menangkap ikan dan hasil laut lainnya untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

      • Nakhoda: Pengemudi kapal laut yang memimpin perjalanan di perairan.

    • Hal Penting dalam Pembacaan Puisi:

      • Lafal: Pengucapan kata harus jelas.

      • Intonasi: Tinggi rendahnya nada suara saat membaca.

      • Ekspresi/Mimik: Raut wajah yang menyesuaikan isi puisi (semangat, haru, ceria).

    • Sikap Menyampaikan Pendapat di Depan Kelompok:

      • Berdiri tegak dan mengutarakan alasan dengan jelas.

      • Menggunakan bahasa yang santun (misal: "Menurut pendapat saya..." atau "Saya setuju karena...").

      • Mendengarkan saat teman lain sedang berbicara.

  3. Contoh Puisi untuk Unjuk Kerja

    Gagahnya Sang Nelayan
    Karya: Fuji Lestari

    Di tengah malam yang dingin dan sunyi
    Perahu kecilmu menembus gelombang
    Tak kau hiraukan angin menari
    Demi mencari rezeki yang halal

    Wahai nelayan pemijak lautan
    Terima kasih atas peluh dan jasamu
    Ikan-ikan segar kau hidangkan
    Untuk kesehatan dan senyum di rumahku

  4. Media / Alat Peraga

    • Teks Puisi "Gagahnya Sang Nelayan"

    • Kartu Peran Diskusi Kelompok

    • Lembar Penilaian Unjuk Kerja (Rubrik Puisi & Pendapat)

G. LEMBAR UNJUK KERJA PESERTA DIDIK

Langkah Kegiatan Kelompok:

  1. Bagilah kelas menjadi beberapa kelompok kecil (4-5 siswa).

  2. Setiap anggota kelompok bergiliran membaca satu bait puisi "Gagahnya Sang Nelayan" dengan intonasi dan ekspresi yang tepat.

  3. Setelah membaca puisi, lakukan diskusi singkat dengan menjawab pertanyaan berikut:

    • Bagaimana sikap kita terhadap jasa para nelayan yang sudah bekerja keras di laut?

  4. Sampaikan pendapatmu secara bergantian di dalam kelompok!

H. RUBRIK PENILAIAN UNJUK KERJA

1. Penilaian Pembacaan Puisi

Aspek PenilaianSkor 3 (Sangat Baik)Skor 2 (Cukup)Skor 1 (Perlu Bimbingan)
Lafal & IntonasiPengucapan sangat jelas dan nada tepatPengucapan jelas, intonasi kurang bervariasiPengucapan kurang jelas dan datar
Ekspresi/MimikWajah sangat menjiwai isi puisiWajah cukup mengekspresikan isi puisiWajah datar/tanpa ekspresi
2. Penilaian Menyampaikan Pendapat

Aspek PenilaianSkor 3 (Sangat Baik)Skor 2 (Cukup)Skor 1 (Perlu Bimbingan)
Keberanian & BahasaBerani, lancar, dan berbahasa santunRagu-ragu namun bahasa cukup santunBelum berani bicara/perlu didorong

I. KESIMPULAN / REFLEKSI

  1. Kesimpulan
    Pekerja di laut seperti nelayan memiliki peran yang sangat besar bagi kehidupan kita. Melalui puisi, kita dapat mengungkapkan rasa terima kasih atas jasa mereka. Belajar menyampaikan pendapat di depan kelompok melatih keberanian dan rasa saling menghargai sesama teman.

  2. Refleksi

    • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias memeragakan mimik wajah saat membaca puisi di depan kelompoknya.

    • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih malu-malu dan suaranya kurang terdengar saat menyampaikan pendapat.

    • Respons/keterlibatan peserta didik: Setiap kelompok mampu memberikan apresiasi berupa tepuk tangan setelah temannya selesai tampil.

    • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan micro-coaching cara mengatur volume suara agar lebih percaya diri di pertemuan berikutnya.

  3. Capaian Tujuan Pembelajaran

    • Jumlah peserta didik tuntas: … peserta didik

    • Jumlah peserta didik belum tuntas: … peserta didik

    • Tindak lanjut:

      • Peserta Didik Tuntas: Diberikan tantangan membuat 1 bait puisi kreasi sendiri tentang keindahan laut.

      • Peserta Didik Belum Tuntas: Diberikan latihan membaca puisi berpasangan dengan bimbingan guru secara bertahap.

Postingan 2_Ipas, Jumat, 11 Sept 2026

 



 


🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Jumat, 11  September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial)

  3. Hari/Tanggal : Jumat, 11 September 2026

  4. Fase/Kelas : B / 3

  5. Materi : Siklus Hidup Makhluk Hidup (Manusia, Hewan, Tumbuhan)

  6. Kegiatan : Soal Sumatif Harian 2

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat menganalisis hubungan antara bentuk serta fungsi bagian tubuh pada manusia, hewan, dan tumbuhan, serta mensimulasikan siklus hidup makhluk hidup dan dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Peserta didik dapat mengukur pemahaman materi siklus hidup manusia, hewan (metamorfosis), dan tumbuhan berbiji.

  2. Peserta didik dapat mengidentifikasi setiap tahapan pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup secara tepat.


D. SOAL SUMATIF HARIAN 2

I. Pilihan Ganda

  1. Tahap pertumbuhan manusia yang ditandai dengan dimulainya proses belajar berjalan dan berbicara adalah...
    a. Bayi
    b. Balita
    c. Remaja
    d. Lansia

  2. Tahapan siklus hidup manusia setelah masa remaja adalah...
    a. Balita
    b. Anak-anak
    c. Dewasa
    d. Lansia

  3. Bagian tumbuhan berbiji yang berfungsi sebagai calon tumbuhan baru di dalam biji adalah...
    a. Bunga
    b. Daging buah
    c. Embrio
    d. Batang

  4. Urutan siklus hidup tumbuhan apel yang benar adalah...
    a. Bunga  Biji Kecambah Pohon Dewasa
    b. Biji Kecambah Tumbuhan Muda  Tumbuhan Dewasa
    c. Pohon Dewasa Biji  Kecambah Buah
    d. Kecambah  Tumbuhan Muda  Biji Bunga

  5. Hewan yang dalam siklus hidupnya mengalami perubahan bentuk tubuh yang sangat berbeda pada setiap tahapannya mengalami...
    a. Metamorfosis tidak sempurna
    b. Metamorfosis sempurna
    c. Daur hidup tanpa metamorfosis
    d. Adaptasi lingkungan

  6. Urutan metamorfosis sempurna pada kupu-kupu yang tepat adalah...
    a. Telur Pupa Ulat  Kupu-kupu
    b. Telur Ulat (Larva) Kepompong (Pupa) Kupu-kupu (Imago)
    c. Ulat  Telur Kepompong  Kupu-kupu
    d. Telur  Nimfa Imago

  7. Tahap hewan muda pada metamorfosis tidak sempurna yang memiliki bentuk mirip dengan hewan dewasa disebut...
    a. Larva
    b. Pupa
    c. Nimfa
    d. Jentik-jentik

  8. Contoh hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna adalah...
    a. Nyamuk dan Kupu-kupu
    b. Belalang dan Kecoa
    c. Lalat dan Katak
    d. Semut dan Lebah

  9. Contoh hewan yang berkembang biak tanpa mengalami metamorfosis dalam siklus hidupnya adalah...
    a. Katak
    b. Kucing
    c. Kupu-kupu
    d. Nyamuk

  10. Tahap siklus hidup nyamuk yang sering disebut sebagai jentik-jentik berada pada fase...
    a. Telur
    b. Larva
    c. Pupa
    d. Imago


II. Soal Isian Singkat

  1. Tahapan pertumbuhan manusia yang dialami seseorang saat usianya sudah lanjut dan fisik mulai mengalami penurunan dinamakan masa __________.

  2. Proses tumbuhnya akar dan batang kecil keluar dari biji tanaman dinamakan proses __________.

  3. Perubahan bentuk tubuh hewan dari telur hingga dewasa disebut __________.

  4. Tahap berdiam diri/istirahat pada metamorfosis sempurna sebelum menjadi hewan dewasa dinamakan __________ atau kepompong.

  5. Lalat dan nyamuk merupakan contoh hewan yang mengalami jenis metamorfosis __________.

E. KUNCI JAWABAN

Kunci Jawaban Pilihan Ganda:

  1. b. Balita

  2. c. Dewasa

  3. c. Embrio

  4. b. Biji \rightarrow,Kecambah \rightarrow,Tumbuhan Muda rightarrow Tumbuhan Dewasa

  5. b. Metamorfosis sempurna

  6. b. Telur Ulat (Larva)  Kepompong (Pupa)  Kupu-kupu (Imago)

  7. c. Nimfa

  8. b. Belalang dan Kecoa

  9. b. Kucing

  10. b. Larva

Kunci Jawaban Isian:

  1. Lansia

  2. Perkecambahan (Kecambah)

  3. Metamorfosis

  4. Pupa

  5. Sempurna

Dokumentasi kegiatan hari ini 

postingan 1_ Seni Rupa, Jumat, 11 Sept 2026

 



 

🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Jumat, 11 September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Seni Rupa

  3. Hari/Tanggal : Jumat, 11 September 2026

  4. Fase/Kelas : B / Kelas 3

  5. Materi : Memahami Ekspresi Diri Melalui Garis dan Warna

  6. Pertemuan Ke- : 1

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengenali dan mengeksplorasi elemen-elemen rupa (garis, bentuk, dan warna) untuk mengekspresikan gagasan, perasaan, serta emosi diri secara kreatif melalui karya seni rupa dua dimensi.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    • Peserta didik dapat mengidentifikasi hubungan antara jenis garis dan warna dengan berbagai emosi diri.

  2. TP Ma-Mi-Joy

    • Mikir (Ma): Peserta didik mampu menganalisis emosi yang diwakili oleh jenis garis tertentu (misal: garis patah-patah = marah) dan pilihan warna.

    • Muti (Mi): Peserta didik mampu menghargai keunikan ekspresi perasaan diri sendiri dan teman-teman tanpa rasa takut dinilai salah.

    • Joy: Peserta didik merasakan kesenangan dan ketenangan melalui kegiatan eksplorasi corat-coret emosi (doodling) pada kertas gambar.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengenal berbagai jenis garis (lurus, lengkung, zig-zag, patah-patah, gelombang) dan warna dasar/sekunder.

  2. Memahami bagaimana perasaan/emosi (senang, sedih, marah, tenang) dapat disimbolkan dalam karya rupa.

  3. Mengasosiasikan garis dan warna tertentu dengan emosi yang dirasakan.

  4. Membuat karya ekspresi diri sederhana menggunakan kombinasi garis dan warna.

E. APERSEPSI SINGKAT
Guru menyapa peserta didik dan mengajak bermain tebak wajah ekspresi (ekspresi tersenyum, cemberut, kaget, dan marah). Guru memberi pertanyaan pemantik: "Anak-anak, kalau kalian sedang marah atau senang, kira-kira kalau digambar lewat warna dan garis, bentuknya seperti apa ya?" Guru kemudian menghubungkan respon peserta didik bahwa perasaan kita bisa diceritakan lewat goresan gambar tanpa harus menggunakan kata-kata.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah
    QS. An-Nahl Ayat 13: "Dan Dia (menundukkan pula) apa yang Dia ciptakan untukmu di bumi ini dengan beraneka ragam warna. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang mengambil pelajaran."

  2. Penjabaran Materi

    • Ekspresi Diri: Ungkapan perasaan atau emosi dari dalam hati yang dituangkan ke dalam bentuk karya seni.

    • Garis sebagai Simbol Emosi:

      • Garis Lengkung / Gelombang: Membawa kesan tenang, lembut, dan gembira.

      • Garis Zig-zag / Patah-patah: Membawa kesan marah, kaget, atau tegang.

      • Garis Lurus Tegak: Membawa kesan tegas dan kuat.

      • Garis Halus / Tipis: Membawa kesan sedih atau ragu-ragu.

    • Warna sebagai Simbol Emosi:

      • Merah / Jingga: Menyimbolkan semangat, marah, atau keberanian.

      • Kuning: Menyimbolkan keceriaan, kebahagiaan, dan rasa optimis.

      • Biru / Hijau: Menyimbolkan ketenangan, kedamaian, dan rasa sejuk.

      • Hitam / Abu-abu: Menyimbolkan kesedihan, kekecewaan, atau rasa takut.

  3. Video Pembelajaran

    • [Link Video Pembelajaran: Mengenal Garis dan Warna dalam Ekspresi Seni Rupa]

  4. Media / Alat Peraga

    • Papan emosi (Kartu gambar ekspresi wajah dan simbol garis/warna)

    • Kertas gambar HVS / Buku Gambar

    • Alat warna (Krayon, pensil warna, atau spidol)

    • LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik - Coretan Ekspresiku)

  5. Post Test

    1. Sebutkan 2 jenis garis yang cocok untuk menggambarkan perasaan senang!

    2. Warna apa yang biasanya digunakan untuk menyimbolkan perasaan tenang dan damai?

    3. Jika kamu ingin menggambar perasaan marah, jenis garis dan warna apa yang akan kamu pilih? Berikan alasannya!

G. KESIMPULAN / REFLEKSI

  1. Kesimpulan
    Seni rupa adalah media yang luar biasa untuk menyampaikan ekspresi diri. Emosi yang kita rasakan dapat disimbolkan secara visual melalui pilihan garis (seperti lengkung atau zig-zag) dan warna (seperti kuning untuk ceria atau biru untuk tenang).

  2. Refleksi

    • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias saat mencoba mencoret-coret kertas mengikuti warna emosi yang dirasakan hari ini.

    • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih ragu-ragu dalam memilih warna dan takut gambarnya dianggap kurang rapi.

    • Respons/keterlibatan peserta didik: Peserta didik aktif bercerita tentang arti garis dan warna yang mereka buat kepada teman sebangku.

    • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan kebebasan eksplorasi tanpa fokus pada kerapian gambar agar keberanian ekspresi peserta didik makin meningkat pada pertemuan berikutnya.

  3. Capaian Tujuan Pembelajaran

    • Jumlah peserta didik : 23 peserta didik

    • Jumlah peserta didik belum tuntas: 2peserta didik

    • Tindak lanjut:

      • Peserta Didik Tuntas: Diberikan pengayaan membuat pameran mini "Kartu Emosi" di mading kelas.

      • Peserta Didik Belum Tuntas: Diberikan bimbingan personal untuk mengenali asosiasi warna dan garis sederhana secara bertahap.
Dokumentasi kegiatan hari ini

postingan 2 _ Pendidikan Pancasila, Kamis, 10 September 2026




 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Kamis , 10 September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila

  3. Hari/Tanggal : Kamis, 10 September

  4. Fase/Kelas : B / Kelas 3

  5. Materi : Menjaga Bahasa Daerah, Mengutamakan Bahasa Indonesia

  6. Pertemuan Ke- : 5


B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengidentifikasi identitas diri, keluarga, dan teman-temannya sesuai budaya, suku bangsa, bahasa, agama, dan kepercayaannya di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat, serta menunjukkan sikap menghargai keberagaman budaya dan bahasa daerah.


C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    • Peserta didik dapat mengidentifikasi pentingnya melestarikan bahasa daerah serta mengutamakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

  2. TP Ma-Mi-Joy

    • Mikir (Ma): Peserta didik mampu menganalisis penggunaan bahasa daerah dan Bahasa Indonesia secara bijak sesuai tempat dan situasinya.

    • Muti (Mi): Peserta didik mampu menunjukkan rasa bangga, toleransi, dan menghargai keberagaman bahasa daerah yang dimiliki oleh teman-temannya.

    • Joy: Peserta didik merasakan kegembiraan dalam belajar melalui permainan kartu kata interaktif dan diskusi kelompok.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengidentifikasi keberagaman bahasa daerah di lingkungan sekitar dan sekolah.

  2. Memahami fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

  3. Menganalisis perbedaan situasi penggunaan bahasa daerah dan Bahasa Indonesia.

  4. Menerapkan sikap bijak dalam memilih penggunaan bahasa pada kehidupan sehari-hari.


E. APERSEPSI SINGKAT
Guru menyapa peserta didik dengan beberapa bahasa daerah (misalnya: "Tabik Pun", "Sugeng Enjang", "Sampurasun") dan mengajukan pertanyaan pemantik: "Siapa yang tahu artinya? Di rumah, adik-adik biasanya mengobrol pakai bahasa apa bersama orang tua?" Guru kemudian mengaitkan jawaban peserta didik dengan pentingnya menyatukan berbagai bahasa daerah tersebut menggunakan Bahasa Indonesia.


F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah
    QS. Ar-Rum Ayat 22:

    "Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui."

  2. Penjabaran Materi

    • Mengutamakan Bahasa Indonesia: Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional yang menyatukan seluruh suku bangsa di Indonesia. Digunakan saat di sekolah, acara resmi, dan ketika berkomunikasi dengan teman dari suku berbeda.

    • Menjaga Bahasa Daerah: Bahasa daerah adalah warisan budaya leluhur yang unik. Kita wajib melestarikannya agar tidak punah dengan cara menggunakannya saat di rumah atau dalam acara adat.

    • Bijak Berbahasa: Tahu kapan dan di mana menggunakan bahasa.

      • Di Sekolah & Tempat Umum $\rightarrow$ Gunakan Bahasa Indonesia.

      • Di Rumah & Keluarga $\rightarrow$ Gunakan Bahasa Daerah.

  3. Video Pembelajaran

    • [Link Video Pembelajaran: Keberagaman Bahasa Daerah dan Bahasa Persatuan]

  4. Media / Alat Peraga

    • Slide Presentasi PPT Interaktif

    • Kartu Kata Situasi (Permainan memilah situasi penggunaan bahasa)

    • Gambar poster "Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah"

    • LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)

  5. Post Test

    1. Sebutkan bahasa persatuan bangsa Indonesia!

    2. Berikan 1 contoh situasi di mana kita harus menggunakan Bahasa Indonesia!

    3. Mengapa kita tidak boleh melupakan bahasa daerah kita?


G. KESIMPULAN / REFLEKSI

  1. Kesimpulan
    Kita harus bangga memiliki Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang dapat menyatukan seluruh suku, sekaligus tetap menjaga dan melestarikan bahasa daerah sebagai kekayaan budaya Indonesia secara bijak sesuai tempatnya.

  2. Refleksi

    • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias saat mencoba menyapa teman menggunakan bahasa daerah masing-masing.

    • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih tertukar dalam menentukan situasi yang tepat untuk menggunakan bahasa daerah.

    • Respons/keterlibatan peserta didik: Peserta didik aktif berdiskusi dan gembira saat bermain media kartu kata.

    • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan latihan penguatan situasi bernalar kritikal pada pertemuan berikutnya.

  3. Capaian Tujuan Pembelajaran

    • Jumlah peserta didik tuntas:22 peserta didik

    • Jumlah peserta didik belum tuntas: 3 peserta didik

    • Tindak lanjut:

      • Peserta Didik Tuntas: Diberikan kegiatan pengayaan membuat slogan ajakan melestarikan bahasa daerah.

      • Peserta Didik Belum Tuntas: Diberikan pendampingan ulang (remedial) dan bimbingan khusus pada pemahaman penggunaan situasi bahasa.
    • Dokumentasi kegiatan hari ini

Postingan 1_Ipas ,Kamis,10 September 2026

 



 

🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Kamis, 10 September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

A. IDENTITAS

  1. Nama Guru: Fuji Lestari,S.Pd

  2. Mata Pelajaran: IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial)

  3. Hari/Tanggal: Senin, 24 Agustus 2026

  4. Fase/Kelas: B / 3

  5. Materi: Siklus Hidup Makhluk Hidup (Manusia, Tumbuhan, dan Hewan)

  6. Pertemuan Ke-: 6


B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat menganalisis hubungan antara bentuk serta fungsi bagian tubuh pada manusia, hewan, dan tumbuhan, serta mensimulasikan siklus hidup makhluk hidup dan dampaknya terhadap lingkungan sekitar.


C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    • Peserta didik dapat mengidentifikasi dan membandingkan tahapan siklus hidup pada manusia, tumbuhan, dan hewan (metamorfosis sempurna dan tidak sempurna) secara tepat.

  2. TP 

    • Mindful: Peserta didik secara fokus menyimak tahapan pertumbuhan makhluk hidup di sekitarnya.

    • Meaningful: Peserta didik memahami pentingnya menjaga keberlanjutan siklus hidup makhluk hidup sebagai bentuk rasa syukur atas ciptaan Tuhan.

    • Joyful: Peserta didik belajar dengan gembira melalui pengamatan kartu bergambar (flashcard) dan diskusi kelompok yang interaktif.


D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengidentifikasi tahapan pertumbuhan manusia dari bayi hingga lansia.

  2. Menguraikan tahapan siklus hidup tumbuhan berbiji (dari biji hingga tumbuhan dewasa).

  3. Membedakan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna pada hewan.

  4. Menganalisis keterkaitan siklus hidup makhluk hidup dengan keseimbangan alam.


E. APERSEPSI 
Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, apakah kalian memiliki hewan peliharaan di rumah? Apakah hewan tersebut langsung berukuran besar saat baru lahir?" Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan pertumbuhan fisik manusia dari bayi hingga menjadi siswa kelas 3.


F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah
    QS. Al-Hajj: 5 (mengenai proses penciptaan dan pertumbuhan manusia dari tanah, setetes mani, hingga menjadi tua) dan QS. Abasa: 24–28 (tentang bagaimana Allah menumbuhkan biji-bijian dan tanaman).

  2. Penjabaran Materi

    • Siklus Hidup Manusia: Bayi $\rightarrow$ Balita $\rightarrow$ Anak-anak $\rightarrow$ Remaja $\rightarrow$ Dewasa $\rightarrow$ Lansia.

    • Siklus Hidup Tumbuhan (Berbiji): Biji $\rightarrow$ Kecambah (Sprout) $\rightarrow$ Tumbuhan Muda $\rightarrow$ Tumbuhan Dewasa $\rightarrow$ Bunga/Buah.

    • Siklus Hidup Hewan:

      • Tanpa Metamorfosis: Telur/Anak $\rightarrow$ Hewan Muda $\rightarrow$ Hewan Dewasa (contoh: Kucing, Ayam).

      • Metamorfosis Sempurna: Telur $\rightarrow$ Larva $\rightarrow$ Pupa (Kupu-kupu/Nyamuk) $\rightarrow$ Imago (Dewasa).

      • Metamorfosis Tidak Sempurna: Telur $\rightarrow$ Nimfa $\rightarrow$ Imago (Dewasa) (contoh: Belalang, Kecoa).

  3. Video Pembelajaran

  4. Media / Alat Peraga

    • PPT Interaktif

    • Gambar Siklus Hidup (Flashcards)

    • LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)



  5. Soal  latihan 

    1. Tahapan perkembangan manusia setelah masa anak-anak adalah...

      a. Bayi

      b. Balita

      c. Remaja

      d. Lansia

    2. Bagian tumbuhan yang pertama kali muncul saat biji mulai berkecambah dinamakan...

      a. Daun pertama

      b. Akar (Radikula)

      c. Bunga

      d. Buah

    3. Perubahan bentuk tubuh hewan yang sangat berbeda pada setiap tahap pertumbuhannya disebut...

      a. Adaptasi

      b. Metamorfosis

      c. Kebiasaan

      d. Habitat

    4. Hewan berikut yang mengalami metamorfosis sempurna adalah...

      a. Belalang

      b. Kupu-kupu

      c. Kecoa

      d. Jangkrik

    5. Tahap setelah larva pada metamorfosis sempurna disebut...

      a. Nimfa

      b. Imago

      c. Pupa (Kepompong)

      d. Biji

    6. Tahap hewan muda pada metamorfosis tidak sempurna dinamakan...

      a. Larva

      b. Pupa

      c. Nimfa

      d. Ulat

    7. Urutan siklus hidup tumbuhan berbiji yang benar adalah...

      a. Biji $\rightarrow$ Tumbuhan Dewasa $\rightarrow$ Kecambah

      b. Biji $\rightarrow$ Kecambah $\rightarrow$ Tumbuhan Muda $\rightarrow$ Tumbuhan Dewasa

      c. Kecambah $\rightarrow$ Biji $\rightarrow$ Buah $\rightarrow$ Tumbuhan Dewasa

      d. Tumbuhan Muda $\rightarrow$ Biji $\rightarrow$ Kecambah $\rightarrow$ Bunga

    8. Hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan (vivipar) umumnya...

      a. Mengalami metamorfosis sempurna

      b. Mengalami metamorfosis tidak sempurna

      c. Tidak mengalami metamorfosis

      d. Berubah menjadi pupa

    9. Nyamuk bertelur di air. Tahapan siklus nyamuk yang hidup di air sebelum menjadi pupa adalah...

      a. Nimfa

      b. Jentik-jentik (Larva)

      c. Kupu-kupu

      d. Kepompong

    10. Siklus hidup makhluk hidup berfungsi untuk...

      a. Mempercepat kepunahan

      b. Melestarikan keturunan dan jenisnya

      c. Mengurangi jumlah makanan

      d. Mengubah habitat asli


    Soal Uraian

    1. Jelaskan perbedaan utama antara metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna!

    2. Tuliskan tahapan siklus hidup manusia secara berurutan dari lahir hingga tua!

    3. Mengapa air dan cahaya matahari sangat penting dalam siklus hidup tumbuhan?

    4. Tuliskan 2 contoh hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna beserta tahapannya!

    5. Bagaimana dampak yang terjadi jika salah satu tahap dalam siklus hidup hewan terganggu oleh manusia?


    Kunci Jawaban 

    Pilihan Ganda:

    1. c. Remaja

    2. b. Akar (Radikula)

    3. b. Metamorfosis

    4. b. Kupu-kupu

    5. c. Pupa (Kepompong)

    6. c. Nimfa

    7. b. Biji $\rightarrow$ Kecambah $\rightarrow$ Tumbuhan Muda $\rightarrow$ Tumbuhan Dewasa

    8. c. Tidak mengalami metamorfosis

    9. b. Jentik-jentik (Larva)

    10. b. Melestarikan keturunan dan jenisnya

    Uraian:

    1. Metamorfosis sempurna mengalami tahap kepompong/pupa dan bentuk muda (larva) berbeda jauh dari dewasa. Metamorfosis tidak sempurna tidak melalui tahap pupa dan bentuk muda (nimfa) mirip dengan dewasa.

    2. Bayi $\rightarrow$ Balita $\rightarrow$ Anak-anak $\rightarrow$ Remaja $\rightarrow$ Dewasa $\rightarrow$ Lansia.

    3. Air memicu perkecambahan biji, sedangkan cahaya matahari digunakan tumbuhan dewasa untuk fotosintesis menghasilkan makanan.

    4. Contoh: Belalang dan Kecoa. Tahapannya: Telur $\rightarrow$ Nimfa $\rightarrow$ Imago (Dewasa).

    5. Keseimbangan ekosistem akan terganggu, populasinya bisa menurun atau punah, dan rantai makanan menjadi tidak seimbang.

G. KESIMPULAN / REFLEKSI

  1. Kesimpulan

    Setiap makhluk hidup (manusia, tumbuhan, dan hewan) memiliki tahapan pertumbuhan dan perkembangan yang teratur untuk melestarikan jenisnya. Pertumbuhan ini merupakan tanda kebesaran Allah Swt. yang wajib dijaga.

  2. Refleksi

    • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias saat mencocokkan kartu bergambar metamorfosis.

    • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih tertukar antara istilah larva dan nimfa.

    • Respons/keterlibatan peserta didik: Aktif bertanya dan berdiskusi kelompok.

    • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan penekanan visual kembali pada perbedaan pupa dan nimfa.

  3. Capaian Tujuan Pembelajaran

    • Jumlah peserta didik tuntas: 22 peserta didik

    • Jumlah peserta didik belum tuntas: 3 peserta didik

    Tindak lanjut:

    Peserta didik yang belum tuntas diberikan pendampingan khusus (remedial) dengan media gambar terpandu. Peserta didik yang sudah tuntas diberikan soal pengayaan mengenai peran hewan bagi lingkungan.
Dokumentasi kegiatan hari ini :