RSS

Postingan 2 _ Seni Rupa , Jumat, 04 Sept 2026

 



 
Jumat Berkah: Menjaga Kebersihan, Menumbuhkan Kepedulian, dan Menyemai Nilai Ibadah!

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi dan semangat pagi, anak-anak hebat Kelas 3!

Alhamdulillah, puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT karena kita telah dipertemukan kembali dengan hari Jumat, 04 September 2026. Hari Jumat adalah Sayyidul Ayyam (penghulu segala hari) yang penuh keberkahan dan keutamaan bagi kita semua.

Untuk menyambut indahnya hari Jumat Berkah ini, yuk kita ingat bersama 4 Amalan dan Karakter Anak Soleh-Solehah:

  1. Menjaga Kebersihan Diri (Kuku & Gigi)
    Kesucian dan kebersihan adalah sebagian dari iman. Sebelum berangkat atau beraktivitas, pastikan kuku jari kita sudah dipotong rapi dan bersih, serta selalu rajin menggosok gigi agar mulut sehat dan napas terasa segar.

  2. Meningkatkan Kepedulian Sesama
    Hari Jumat adalah momen indah untuk berbagi dan peduli. Luangkan waktu untuk membantu teman, berbagi rezeki melalui infak/sedekah Jumat, dan senantiasa bersikap ramah kepada siapa saja.

  3. Menjaga Sholat & Istiqomah Murojaah
    Jangan lupa untuk selalu mendirikan sholat tepat waktu dan menyempatkan murojaah (mengulang hafalan) surah-surah pendek Al-Qur'an. Hati yang tertaut pada sholat dan Al-Qur'an akan selalu tenang dan berada dalam lindungan Allah SWT.

  4. Karakter Santun & Disiplin
    Tetap gunakan 4 kata ajaib (tolong, terima kasih, maaf, permisi) dalam berkomunikasi dan jaga kedisiplinan diri di mana pun berada.


Motivasi Hari Ini:

"Kebersihan mencerminkan jiwa yang mulia, sholat memancarkan cahaya di dalam dada, dan murojaah menjaga Al-Qur'an di dalam jiwa. Jadikan setiap detik di hari Jumat sebagai tabungan kebaikanmu."

Anak-anak hebat, mari kita isi hari Jumat ini dengan melipatgandakan ibadah, menebar senyum kepedulian, dan semangat menuntut ilmu. Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi pencerah yang cerdas dan berakhlak mulia!

Selamat belajar dan meraih keberkahan, anak-anak juara!


A. IDENTITAS
  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Seni Rupa

  3. Hari/Tanggal : Kamis, 3 September 2026

  4. Fase/Kelas : B / Kelas 3 SD

  5. Materi : Apresiasi Karya Gambar Cerita (Mempresentasikan & Mengapresiasi Karya Santun)

  6. Model Pembelajaran : Presentation & Peer Review (Presentasi & Unjuk Kerja)

  7. Pertemuan Ke- : 2

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengamati, mengenali, dan merespons unsur-unsur rupa pada karya gambar cerita; mempresentasikan hasil karya pribadi secara percaya diri; serta memberikan respon atau apresiasi yang positif, jujur, dan santun terhadap karya teman sebaya.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
  1. TP Umum:
    Peserta didik mampu mempresentasikan karya gambar cerita buatan sendiri di depan kelas serta memberikan apresiasi dan tanggapan secara santun kepada karya teman dengan rasa percaya diri.

  2. TP Mindful, Meaningful, Joyful:
  • Mindful: Peserta didik secara sadar memperhatikan detail karya teman dan memilih kata-kata pujian atau saran yang santun saat berbicara.

  • Meaningful: Peserta didik memahami bahwa mengapresiasi karya orang lain adalah bentuk penghormatan terhadap usaha, ide, dan kreativitas sesama teman.

  • Joyful: Peserta didik merasa gembira, dihargai, dan bangga saat memamerkan karya seni lukis/gambarnya di hadapan teman-teman.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
  1. Menganalisis unsur-unsur dalam gambar cerita (tokoh, alur cerita singkat, dan pilihan warna).

  2. Memeragakan cara mempresentasikan karya gambar cerita sendiri dengan kalimat yang jelas dan penuh percaya diri.

  3. Mengidentifikasi kalimat apresiasi yang santun ("Saya suka warnanya karena...", "Gambarmu bagus sekali pada bagian...").

  4. Menampilkan presentasi karya dan saling memberikan apresiasi positif antar teman di depan kelas.
E. APERSEPSI 
Guru menampilkan sebuah gambar cerita karya siswa dan mengajukan dua contoh kalimat tanggapan:
  • Kalimat 1: "Gambar kamu jelek, warnanya berantakan!"

  • Kalimat 2: "Gambarmu bagus sekali! Saya suka warna langitnya yang cerah. Mungkin lain kali gambarnya bisa ditambah pohon."
Guru bertanya: "Anak-anak hebat, jika kamu menjadi pembuat gambar, kalimat mana yang membuat hatimu senang dan bersemangat? Mengapa penting memberikan pujian dan saran yang santun kepada teman?" Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan materi apresiasi seni rupa.

F. PEMBAHASAN SINGKAT
  1. Pengertian Apresiasi Karya Seni Rupa
    Apresiasi adalah kegiatan menilai, menghargai, dan menikmati suatu karya seni. Dalam gambar cerita, apresiasi dilakukan dengan melihat kesesuaian gambar dengan cerita, keindahan warna, serta kebersihan karya.

  2. Tata Cara Mempresentasikan Gambar Cerita Sendiri
  • Salam & Perkenalan: Menyapa teman-teman dengan ramah.

  • Menceritakan Tokoh & Alur: Menjelaskan siapa tokoh dalam gambar dan apa yang sedang terjadi.

  • Menjelaskan Pilihan Warna: Menyebutkan alasan memilih warna tertentu.

  1. Cara Memberikan Apresiasi Santun kepada Teman

  • Pujian Jujur: Sebutkan bagian yang paling disukai (misal: "Saya suka cara kamu menggambar ekspresi tokohnya.").

  • Saran yang Membangun: Gunakan kata santun jika memberi masukan (misal: "Akan lebih bagus lagi kalau warnanya dipertebal sedikit.").

  • Ucapan Terima Kasih: Pemilik karya mengucapkan terima kasih atas tanggapan yang diberikan.
  1. Langkah Aktivitas Pembelajaran
  • Persiapan Pameran Mini: Peserta didik memajang karya gambar ceritanya di meja masing-masing.

  • Presentasi Singkat: Beberapa perwakilan peserta didik maju ke depan membawa gambarnya.

  • Sesi Tanggapan (Apresiasi): Teman sekelas memberikan tanggapan menggunakan "Kartu Bintang Apresiasi".

  • Refleksi Bersama: Guru memandu apresiasi umum dan memberikan penguatan.

  1. Video Pembelajaran
  • Link Video Youtube: Cara Mengapresiasi Karya Seni Rupa dengan Bahasa Santun (isi dengan URL video referensi)

  1. Media / Alat Peraga

  • Karya Gambar Cerita buatan peserta didik

  • Kartu Bintang Apresiasi / Sticker Smile

  • Papan Pajangan Karya (Display Board)

  1. Post Test (Soal Latihan)

A. Pilihan Ganda
  1. Ketika temanmu selesai mempresentasikan gambar ceritanya di depan kelas, sikap santun yang harus kita lakukan adalah...
    a. Tertawa keras
    b. Bertepuk tangan dan memberikan tanggapan yang sopan
    c. Mengkritik dengan kata-kata kasar
    d. Pura-pura tidak melihat

  2. Kalimat pujian santun yang tepat untuk gambar cerita teman yang warnanya sangat cerah adalah...
    a. "Gambarmu biasa saja, tidak ada yang spesial."
    b. "Wah, pemilihan warnanya sangat indah dan cerah! Saya suka sekali."
    c. "Kenapa kamu pakai warna itu? Kurang bagus."
    d. "Gambar saya jauh lebih bagus dari gambar ini."

  3. Sikap yang baik saat menerima kritik atau masukan santun dari teman adalah...
    a. Marah dan menangis
    b. Membalas mengejek karya teman
    c. Mengucapkan terima kasih atas masukannya
    d. Merobek gambar sendiri

B. Uraian
  1. Tuliskan 2 contoh kalimat apresiasi santun yang bisa kamu ucapkan kepada temanmu yang pandai menggambar!

  2. Sebutkan 3 hal yang perlu disampaikan saat kamu mempresentasikan karya gambar ceritamu sendiri!
G. KESIMPULAN / REFLEKSI
  1. Kesimpulan
    Mempresentasikan gambar cerita melatih keberanian dan rasa percaya diri. Sementara itu, memberikan apresiasi yang santun mengajarkan kita untuk saling menghargai karya orang lain dan menciptakan suasana kelas yang saling mendukung.

  2. Refleksi

  • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat bangga dan antusias saat menunjukkan karya gambarnya di depan kelas.

  • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih canggung atau malu-malu saat harus memberikan tanggapan lisan kepada teman.

  • Respons/keterlibatan peserta didik: Peserta didik aktif memberikan sticker smile dan masukan positif pada karya temannya.

  • Tindak lanjut pembelajaran: Menempelkan hasil karya dan kartu apresiasi di mading kelas sebagai bentuk penghargaan.

  1. Capaian Tujuan Pembelajaran

  • Jumlah peserta didik tuntas :24 peserta didik

  • Jumlah peserta didik belum tuntas : 1… peserta didik

Tindak Lanjut: Bagi peserta didik yang belum tuntas/masih malu diberikan pendampingan khusus saat presentasi dalam kelompok kecil. Bagi yang tuntas diberikan peran sebagai "Duta Apresiasi" untuk memandu jalannya sesi diskusi karya.
Dokumebtasi kegiatan hari ini 

Postingan 1 _ Ipas, Jumat 04 Sept 2026





 
Jumat Berkah: Menjaga Kebersihan, Menumbuhkan Kepedulian, dan Menyemai Nilai Ibadah!

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi dan semangat pagi, anak-anak hebat Kelas 3!

Alhamdulillah, puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT karena kita telah dipertemukan kembali dengan hari Jumat, 04 September 2026. Hari Jumat adalah Sayyidul Ayyam (penghulu segala hari) yang penuh keberkahan dan keutamaan bagi kita semua.

Untuk menyambut indahnya hari Jumat Berkah ini, yuk kita ingat bersama 4 Amalan dan Karakter Anak Soleh-Solehah:

  1. Menjaga Kebersihan Diri (Kuku & Gigi)
    Kesucian dan kebersihan adalah sebagian dari iman. Sebelum berangkat atau beraktivitas, pastikan kuku jari kita sudah dipotong rapi dan bersih, serta selalu rajin menggosok gigi agar mulut sehat dan napas terasa segar.

  2. Meningkatkan Kepedulian Sesama
    Hari Jumat adalah momen indah untuk berbagi dan peduli. Luangkan waktu untuk membantu teman, berbagi rezeki melalui infak/sedekah Jumat, dan senantiasa bersikap ramah kepada siapa saja.

  3. Menjaga Sholat & Istiqomah Murojaah
    Jangan lupa untuk selalu mendirikan sholat tepat waktu dan menyempatkan murojaah (mengulang hafalan) surah-surah pendek Al-Qur'an. Hati yang tertaut pada sholat dan Al-Qur'an akan selalu tenang dan berada dalam lindungan Allah SWT.

  4. Karakter Santun & Disiplin
    Tetap gunakan 4 kata ajaib (tolong, terima kasih, maaf, permisi) dalam berkomunikasi dan jaga kedisiplinan diri di mana pun berada.

Motivasi Hari Ini:
"Kebersihan mencerminkan jiwa yang mulia, sholat memancarkan cahaya di dalam dada, dan murojaah menjaga Al-Qur'an di dalam jiwa. Jadikan setiap detik di hari Jumat sebagai tabungan kebaikanmu."
Anak-anak hebat, mari kita isi hari Jumat ini dengan melipatgandakan ibadah, menebar senyum kepedulian, dan semangat menuntut ilmu. Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi pencerah yang cerdas dan berakhlak mulia!

Selamat belajar dan meraih keberkahan, anak-anak juara!

A. IDENTITAS
  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial)

  3. Hari/Tanggal : Jumat, 4 September 2026

  4. Fase/Kelas : B / Kelas 3 SD

  5. Materi : Proyek Merawat Makhluk Hidup (Siklus Hidup Tumbuhan)

  6. Model Pembelajaran : Problem Based Learning (PBL)

  7. Pertemuan Ke- : 7

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik menganalisis hubungan antara bentuk serta fungsi bagian tubuh pada tumbuhan, dan menganalisis siklus hidup makhluk hidup (perkembangbiakan tumbuhan) melalui pengamatan langsung serta dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
  1. TP Umum
    Peserta didik mampu memahami tahapan siklus hidup makhluk hidup melalui proyek pengamatan dan perawatan tanaman sederhana secara berkelompok dengan teliti dan bertanggung jawab.

  2. TP Mindful, Meaningful, Joyful
  • Mindful: Peserta didik secara sadar dan penuh rasa peduli merawat makhluk hidup serta mengamati perubahan pertumbuhannya setiap hari.

  • Meaningful: Peserta didik memahami bahwa setiap makhluk hidup membutuhkan nutrisi, perawatan, dan lingkungan yang baik untuk menyelesaikan siklus hidupnya.

  • Joyful: Peserta didik merasa gembira dan antusias saat praktik menanam, mencatat perkembangan pada jurnal proyek, serta menghias pot tanaman mereka.
D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
  1. Mengidentifikasi permasalahan terkait pertumbuhan makhluk hidup di lingkungan sekitar.

  2. Merancang proyek pengamatan dan perawatan tanaman sederhana (kacang hijau/biji-bijian).

  3. Melakukan perawatan harian dan mencatat perubahan fase pertumbuhan pada jurnal pengamatan.

  4. Menyimpulkan hasil pengamatan siklus hidup tanaman serta mempresentasikannya di depan kelas.

E. APERSEPSI 
Guru membawa dua tanaman kecil di mana satu tanaman tumbuh segar dan hijau, sedangkan tanaman lainnya layu karena tidak disiram. Guru bertanya: "Anak-anak, mengapa tanaman yang satu terlihat segar dan berbunga, sementara yang satu lagi layu? Apa yang terjadi jika kita tidak merawat makhluk hidup di sekitar kita?" Guru kemudian mengaitkan jawaban peserta didik dengan tantangan proyek merawat makhluk hidup.

F. PEMBAHASAN SINGKAT
  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah
    QS. Al-An'am (6) Ayat 99:
    "Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan..."
    Ayat ini mengajarkan kita bahwa Allah SWT menciptakan mekanisme pertumbuhan tanaman, dan manusia diberi amanah untuk menjaga serta merawat keberlangsungan hidup makhluk ciptaan-Nya.

  2. Sintaks Problem Based Learning (PBL) dalam Proyek
  • Orientasi Masalah: Menemukan tantangan bagaimana cara menumbuhkan biji hingga menjadi tanaman dewasa yang sehat.

  • Organisasi Belajar: Membagi kelompok kerja dan menentukan pembagian tugas perawatan (menyiram, mengukur tinggi, mencatat).
  • Penyelidikan Mandiri/Kelompok: Melakukan perawatan harian, memberikan air dan sinar matahari secukupnya, serta mengamati perkembangan fisik tanaman.
  • Pengembangan & Penyajian Hasil: Menyusun lembar jurnal pengamatan siklus hidup dan memamerkan hasil tanaman kelompok.

  • Analisis & Evaluasi: Mengidentifikasi faktor pendukung pertumbuhan tanaman dan mengevaluasi proses perawatan yang telah dilakukan.
  1. Penjabaran Tahapan Proyek Pengamatan
  • Fase 1: Persiapan Media (Hari ke-1)
    Menyiapkan wadah, kapas/tanah, dan biji tanaman pilihan.

  • Fase 2: Perkecambahan (Hari ke-2 s.d. 4)
    Mengamati akar dan tunas pertama yang muncul, menjaga kelembapan media tanam.
  • Fase 3: Pertumbuhan Batang & Daun (Hari ke-5 s.d. 10)
    Mengukur pertambahan tinggi batang serta jumlah daun baru yang tumbuh.
  • Fase 4: Evaluasi Siklus Hidup (Hari ke-11+)
    Menganalisis perubahan struktur fisik tanaman dari biji hingga menjadi tumbuhan muda yang mandiri.
  1. Video Pembelajaran
  • Link Video Youtube: [Proyek Sederhana Merawat Tanaman dan Siklus Hidupnya] (isi dengan URL video referensi)
  1. Media / Alat Peraga
  • Biji tanaman (kacang hijau / jagung)

  • Pot kecil / wadah daur ulang (botol bekas)

  • Tanah subur / kapas basah dan mistar pengukur

  • Jurnal Proyek Pengamatan Tumbuhan (Buku Laporan Kecil)
  1. Post Test (Soal Latihan)

A. Pilihan Ganda
  1. Faktor utama yang paling dibutuhkan biji saat mulai berkecambah pada proyek pengamatan adalah...
    a. Air dan kelembapan
    b. Angin kencang
    c. Pot berukuran sangat besar
    d. Pupuk kimia berlebih

  2. Mengapa tanaman proyek harus diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari?
    a. Agar wadahnya cepat kering
    b. Untuk membantu proses fotosintesis dan pertumbuhan
    c. Agar warnanya berubah menjadi putih
    d. Supaya bijinya tidak membesar

  3. Kegiatan mencatat tinggi batang tanaman setiap hari pada lembar pengamatan bertujuan untuk...
    a. Membuang waktu belajar
    b. Mengamati tahapan perkembangan siklus hidup tanaman
    c. Mempercepat pertumbuhan tanaman
    d. Mengubah bentuk daun

B. Uraian
  1. Tuliskan 3 hal penting yang harus kamu lakukan setiap hari dalam merawat tanaman proyekmu agar dapat tumbuh dengan baik!

  2. Jika tanaman proyekmu mengalami daun kuning dan batang lemah, kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana solusi perawatannya?

G. KESIMPULAN / REFLEKSI
  1. Kesimpulan
    Proyek merawat makhluk hidup mengajarkan bahwa pertumbuhan tanaman membutuhkan perhatian pada faktor lingkungan (air, tanah, dan cahaya). Melalui pengamatan langsung, peserta didik dapat memahami tahapan nyata siklus hidup dari biji hingga menjadi tumbuhan utuh.

  2. Refleksi
  • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias saat menyiapkan wadah tanam dan membagi jadwal tugas menyiram di kelompoknya.

  • Kendala yang ditemukan: Beberapa kelompok memberi air terlalu banyak (overwatering) sehingga ada biji yang membusuk sebelum berkecambah.
  • Respons/keterlibatan peserta didik: Peserta didik aktif membandingkan tinggi tanaman antar kelompok setiap pagi.

  • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan instruksi takaran air yang tepat menggunakan botol semprot (sprayer).

  1. Capaian Tujuan Pembelajaran
  • Jumlah peserta didik tuntas :24 peserta didik

  • Jumlah peserta didik belum tuntas : 1… peserta didik
Tindak Lanjut: Bagi peserta didik yang belum tuntas diberikan remedial berupa pengamatan ulang menggunakan kartu alur bergambar tahapan perawatan. Bagi yang tuntas diberikan pengayaan berupa analisis perbedaan pertumbuhan tanaman di tempat terang versus tempat gelap.

Dokumentasi kegiatan hari ini 

Postingan 2_ P.Pancasila, Kamis, 03 Sept 2026

 



 
Ceria Pagi: Disiplin, Suka Membantu, dan 4 Kata Ajaib!

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi dan semangat pagi, anak-anak hebat Kelas 3!

Alhamdulillah, kita kembali bertemu di hari Kamis, 03 September 2026. Semoga di hari yang cerah ini, Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kebahagiaan, dan kemudahan bagi kita semua untuk menuntut ilmu.

Hari Kamis ini adalah momen yang tepat untuk terus berbuat baik dan menebarkan energi positif. Yuk, kita ingat bersama 3 Pembiasaan Karakter Anak Hebat:

  1. Disiplin dalam Segala Hal
    Menjaga kedisiplinan mulai dari masuk kelas tepat waktu, merapikan meja belajar, hingga mengumpulkan tugas sesuai jadwal. Disiplin membuat hidup kita lebih teratur dan menyenangkan!

  2. Ringan Tangan & Suka Membantu
    Jadilah anak yang peka terhadap lingkungan sekitar. Jika melihat teman atau guru yang membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk menolong dengan senang hati tanpa mengharapkan balasan.

  3. Membiasakan 4 Kata Ajaib
    Ingat selalu untuk mengucapkan:

    • Tolong saat membutuhkan bantuan,

    • Terima Kasih setelah dibantu atau diberi sesuatu,

    • Maaf jika melakukan kesalahan, dan

    • Permisi saat hendak melintas atau menyela pembicaraan.


Motivasi Hari Ini:

"Kebaikan kecil yang kita lakukan dengan disiplin dan tutur kata yang santun hari ini akan menjadi pintu keberkahan yang besar di masa depan."

Anak-anak hebat, mari kita isi hari Kamis ini dengan semangat belajar yang tinggi, sikap saling peduli, dan tutur kata yang santun. Tunjukkan bahwa kalian adalah siswa-siswi yang berbudi pekerti luhur!

Selamat belajar dan beraktivitas, anak-anak juara!

A. IDENTITAS
  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila

  3. Hari/Tanggal : Kamis, 3 September 2026

  4. Fase/Kelas : B / Kelas 3 SD

  5. Materi : Bangga Berbahasa Indonesia (Penggunaan Kata Santun)

  6. Model Pembelajaran : Role Playing (Bermain Peran)

  7. Pertemuan Ke- : 2

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menerapkan norma serta aturan yang berlaku di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat; menunjukkan sikap bangga terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan; serta membiasakan penggunaan kata-kata santun dalam berkomunikasi sehari-hari.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum:
    Peserta didik mampu memahami dan membiasakan penggunaan kata-kata santun dalam bahasa Indonesia (tolong, terima kasih, maaf, permisi) melalui aktivitas bermain peran secara santun dan penuh percaya diri.

  2. TP Mindful, Meaningful, Joyful:
  • Mindful: Peserta didik secara sadar memilih kata-kata yang santun sebelum berbicara dengan teman, guru, maupun orang tua.

  • Meaningful: Peserta didik memahami bahwa berbahasa Indonesia dengan baik dan santun merupakan bentuk penghormatan kepada orang lain sekaligus wujud rasa cinta tanah air.

  • Joyful: Peserta didik merasa gembira dan antusias saat melakukan simulasi percakapan dan bermain peran di depan kelas.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
  1. Mengidentifikasi 4 kata ajaib (kata-kata santun) dalam bahasa Indonesia: Tolong, Terima Kasih, Maaf, dan Permisi.

  2. Menganalisis situasi yang tepat untuk menggunakan masing-masing kata santun tersebut.

  3. Simak dan berlatih memperagakan dialog sederhana menggunakan kata-kata santun bersama pasangan/kelompok.

  4. Menampilkan hasil bermain peran di depan kelas dan merefleksikan pentingnya berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

E. APERSEPSI 
Guru menyapa siswa dan memutarkan percakapan singkat/memperagakan dua contoh kalimat:
  • Kalimat 1: "Ambilkan buku itu!"

  • Kalimat 2: "Minta tolong ambilkan buku itu, ya. Terima kasih."
Guru bertanya: "Anak-anak hebat, dari kedua kalimat tadi, mana yang terdengar lebih enak didengar dan sopan? Mengapa kita harus membiasakan mengucapkan kata 'tolong' dan 'terima kasih'?" Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan materi pentingnya bangga berbahasa Indonesia yang santun.

F. PEMBAHASAN 
  1. Kebangsaan & Nilai Pancasila (Sila ke-3)
    Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan kita. Menjaga dan menggunakan bahasa Indonesia dengan tutur kata yang santun merupakan cerminan pengamalan Pancasila, khususnya Sila ke-3 (Persatuan Indonesia), karena tutur kata yang baik menciptakan kerukunan dan kedamaian.

  2. Empat Kata Ajaib dalam Berbahasa Santun

  • Tolong: Digunakan saat kita memerlukan bantuan orang lain.

  • Terima Kasih: Digunakan setelah kita menerima bantuan, pemberian, atau pujian.

  • Maaf: Digunakan saat kita melakukan kesalahan atau ketidaksengajaan.

  • Permisi: Digunakan saat ingin melintas di depan orang lain, menyela pembicaraan secara sopan, atau memasuki ruangan.

  1. Langkah Aktivitas Pembelajaran (Sintaks Role Playing)
  • Menentukan Skenario: Guru membagikan kartu situasi (misal: meminjam pensil, menyenggol tempat minum teman, melewati guru di koridor).

  • Membagi Peran: Peserta didik berpasangan menentukan peran masing-masing.

  • Latihan Percakapan: Peserta didik menyusun dialog singkat menggunakan kata santun.

  • Penampilan Peran: Setiap kelompok memperagakan dialog di depan kelas.

  • Evaluasi: Guru dan peserta didik mendiskusikan kesan dan manfaat dari percakapan santun tersebut.

  1. Video Pembelajaran

  • Link Video Youtube: Pentingnya Menggunakan Kata Santun dalam Berbahasa Indonesia (isi dengan URL video referensi)

  1. Media / Alat Peraga

  • Kartu Ajaib Kata Santun (Tolong, Terima Kasih, Maaf, Permisi)

  • Kartu Situasi / Skenario Dialog

  • Boneka Tangan / Aksesori Peran Simple

  1. Post Test (Soal Latihan)

A. Pilihan Ganda

  1. Ketika kamu secara tidak sengaja menjatuhkan pensil milik temanmu, kata santun yang harus segera kamu ucapkan adalah...
    a. Permisi
    b. Maaf
    c. Tolong
    d. Terima kasih

  2. Mengapa kita harus berbahasa Indonesia dengan santun dan sopan?
    a. Agar dipuji paling pintar
    b. Untuk menjaga kerukunan dan menghormati orang lain
    c. Agar teman takut kepada kita
    d. Supaya suasana kelas menjadi bising

  3. Ungkapan yang tepat saat kamu membutuhkan bantuan guru untuk membuka tutup botol minum adalah...
    a. "Bu, buka botol ini cepat!"
    b. "Bu Guru, tolong bantu saya membuka tutup botol ini."
    c. "Terima kasih sudah membukakan botol saya."
    d. "Permisi, botol saya tertutup."

B. Uraian

  1. Tuliskan 4 kata ajaib yang merupakan contoh kata-kata santun dalam bahasa Indonesia!

  2. Buatlah satu contoh percakapan singkat antara dua orang anak yang berisi ungkapan meminta tolong dan mengucapkan terima kasih!

G. KESIMPULAN / REFLEKSI
  1. Kesimpulan
    Bangga berbahasa Indonesia tidak hanya dengan menggunakannya sehari-hari, tetapi juga dengan menjaga kesantunan tutur kata. Penggunaan kata tolong, terima kasih, maaf, dan permisi membuat hubungan antar teman dan dengan guru menjadi lebih harmonis.

  2. Refleksi
  • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias saat melakukan simulasi bermain peran di depan kelas.

  • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih merasa malu atau tertawa saat mengucapkan kata-kata santun di depan teman-temannya.

  • Respons/keterlibatan peserta didik: Peserta didik aktif memberi tepuk tangan dan masukan positif kepada kelompok yang tampil.

  • Tindak lanjut pembelajaran: Pembiasaan pembacaan "Kata Ajaib Hari Ini" saat apel pagi atau sebelum memulai pelajaran.
  1. Capaian Tujuan Pembelajaran
  • Jumlah peserta didik tuntas :23 peserta didik

  • Jumlah peserta didik belum tuntas : 2 … peserta didik

Tindak Lanjut: Bagi peserta didik yang belum tuntas diberikan remedial berupa latihan memasangkan kartu situasi dengan kata santun yang tepat. Bagi yang tuntas diberikan pengayaan berupa pembuatan poster mini "4 Kata Ajaib".

Dokumentasi kegiatan hari ini : 

Postingan 1 _ ipas, Kamis, 03 Sept 2026





 
Ceria Pagi: Disiplin, Suka Membantu, dan 4 Kata Ajaib!

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi dan semangat pagi, anak-anak hebat Kelas 3!

Alhamdulillah, kita kembali bertemu di hari Kamis, 03 September 2026. Semoga di hari yang cerah ini, Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kebahagiaan, dan kemudahan bagi kita semua untuk menuntut ilmu.

Hari Kamis ini adalah momen yang tepat untuk terus berbuat baik dan menebarkan energi positif. Yuk, kita ingat bersama 3 Pembiasaan Karakter Anak Hebat:

  1. Disiplin dalam Segala Hal
    Menjaga kedisiplinan mulai dari masuk kelas tepat waktu, merapikan meja belajar, hingga mengumpulkan tugas sesuai jadwal. Disiplin membuat hidup kita lebih teratur dan menyenangkan!

  2. Ringan Tangan & Suka Membantu
    Jadilah anak yang peka terhadap lingkungan sekitar. Jika melihat teman atau guru yang membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk menolong dengan senang hati tanpa mengharapkan balasan.

  3. Membiasakan 4 Kata Ajaib
    Ingat selalu untuk mengucapkan:

    • Tolong saat membutuhkan bantuan,

    • Terima Kasih setelah dibantu atau diberi sesuatu,

    • Maaf jika melakukan kesalahan, dan

    • Permisi saat hendak melintas atau menyela pembicaraan.

Motivasi Hari Ini:
"Kebaikan kecil yang kita lakukan dengan disiplin dan tutur kata yang santun hari ini akan menjadi pintu keberkahan yang besar di masa depan."
Anak-anak hebat, mari kita isi hari Kamis ini dengan semangat belajar yang tinggi, sikap saling peduli, dan tutur kata yang santun. Tunjukkan bahwa kalian adalah siswa-siswi yang berbudi pekerti luhur!

Selamat belajar dan beraktivitas, anak-anak juara!


A. IDENTITAS
  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial)

  3. Hari/Tanggal : Kamis, 3 September 2026

  4. Fase/Kelas : B / Kelas 3 SD

  5. Materi : Siklus Hidup Tumbuhan Berbiji

  6. Pertemuan Ke- : 6

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik menganalisis hubungan antara bentuk serta fungsi bagian tubuh pada tumbuhan, dan menganalisis siklus hidup makhluk hidup (perkembangbiakan tumbuhan berbiji) serta dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
  1. TP Umum
    Peserta didik mampu menjelaskan tahapan siklus hidup tumbuhan berbiji secara berurutan dan tepat melalui pengamatan serta diskusi kelompok.

  2. TP Mindful, Meaningful, Joyful
  • Mindful: Peserta didik secara sadar mengamati keajaiban proses pertumbuhan dari sebuah biji kecil hingga menjadi pohon berbuah.

  • Meaningful: Peserta didik memahami pentingnya menjaga keberlanjutan siklus hidup tumbuhan untuk ketersediaan oksigen dan pangan di bumi.

  • Joyful: Peserta didik belajar dengan gembira melalui kartu alur gambar (puzzle siklus) dan permainan susun tahapan pertumbuhan tumbuhan.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
  1. Mengidentifikasi awal mula kehidupan tumbuhan dari biji.

  2. Menjelaskan proses perkecambahan (biji tumbuh kecambah).

  3. Menguraikan pertumbuhan dari tumbuhan muda menjadi tumbuhan dewasa.
  4. Menghubungkan proses pembungaan dan pembuahan hingga menghasilkan biji kembali.
E. APERSEPSI 
Guru membawa sebuah biji alpukat/mangga dan buahnya ke depan kelas, lalu bertanya: "Anak-anak, siapa yang tahu bagaimana buah yang manis ini berasal dari biji kecil yang sering kita buang?" Guru kemudian mengaitkan jawaban peserta didik dengan materi siklus hidup tumbuhan berbiji.

F. PEMBAHASAN 
  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah
    QS. Abasa (80) Ayat 24-28:
"Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit), kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya, lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu, kebun-kebun anggur dan sayur-sayuran."
Ayat ini mengingatkan kita akan kebesaran Allah SWT yang menumbuhkan tanaman dari sebutir biji kecil demi keberlangsungan hidup manusia.
  1. Penjabaran Materi
Siklus Hidup Tumbuhan Berbiji
Siklus hidup (daur hidup) adalah tahapan perubahan yang dialami makhluk hidup sepanjang hidupnya. Tumbuhan berbiji mengalami 5 tahapan utama:
  • Tahap 1: Biji
    Merupakan awal mula siklus hidup. Biji menyimpan calon tumbuhan baru (embrio) dan cadangan makanan.

  • Tahap 2: Perkecambahan (Tunas)
    Ketika biji mendapat air dan sinar matahari yang cukup, biji akan pecah dan mengeluarkan akar serta akar/batang kecil (kecambah).

  • Tahap 3: Tumbuhan Muda
    Batang semakin tinggi dan daun-daun hijau mulai bermunculan untuk membuat makanan sendiri melalui fotosintesis.

  • Tahap 4: Tumbuhan Dewasa & Berbunga
    Tumbuhan bertambah besar dan memiliki struktur yang kokoh. Tumbuhan dewasa menghasilkan bunga sebagai alat perkembangbiakan.

  • Tahap 5: Pembuahan & Penyerbukan (Menghasilkan Buah & Biji Baru)
    Serbuk sari jatuh ke kepala putik hingga terjadi penyerbukan. Bunga berkembang menjadi buah yang menyelimuti biji baru. Siklus pun berulang kembali.

  1. Video Pembelajaran
  • Link Video Youtube: [Siklus Hidup Tumbuhan Berbiji Kelas 3 SD] (isi dengan URL video referensi)

  1. Media / Alat Peraga
  • PPT Interaktif Siklus Tumbuhan
  • Gambar Alur Siklus Hidup Tumbuhan Berbiji
  • Benda Konkret: Biji kacang hijau, kecambah, dan buah segar
  • LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) Susun Kartu Siklus
  1. Post Test (Soal Latihan)
A. Pilihan Ganda
  1. Tahap awal dalam siklus hidup tumbuhan berbiji adalah...
    a. Bunga

    b. Biji

    c. Buah

    d. Daun

  2. Proses keluarnya akar dan batang kecil dari dalam biji disebut...
    a. Perkecambahan

    b. Fotosintesis

    c. Penyerbukan

    d. Penguapan

  3. Bagian tumbuhan dewasa yang berfungsi sebagai alat perkembangbiakan adalah...
    a. Akar

    b. Batang

    c. Bunga

    d. Duri

B. Uraian
  1. Urutkan tahapan siklus hidup tumbuhan berikut dari awal hingga akhir: Tumbuhan Dewasa – Biji – Perkecambahan – Buah/Biji Baru – Tumbuhan Muda!
  2. Mengapa tumbuhan perlu menghasilkan biji kembali di akhir siklus hidupnya?
G. KESIMPULAN / REFLEKSI
  1. Kesimpulan
    Siklus hidup tumbuhan berbiji dimulai dari biji $\rightarrow$ perkecambahan $\rightarrow$ tumbuhan muda $\rightarrow$ tumbuhan dewasa $\rightarrow$ berbunga & berbuah (menghasilkan biji baru). Siklus ini terus berputar agar jenis tumbuhan tersebut tidak punah.

  2. Refleksi
  • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias saat mengamati benda konkret (biji dan kecambah) serta aktif dalam diskusi kelompok.

  • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih tertukar antara tahap pembuahan bunga dan pembentukan buah.

  • Respons/keterlibatan peserta didik: Sangat responsif dan senang saat bermain kartu urutan siklus hidup.

  • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan bimbingan visual tambahan pada peserta didik yang masih kesulitan mengurutkan tahapan.
  1. Capaian Tujuan Pembelajaran
  • Jumlah peserta didik tuntas :23 peserta didik
  • Jumlah peserta didik belum tuntas :2 peserta didik
Tindak Lanjut:
Bagi peserta didik yang belum tuntas diberikan remedial berupa pendampingan individu menyusun kembali kartu alur gambar perkecambahan. Bagi yang tuntas diberikan pengayaan berupa tugas mengamati perkembangan biji kacang hijau di rumah.
Dokumentasi kegiatan hari ini :

postingan 2 _ Matematika , Rabu, 02 September 2026

 




 

🌞 Selamat Pagi, Anak-Anak Hebat! 🌞

Selamat pagi dan selamat hari Rabu, 2 September 2026! 🌷

Apa kabar semuanya? Semoga pagi ini kalian bangun dengan hati yang ceria, tubuh yang sehat, dan semangat yang luar biasa. 😊

Sebelum memulai kegiatan hari ini, jangan lupa untuk selalu berbuat baik kepada siapa pun, berkata sopan, membantu teman, dan menghormati guru serta orang tua. Ingat, kebaikan sekecil apa pun akan menjadi sesuatu yang berarti. ❤️

Jangan lupa juga untuk selalu rajin beribadah dan melaksanakan salat 5 waktu. Kita belajar bukan hanya untuk menjadi anak yang pintar, tetapi juga menjadi anak yang baik, jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia. 🤲

✨ Motivasi hari ini:

“Tidak harus menjadi yang paling hebat untuk berhasil. Jadilah anak yang mau belajar, tidak mudah menyerah, dan selalu berusaha menjadi lebih baik setiap hari.”


📚 Pembelajaran hari ini:

🔢 Matematika

Mari ikuti pembelajaran dengan semangat, fokus, jujur, dan percaya diri. Jangan takut salah, karena dari kesalahan kita belajar menjadi lebih baik.

Tetap semangat, anak-anak hebat! 💪🌟

Selamat belajar dan selamat menjalani hari dengan penuh kebaikan!

Semoga hari ini menjadi hari yang menyenangkan dan penuh keberkahan. 🤲💐


A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd.

  2. Mata Pelajaran : Matematika

  3. Hari/Tanggal : Senin, 21 September 2026

  4. Fase/Kelas : Fase B / Kelas III (Tiga)

  5. Materi : Menyelesaikan Soal Cerita Penjumlahan Bilangan Cacah Sampai 1.000 (Masalah Kontekstual Sehari-hari)

  6. Pertemuan Ke- : 2

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1.000. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan bilangan cacah sampai 1.000 serta menyelesaikan masalah berkaitan dengan uang atau kehidupan sehari-hari yang melibatkan penjumlahan bilangan cacah.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum
    Peserta didik mampu menganalisis masalah kontekstual sehari-hari dan melakukan operasi penjumlahan bilangan cacah sampai 1.000 dalam bentuk soal cerita dengan tepat.

  2. TP Ma-Mi-Joy

  • Mastery (Ma): Peserta didik mampu merubah soal cerita kontekstual ke dalam kalimat matematika serta menghitung hasil penjumlahannya dengan benar.

  • Mindful (Mi): Peserta didik secara cermat dan teliti menganalisis informasi (apa yang diketahui dan ditanyakan) pada cerita kehidupan sehari-hari.

  • Joyful (Joy): Peserta didik bersemangat menyelesaikan tantangan "Detektif Matematika" dalam kelompok untuk memecahkan soal cerita di stasiun belajar.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengamati tayangan cerita masalah kontekstual (jual beli/pengumpulan benda di sekitar).

  2. Memahami tahapan pemecahan soal cerita: Menuliskan Diketahui, Ditanyakan, Kalimat Matematika, dan Penyelesaian.

  3. Berdiskusi kelompok menganalisis berbagai variasi soal cerita penjumlahan bilangan cacah sampai 1.000.

  4. Mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.

  5. Melakukan evaluasi mandiri melalui lembar post-test.

E. APERSEPSI SINGKAT
Guru membacakan cerita pendek: "Kemarin perpustakaan sekolah mendapat sumbangan 125 buku cerita dari kelas 3A dan 218 buku dari kelas 3B. Bagaimana cara kita menghitung seluruh buku cerita baru yang ada di perpustakaan?" Peserta didik diajak berdiskusi langkah awal menemukan jawaban dari cerita tersebut.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an/Kebesaran Allah
    QS. Al-Baqarah Ayat 261:
    "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkannya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki..."
    Ayat ini mengajarkan bahwa Allah Swt. melipatgandakan pahala kebaikan kita. Menganalisis penjumlahan membantu kita menghitung kebaikan dan rezeki yang Allah berikan dalam kehidupan sehari-hari.

  2. Penjabaran Materi

  • Langkah-Langkah Menyelesaikan Soal Cerita:

    1. Pahami Soal: Baca cerita dengan teliti, temukan informasi angka dan kata kunci (seperti: diberi lagi, membeli lagi, digabungkan, jumlah seluruhnya).

    2. Tuliskan Diketahui & Ditanyakan:

      • Diketahui: Jumlah awal dan jumlah penambahan.

      • Ditanyakan: Total/jumlah keseluruhan.

    3. Buat Kalimat Matematika: Ubah cerita menjadi bentuk penjumlahan ($A + B = \dots$).

    4. Hitung dengan Cara Bersusun: Lakukan perhitungan bersusun pendek dengan/tanpa menyimpan.

    5. Tuliskan Kesimpulan (Jadi): Nyatakan jawaban sesuai pertanyaan.

  • Contoh Soal & Penyelesaian:

    • Soal: Pak Ahmad memanen 346 buah mangga pada hari Sabtu dan 285 buah mangga pada hari Minggu. Berapa jumlah seluruh mangga yang dipanen Pak Ahmad?

    • Penyelesaian:

      • Diketahui: Panen Sabtu = 346, Panen Minggu = 285

      • Ditanyakan: Jumlah seluruh mangga?

      • Kalimat Matematika: $346 + 285 = \dots$

      • Perhitungan:

        $$\begin{array}{rl} 11\phantom{0} & \text{(simpanan)} \\ 346 & \\ +\; 285 & \\ \hline 631 & \end{array}$$
      • Jadi: Jumlah seluruh mangga yang dipanen Pak Ahmad adalah 631 buah.

  1. Contoh Gambar Pembelajaran

(Ilustrasi anak SD kelas 3 bersama guru sedang menganalisis papan soal cerita matematika tentang buah-buahan dan toko buku)

  1. Video Pembelajaran

  • Link Video:

  1. Media/Alat Peraga

  • Kartu Cerita Kontekstual (Story Cards)

  • Papan Langkah "Detektif Soal Cerita"

  • PPT Interaktif Matematika

  • LKPD Diskusi Kelompok

  1. Post Test

  2. Ibu membeli 245 lembar kertas origami. Lalu Ayah membelikan lagi 180 lembar kertas origami. Berapa jumlah seluruh kertas origami Ibu sekarang?

  3. Di sebuah toko buku terdapat 458 buku tulis dan 367 buku gambar. Berapakah jumlah gabungan seluruh buku tersebut?

  4. Tuliskan kata kunci yang biasanya menandakan bahwa suatu soal cerita harus diselesaikan dengan penjumlahan!

G. KESIMPULAN / REFLEKSI

  1. Kesimpulan
    Menyelesaikan soal cerita dapat dilakukan lebih mudah dengan menemukan kata kunci penjumlahan (ditambah, membeli lagi, gabungan, total), lalu menuliskannya secara runtut melalui langkah Diketahui, Ditanyakan, Kalimat Matematika, dan Kesimpulan Akhir.

  2. Refleksi

  • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sudah memahami cara membuat kalimat matematika dari cerita sederhana.

  • Kendala yang ditemukan: Masih ada peserta didik yang terburu-buru menghitung tanpa menuliskan informasi "Diketahui" dan "Ditanyakan".

  • Respons/keterlibatan peserta didik: Peserta didik sangat aktif dan antusias ketika bermain peran menjadi "Detektif Matematika".

  • Tindak lanjut pembelajaran: Membiasakan penulisan runtut struktur soal cerita pada latihan harian.

  1. Capaian Tujuan Pembelajaran

  • Jumlah peserta didik tuntas : 23 peserta didik

  • Jumlah peserta didik belum tuntas : 2 peserta didik

Tindak lanjut :
Peserta didik yang belum tuntas akan diberikan bimbingan khusus (remedial) dengan latihan membaca terbimbing menggunakan cerita kontekstual yang berkaitan langsung dengan benda di sekitar mereka.

Dikumentasi kegiatan hari ini 

Postingan 3 _ PAK, Rabu, 02 September 2026





 

🌞 Selamat Pagi, Anak-Anak Hebat! 🌞

Selamat pagi dan selamat hari Rabu, 2 September 2026! 🌷

Apa kabar semuanya? Semoga pagi ini kalian bangun dengan hati yang ceria, tubuh yang sehat, dan semangat yang luar biasa. 😊

Sebelum memulai kegiatan hari ini, jangan lupa untuk selalu berbuat baik kepada siapa pun, berkata sopan, membantu teman, dan menghormati guru serta orang tua. Ingat, kebaikan sekecil apa pun akan menjadi sesuatu yang berarti. ❤️

Jangan lupa juga untuk selalu rajin beribadah dan melaksanakan salat 5 waktu. Kita belajar bukan hanya untuk menjadi anak yang pintar, tetapi juga menjadi anak yang baik, jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia. 🤲

✨ Motivasi hari ini:

“Tidak harus menjadi yang paling hebat untuk berhasil. Jadilah anak yang mau belajar, tidak mudah menyerah, dan selalu berusaha menjadi lebih baik setiap hari.”

📚 Pembelajaran hari ini:

🫱🏻‍🫲🏻 Pendidikan Antikorupsi

Mari ikuti pembelajaran dengan semangat, fokus, jujur, dan percaya diri. Jangan takut salah, karena dari kesalahan kita belajar menjadi lebih baik.

Tetap semangat, anak-anak hebat! 💪🌟

Selamat belajar dan selamat menjalani hari dengan penuh kebaikan!

Semoga hari ini menjadi hari yang menyenangkan dan penuh keberkahan. 🤲💐


A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd.

  2. Mata Pelajaran : Pendidikan Anti Korupsi (PAK)

  3. Hari/Tanggal : Senin, 28 September 2026

  4. Fase/Kelas : Fase B / Kelas III (Tiga)

  5. Materi : Nilai Anti Korupsi: Jujur, Berani, dan Tanggung Jawab

  6. Pertemuan Ke- : 1

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengenal dan memahami nilai-nilai dasar anti korupsi (jujur, berani, dan tanggung jawab); mengidentifikasi perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari di sekolah dan rumah; serta membiasakan sikap integritas sejak dini untuk mencegah tindakan tidak jujur.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum
    Peserta didik mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai anti korupsi, khususnya sikap jujur, berani, dan tanggung jawab melalui analisis cerita kehidupan sehari-hari dan latihan soal secara tepat.

  2. TP 

  •  Peserta didik mampu membedakan perilaku jujur, berani, dan tanggung jawab serta mempraktikkannya dalam kegiatan sekolah.

  • Peserta didik secara sadar merenungi bahwa setiap perbuatan tidak jujur akan merugikan diri sendiri dan orang lain.

  • Peserta didik antusias mengikuti permainan kelompok "Pohon Integritas" dan memecahkan soal kasus bersama teman.

D. ALUR TUJUAN PEMBELJARAN (ATP)

  1. Mengamati tayangan cerita bergambar tentang perilaku jujur, berani, dan tanggung jawab di sekolah.

  2. Mendiskusikan makna tiga nilai dasar anti korupsi (jujur, berani, tanggung jawab).

  3. Mengelompokkan contoh-contoh tindakan nyata ke dalam kategori nilai yang sesuai.

  4. Mengerjakan soal latihan dan studi kasus secara mandiri.

  5. Melakukan refleksi bersama mengenai komitmen menjadi anak yang berintegritas.

E. APERSEPSI SINGKAT
Guru membuka kelas dengan membawa kantong "Kantin Kejujuran" mini. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, jika kalian menemukan uang Rp5.000 tergeletak di lantai kelas, apa yang sebaiknya kalian lakukan?" Peserta didik diajak berdiskusi tentang pilihan tindakan mereka dan mengaitkannya dengan nilai kejujuran.


  1. Ayat Al-Qur'an/Kebesaran Allah
    QS. Al-Ahzab Ayat 70:
    "Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar."
    Ayat ini memerintahkan umat manusia untuk selalu berkata jujur dan benar. Sikap jujur, berani, dan bertanggung jawab adalah cermin akhlak mulia yang dicintai oleh Allah Swt.

  2. Penjabaran Materi

  • Jujur: Berkata dan bertindak apa adanya, tidak berbohong, tidak menyontek, dan tidak mengambil barang yang bukan miliknya.

    • Contoh: Mengembalikan kelebihan uang kembalian atau mengakui kesalahan secara terus terang.

  • Berani: Memiliki keteguhan hati dan rasa percaya diri untuk menyuarakan kebenaran dan menolak perbuatan buruk.

    • Contoh: Berani menegur teman yang mengambil barang orang lain atau berani bertanya saat tidak paham.

  • Tanggung Jawab: Menyelesaikan tugas dan kewajiban yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya tanpa menghindar.

    • Contoh: Mengerjakan PR sendiri, melaksanakan piket kelas tepat waktu, dan menjaga kebersihan lingkungan.

  1. Contoh Gambar Pembelajaran



  1. Video Pembelajaran


  • Link Video:

  1. Media/Alat Peraga

  • Pohon Integritas (Media tempel kartu sikap)

  • Kotak Kantin Kejujuran Simulasi

  • PPT Interaktif Pendidikan Anti Korupsi

  • LKPD dan Lembar Soal Latihan

  1. Soal Latihan & Post Test

I. Pilihan Ganda

  1. Saat melaksanakan ujian di kelas, sikap jujur yang harus ditunjukkan adalah…

    a. Meminta jawaban kepada teman

    b. Mengerjakan sendiri tanpa menyontek

    c. Melihat catatan secara sembunyi-sembunyi

  2. Ahmad tidak sengaja memecahkan pot bunga di depan kelas. Sikap berani yang harus dilakukan Ahmad adalah…

    a. Berlari dan bersembunyi

    b. Menuduh teman lain yang memecahkannya

    c. Mengaku kepada guru dan meminta maaf

  3. Melaksanakan tugas piket kelas sesuai jadwal merupakan bentuk sikap…

    a. Tanggung jawab

    b. Sombong

    c. Hemat

II. Isian Singkat
4. Orang yang selalu berkata apa adanya dan tidak berbohong disebut orang yang...

5. Mengembalikan buku perpustakaan tepat pada waktunya adalah contoh sikap...

III. Uraian Singkat
6. Tuliskan 2 contoh tindakan jujur yang dapat kamu lakukan di lingkungan sekolah!

G. KESIMPULAN / REFLEKSI

  1. Kesimpulan
    Nilai jujur, berani, dan tanggung jawab adalah benteng utama anti korupsi sejak dini. Anak yang jujur selalu berkata benar, anak yang berani siap membela kebenaran, dan anak yang bertanggung jawab siap melaksanakan tugasnya dengan penuh komitmen.

  2. Refleksi

  • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik mampu mengidentifikasi contoh-contoh tindakan jujur dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari dengan sangat baik.

  • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih merasa ragu atau takut untuk berani jujur jika melakukan kesalahan kecil.

  • Respons/keterlibatan peserta didik: Peserta didik sangat antusias saat memperagakan simulasi di Kantin Kejujuran mini.

  • Tindak lanjut pembelajaran: Pembiasaan nilai integritas harian melalui program Bintang Kejujuran Kelas.

  1. Capaian Tujuan Pembelajaran

  • Jumlah peserta didik tuntas : 23 peserta didik

  • Jumlah peserta didik belum tuntas : 2  peserta didik

Tindak lanjut :
Peserta didik yang belum tuntas akan diberikan bimbingan personal (remedial) dengan mendiskusikan kembali dampak positif dari sikap jujur dan tanggung jawab melalui cerita fabel interaktif.
Dokumebtasi kegiatan hari ini

Postingan 1 _ Bahasa Indonesia, Rabu, 02 September 2026

 




 

🌞 Selamat Pagi, Anak-Anak Hebat! 🌞

Selamat pagi dan selamat hari Rabu, 2 September 2026! 🌷

Apa kabar semuanya? Semoga pagi ini kalian bangun dengan hati yang ceria, tubuh yang sehat, dan semangat yang luar biasa. 😊

Sebelum memulai kegiatan hari ini, jangan lupa untuk selalu berbuat baik kepada siapa pun, berkata sopan, membantu teman, dan menghormati guru serta orang tua. Ingat, kebaikan sekecil apa pun akan menjadi sesuatu yang berarti. ❤️

Jangan lupa juga untuk selalu rajin beribadah dan melaksanakan salat 5 waktu. Kita belajar bukan hanya untuk menjadi anak yang pintar, tetapi juga menjadi anak yang baik, jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia. 🤲

 Motivasi hari ini:

“Tidak harus menjadi yang paling hebat untuk berhasil. Jadilah anak yang mau belajar, tidak mudah menyerah, dan selalu berusaha menjadi lebih baik setiap hari.”

📚 Pembelajaran hari ini:

📖 Bahasa Indonesia

Mari ikuti pembelajaran dengan semangat, fokus, jujur, dan percaya diri. Jangan takut salah, karena dari kesalahan kita belajar menjadi lebih baik.

Tetap semangat, anak-anak hebat! 💪🌟

Selamat belajar dan selamat menjalani hari dengan penuh kebaikan!

Semoga hari ini menjadi hari yang menyenangkan dan penuh keberkahan. 🤲💐


A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd.

  2. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

  3. Hari/Tanggal : Senin, 14 September 2026

  4. Fase/Kelas : Fase B / Kelas III (Tiga)

  5. Materi : Praktik Kata Santun dalam Pertemanan ("Tolong", "Maaf", dan "Terima Kasih")

  6. Pertemuan Ke- : 2

B. CAPAIAN PEMBELJARAN
Peserta didik mampu memahami norma berbahasa dan kesantunan dalam berkomunikasi; mengidentifikasi serta mempraktikkan kata-kata ajakan, perintah, dan ungkapan santun (tolong, maaf, dan terima kasih) dalam interaksi sosial sehari-hari dengan teman sebaya; serta memperagakannya melalui kegiatan bermain peran (role playing) secara percaya diri.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum
    Peserta didik mampu menangkap kosakata santun ("tolong", "maaf", dan "terima kasih") dari tayangan video pembelajaran serta memperagakan cara berteman yang baik melalui kegiatan bermain peran secara tepat.

  2. TP 

  • Peserta didik mahir menyebutkan dan menggunakan kosakata santun ("tolong", "maaf", dan "terima kasih") dalam kalimat dan percakapan secara tepat.

  • Peserta didik dengan santun dan sadar memahami pentingnya menghargai perasaan teman dalam setiap interaksi sehari-hari.

  • Peserta didik berpartisipasi dengan penuh gembira, percaya diri, dan mengekspresikan peran saat mempraktikkan drama pendek bersama kelompoknya.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Menonton tayangan video tentang tiga kata ajaib (Tolong, Maaf, dan Terima Kasih) dalam persahabatan.

  2. Mengidentifikasi dan mendiskusikan situasi kapan ketiga kata santun tersebut harus digunakan.

  3. Membentuk kelompok kecil dan membagikan skenario/kartu situasi untuk kegiatan bermain peran (role playing).

  4. Memperagakan percakapan cara berteman yang baik di depan kelas bersama kelompok.

  5. Melakukan refleksi bersama, apresiasi penampilan kelompok, serta mengerjakannya lembar post-test.

E. APERSEPSI 
Guru menyapa peserta didik dan memperagakan situasi singkat: "Anak-anak, jika penghapus guru jatuh dan minta dibantu mengambilkan, kata apa yang harus guru katakan sebelum dan sesudah dibantu?" Peserta didik diajak menjawab bersama-sama untuk mengenalkan konsep "Tiga Kata Ajaib" dalam kehidupan sehari-hari.


  1. Ayat Al-Qur'an/Kebesaran Allah
    QS. An-Nisa Ayat 86:
    "Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa)..."
    Ayat ini mengajarkan kita untuk selalu bersikap santun, menghargai sesama, serta menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan maaf sebagai bentuk akhlak mulia.

  2. Penjabaran Materi

  • Tiga Kata Ajaib Kesantunan:

    • Tolong: Digunakan saat kita memerlukan bantuan atau pertolongan dari orang lain.

      Contoh: "Budi, bisakah tolong bantu aku membawa buku-buku ini?"

    • Maaf: Digunakan saat kita melakukan kesalahan, tidak sengaja mengganggu, atau tidak bisa memenuhi permintaan teman.

      Contoh: "Siti, saya minta maaf karena tidak sengaja menjatuhkan tempat pensilmu."

    • Terima Kasih: Digunakan sebagai ungkapan rasa syukur dan penghargaan setelah menerima bantuan, kebaikan, atau pujian.

      Contoh: "Terima kasih banyak, Dayu, sudah meminjamkan pensil warna padaku."

  • Teks Skenario Bermain Peran (Contoh Singkat):

    • Edo: "Ahmad, bisakah kamu tolong ambilkan bola di dekatmu?"

    • Ahmad: (Mengambilkan bola) "Ini bolanya, Edo."

    • Edo: "Terima kasih ya, Ahmad! Kamu teman yang baik."

    • Ahmad: "Sama-sama, Edo! Oh iya, maaf tadi aku tidak sengaja menyenggol bahumu."

    • Edo: "Tidak apa-apa, Ahmad, aku paham."

  1. Contoh Gambar Pembelajaran









  1. Video Pembelajaran


  • Link Video:

  1. Media/Alat Peraga

  • Video Animasi "Tiga Kata Ajaib"

  • Kartu Skenario Peran (Role Play Cards)

  • Mahkota Kata Santun (Properti Bermain Peran)

  • PPT Interaktif Bahasa Indonesia

  • LKPD Bermain Peran



  1. Post Test

  2. Sebutkan 3 kata santun yang wajib kita gunakan dalam berinteraksi dengan teman!

  3. Kalimat manakah yang benar saat kita tidak sengaja merusakkan mainan teman?

  4. Buatlah satu contoh kalimat yang menggunakan kata tolong saat di sekolah!

G. KESIMPULAN / REFLEKSI

  1. Kesimpulan
    Menggunakan kata Tolong, Maaf, dan Terima Kasih adalah ciri anak yang berakhlak terpuji dan santun. Dengan membiasakan tiga kata ajaib ini, persahabatan kita dengan teman-teman di sekolah menjadi lebih rukun, damai, dan menyenangkan.

  2. Refleksi

  • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias dan tampil percaya diri saat maju mempraktikkan bermain peran di depan kelas.

  • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih merasa malu-malu dan bicaranya terlalu pelan saat mengucapkan dialog drama.

  • Respons/keterlibatan peserta didik: Peserta didik memberikan tepuk tangan dan masukan positif untuk penampilan kelompok teman-temannya.

  • Tindak lanjut pembelajaran: Pembiasaan pengucapan kata santun dalam kegiatan harian kelas (pembiasaan budaya positif).

  1. Capaian Tujuan Pembelajaran

  • Jumlah peserta didik tuntas : 23 peserta didik

  • Jumlah peserta didik belum tuntas : 2 peserta didik

Tindak lanjut :
Peserta didik yang belum tuntas atau masih malu akan diberikan pendampingan khusus (remedial) melalui latihan bermain peran sederhana dalam kelompok kecil (2 orang) hingga tumbuh rasa percaya dirinya.
Dikumentasi kegiatan hari ini