RSS

kamis, 06 Agustus 2026






Hari : Kamis , 06  Agustus 2026

KELAS III . A

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak hebat Kelas 3!

Hari Senin adalah awal dari perjalanan belajar kita minggu ini. Mari kita awali hari dengan senyum, doa, dan semangat. Datanglah ke sekolah tepat waktu, hormati guru, sayangi teman, dan ikuti pelajaran dengan sungguh-sungguh.

Ingatlah, setiap hari adalah kesempatan untuk menjadi lebih baik dari hari kemarin. Jangan takut jika belum bisa, karena anak yang hebat adalah anak yang mau belajar, berusaha, dan pantang menyerah.

Jangan lupa:
🌼 Beribadah dengan khusyuk.
🌼 Berkata jujur dan sopan kepada semua orang.
🌼 Rajin belajar dan mengerjakan tugas.
🌼 Menolong teman yang membutuhkan.
🌼 Selalu bersyukur atas nikmat yang Allah SWT berikan.

Pesan Hari kamis :

"Langkah kecil yang dilakukan setiap hari akan membawa kita menuju cita-cita yang besar. Belajarlah dengan hati, beribadahlah dengan ikhlas, dan berakhlaklah dengan baik. InsyaAllah, masa depan yang indah telah menanti."

Materi IPAS 

Topik: Mengenal Bentuk dan Fungsi Hidung

Image

Image

Image

Image

Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal bentuk hidung manusia.

  2. Menjelaskan fungsi hidung dalam kehidupan sehari-hari.

  3. Menunjukkan cara menjaga kesehatan hidung.

Media Pembelajaran

  • Gambar bagian-bagian hidung.

  • Video pendek tentang fungsi hidung.

  • Cermin kecil untuk mengamati bentuk hidung masing-masing.

  • Bunga atau parfum (untuk mengenalkan fungsi penciuman).

Metode Pembelajaran

  • Mengamati (mengamati gambar dan bentuk hidung sendiri).

  • Tanya jawab.

  • Diskusi kelompok.

  • Demonstrasi sederhana (mencium aroma bunga atau parfum).

  • Penugasan.

Materi

Apa Itu Hidung?

Hidung adalah salah satu panca indera yang berfungsi sebagai alat penciuman. Hidung terletak di bagian tengah wajah.

Bentuk Hidung

Setiap orang memiliki bentuk hidung yang berbeda-beda, misalnya:

  • Hidung mancung.

  • Hidung pesek.

  • Hidung sedang.

Walaupun bentuknya berbeda, fungsi hidung tetap sama.

Fungsi Hidung

  1. Mencium bau atau aroma.

    • Contoh: mencium bau bunga, makanan, atau parfum.

  2. Sebagai jalan keluar dan masuknya udara saat bernapas.

  3. Menyaring debu dan kotoran.

    • Di dalam hidung terdapat bulu-bulu halus yang membantu menyaring debu.

  4. Menghangatkan udara sebelum masuk ke paru-paru.

Cara Menjaga Kesehatan Hidung

  • Tidak memasukkan benda ke dalam hidung.

  • Menutup hidung saat berada di tempat berdebu.

  • Membersihkan hidung dengan lembut.

  • Menggunakan masker ketika udara berdebu atau sedang sakit.

  • Makan makanan bergizi dan minum air putih yang cukup.

Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Mencium aroma masakan ibu.

  • Mencium bau bunga di taman.

  • Menutup hidung saat mencium bau sampah.

  • Bernapas melalui hidung saat berolahraga.

Kesimpulan

  • Hidung adalah alat penciuman.

  • Hidung membantu kita mencium bau dan bernapas.

  • Hidung harus dijaga kebersihan dan kesehatannya.

Latihan Soal

A. Pilihan Ganda

  1. Hidung merupakan alat indera untuk ....
    a. melihat
    b. mencium
    c. mendengar

  2. Fungsi hidung saat bernapas adalah ....
    a. menyaring udara
    b. memompa darah
    c. mengunyah makanan

  3. Agar hidung tetap sehat, kita harus ....
    a. memasukkan benda ke hidung
    b. membersihkan hidung dengan baik
    c. mengorek hidung sembarangan

B. Isian

  1. Hidung digunakan untuk __________ bau.

  2. Salah satu cara menjaga kesehatan hidung adalah ____________________.


Materi Pendidikan Pancasila 

Topik: Karakter Cinta Tanah Air dan Patriotisme (Tokoh Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta)

Tujuan Pembelajaran

  1. Memahami arti karakter cinta tanah air.

  2. Mengenal tokoh proklamator Indonesia, yaitu Soekarno dan Mohammad Hatta.

Materi Pembelajaran

Apa itu Cinta Tanah Air?

Cinta tanah air adalah sikap bangga, peduli, dan setia kepada bangsa Indonesia. Anak yang cinta tanah air akan:

  • Rajin belajar.

  • Menjaga kebersihan lingkungan.

  • Menghormati bendera Merah Putih.

  • Menggunakan bahasa Indonesia dengan baik.

  • Menghargai keberagaman suku, agama, dan budaya.

Apa itu Patriotisme?

Patriotisme adalah sikap berani berkorban dan bekerja keras demi kebaikan bangsa dan negara.

Mengenal Tokoh Proklamator

Image

Image

Image

Image

1. Ir. Soekarno

  • Presiden pertama Republik Indonesia.

  • Membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

  • Memiliki semangat juang, percaya diri, dan mencintai bangsa Indonesia.

Sikap yang dapat diteladani:

  • Berani.

  • Percaya diri.

  • Cinta tanah air.

  • Pantang menyerah.

2. Mohammad Hatta

  • Wakil Presiden pertama Republik Indonesia.

  • Mendampingi Ir. Soekarno saat memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

  • Dikenal sebagai tokoh yang jujur, sederhana, disiplin, dan cinta bangsa.

Sikap yang dapat diteladani:

  • Jujur.

  • Disiplin.

  • Bertanggung jawab.

  • Mengutamakan kepentingan bangsa.

Contoh Sikap Cinta Tanah Air di Sekolah

  • Mengikuti upacara bendera dengan tertib.

  • Menjaga kebersihan kelas.

  • Menghormati guru dan teman.

  • Rajin belajar agar menjadi generasi yang membanggakan Indonesia.

  • Menjaga persatuan walaupun berbeda suku dan agama.

Media Pembelajaran

  • Gambar Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta.

  • Video singkat tentang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

  • Bendera Merah Putih.

  • Buku Pendidikan Pancasila Kelas 3 SD.

  • LCD/proyektor atau televisi (jika tersedia).

Metode Pembelajaran

  • Ceramah interaktif.

  • Tanya jawab.

  • Diskusi kelompok.

  • Pengamatan gambar dan video.

  • Penugasan sederhana (menuliskan contoh sikap cinta tanah air).

Latihan

  1. Siapa tokoh yang membacakan teks Proklamasi?

  2. Siapa wakil presiden pertama Indonesia?

  3. Apa arti cinta tanah air?

  4. Sebutkan dua sikap patriotisme yang dimiliki Ir. Soekarno!

  5. Tuliskan tiga contoh sikap cinta tanah air di sekolah!

Refleksi

Hari ini saya belajar bahwa...

  • Cinta tanah air berarti ____________________________________.

  • Sikap yang ingin saya teladani dari Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta adalah ____________________________________.


Rabu, 05 Agustus 2026_3A






Hari : Rabu , 05 Agustus 2026

KELAS III . A

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak hebat Kelas 3!

Hari Rabu adalah awal dari perjalanan belajar kita minggu ini. Mari kita awali hari dengan senyum, doa, dan semangat. Datanglah ke sekolah tepat waktu, hormati guru, sayangi teman, dan ikuti pelajaran dengan sungguh-sungguh.

Ingatlah, setiap hari adalah kesempatan untuk menjadi lebih baik dari hari kemarin. Jangan takut jika belum bisa, karena anak yang hebat adalah anak yang mau belajar, berusaha, dan pantang menyerah.

Jangan lupa:
🌼 Beribadah dengan khusyuk.
🌼 Berkata jujur dan sopan kepada semua orang.
🌼 Rajin belajar dan mengerjakan tugas.
🌼 Menolong teman yang membutuhkan.
🌼 Selalu bersyukur atas nikmat yang Allah SWT berikan.

Pesan Hari Rabu:

"Langkah kecil yang dilakukan setiap hari akan membawa kita menuju cita-cita yang besar. Belajarlah dengan hati, beribadahlah dengan ikhlas, dan berakhlaklah dengan baik. InsyaAllah, masa depan yang indah telah menanti."


Assalamu'alaikum

Mapel Bahasa Indonesia 

Topik: Menemukan Kosakata Baru dari Teks Bacaan "Kerja Sama di Sekolah"

Tujuan Pembelajaran

  1. Membaca kata-kata baru dengan fasih dari teks bacaan tentang kerja sama di sekolah.

  2. Menemukan kosakata baru dari teks bacaan.

Media Pembelajaran

  • Buku Bahasa Indonesia Kelas III

  • Teks bacaan "Kerja Sama di Sekolah"

  • LCD/Proyektor atau video pendek tentang kerja sama di sekolah

  • Kartu kosakata

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

  • Papan tulis dan spidol

Metode Pembelajaran

  • Cooperative Learning (Belajar Kelompok)

  • Membaca nyaring (Reading Aloud)

  • Tanya jawab

  • Diskusi kelompok

  • Penugasan

Materi Pembelajaran

Apa Itu Kosakata Baru?

Kosakata baru adalah kata-kata yang belum kita ketahui artinya. Kita dapat menemukan kosakata baru dari buku, cerita, video, atau percakapan.

Cara mengetahui arti kosakata:

  • Membaca kalimatnya.

  • Bertanya kepada guru.

  • Melihat kamus.

  • Berdiskusi dengan teman.

Teks Bacaan

Kerja Sama di Sekolah

Setiap hari Jumat, siswa kelas III melaksanakan kegiatan kerja bakti. Mereka membersihkan ruang kelas bersama-sama. Ada yang menyapu lantai, menghapus papan tulis, menyusun meja, dan membuang sampah pada tempatnya.

Semua siswa bekerja dengan kompak. Mereka saling membantu sehingga pekerjaan menjadi ringan dan cepat selesai. Guru merasa bangga karena siswa menunjukkan sikap peduli, bertanggung jawab, dan disiplin. Lingkungan sekolah menjadi bersih, rapi, dan nyaman untuk belajar.

Kosakata Baru

KosakataArti
Kerja baktiKegiatan membersihkan lingkungan bersama-sama.
KompakBekerja sama dengan baik dan saling mendukung.
PeduliMemperhatikan dan mau membantu orang lain atau lingkungan.
Bertanggung jawabMelaksanakan tugas dengan baik.
DisiplinTaat terhadap aturan.
LingkunganTempat di sekitar kita.
NyamanKeadaan yang membuat senang dan tenang.

Contoh Kalimat

  • Kami selalu kompak saat membersihkan kelas.

  • Siswa harus disiplin datang tepat waktu.

  • Aku peduli terhadap kebersihan sekolah.

  • Setiap siswa memiliki tanggung jawab menjaga kelas.

Kegiatan 

Latihan

A. Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa kegiatan yang dilakukan siswa setiap hari Jumat?

  2. Mengapa pekerjaan menjadi cepat selesai?

  3. Sebutkan tiga sikap baik yang ditunjukkan siswa!

  4. Apa arti kata kompak?

  5. Apa manfaat bekerja sama di sekolah?

B. Lengkapilah kalimat berikut!

  1. Kami membersihkan kelas dengan __________.

  2. Siswa harus __________ terhadap aturan sekolah.

  3. Menjaga kebersihan kelas merupakan bentuk __________.

  4. Lingkungan yang bersih membuat belajar menjadi __________.

  5. Kami saling __________ saat kerja bakti.

Penilaian

Pengetahuan

  • Menjawab pertanyaan tentang isi bacaan.

  • Menentukan arti kosakata baru.

Keterampilan

  • Membaca teks dengan lancar dan percaya diri.

  • Menemukan serta mengartikan kosakata baru.

  • Menggunakan kosakata baru dalam kalimat.

Sikap

  • Kerja sama.

  • Tanggung jawab.

  • Disiplin.

  • Peduli terhadap kebersihan sekolah.



Materi Matematika 

Topik: Menyelesaikan Soal Cerita Masalah Kontekstual Nilai Tempat sampai 1.000

Tujuan Pembelajaran

  1. Memecahkan soal cerita matematika yang berhubungan dengan struktur bilangan dan nilai tempat sampai 1.000.

  2. Menyampaikan hasil penyelesaian soal dengan benar dan percaya diri.

Model Pembelajaran

Problem Based Learning (PBL)

Metode Pembelajaran

  • Diskusi kelompok

  • Tanya jawab

  • Penugasan

  • Presentasi

  • Pemecahan masalah (Problem Solving)

Media Pembelajaran

  • Kartu angka 0–9

  • Blok Dienes (base ten blocks) atau sedotan/stik es krim sebagai alat peraga

  • LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)

  • Gambar situasi kontekstual

  • LCD/PowerPoint (jika tersedia)

  • Papan tulis dan spidol

Materi Pembelajaran

Mengenal Nilai Tempat Bilangan

Nilai tempat menunjukkan letak suatu angka dalam bilangan.

Contoh:

Bilangan 548

  • Angka 5 berada pada tempat ratusan = 500

  • Angka 4 berada pada tempat puluhan = 40

  • Angka 8 berada pada tempat satuan = 8

Bentuk uraian:
548 = 500 + 40 + 8

Langkah Menyelesaikan Soal Cerita

  1. Bacalah soal dengan teliti.

  2. Tentukan informasi yang diketahui.

  3. Tentukan apa yang ditanyakan.

  4. Gunakan konsep nilai tempat untuk menjawab.

  5. Tuliskan kesimpulan.

Contoh Soal

Soal 1

Di perpustakaan terdapat 673 buku.

  • Berapa nilai tempat angka 6?

  • Berapa nilai tempat angka 7?

  • Berapa nilai tempat angka 3?

Jawaban:

  • 6 = 600 (ratusan)

  • 7 = 70 (puluhan)

  • 3 = 3 (satuan)

Soal 2

Kelas III mengumpulkan 825 botol plastik untuk didaur ulang.

Sebutkan bentuk panjang dari bilangan tersebut!

Jawaban:

825 = 800 + 20 + 5

Soal 3

Pak Budi memiliki 491 buah mangga.

Berapa nilai angka 9?

Jawaban:

9 berada pada tempat puluhan sehingga nilainya 90.

Latihan

A. Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Di gudang terdapat 682 kotak buku.

    • Nilai angka 6 adalah ....

    • Nilai angka 8 adalah ....

    • Nilai angka 2 adalah ....

  2. Sebuah sekolah memiliki 934 kursi.
    Tuliskan bentuk panjang bilangan tersebut!

  3. Di perpustakaan terdapat 507 buku.
    Berapakah nilai angka 5 dan angka 7?

  4. Kelas III mengumpulkan 761 tutup botol.
    Sebutkan nilai tempat setiap angkanya!

  5. Tuliskan bentuk panjang dari bilangan 489.

Penilaian

Pengetahuan

  • Menentukan nilai tempat bilangan sampai 1.000.

  • Menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan nilai tempat.

Keterampilan

  • Menggunakan alat peraga untuk menentukan nilai tempat.

  • Menjelaskan hasil penyelesaian soal cerita secara lisan maupun tertulis.

Sikap

  • Kerja sama dalam kelompok.

  • Percaya diri saat presentasi.

  • Teliti dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas.


Materi Pendidikan Anti Korupsi

Judul: Peduli

Tujuan Pembelajaran

  1. Menjelaskan arti sikap peduli.

  2. Menyebutkan contoh perilaku peduli di rumah dan di sekolah.

  3. Menunjukkan sikap peduli dalam kehidupan sehari-hari sebagai salah satu nilai antikorupsi.

Media Pembelajaran

  • Gambar tentang sikap peduli.

  • Buku cerita.

  • Video pendek tentang tolong-menolong.

  • LKPD.

Metode Pembelajaran

  • Cerita

  • Tanya jawab

  • Diskusi

  • Penugasan

Gambar Sikap Peduli

Image

Image

Image

Image

Image

Image

Materi

Apa itu Peduli?

Peduli adalah sikap memperhatikan, membantu, dan menjaga orang lain maupun lingkungan tanpa mengharapkan imbalan.

Contoh sikap peduli:

  • Membantu teman yang kesulitan belajar.

  • Meminjamkan alat tulis kepada teman.

  • Menjaga kebersihan kelas.

  • Menyiram tanaman di sekolah.

  • Menolong teman yang terjatuh.

Sikap peduli merupakan salah satu nilai penting dalam pendidikan antikorupsi karena mengajarkan kita untuk memikirkan kepentingan bersama, bukan hanya diri sendiri.

Teks Cerita

Rani Anak yang Peduli

Pagi itu, Rani datang ke sekolah lebih awal. Saat memasuki kelas, ia melihat lantai kelas masih kotor karena banyak daun yang terbawa angin. Tanpa diminta guru, Rani mengambil sapu lalu membersihkan kelas.

Tak lama kemudian, Beni datang dengan wajah sedih. Pensilnya tertinggal di rumah. Rani meminjamkan satu pensil miliknya agar Beni tetap dapat belajar.

Saat waktu istirahat, Rani melihat Siska terjatuh di halaman sekolah. Rani segera membantu Siska berdiri dan mengantarkannya ke ruang UKS.

Guru memuji sikap Rani yang selalu peduli kepada teman dan lingkungan. Teman-temannya pun ikut mencontoh perilaku baik tersebut. Kini kelas mereka menjadi bersih, nyaman, dan penuh rasa saling membantu.

Pesan Moral:
Sikap peduli membuat kehidupan di sekolah menjadi nyaman, rukun, dan menyenangkan.

Latihan Soal

A. Pilihan Ganda

1. Sikap peduli ditunjukkan dengan cara ....

  • a. Mengejek teman

  • b. Membantu teman yang kesulitan

  • c. Membuang sampah sembarangan

  • d. Berebut mainan

2. Mengapa Rani dipuji oleh guru?

  • a. Karena datang terlambat

  • b. Karena suka bermain

  • c. Karena memiliki sikap peduli

  • d. Karena tidak mau membantu

3. Meminjamkan pensil kepada teman merupakan contoh sikap ....

  • a. Peduli

  • b. Malas

  • c. Curang

  • d. Boros

4. Menjaga kebersihan kelas adalah bentuk kepedulian terhadap ....

  • a. Lingkungan

  • b. Mainan

  • c. Makanan

  • d. Uang

5. Sikap peduli membuat suasana sekolah menjadi ....

  • a. Kotor

  • b. Tidak nyaman

  • c. Rukun dan nyaman

  • d. Sepi

B. Isian Singkat

  1. Peduli berarti __________________________________.

  2. Sebutkan dua contoh sikap peduli di sekolah!

  3. Mengapa kita harus membantu teman yang kesulitan?

  4. Apa manfaat menjaga kebersihan kelas?

  5. Tuliskan satu sikap peduli yang akan kamu lakukan hari ini!


Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. b

  2. c

  3. a

  4. a

  5. c

Isian 

  1. Memperhatikan dan membantu orang lain serta lingkungan.

  2. Membantu teman belajar, meminjamkan alat tulis, kerja bakti membersihkan kelas.

  3. Agar teman merasa terbantu dan pekerjaan menjadi lebih mudah.

  4. Kelas menjadi bersih, sehat, dan nyaman untuk belajar.

  5. Jawaban disesuaikan dengan pengalaman peserta didik.

Kesimpulan: Sikap peduli adalah salah satu nilai utama dalam pendidikan antikorupsi. Dengan peduli kepada teman, lingkungan, dan sekolah, kita belajar menjadi pribadi yang jujur, bertanggung jawab, dan mengutamakan kepentingan bersama.


Selasa, 04 Agustus 2026_3A.







Hari : Selasa , 3 Agustus 2026

KELAS III . A

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak hebat Kelas 3!

Hari Senin adalah awal dari perjalanan belajar kita minggu ini. Mari kita awali hari dengan senyum, doa, dan semangat. Datanglah ke sekolah tepat waktu, hormati guru, sayangi teman, dan ikuti pelajaran dengan sungguh-sungguh.

Ingatlah, setiap hari adalah kesempatan untuk menjadi lebih baik dari hari kemarin. Jangan takut jika belum bisa, karena anak yang hebat adalah anak yang mau belajar, berusaha, dan pantang menyerah.

Jangan lupa:
🌼 Beribadah dengan khusyuk.
🌼 Berkata jujur dan sopan kepada semua orang.
🌼 Rajin belajar dan mengerjakan tugas.
🌼 Menolong teman yang membutuhkan.
🌼 Selalu bersyukur atas nikmat yang Allah SWT berikan.

Pesan Hari Selasa:

"Langkah kecil yang dilakukan setiap hari akan membawa kita menuju cita-cita yang besar. Belajarlah dengan hati, beribadahlah dengan ikhlas, dan berakhlaklah dengan baik. InsyaAllah, masa depan yang indah telah menanti."

Materi Matematika 

Topik: Menggunakan Intuisi dan Estimasi Perkiraan Bilangan Besar

Tujuan Pembelajaran

  1. Melatih intuisi bilangan untuk memperkirakan jumlah objek berskala ratusan secara logis.

  2. Menggunakan strategi estimasi untuk memperkirakan banyaknya objek tanpa menghitung satu per satu.

Media Pembelajaran

  • Gambar berisi banyak benda (misalnya gambar kelereng, ikan, bunga, pensil, atau permen dalam jumlah ratusan).

  • Sedotan, stik es krim, atau tutup botol yang diikat menjadi kelompok 10 dan 100.

  • Kartu bilangan 100, 200, 300, 400, 500.

  • LCD/PowerPoint atau video singkat.

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

Metode Pembelajaran

  • Pendekatan: Deep Learning

  • Model: Problem Based Learning (PBL)

  • Metode:

    • Tanya jawab

    • Diskusi kelompok

    • Demonstrasi

    • Permainan edukatif

    • Penugasan

Materi Pembelajaran

A. Apa itu Intuisi Bilangan?

Intuisi bilangan adalah kemampuan memperkirakan atau menebak jumlah suatu benda secara masuk akal tanpa harus menghitung satu per satu.

Contoh:
Saat melihat sekumpulan pensil, kita dapat mengatakan,
"Jumlahnya kira-kira sekitar 200 pensil."

Perkiraan tersebut disebut estimasi.

B. Apa itu Estimasi?

Estimasi adalah perkiraan jumlah yang mendekati nilai sebenarnya.

Estimasi digunakan ketika:

  • jumlah benda sangat banyak,

  • menghitung satu per satu membutuhkan waktu lama,

  • ingin mengetahui jumlah secara cepat.

C. Cara Memperkirakan Jumlah Benda

1. Mengelompokkan Objek

Misalnya gambar berisi banyak bola.

  • Setiap kelompok berisi 10 bola.

  • Ada sekitar 25 kelompok.

Maka:

25 × 10 = 250 bola

Jadi jumlahnya diperkirakan 250 bola.

2. Membandingkan dengan Kelompok yang Sudah Diketahui

Misalnya diketahui satu kotak berisi 100 sedotan.

Jika terlihat ada sekitar 3 kotak penuh,

Maka:

3 × 100 = 300 sedotan

3. Melihat Kepadatan Objek

Jika gambar terlihat lebih padat daripada gambar yang berjumlah 200, tetapi lebih sedikit daripada gambar 400, maka dapat diperkirakan sekitar 300 objek.

Contoh Soal

Contoh 1

Di halaman sekolah terdapat banyak pot bunga.

Setelah diamati, jumlahnya diperkirakan sekitar...

A. 50

B. 120

C. 300

D. 900

Jawaban: C

Contoh 2

Sebuah kotak berisi 100 stik es krim.

Ada 4 kotak yang sama.

Perkiraan jumlah seluruh stik adalah...

100 + 100 + 100 + 100 = 400 stik.

Contoh 3

Lina melihat sekitar 30 kelompok pensil.

Setiap kelompok berisi 10 pensil.

Berapa perkiraan jumlah seluruh pensil?

30 × 10 = 300 pensil.

Aktivitas Pembelajaran

Ayo Menebak!

Guru menunjukkan gambar berisi banyak ikan.

Siswa diminta:

  • mengamati gambar,

  • memperkirakan jumlah ikan,

  • menjelaskan alasan perkiraannya.

Contoh jawaban:

"Saya memperkirakan sekitar 200 ikan karena terlihat ada sekitar 20 kelompok, masing-masing sekitar 10 ikan."

Permainan "Tebak Jumlah"

Langkah-langkah:

  1. Guru menampilkan gambar berisi ratusan benda.

  2. Setiap kelompok menuliskan hasil perkiraan.

  3. Kelompok yang hasilnya paling mendekati jumlah sebenarnya mendapat poin.

Kesimpulan

  • Intuisi bilangan membantu kita memperkirakan jumlah benda dengan cepat.

  • Estimasi adalah perkiraan yang mendekati jumlah sebenarnya.

  • Estimasi dapat dilakukan dengan mengelompokkan benda, membandingkan dengan jumlah yang sudah diketahui, dan melihat kepadatan objek.

  • Perkiraan tidak harus tepat, tetapi harus logis dan masuk akal.

Evaluasi

A. Pilihan Ganda

  1. Estimasi adalah ....

    • a. menghitung satu per satu

    • b. perkiraan jumlah yang mendekati benar

    • c. menebak tanpa melihat

    • d. menghafal bilangan

    Jawaban: 

  2. Jika terdapat 5 kelompok pensil dan setiap kelompok berisi 100 pensil, maka perkiraan jumlah seluruh pensil adalah ....

    • a. 50

    • b. 150

    • c. 500

    • d. 1.000

    Jawaban: 

  3. Mengapa kita menggunakan estimasi?

    • a. Agar menghitung lebih cepat.

    • b. Agar tidak perlu belajar.

    • c. Agar hasil selalu tepat.

    • d. Agar tidak menghitung.

    Jawaban: 

B. Soal HOTS

Di perpustakaan terdapat tumpukan buku. Setiap rak diperkirakan berisi sekitar 100 buku. Jika terdapat 6 rak, berapakah perkiraan jumlah seluruh buku? Jelaskan alasanmu.? 


Materi Pendidikan Pancasila 

Topik: Karakter Religius dan Keimanan Perumus Pancasila

Image

Image

Image

Image

Tujuan Pembelajaran


  1. Mengenal tokoh-tokoh perumus Pancasila.

  2. Menjelaskan karakter religius dan keimanan yang dimiliki para perumus Pancasila.

Media Pembelajaran

  • Gambar tokoh-tokoh perumus Pancasila.

  • Video singkat tentang sejarah lahirnya Pancasila.

  • PowerPoint/LCD.

  • Kartu nama tokoh dan kartu sifat (religius, jujur, toleransi, cinta tanah air).

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

Metode Pembelajaran

Pendekatan: Deep Learning

Model: Problem Based Learning (PBL)

Metode:

  • Ceramah interaktif

  • Tanya jawab

  • Diskusi kelompok

  • Bermain peran (Role Playing)

  • Presentasi

Materi Pembelajaran

Apa itu Pancasila?

Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila dirumuskan oleh para tokoh bangsa yang memiliki semangat persatuan, cinta tanah air, serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama.

Tokoh-Tokoh Perumus Pancasila

1. Soekarno

  • Menyampaikan pidato tentang dasar negara pada tanggal 1 Juni 1945.

  • Memiliki sikap religius dengan menghormati Tuhan Yang Maha Esa.

  • Mengajak seluruh rakyat Indonesia hidup rukun walaupun berbeda agama.

Teladan:

  • Rajin beribadah.

  • Menghormati teman yang berbeda agama.

  • Mencintai Indonesia.

2. Mohammad Hatta

  • Tokoh yang dikenal jujur, sederhana, dan taat beragama.

  • Selalu mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan.

Teladan:

  • Berdoa sebelum belajar.

  • Berkata jujur.

  • Menghargai pendapat teman.

3. Mohammad Yamin

  • Mengusulkan rumusan dasar negara.

  • Memiliki semangat kebangsaan dan menghormati nilai-nilai agama.

Teladan:

  • Rajin belajar.

  • Menjaga persatuan.

  • Menghormati guru dan orang tua.

4. Soepomo

  • Ahli hukum yang ikut menyusun dasar negara.

  • Mengutamakan persatuan dan kebersamaan.

Teladan:

  • Tolong-menolong.

  • Menghormati teman.

  • Hidup rukun.

Karakter Religius Para Perumus Pancasila

Para perumus Pancasila memiliki karakter religius, yaitu:

  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

  • Menghormati pemeluk agama lain.

  • Bersikap jujur dan bertanggung jawab.

  • Mengutamakan musyawarah.

  • Menjaga persatuan bangsa.

Contoh Sikap Religius di Sekolah

  • Berdoa sebelum dan sesudah belajar.

  • Menghormati teman yang berbeda agama.

  • Tidak mengganggu teman saat beribadah.

  • Bersikap jujur saat mengerjakan tugas.

  • Mengucapkan salam dan berbicara dengan sopan.

Aktivitas Pembelajaran

Ayo Berdiskusi!

Guru menunjukkan gambar keempat tokoh perumus Pancasila.

Setiap kelompok mendiskusikan:

  1. Siapa nama tokoh tersebut?

  2. Sikap baik apa yang dapat kita teladani?

  3. Bagaimana cara menerapkannya di sekolah?

Permainan "Cocokkan Tokoh dan Karakter"

Guru membagikan kartu nama tokoh dan kartu sifat.

Peserta didik memasangkan tokoh dengan karakter yang sesuai.

Contoh:

  • Soekarno → Cinta tanah air

  • Mohammad Hatta → Jujur

  • Mohammad Yamin → Semangat belajar

  • Soepomo → Persatuan

Kesimpulan

  • Pancasila dirumuskan oleh tokoh-tokoh yang memiliki karakter religius dan cinta tanah air.

  • Mereka menghargai perbedaan agama dan mengutamakan persatuan.

  • Sebagai pelajar, kita dapat meneladani sikap mereka dengan rajin beribadah, jujur, saling menghormati, dan menjaga kerukunan.

Evaluasi

A. Pilihan Ganda

  1. Salah satu tokoh yang menyampaikan pidato tentang dasar negara pada tanggal 1 Juni 1945 adalah ....

    • a. Ki Hajar Dewantara

    • b. Soekarno

    • c. Jenderal Sudirman

    • d. R.A. Kartini

    Jawaban: 

  2. Sikap religius yang dapat kita teladani dari para perumus Pancasila adalah ....

    • a. Bertengkar dengan teman

    • b. Menghormati teman yang berbeda agama

    • c. Mengejek teman

    • d. Tidak mau bekerja sama

    Jawaban: 

  3. Mohammad Hatta dikenal sebagai pribadi yang ....

    • a. Pemarah

    • b. Jujur dan sederhana

    • c. Sombong

    • d. Malas

    Jawaban: 

B. Soal HOTS

Di kelasmu ada teman yang berbeda agama. Saat temanmu sedang beribadah, apa yang sebaiknya kamu lakukan? Jelaskan alasanmu!

Contoh Jawaban:


Materi Bahasa Indonesia

Topik: Menemukan Kosakata Baru dari Tayangan yang Dipirsa
Model Pembelajaran: Cooperative Learning (Pembelajaran Kooperatif)

Tujuan Pembelajaran

Hari ini kita belajar:

  • Menangkap kosakata baru yang ditemukan dari tayangan video.

  • Mencatat kosakata baru dengan rapi.

Media Pembelajaran

  • Video pendek bertema "Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah" (durasi 3–5 menit).

  • LCD/Proyektor atau televisi.

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

  • Buku tulis dan pensil.

  • Kartu kosakata.

Metode Pembelajaran

  • Cooperative Learning

  • Mengamati

  • Diskusi kelompok

  • Tanya jawab

  • Presentasi

Materi Pembelajaran

Apa itu Kosakata?

Kosakata adalah kumpulan kata yang kita ketahui dan gunakan dalam berbicara, membaca, maupun menulis. Saat menonton video, kita sering menemukan kata-kata yang belum kita pahami. Kata-kata tersebut disebut kosakata baru.

Contoh

Saat menonton video tentang kebersihan sekolah, muncul kalimat:

"Seluruh siswa bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah agar tetap asri."

Kosakata baru yang dapat ditemukan:

KosakataArti
Bergotong royongBekerja bersama-sama
LingkunganTempat di sekitar kita
AsriIndah, sejuk, dan nyaman
Sampah organikSampah yang berasal dari makhluk hidup dan mudah membusuk
MemilahMemisahkan berdasarkan jenisnya

LKPD

Nama : ____________
Kelas : ____________

Tuliskan kosakata baru yang kamu temukan!

NoKosakata BaruArti
1
2
3
4
5

Buatlah satu kalimat menggunakan salah satu kosakata baru!

........................................................................

........................................................................


Evaluasi

A. Pilihan Ganda

1. Kata baru yang kita temukan saat menonton video disebut ....

  • a. Kalimat

  • b. Kosakata baru

  • c. Huruf

  • d. Angka

Jawaban: 

2. Setelah menemukan kosakata baru, kita sebaiknya ....

  • a. Melupakan

  • b. Mencatat dan mencari artinya

  • c. Menghapusnya

  • d. Mengabaikannya

Jawaban: 

3. Kata "asri" memiliki arti ....

  • a. Kotor

  • b. Panas

  • c. Indah dan sejuk

  • d. Berisik

Jawaban: 

4. Berdiskusi dalam kelompok bertujuan untuk ....

  • a. Bermain

  • b. Bekerja sama memahami materi

  • c. Bertengkar

  • d. Diam saja

Jawaban: 

5. Menonton video dengan saksama membantu kita ....

  • a. Menemukan kosakata baru

  • b. Bermain

  • c. Tidur

  • d. Berlari

Jawaban: 

Soal 

Setelah menonton video tentang menjaga kebersihan lingkungan sekolah, kamu menemukan kata "memilah".

Pertanyaan:
Mengapa kita perlu memilah sampah sebelum membuangnya? Jelaskan dengan bahasamu sendiri!


Kesimpulan

Dengan menonton tayangan video, kita dapat menemukan kosakata baru. Kosakata tersebut perlu dicatat, dipahami artinya, dan digunakan dalam kalimat. Bekerja sama dalam kelompok membantu kita saling bertukar pengetahuan sehingga belajar menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Dokumentasi kegiatan hari ini :


Senin, 03 Ahustus 2026_3A


Hari : Senin, 3 Agustus 2026

KELAS III . A

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak hebat Kelas 3!

Hari Senin adalah awal dari perjalanan belajar kita minggu ini. Mari kita awali hari dengan senyum, doa, dan semangat. Datanglah ke sekolah tepat waktu, hormati guru, sayangi teman, dan ikuti pelajaran dengan sungguh-sungguh.

Ingatlah, setiap hari adalah kesempatan untuk menjadi lebih baik dari hari kemarin. Jangan takut jika belum bisa, karena anak yang hebat adalah anak yang mau belajar, berusaha, dan pantang menyerah.

Jangan lupa:
🌼 Beribadah dengan khusyuk.
🌼 Berkata jujur dan sopan kepada semua orang.
🌼 Rajin belajar dan mengerjakan tugas.
🌼 Menolong teman yang membutuhkan.
🌼 Selalu bersyukur atas nikmat yang Allah SWT berikan.

Pesan Hari Senin:

"Langkah kecil yang dilakukan setiap hari akan membawa kita menuju cita-cita yang besar. Belajarlah dengan hati, beribadahlah dengan ikhlas, dan berakhlaklah dengan baik. InsyaAllah, masa depan yang indah telah menanti."


Mapel Seni Rupa

Tujuan pembelajaran hari ini peserta didik mengamati karya dan mengenal warna primer sekunder dan tersier

1. Mengenal Warna

Warna membuat dunia di sekitar kita menjadi indah dan ceria! Dalam seni rupa, warna dibagi menjadi beberapa kelompok:

A. Warna Primer (Warna Dasar)

Warna primer adalah warna dasar yang tidak bisa dibuat dari campuran warna lain. Semua warna lain berasal dari warna primer.

  • Merah 🔴

  • Kuning 🟡

  • Biru 🔵

B. Warna Sekunder (Warna Campuran)

Warna sekunder adalah warna yang dihasilkan dari pencampuran dua warna primer dengan takaran yang sama.

  • Merah + Kuning = Jingga / Oranye 🟠

  • Kuning + Biru = Hijau 🟢

  • Biru + Merah = Ungu 🟣

2. Media Gambar dan Melukis

Media adalah alat dan bahan yang digunakan untuk membuat karya seni rupa. Media dibagi menjadi dua jenis berdasarkan sifat basah dan keringnya.

A. Media Kering

Media yang digunakan tanpa perlu dicampur dengan air atau minyak.

  • Pensil Warna: Cocok untuk menggambar detail kecil.

  • Krayon / Pas-tel: Memiliki warna yang pekat dan mudah dibaurkan.

  • Spidol: Memberikan garis yang tegas dan warna yang terang.

  • Kertas Gambar: Bidang datar tempat menggambar.

B. Media Basah

Media yang butuh cairan (air atau minyak) agar bisa digunakan.

  • Cat Air (Watercolour): Menggunakan air sebagai pengencernya, hasilnya halus.

  • Cat Asturo / Cat Poster: Warna lebih pekat dan tebal.

  • Kuas: Alat untuk mengaplikasikan cat ke media.

  • Palet: Wadah untuk menampung dan mencampur cat.

3. Metode dan Teknik Menggambar/Melukis

Ada banyak cara (metode) untuk menciptakan warna dan gambar yang menarik:

A. Teknik Usap Abur (Gradasi)

Mengusap warna krayon dari yang paling gelap ke warna yang lebih terang menggunakan jari.

  • Langkah: Warnai bagian pinggir dengan warna tua (misal: Merah), lalu sambung dengan warna muda (Kuning). Usap batas warnanya dengan jari agar menyatu dengan halus.

B. Teknik Percik (Cipratan)

Membuat efek bintik-bintik warna menggunakan sikat gigi bekas dan sisir.

  • Langkah: Celupkan sikat gigi bekas ke dalam cat air, lalu gesekkan sikat pada sisir di atas kertas.

C. Teknik Cetak / Cap (Fingerprint & Stamp)

Membuat gambar menggunakan cetakan dari bahan sekitar.

  • Bahan Alami: Pelepah pisang, kentang yang diukir, atau daun.

  • Bagian Tubuh: Jari tangan (finger painting).

Ringkasan Singkat

KategoriContoh
Warna PrimerMerah, Kuning, Biru
Warna SekunderHijau, Oranye, Ungu
Media KeringKrayon, Pensil Warna, Spidol
Media BasahCat Air, Cat Poster
Teknik KerenUsap Abur, Cipratan (Percik), Cap/Cetak


Mapel B. Indonesia 

Tujuan Pembelajaran hari ini kita akan belajar membaca teks secara fasih menemukan kosakata baru serta memahami arti dengan tepat

 Materi Pembelajaran: Bahasa Indonesia 

1. Membaca Teks Secara Fasih

Membaca fasih artinya membaca dengan ancar, jelas, tidak terbata-bata, serta memperhatikan  tanda baca dan intonasi yang tepat.

Aturan Membaca Fasih:

1. Lafal yang Jelas: Mengucapkan setiap kata dengan artikulasi yang benar.

2. Intonasi yang Sesuai:

* Tanda Titik (`.`): Berhenti agak lama.

* Tanda Koma (`,`): Berhenti sejenak untuk mengambil napas.

* Tanda Tanya (`?`): Membaca dengan nada bertanya.

* Tanda Seru (`!`): Membaca dengan nada tegas atau penuh semangat.


3. Kecepatan Membaca: Tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat.

 2. Menemukan dan Memahami Kosakata Baru

Saat membaca cerita atau bacaan, kita sering menemukan **kata-kata baru** yang belum pernah kita dengar sebelumnya.

 Langkah Memahami Arti Kata Baru:

1. Tandai atau garis bawahi kata yang belum dipahami.

2. Bacalah kalimat di sekitar kata tersebut untuk menebak artinya.

3. Gunakan **Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)** atau tanyakan kepada guru/orang tua.

 3. Teks Bacaan

Mari membaca teks berikut dengan fasih!


>  Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah

> Hari Sabtu, siswa kelas 3 SD Nusantara melaksanakan kegiatan kerja bakt. Mereka bekerja sama membersihkan halaman sekolah.

> Andi dan Budi bertugas menyapu dedaunan gugur yang berserakan. Siti dan Lani sibuk menyiram tanaman bunga agar tumbuh  subur. Sementara itu, Dedi mengumpulkan sampah organik dan anorganik lalu membuangnya ke tempat penampungan. 

> Setelah semua pekerjaan selesai, lingkungan sekolah menjadi sangat asridan bersih. Seluruh siswa merasa gembira karena dapat belajar di tempat yang nyaman.

 4. Kosakata Baru dan Artinya


Dari teks di atas, berikut adalah beberapa kosakata baru beserta artinya:

Kosakata Baru | Arti Kata / Makna 

| **Kerja Bakti** Kegiatan bekerja bersama-sama untuk kepentingan umum tanpa mendapat upah. 

| **Subur** | Dapat tumbuh dengan baik dan segar (tentang tanaman). 

| **Organik** | Sampah yang berasal dari makhluk hidup dan mudah membusuk (contoh: daun, sisa makanan). 

| **Anorganik** | Sampah yang tidak mudah membusuk (contoh: plastik, kaleng). 

| **Asri** | Indah, sedap dipandang mata, dan segar. 

 5. Media dan Metode Pembelajaran

 A. Media Pembelajaran

1. Kartu Kata (Flashcard):Kartu berisi kosakata baru di bagian depan dan artinya/gambarnya di bagian belakang.

2. **Teks Bacaan Berwarna (Color Coded Text):*Teks yang diberi warna berbeda pada tanda baca dan kosakata baru.

3. Kamus Anak / KBBI Digital: Alat bantu mencari arti kata secara interaktif.

B. Metode Pembelajaran

1. Metode *Read Aloud* (Membaca Nyaring):** Guru mencontohkan membaca fasih, kemudian siswa menirukan bersama-sama.

2. Metode *Round Robin* (Membaca Bergiliran):Tiap siswa membaca satu kalimat secara bergantian sesuai urutan duduk.

3. Permainan "Detektif Kata": Siswa diminta mencari kata rahasia (kosakata baru) di dalam teks dan menebak artinya secara berpasangan.


6. Latihan Soal

 Pilihan Ganda

*Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Saat menemukan tanda koma (`,`) dalam bacaan, sikap kita yang benar adalah ...

* a. Berhenti lama

* b. Berhenti sejenak

* c. Membaca lebih cepat

* d. Terus membaca tanpa berhenti


2. Lingkungan sekolah terasa sangat asri setelah dibersihkan. Arti kata asri adalah ...

* a. Kotor dan berdebu

* b. Indah, segar, dan sedap dipandang

* c. Gelap dan menakutkan

* d. Panas dan gersang

3. Contoh sampah **organik** adalah ...

* a. Botol plastik

* b. Kaleng bekas

* c. Daun kering

* d. Kantong kresek

4. Kegiatan bekerja bersama-sama untuk kepentingan bersama tanpa mengharapkan imbalan dinamakan ...

* a. Kerja bakti

* b. Pameran

* c. Ujian

* d. Pentas seni

5. Tanaman yang diberi pupuk dan disiram secara teratur akan tumbuh dengan subur. Kata subur  berarti ...

* a. Layu dan kering

* b. Tumbuh dengan baik dan segar

* c. Berwarna kuning

* d. Mati dan membusuk

 Bagian B: Isian

Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat!

1. Agar dapat memahami arti dari kosakata baru, kita bisa mencarinya di dalam buku ...

2. Apabila membaca kalimat yang diakhiri tanda tanya (`?`), kita membaca dengan nada ...

3. Sampah plastik dan kaleng termasuk dalam jenis sampah ...

4. Membaca secara lancar, jelas, dan memperhatikan tanda baca disebut membaca secara ...

5. Sebutkan 1 contoh kegiatan kerja bakti di lingkungan sekolahmu!


Mapel Matematika 

Tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat menentukan nilai tempat ratusan puluhan satuan serta nilai angka dari bilangan sampai 1000


Tujuan Pembelajaran

  1. Menentukan nilai tempat (ratusan, puluhan, dan satuan) pada bilangan sampai 1.000 dengan tepat.

  2. Menentukan nilai angka setiap digit pada bilangan sampai 1.000 dengan benar. 

Media Pembelajaran

  • Kartu angka (0–9).

  • Blok Dienes atau stik es krim (ikat ratusan, puluhan, dan satuan).

  • Papan nilai tempat (ratusan–puluhan–satuan).

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

  • Spidol dan papan tulis.

Metode Pembelajaran

  • Ceramah interaktif

  • Tanya jawab

  • Demonstrasi

  • Diskusi kelompok

  • Latihan (drill)

  • Permainan edukatif (menyusun kartu angka pada papan nilai tempat

A. Pengertian Nilai Tempat

Nilai tempat adalah letak suatu angka dalam sebuah bilangan.

Pada bilangan sampai 1.000, terdapat tiga nilai tempat, yaitu:

Nilai TempatLetak Angka
RatusanAngka ketiga dari kanan
PuluhanAngka kedua dari kanan
SatuanAngka pertama dari kanan

Contoh:

548

RatusanPuluhanSatuan
548

Artinya:

  • 5 menempati ratusan

  • 4 menempati puluhan

  • 8 menempati satuan

B. Pengertian Nilai Angka

Nilai angka adalah nilai suatu angka sesuai dengan tempatnya.

Contoh:

Bilangan 548

  • Angka 5 nilainya 500

  • Angka 4 nilainya 40

  • Angka 8 nilainya 8

Jadi,

548 = 500 + 40 + 8

Untuk membantu siswa memahami konsep nilai tempat secara visual, gunakan media berikut.


C. Contoh Menentukan Nilai Tempat dan Nilai Angka

Contoh 1

Bilangan 372

AngkaNilai TempatNilai Angka
3Ratusan300
7Puluhan70
2Satuan2

Bentuk uraian:

372 = 300 + 70 + 2

Contoh 2

Bilangan 816

AngkaNilai TempatNilai Angka
8Ratusan800
1Puluhan10
6Satuan6

Bentuk uraian:

816 = 800 + 10 + 6

Contoh 3

Bilangan 905

AngkaNilai TempatNilai Angka
9Ratusan900
0Puluhan0
5Satuan5

Bentuk uraian:

905 = 900 + 0 + 5


D. Langkah Menentukan Nilai Tempat

  1. Perhatikan bilangan.

  2. Mulailah membaca dari kanan.

  3. Tentukan angka satuan, puluhan, dan ratusan.

  4. Tentukan nilai masing-masing angka.

E. Contoh Soal dan Pembahasan

Soal 1

Perhatikan bilangan 684.

a. Angka berapakah yang menempati ratusan?

b. Berapa nilai angka 8?

Jawaban

a. 6

b. 80

Soal 2

Tuliskan bentuk uraian dari 529.

Jawaban

529 = 500 + 20 + 9

Soal 3

Pada bilangan 741, angka 4 menempati nilai tempat ....

Jawaban

Puluhan

Soal 4

Berapa nilai angka 3 pada bilangan 931?

Jawaban


Soal 5

Bilangan 468 terdiri atas ....

Jawaban

  • 4 ratusan

  • 6 puluhan

  • 8 satuan                                        

  • Latihan Soal

A. Isian

  1. Pada bilangan 257, angka 2 berada pada nilai tempat ....

  2. Nilai angka 6 pada bilangan 468 adalah ....

  3. Bilangan 835 terdiri atas .... ratusan, .... puluhan, dan .... satuan.

  4. Bentuk uraian dari 972 adalah ....

  5. Pada bilangan 509, angka 9 berada pada nilai tempat ....

B. Pilihan Ganda

  1. Nilai angka 5 pada bilangan 451 adalah ....

    • a. 5

    • b. 50

    • c. 500

    • d. 450

  2. Angka yang menempati puluhan pada bilangan 683 adalah ....

    • a. 6

    • b. 8

    • c. 3

    • d. 0

  3. Bentuk uraian bilangan 726 adalah ....

    • a. 700 + 20 + 6

    • b. 700 + 2 + 60

    • c. 70 + 20 + 6

    • d. 700 + 26

  4. Nilai angka 9 pada bilangan 194 adalah ....

    • a. 9

    • b. 90

    • c. 900

    • d. 9000

  5. Bilangan yang terdiri atas 5 ratusan, 8 puluhan, dan 2 satuan adalah ....

    • a. 528

    • b. 582

    • c. 852

    • d. 825

G. Kunci Jawaban

Isian

  1. Ratusan

  2. 60

  3. 8 ratusan, 3 puluhan, 5 satuan

  4. 900 + 70 + 2

  5. Satuan

Pilihan Ganda

  1. c. 500

  2. b. 8

  3. a. 700 + 20 + 6

  4. b. 90

  5. b. 582

Penutup

Kesimpulan:

  • Nilai tempat menunjukkan letak suatu angka dalam bilangan (ratusan, puluhan, satuan).

  • Nilai angka adalah nilai suatu angka sesuai dengan letaknya.

  • Bilangan dapat ditulis dalam bentuk uraian, misalnya 684 = 600 + 80 + 4.

Pesan Motivasi:
"Belajar matematika menjadi mudah jika kita memahami konsepnya. Teruslah berlatih, karena semakin sering berlatih, semakin pintar kita menghitung!" 🌟


Dokumentasi kegiatan hari ini


Jumat, 31 Juli 2026_3A



Hari : Jumat, 31 Juli 2026

KELAS III . A

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

🌸 Selamat Pagi, Sholih sholiha Hebat Kelas 3 Billal bin Rabbah 🌸

Selamat pagi, anak-anak yang Ibu banggakan. Semoga hari ini kalian selalu sehat, bahagia, dan penuh semangat.

Awalilah hari dengan berdoa, karena doa adalah kunci keberkahan. Jangan lupa beribadah dengan sungguh-sungguh, menghormati orang tua, menyayangi teman, dan mendengarkan nasihat guru.

Ingatlah, belajar adalah jalan menuju masa depan yang cerah. Tidak apa-apa jika hari ini belum bisa, yang penting terus berusaha dan tidak mudah menyerah. Setiap langkah kecil yang kalian lakukan akan membawa kalian menjadi anak yang cerdas dan sukses.

Jadilah anak yang berakhlak mulia:

  • Berkata jujur.

  • Bersikap sopan dan santun.

  • Rajin membantu sesama.

  • Bertanggung jawab terhadap tugas.

  • Menjaga kebersihan dan menghargai perbedaan.

Anak-anak hebat, ilmu akan bermanfaat jika disertai akhlak yang baik. Jadilah pribadi yang pintar, rendah hati, dan selalu menebarkan kebaikan kepada siapa pun.

🌼 Motivasi Hari Ini:
"Kesuksesan bukan milik orang yang paling pintar, tetapi milik mereka yang rajin belajar, berani mencoba, tidak mudah menyerah, serta selalu berdoa kepada Allah SWT."

Selamat belajar, tetap semangat, teruslah berkarya, dan jadilah kebanggaan keluarga, sekolah, bangsa, dan agama. ❤️


Materi IPAS Kelas 3 

Mengenal Bentuk dan Fungsi Lidah

Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal bentuk dan bagian-bagian lidah.

  2. Menjelaskan fungsi lidah sebagai indera pengecap.

  3. Menyebutkan jenis-jenis rasa yang dapat dikenali lidah.

  4. Menjelaskan cara menjaga kesehatan lidah.

Materi Pembelajaran

A. Pengertian Lidah

Lidah adalah salah satu panca indera manusia yang berfungsi sebagai indera pengecap. Lidah berada di dalam mulut dan tersusun dari otot yang kuat sehingga dapat bergerak ke berbagai arah.

B. Bentuk Lidah

Lidah memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Berbentuk memanjang dan pipih.

  • Berwarna merah muda.

  • Permukaannya memiliki bintik-bintik kecil yang disebut papila.

  • Di dalam papila terdapat kuncup pengecap yang membantu merasakan berbagai rasa.

C. Fungsi Lidah

Lidah memiliki beberapa fungsi penting, yaitu:

  1. Mengecap rasa makanan dan minuman

    • Manis 🍬

    • Asin 🧂

    • Asam 🍋

    • Pahit ☕

    • Gurih (umami) 🍜

  2. Membantu mengunyah makanan

    • Mendorong makanan agar mudah dikunyah oleh gigi.

  3. Membantu menelan makanan

    • Mengarahkan makanan menuju kerongkongan.

  4. Membantu berbicara

    • Lidah membantu mengucapkan huruf dan kata dengan jelas.

  5. Menjaga kebersihan mulut

    • Lidah membantu membersihkan sisa makanan bersama air liur.

D. Jenis Rasa yang Dapat Dikenali Lidah

Jenis RasaContoh Makanan
ManisPermen, gula, madu
AsinGaram, kerupuk
AsamJeruk, lemon
PahitPare, kopi
GurihKaldu, keju, mi

Tahukah kamu?
Semua bagian lidah dapat merasakan berbagai jenis rasa, hanya saja ada bagian yang lebih peka terhadap rasa tertentu.

E. Cara Menjaga Kesehatan Lidah

  • Menyikat gigi dan membersihkan lidah setiap hari.

  • Minum air putih yang cukup.

  • Mengonsumsi makanan bergizi.

  • Tidak makan makanan yang terlalu panas.

  • Memeriksa kesehatan gigi dan mulut secara berkala.

Contoh Kegiatan Pembelajaran

Ayo Mencoba!
Guru menyediakan beberapa bahan makanan:

  • Gula

  • Garam

  • Air jeruk

  • Pare (atau makanan pahit yang aman)

Siswa mencoba mencicipi sedikit setiap bahan, kemudian mengisi tabel hasil pengamatan.

MakananRasa
GulaManis
GaramAsin
JerukAsam
ParePahit

Media Pembelajaran

  • Gambar atau poster lidah dan bagian-bagiannya.

  • Model mulut atau video pembelajaran tentang indera pengecap.

  • Bahan uji rasa (gula, garam, jeruk, pare, kaldu).

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

  • LCD/proyektor (jika tersedia).

Metode Pembelajaran

  • Diskusi kelompok.

  • Tanya jawab.

  • Demonstrasi menggunakan bahan uji rasa.

  • Eksperimen sederhana mencicipi berbagai rasa.

  • Presentasi hasil pengamatan.

Penilaian

A. Pengetahuan

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa fungsi utama lidah?

  2. Sebutkan lima rasa yang dapat dikenali lidah!

  3. Mengapa kita harus membersihkan lidah?

  4. Apa nama bintik-bintik kecil pada permukaan lidah?

  5. Selain mengecap rasa, apa lagi fungsi lidah?

B. Keterampilan

  • Mengelompokkan makanan berdasarkan rasanya.

  • Menyampaikan hasil pengamatan di depan kelas.

C. Sikap

Guru mengamati:

  • Keberanian mencoba.

  • Kerja sama dalam kelompok.

  • Menjaga kebersihan saat praktik.

Kesimpulan

Lidah merupakan salah satu panca indera yang berfungsi sebagai indera pengecap. Lidah membantu kita mengenali rasa makanan, berbicara, mengunyah, dan menelan makanan. Oleh karena itu, kesehatan lidah perlu dijaga dengan membersihkan lidah setiap hari, makan makanan bergizi, dan menjaga kebersihan mulut.

Materi Seni Rupa 


Materi: Garis dan Bentuk dalam Seni Rupa dan Sumatif Harian 1

Tujuan Pembelajaran

  1. Mengulas kembali pengertian garis dan bentuk dalam karya seni rupa dan mengapresiasi karya nya

  2. Sumatif Harian 1

Materi Pembelajaran

A. Pengertian Presentasi Karya Seni

Presentasi karya seni adalah kegiatan memperlihatkan dan menjelaskan hasil karya yang telah dibuat kepada orang lain.

Saat presentasi, siswa dapat menjelaskan:

  • Judul karya.

  • Garis yang digunakan.

  • Bentuk yang dibuat.

  • Alat dan bahan yang digunakan.

  • Makna atau cerita dari karya tersebut.

Contoh:

"Judul karya saya adalah Rumah Impian. Saya menggunakan garis lurus, garis lengkung, dan bentuk persegi, segitiga, serta lingkaran. Saya mewarnainya dengan warna-warna cerah agar terlihat indah."

B. Pengertian Apresiasi Karya Seni

Apresiasi karya seni adalah kegiatan melihat, mengamati, menghargai, dan memberikan tanggapan terhadap karya seni orang lain dengan sopan.

Saat mengapresiasi karya teman, kita dapat mengatakan:

  • "Karyamu sangat rapi."

  • "Perpaduan warnanya bagus."

  • "Bentuk yang kamu buat menarik."

  • "Aku suka gambar pohonnya."

Ingat!
Apresiasi bukan untuk mengejek atau membandingkan, tetapi untuk menghargai hasil karya teman.

C. Mengingat Kembali Unsur Garis

Macam-macam garis:

  • Garis lurus

  • Garis lengkung

  • Garis zig-zag

  • Garis bergelombang

  • Garis putus-putus

Fungsi garis:

  • Membentuk gambar.

  • Memberi arah.

  • Memberi kesan gerak.

  • Menambah keindahan karya.

D. Mengingat Kembali Unsur Bentuk

Bentuk dibedakan menjadi dua.

1. Bentuk Geometris

  • Lingkaran

  • Persegi

  • Persegi panjang

  • Segitiga

  • Oval

2. Bentuk Organik (Bebas)

  • Daun

  • Bunga

  • Hewan

  • Pohon

  • Awan

  • Gunung

Bentuk digunakan untuk menyusun objek sehingga menjadi sebuah gambar yang utuh.

E. Langkah-Langkah Presentasi Karya

  1. Berdiri dengan percaya diri.

  2. Menunjukkan hasil karya kepada teman.

  3. Menjelaskan isi karya secara singkat.

  4. Menjawab pertanyaan guru atau teman.

  5. Mengucapkan terima kasih setelah selesai.

F. Cara Memberikan Apresiasi

Saat teman presentasi:

  • Dengarkan dengan baik.

  • Berikan tepuk tangan.

  • Sampaikan pujian yang sopan.

  • Berikan saran dengan bahasa yang santun.

Contoh saran:

"Mungkin lain kali warnanya bisa dibuat lebih cerah agar lebih menarik."

Kegiatan Pembelajaran

Ayo Berkarya

Tema: Pemandangan Alam

Langkah kegiatan:

  1. Buat gambar menggunakan berbagai jenis garis.

  2. Tambahkan bentuk geometris dan bentuk bebas.

  3. Warnai gambar hingga selesai.

  4. Presentasikan hasil karya selama 2–3 menit.

  5. Teman memberikan apresiasi terhadap karya yang dipresentasikan.

Media Pembelajaran

  • Contoh gambar yang menggunakan berbagai garis dan bentuk.

  • LCD atau poster (jika tersedia).

  • Naskah soal sumatif 

Metode Pembelajaran

  • Diskusi.

  • Tanya jawab.

  • Apresiasi karya 

  • Mengerjakan sumatif secara Individu 

Kesimpulan

Garis dan bentuk merupakan unsur dasar dalam seni rupa. Dengan memanfaatkan berbagai jenis garis dan bentuk, kita dapat menghasilkan karya yang indah dan kreatif. Setelah berkarya, kita perlu mempresentasikan hasil karya dengan percaya diri serta memberikan apresiasi kepada karya teman dengan sikap yang santun dan saling menghargai.

Kamis, 30 Juli 2026_3A



Hari : Kamis , 30 Juli 2026

KELAS III . A

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

🌸 Selamat Pagi, Sholih sholiha Hebat Kelas 3 Bilal bin Rabah🌸

Selamat pagi, anak-anak yang Ibu banggakan. Semoga hari ini kalian selalu sehat, bahagia, dan penuh semangat.

Awalilah hari dengan berdoa, karena doa adalah kunci keberkahan. Jangan lupa beribadah dengan sungguh-sungguh, menghormati orang tua, menyayangi teman, dan mendengarkan nasihat guru.

Ingatlah, belajar adalah jalan menuju masa depan yang cerah. Tidak apa-apa jika hari ini belum bisa, yang penting terus berusaha dan tidak mudah menyerah. Setiap langkah kecil yang kalian lakukan akan membawa kalian menjadi anak yang cerdas dan sukses.

Jadilah anak yang berakhlak mulia:

  • Berkata jujur.

  • Bersikap sopan dan santun.

  • Rajin membantu sesama.

  • Bertanggung jawab terhadap tugas.

  • Menjaga kebersihan dan menghargai perbedaan.

Anak-anak hebat, ilmu akan bermanfaat jika disertai akhlak yang baik. Jadilah pribadi yang pintar, rendah hati, dan selalu menebarkan kebaikan kepada siapa pun.

🌼 Motivasi Hari Ini:
"Kesuksesan bukan milik orang yang paling pintar, tetapi milik mereka yang rajin belajar, berani mencoba, tidak mudah menyerah, serta selalu berdoa kepada Allah SWT."

Selamat belajar, tetap semangat, teruslah berkarya, dan jadilah kebanggaan keluarga, sekolah, bangsa, dan agama. ❤️


Mapel Ipas 

1. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:
Mengidentifikasi panca indera lidah beserta bagian-bagiannya dengan benar.
Menganalisis fungsi lidah sebagai indera pengecap dalam kehidupan sehari-hari.
Memetakan area kepekaan rasa pada lidah (manis, asin, asam, pahit).
Menjelaskan cara merawat kesehatan lidah dengan baik.

2. Media dan Metode Pembelajaran
Media Pembelajaran:
Visual: Gambar poster/diagram bagian-bagian lidah dan pancingan ilustrasi visual.
Konkret (Bahan Nyata): Air gula (manis), garam/keripik asin (asin), perasaan jeruk nipis (asam), dan bubuk kopi/teh pahit tanpa gula (pahit).
Alat Pendukung: Cermin kecil, cutton bud, dan kaca pembesar (lensa pembesar/lup jika ada).
Metode Pembelajaran:
Metode Praktikum / Eksperimen Sederhana: Siswa mencicipi rasa dan menunjuk letak kepekaan rasa di lidah.
Pengamatan Langsung: Siswa melihat permukaan lidah sendiri di depan cermin.
Tanya Jawab & Diskusi: Menggali pengetahuan awal siswa dan merefleksikan rasa.

3. Materi Pembelajaran: Mengenal Lidah si Indera Pengecap

Apa itu Lidah?
Lidah adalah organ tubuh yang berada di dalam mulut. Lidah merupakan indera pengecap yang membantu kita mengenali berbagai rasa makanan dan minuman. Tanpa lidah, kita tidak bisa membedakan mana makanan yang lezat atau yang sudah basi!
Bagian-Bagian Lidah
Permukaan lidah kita tidak mulus, melainkan berbintik-bintik halus. Bintik-bintik kecil ini disebut Papila. Di dalam papila terdapat saraf-saraf penerima rasa (tunas pengecap).

                  [ Ujung Belakang ]
                     ( Rasa PAHIT )
                      \        /
                       \      /
     ( Rasa ASAM ) ----|      |---- ( Rasa ASAM )
                       |      |
     ( Rasa ASIN ) ----|      |---- ( Rasa ASIN )
                       \      /
                        \____/
                     ( Rasa MANIS )
                   [ Ujung Depan ]

> Denah Area Kepekaan Rasa pada Lidah:
>   Ujung Depan Lidah: Sangat peka terhadap rasa Manis (seperti es krim dan permen).
>  Samping Depan (Kiri & Kanan): Peka terhadap rasa Asin (seperti garam dan keripik).
>  Samping Belakang (Kiri & Kanan): Peka terhadap rasa Asam (seperti buah lemon atau jeruk nipis).
>  Pangkal / Belakang Lidah: Peka terhadap rasa Pahit (seperti kopi atau obat).
Fungsi Utama Lidah
 * Pengecap Rasa: Membantu membedakan rasa manis, asin, asam, dan pahit (serta rasa gurih/umami).
 * Membantu Mengunyah & Menelan: Mendorong makanan ke kanan, kiri, dan ke tenggorokan.
 * Membantu Berbicara: Membantu kita mengucapkan kata-kata dengan jelas.
 * Pembersih Mulut Sederhana: Membantu membersihkan sisa makanan di selipan gigi.

Cara Merawat Kesehatan Lidah
 Menggosok Lidah: Membersihkan permukaan lidah secara perlahan menggunakan pembersih khusus lidah atau bagian belakang sikat gigi saat menggosok gigi.
 Hindari Makanan / Minuman Terlalu Panas: Makanan panas bisa membakar papila dan membuat lidah mati rasa sementara.
 Banyak Minum Air Putih: Mencegah mulut dan lidah kering.
 Makan Buah Kaya Vitamin C: Mencegah terjadinya sariawan pada lidah.

4. Lembar Aktivitas Eksperimen (LKS Sederhana)
Nama Siswa: .....................................
Kelas: 3 SD
Langkah Kegiatan:
Siapkan cermin kecil, amati permukaan lidahmu. Apakah kamu melihat bintik-bintik halus (papila)?
 Uji rasa menggunakan cutton bud yang dicelupkan sedikit ke bahan uji, lalu tempelkan di area lidah yang ditentukan.
 silah tabel pengamatan di bawah ini!

No. Bahan yang Dicicipi  Rasa yang Dirasakan  Area Lidah yang Paling Peka 

1 Air Gula ................... Ujung Depan 
2  Garam .................... Samping Depan 
3  Air Jeruk Nipis .................... Samping Belakang 

 4 Kopi Tanpa Gula ................... Pangkal Belakang 





Materi Pendidikan Pancasila Kelas 3 

Materi: Penerapan Sila Kelima Pancasila

Tujuan Pembelajaran

  1. Menjelaskan bunyi sila kelima Pancasila.

  2. Memahami makna sila kelima dalam kehidupan sehari-hari.

  3. Memberikan contoh perilaku yang mencerminkan sila kelima di rumah, sekolah, dan masyarakat.

  4. Membiasakan sikap adil, menghargai hak orang lain, dan suka berbagi dalam kehidupan sehari-hari.

Bunyi Sila Kelima Pancasila

"Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia."

Lambang: Padi dan Kapas.

Makna Lambang:

  • Padi melambangkan kebutuhan pangan.

  • Kapas melambangkan kebutuhan sandang (pakaian).

  • Keduanya menunjukkan bahwa setiap orang berhak memperoleh kehidupan yang layak dan diperlakukan secara adil.

Makna Sila Kelima

Sila kelima mengajarkan kita untuk:

  • Bersikap adil kepada siapa saja.

  • Tidak membeda-bedakan teman.

  • Menghargai hak orang lain.

  • Suka berbagi dan saling membantu.

  • Bekerja sama demi kebaikan bersama.

Contoh Penerapan Sila Kelima

A. Di Rumah

  • Berbagi makanan dengan saudara.

  • Bergantian menggunakan mainan.

  • Membantu orang tua mengerjakan pekerjaan rumah.

  • Tidak memilih-milih pekerjaan rumah.

B. Di Sekolah

  • Bermain dengan semua teman tanpa membeda-bedakan.

  • Bergiliran menggunakan alat tulis atau alat olahraga.

  • Membagi tugas piket secara adil.

  • Menghargai pendapat teman saat diskusi.

C. Di Lingkungan Masyarakat

  • Ikut kerja bakti.

  • Membantu tetangga yang membutuhkan.

  • Berbagi kepada orang yang kurang mampu.

  • Menjaga fasilitas umum bersama-sama.

Contoh Sikap yang Tidak Sesuai

  • Mengejek teman.

  • Pilih kasih terhadap teman.

  • Tidak mau berbagi.

  • Merebut hak orang lain.

  • Curang saat bermain atau belajar.

  • Berdoa.

Gambar sesuai penerapan sila ke 5

Image

Image

Image

Image

Image

Image

Image

Berikut beberapa contoh gambar penerapan sila ke-5 Pancasila (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia) 

  1. Berbagi alat tulis dengan teman yang membutuhkan.

  2. Bermain secara bergiliran, misalnya menggunakan bola atau ayunan.

  3. Melaksanakan piket kelas bersama dan membagi tugas secara adil.

  4. Membantu teman yang mengalami kesulitan belajar atau membawa barang.

  5. Membagikan makanan secara merata kepada semua teman.

Pesan yang dapat disampaikan kepada siswa:

"Sila ke-5 mengajarkan kita untuk bersikap adil, tidak pilih kasih, menghargai hak orang lain, dan mau berbagi agar semua orang merasakan keadilan."


Media Pembelajaran

  • Gambar lambang Pancasila.

  • Poster kegiatan berbagi dan gotong royong.

  • Video pendek tentang sikap adil.

  • Kartu bergambar contoh perilaku.

  • LCD/Proyektor (jika tersedia).

  • Buku Pendidikan Pancasila Kelas III.

Metode Pembelajaran

  • Ceramah interaktif.

  • Tanya jawab.

  • Diskusi kelompok.

  • Bermain peran (Role Play).

  • Demonstrasi.

  • Penugasan.

Evaluasi

A. Pilihan Ganda

  1. Bunyi sila kelima Pancasila adalah ....
    a. Persatuan Indonesia
    b. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
    c. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan
    d. Ketuhanan Yang Maha Esa

  2. Lambang sila kelima adalah ....
    a. Bintang
    b. Pohon Beringin
    c. Kepala Banteng
    d. Padi dan Kapas

B. Soal HOTS

  1. Saat jam istirahat, hanya ada satu bola di sekolah. Semua teman ingin memainkannya. Apa yang sebaiknya dilakukan agar sesuai dengan sila kelima Pancasila? Jelaskan alasanmu!

  2. Kamu melihat temanmu tidak membawa bekal, sedangkan kamu membawa makanan lebih. Apa yang akan kamu lakukan? Mengapa?

  3. Mengapa kita tidak boleh membeda-bedakan teman saat bermain dan belajar?


Kunci Jawaban 

  • Bergiliran menggunakan bola agar semua mendapat kesempatan yang sama.

  • Berbagi bekal kepada teman karena merupakan sikap adil, peduli, dan menghargai hak orang lain.

  • Karena semua teman memiliki hak yang sama untuk dihargai dan diperlakukan dengan adil.

Refleksi dan dokumentasi kegiatan hari ini