RSS

Postingan 2_Ipas , Jumat 30 Oktober 2026

 



🌸 Sapaan Pagi Ananda Sholih-Sholiha Kelas 3A 🌸

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🤗

Apa kabar, anak-anak hebat kelas 3A? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah Swt. 💖

Anak-anak sholih dan sholiha, jangan lupa untuk selalu berbuat kebaikan, peduli terhadap sesama, dan menjaga kebersihan lingkungan. 🥰

✨ Yuk, biasakan diri untuk:
🌷 Menolong teman yang membutuhkan.
🌷 Menjaga kebersihan kelas dan lingkungan.
🌷 Bertutur kata yang baik dan menjaga ucapan agar tidak menyakiti hati teman.
🌷 Saling menghargai, menyayangi, dan menjaga satu sama lain.
🌷 Selalu jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta rajin beribadah.

🌟 Motivasi hari ini:
“Jadilah anak yang tidak hanya cerdas dalam ilmu, tetapi juga indah dalam akhlak. Kebaikan kecil yang kita lakukan dengan ikhlas dapat membawa kebahagiaan bagi orang lain.”

Jangan lupa salat tepat waktu, berdoa, dan murojaah hafalan surah-surah pendek, ya, anak-anak. Semoga setiap langkah kita menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan. 🤲💕

Tetap semangat belajar, teruslah berbuat baik, dan jadilah kebanggaan orang tua serta guru. Ibu Guru percaya, anak-anak kelas 3A pasti bisa menjadi generasi yang sholih, cerdas, peduli, dan berakhlak mulia. 🌈✨

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sayang,
Ibu Guru Kelas 3A ❤️

A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial)

  3. Hari/Tanggal : Jumat, 30 Oktober 2026

  4. Fase/Kelas : Fase B / Kelas 3

  5. Materi : Kenampakan Alam Daratan di Lingkungan Sekitarku

  6. Pertemuan Ke- : 3 (Ketiga)

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN Peserta didik mampu mengenal dan mendeskripsikan berbagai bentuk kenampakan alam daratan yang ada di lingkungan sekitar, serta memahami manfaatnya bagi kehidupan manusia.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum Peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai bentuk kenampakan alam daratan (seperti dataran tinggi, dataran rendah, gunung, dan pegunungan) serta mengetahui fungsinya dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.

  2. TP Ma-Mi-Joy Melalui kegiatan pengamatan gambar dan permainan mencocokkan bentuk daratan secara interaktif (Ma-Mi-Joy), peserta didik dapat mengenal kenampakan alam daratan di lingkungan sekitar secara menyenangkan, aktif, dan penuh rasa antusias.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Peserta didik menyimak penjelasan guru mengenai pengertian kenampakan alam daratan (bagian permukaan bumi yang tidak digenangi air).

  2. Peserta didik mengenal berbagai bentuk kenampakan alam daratan di sekitar mereka (dataran rendah, dataran tinggi, gunung, bukit, dan lembah).

  3. Peserta didik berdiskusi mengenai aktivitas manusia atau jenis tanaman yang cocok hidup di masing-masing bentuk kenampakan alam daratan.

  4. Peserta didik mengerjakan latihan mandiri (post test) untuk menguji pemahaman tentang kenampakan alam daratan di lingkungan sekitar.

E. APERSEPSI SINGKAT Guru membuka pelajaran dengan mengajukan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, pernahkah kalian pergi berlibur ke daerah pegunungan yang sejuk atau dataran rendah yang hangat? Apa saja perbedaan bentuk permukaan bumi yang kalian lihat di sana?" Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan keberagaman ciptaan Allah SWT berupa bentuk daratan di muka bumi.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an/Kebesaran Allah Allah SWT berfirman dalam QS. An-Naba' ayat 6-7:

"Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan, dan gunung-gunung sebagai pasak?"
Keterkaitan: Melalui materi kenampakan alam daratan ini, peserta didik diajarkan untuk mengagumi kebesaran Allah SWT yang menciptakan bumi dengan bentuk daratan yang teratur, kokoh, serta memberikan banyak manfaat bagi kehidupan makhluk hidup.

  1. Penjabaran Materi Kenampakan alam daratan adalah bentuk permukaan bumi di darat yang terbentuk secara alami. Beberapa bentuk kenampakan alam daratan meliputi:

  • Dataran Rendah: Bagian permukaan bumi yang datar dengan ketinggian antara 0 sampai 200 meter di atas permukaan laut. Biasanya digunakan sebagai pemukiman, persawahan, dan pusat perkotaan.

  • Dataran Tinggi (Plato): Wilayah daratan luas yang terletak pada ketinggian lebih dari 200 meter di atas permukaan laut. Udaranya sejuk dan cocok untuk perkebunan teh, sayuran, serta tempat wisata.

  • Gunung dan Pegunungan: Gunung adalah bagian permukaan bumi yang menjulang tinggi (lebih tinggi dari bukit), sedangkan pegunungan adalah rangkaian gunung yang sambung-menyambung.

  • Bukit dan Lembah: Bukit adalah dataran yang lebih tinggi dari sekitarnya namun tidak sebesar gunung, sedangkan lembah adalah wilayah daratan yang rendah di sekitar kaki gunung atau bukit.

  1. Video Pembelajaran

  • (Link video pembelajaran interaktif mengenai berbagai bentuk kenampakan alam daratan dapat disematkan di sini).

  1. Media/Alat Peraga

  • PPT (PowerPoint) materi kenampakan alam daratan

  • Gambar ilustrasi/miniatur bentuk daratan (gunung, dataran tinggi, dan dataran rendah)

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

  1. Post Test Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat!

  2. Apa yang dimaksud dengan kenampakan alam daratan?

  3. Sebutkan dua contoh bentuk kenampakan alam daratan yang ada di permukaan bumi!

  4. Mengapa wilayah dataran tinggi biasanya berhawa lebih sejuk dibandingkan dataran rendah?

G. KESIMPULAN / REFLEKSI Kesimpulan/Refleksi :

  1. Kesimpulan Kenampakan alam daratan terdiri dari berbagai bentuk seperti dataran rendah, dataran tinggi, gunung, dan bukit yang masing-masing memiliki ciri khas serta manfaat yang besar bagi kehidupan manusia.

  2. Refleksi

  • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias mengidentifikasi perbedaan bentuk kenampakan alam daratan melalui media gambar dan kartu ilustrasi.

  • Kendala yang ditemukan: Beberapa siswa masih perlu dibimbing untuk membedakan secara jelas antara ciri-ciri dataran tinggi dan dataran rendah.

  • Respons/keterlibatan peserta didik: Sangat aktif, ceria, dan interaktif selama kegiatan diskusi kelompok berlangsung.

  • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan kuis bergambar atau penugasan sederhana mengamati lingkungan sekitar rumah pada pertemuan berikutnya.

  1. Capaian Tujuan Pembelajaran

  • Jumlah peserta didik tuntas : ... peserta didik

  • Jumlah peserta didik belum tuntas : ... peserta didik

  • Tindak lanjut: Memberikan bimbingan personal serta penjelasan visual menggunakan gambar atau video singkat agar peserta didik yang belum tuntas lebih memahami materi kenampakan alam daratan.

Postingan 1_ Seni rupa , Jumat, 30 Oktober 2026




🌸 Sapaan Pagi Ananda Sholih-Sholiha Kelas 3A 🌸

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🤗

Apa kabar, anak-anak hebat kelas 3A? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah Swt. 💖

Anak-anak sholih dan sholiha, jangan lupa untuk selalu berbuat kebaikan, peduli terhadap sesama, dan menjaga kebersihan lingkungan. 🥰

✨ Yuk, biasakan diri untuk:
🌷 Menolong teman yang membutuhkan.
🌷 Menjaga kebersihan kelas dan lingkungan.
🌷 Bertutur kata yang baik dan menjaga ucapan agar tidak menyakiti hati teman.
🌷 Saling menghargai, menyayangi, dan menjaga satu sama lain.
🌷 Selalu jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta rajin beribadah.

🌟 Motivasi hari ini:
“Jadilah anak yang tidak hanya cerdas dalam ilmu, tetapi juga indah dalam akhlak. Kebaikan kecil yang kita lakukan dengan ikhlas dapat membawa kebahagiaan bagi orang lain.”

Jangan lupa salat tepat waktu, berdoa, dan murojaah hafalan surah-surah pendek, ya, anak-anak. Semoga setiap langkah kita menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan. 🤲💕

Tetap semangat belajar, teruslah berbuat baik, dan jadilah kebanggaan orang tua serta guru. Ibu Guru percaya, anak-anak kelas 3A pasti bisa menjadi generasi yang sholih, cerdas, peduli, dan berakhlak mulia. 🌈✨

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sayang,
Ibu Guru Kelas 3A ❤️


A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Seni Rupa

  3. Hari/Tanggal : Jumat, 30 Oktober 2026

  4. Fase/Kelas : Fase B / Kelas 3

  5. Materi : Prinsip Komposisi (Pusat Perhatian dan Kesatuan)

  6. Pertemuan Ke- : 4 (Keempat)

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN Peserta didik mampu memahami dan menerapkan prinsip dasar seni rupa berupa komposisi, khususnya dalam menentukan pusat perhatian (center of interest) dan kesatuan (unity) dalam karya gambar atau lukisan yang dibuatnya.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum Peserta didik dapat mengidentifikasi konsep pusat perhatian dan kesatuan dalam sebuah karya seni rupa serta menerapkannya saat merancang gambar.

  2. TP Ma-Mi-Joy Melalui kegiatan praktik menggambar kolaboratif dan menyusun elemen seni secara interaktif (Ma-Mi-Joy), peserta didik dapat menciptakan karya seni yang serasi, menarik, dan menyenangkan.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Peserta didik mengamati contoh karya seni rupa yang memiliki fokus utama dan kesatuan unsur warna atau bentuk.

  2. Peserta didik mengenal dua prinsip penting dalam komposisi seni rupa, yaitu pusat perhatian (bagian yang paling menonjol) dan kesatuan (keterpaduan antar unsur gambar).

  3. Peserta didik berlatih menentukan letak objek utama yang menjadi pusat perhatian pada buku gambar mereka.

  4. Peserta didik mulai membuat sketsa karya seni rupa sederhana dengan menerapkan prinsip kesatuan dan pusat perhatian.

E. APERSEPSI SINGKAT Guru membuka pelajaran dengan menunjukkan dua buah gambar (satu gambar terlihat sangat berantakan dan satu lagi terlihat rapi serta ada bagian utamanya). Guru bertanya: "Anak-anak, gambar manakah yang lebih enak dipandang dan langsung menarik perhatian kalian pada pandangan pertama?" Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan pentingnya mengatur tata letak (komposisi), pusat perhatian, dan kesatuan dalam berkarya seni.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an/Kebesaran Allah Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Mulk ayat 3:

"...Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang..."
Keterkaitan: Melalui materi seni rupa ini, peserta didik diajarkan untuk mengagumi keindahan ciptaan Allah SWT yang penuh dengan keseimbangan, kesatuan, dan keteraturan yang sempurna.

  1. Penjabaran Materi Komposisi adalah cara menyusun unsur-unsur seni rupa agar karya seni terlihat indah, serasi, dan seimbang. Dua prinsip utama yang dipelajari meliputi:

  • Pusat Perhatian (Center of Interest): Bagian atau objek utama dalam gambar yang paling menonjol, sehingga langsung menarik perhatian orang yang melihatnya (misalnya objek yang digambar lebih besar atau diberi warna paling cerah).

  • Kesatuan (Unity): Keselarasan dan keterpaduan antara seluruh unsur gambar (bentuk, warna, dan garis) sehingga karya seni tampak utuh, tidak terpisah-pisah, dan nyaman dipandang.

  1. Video Pembelajaran

  • (Link video pembelajaran interaktif mengenai prinsip komposisi, pusat perhatian, dan kesatuan dalam seni rupa dapat disematkan di sini).

  1. Media/Alat Peraga

  • PPT (PowerPoint) materi komposisi seni rupa

  • Contoh karya gambar/lukisan anak

  • Buku gambar, pensil warna, dan alat mewarnai

  1. Post Test Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat!

  2. Apa yang dimaksud dengan pusat perhatian dalam sebuah karya seni rupa?

  3. Mengapa prinsip kesatuan sangat penting agar gambar kita terlihat indah?

  4. Sebutkan satu cara membuat objek menjadi pusat perhatian pada kertas gambar!

G. KESIMPULAN / REFLEKSI Kesimpulan/Refleksi :

  1. Kesimpulan Prinsip komposisi yang mencakup pusat perhatian dan kesatuan membuat karya seni rupa menjadi lebih indah, harmonis, dan memiliki daya tarik tersendiri bagi yang melihatnya.

  2. Refleksi

  • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias dan kreatif dalam menentukan objek utama yang menjadi pusat perhatian pada gambar mereka.

  • Kendala yang ditemukan: Beberapa siswa masih perlu dibimbing agar penempatan objek dalam gambar terlihat lebih menyatu (kesatuan) dan tidak terpencar.

  • Respons/keterlibatan peserta didik: Sangat aktif, gembira, dan penuh semangat saat mewarnai karya seni mereka.

  • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan apresiasi berupa pameran mini di kelas agar peserta didik semakin termotivasi dalam berkarya seni rupa.

  1. Capaian Tujuan Pembelajaran

  • Jumlah peserta didik tuntas : ... peserta didik

  • Jumlah peserta didik belum tuntas : ... peserta didik

  • Tindak lanjut: Memberikan bimbingan personal serta latihan tambahan ringan agar peserta didik yang belum tuntas lebih memahami cara menyusun komposisi gambar yang serasi.

Postingan 2_P.Pancasila, Kamis, 29 Oktober 2026





🌸 Sapaan Pagi Ananda Sholih-Sholiha Kelas 3A 🌸

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🤗

Apa kabar, anak-anak hebat kelas 3A? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah Swt. 💖

Anak-anak sholih dan sholiha, jangan lupa untuk selalu berbuat kebaikan, peduli terhadap sesama, dan menjaga kebersihan lingkungan. 🥰

✨ Yuk, biasakan diri untuk:
🌷 Menolong teman yang membutuhkan.
🌷 Menjaga kebersihan kelas dan lingkungan.
🌷 Bertutur kata yang baik dan menjaga ucapan agar tidak menyakiti hati teman.
🌷 Saling menghargai, menyayangi, dan menjaga satu sama lain.
🌷 Selalu jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta rajin beribadah.

🌟 Motivasi hari ini:
“Jadilah anak yang tidak hanya cerdas dalam ilmu, tetapi juga indah dalam akhlak. Kebaikan kecil yang kita lakukan dengan ikhlas dapat membawa kebahagiaan bagi orang lain.”

Jangan lupa salat tepat waktu, berdoa, dan murojaah hafalan surah-surah pendek, ya, anak-anak. Semoga setiap langkah kita menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan. 🤲💕

Tetap semangat belajar, teruslah berbuat baik, dan jadilah kebanggaan orang tua serta guru. Ibu Guru percaya, anak-anak kelas 3A pasti bisa menjadi generasi yang sholih, cerdas, peduli, dan berakhlak mulia. 🌈✨

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sayang,
Ibu Guru Kelas 3A ❤️

A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila

  3. Hari/Tanggal : Kamis, 29 Oktober 2026

  4. Fase/Kelas : Fase B / Kelas 3

  5. Materi : Keseimbangan Pemenuhan Hak di Rumah dan di Sekolah

  6. Pertemuan Ke- : 3 (Ketiga)

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN Peserta didik mampu memahami dan menjelaskan pentingnya menjaga keseimbangan dalam mendapatkan hak, serta mengenali bentuk-bentuk hak yang diperoleh baik di lingkungan rumah maupun di lingkungan sekolah secara bijak.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum Peserta didik dapat mengidentifikasi persamaan dan perbedaan hak anak ketika berada di rumah dan di sekolah, serta memahami pentingnya memanfaatkannya dengan penuh tanggung jawab.

  2. TP Ma-Mi-Joy Melalui kegiatan bermain peran situasi dua tempat (rumah dan sekolah) secara interaktif (Ma-Mi-Joy), peserta didik dapat menyebutkan dan membedakan hak-hak mereka di rumah dan di sekolah secara menyenangkan, aktif, dan percaya diri.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Peserta didik menyimak penjelasan guru mengenai tempat-tempat di mana mereka memiliki hak (di rumah bersama keluarga dan di sekolah bersama guru serta teman).

  2. Peserta didik mengenal contoh hak di rumah (mendapatkan kasih sayang orang tua, makanan yang sehat, tempat tinggal yang nyaman) dan hak di sekolah (mendapatkan ilmu, bimbingan guru, dan fasilitas belajar).

  3. Peserta didik berlatih mencocokkan kartu situasi hak di rumah dan di sekolah melalui diskusi kelompok kecil.

  4. Peserta didik mengerjakan latihan mandiri (post test) untuk menguji pemahaman tentang keseimbangan hak di rumah dan sekolah.

E. APERSEPSI SINGKAT Guru membuka pelajaran dengan mengajukan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, apakah hak yang kalian terima saat berada di rumah sama persis dengan hak saat berada di sekolah?" Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan pemahaman bahwa setiap tempat memiliki porsi dan bentuk hak masing-masing yang harus disyukuri dan diimbangi dengan tanggung jawab.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an/Kebesaran Allah Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nahl ayat 97:

"Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik..."
Keterkaitan: Melalui materi ini, peserta didik diajarkan untuk menyadari bahwa mendapatkan hak berupa kehidupan yang baik di rumah dan pendidikan yang layak di sekolah adalah karunia Allah SWT yang harus disyukuri dengan senantiasa berbuat kebaikan dan bertanggung jawab.

  1. Penjabaran Materi Keseimbangan pemenuhan hak berarti kita dapat menikmati hak kita di setiap tempat dengan porsi yang tepat dan dibarengi dengan rasa tanggung jawab. Perbandingan hak anak meliputi:

  • Hak di Rumah:

    • Mendapatkan kasih sayang, perhatian, dan perlindungan dari orang tua serta anggota keluarga.

    • Mendapatkan makanan yang sehat, pakaian yang layak, dan tempat tinggal yang nyaman.

    • Mendapatkan waktu istirahat dan bermain yang cukup di rumah.

  • Hak di Sekolah:

    • Mendapatkan ilmu pengetahuan dan bimbingan belajar dari bapak/ibu guru.

    • Menggunakan fasilitas sekolah dengan tertib (seperti buku perpustakaan dan alat olahraga).

    • Mendapatkan perlakuan yang adil, aman, dan rasa nyaman dari seluruh warga sekolah.

  1. Video Pembelajaran

  • (Link video pembelajaran interaktif mengenai hak anak di rumah dan di sekolah dapat disematkan di sini).

  1. Media/Alat Peraga

  • PPT (PowerPoint) materi hak di rumah dan sekolah

  • Kartu kelompok situasi rumah vs sekolah

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

  1. Post Test Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat!

  2. Sebutkan dua contoh hak yang kamu miliki saat berada di rumah!

  3. Sebutkan dua contoh hak yang kamu miliki saat berada di sekolah!

  4. Mengapa kita harus menggunakan hak kita di rumah maupun di sekolah dengan penuh tanggung jawab?

G. KESIMPULAN / REFLEKSI Kesimpulan/Refleksi :

  1. Kesimpulan Sebagai anak yang baik, kita memiliki hak di rumah maupun di sekolah. Hak-hak tersebut harus diterima secara seimbang dan dinikmati dengan penuh rasa syukur serta tanggung jawab.

  2. Refleksi

  • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias membedakan dan menyebutkan contoh hak mereka di rumah versus di sekolah melalui permainan kartu kelompok.

  • Kendala yang ditemukan: Beberapa siswa masih perlu dibimbing agar tidak tertukar antara contoh hak di rumah dan kewajiban di sekolah.

  • Respons/keterlibatan peserta didik: Sangat aktif, ceria, dan antusias selama kegiatan simulasi kelompok.

  • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan penguatan dan lembar latihan harian ringan agar peserta didik semakin terlatih memahami konsep hak di berbagai lingkungan.

  1. Capaian Tujuan Pembelajaran

  • Jumlah peserta didik tuntas : ... peserta didik

  • Jumlah peserta didik belum tuntas : ... peserta didik

  • Tindak lanjut: Memberikan bimbingan personal serta pendekatan persuasif kepada peserta didik yang belum tuntas agar lebih mudah membedakan hak di rumah dan di sekolah.

Pertemuan 1_Ipas , kamis 29 Oktober 2026




🌸 Sapaan Pagi Ananda Sholih-Sholiha Kelas 3A 🌸

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🤗

Apa kabar, anak-anak hebat kelas 3A? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah Swt. 💖

Anak-anak sholih dan sholiha, jangan lupa untuk selalu berbuat kebaikan, peduli terhadap sesama, dan menjaga kebersihan lingkungan. 🥰

✨ Yuk, biasakan diri untuk:
🌷 Menolong teman yang membutuhkan.
🌷 Menjaga kebersihan kelas dan lingkungan.
🌷 Bertutur kata yang baik dan menjaga ucapan agar tidak menyakiti hati teman.
🌷 Saling menghargai, menyayangi, dan menjaga satu sama lain.
🌷 Selalu jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta rajin beribadah.

🌟 Motivasi hari ini:
“Jadilah anak yang tidak hanya cerdas dalam ilmu, tetapi juga indah dalam akhlak. Kebaikan kecil yang kita lakukan dengan ikhlas dapat membawa kebahagiaan bagi orang lain.”

Jangan lupa salat tepat waktu, berdoa, dan murojaah hafalan surah-surah pendek, ya, anak-anak. Semoga setiap langkah kita menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan. 🤲💕

Tetap semangat belajar, teruslah berbuat baik, dan jadilah kebanggaan orang tua serta guru. Ibu Guru percaya, anak-anak kelas 3A pasti bisa menjadi generasi yang sholih, cerdas, peduli, dan berakhlak mulia. 🌈✨

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sayang,
Ibu Guru Kelas 3A ❤️


A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial)

  3. Hari/Tanggal : Kamis, 29 Oktober 2026

  4. Fase/Kelas : Fase B / Kelas 3

  5. Materi : Mengenal Kabupaten dan Kota Tempat Tinggalku

  6. Pertemuan Ke- : 2

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN Peserta didik mampu mengenal dan menceritakan letak geografis, nama kabupaten atau kota tempat tinggalnya, serta karakteristik dan keunggulan daerah tempat tinggalnya sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum Peserta didik dapat mengidentifikasi nama kabupaten/kota tempat tinggal mereka, mengenal batas wilayah sekitarnya, serta mengetahui keunikan daerah tempat tinggal dengan benar.

  2. TP Ma-Mi-Joy Melalui kegiatan eksplorasi peta wilayah dan permainan tebak lokasi interaktif (Ma-Mi-Joy), peserta didik dapat mengenal lingkungan sekitar tempat tinggal mereka secara menyenangkan, aktif, dan penuh rasa bangga.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Peserta didik menyimak penjelasan guru mengenai konsep wilayah tempat tinggal (dari tingkat desa/kelurahan hingga kabupaten/kota).

  2. Peserta didik mengenal nama Kabupaten/Kota tempat tinggal mereka (Kota Bandar Lampung dan sekitarnya) melalui peta atau globe.

  3. Peserta didik berdiskusi mengenai ciri khas, tempat penting, atau ikon kebanggaan yang ada di daerah tempat tinggal mereka.

  4. Peserta didik mengerjakan latihan mandiri (post test) untuk menguji pemahaman tentang wilayah tempat tinggal.

E. APERSEPSI SINGKAT Guru membuka pelajaran dengan mengajukan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, di kabupaten atau kota manakah sekolah kita SD Al Azhar 2 berada? Apa saja tempat menarik atau ciri khas yang ada di kota tempat tinggal kita ini?" Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan pentingnya mengenali dan mencintai daerah tempat tinggal sebagai bagian dari rasa cinta tanah air.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an/Kebesaran Allah Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Hujurat ayat 13:

"...Dan Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal..."
Keterkaitan: Melalui materi mengenal daerah tempat tinggal ini, peserta didik diajarkan untuk mensyukuri keragaman wilayah, mengenal lingkungan sekitar ciptaan Allah SWT, serta mempererat rasa persaudaraan antarwarga di daerahnya.

  1. Penjabaran Materi Mengenal kabupaten dan kota tempat tinggalku meliputi beberapa hal penting:

  • Letak Wilayah: Tempat tinggal kita berada di Provinsi Lampung, tepatnya di Kota Bandar Lampung (atau kabupaten di sekitarnya seperti Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, dll.).

  • Batas Wilayah: Mengenal daerah tetangga atau batas sebelah utara, selatan, timur, dan barat dari wilayah tempat tinggal.

  • Ciri Khas dan Ikon Daerah: Setiap kota atau kabupaten memiliki keunggulan, makanan khas, atau tempat ikonik (seperti Teluk Lampung, tugu, atau pusat keramaian) yang menjadi identitas daerah.

  • Peran Kita: Menjaga kebersihan lingkungan, menaati aturan daerah, dan bangga menjadi bagian dari warga kota tempat tinggal.

  1. Video Pembelajaran

  • (Link video pembelajaran interaktif mengenai pengenalan kota dan kabupaten di Provinsi Lampung dapat disematkan di sini).

  1. Media/Alat Peraga

  • PPT (PowerPoint) materi wilayah kabupaten/kota

  • Peta Provinsi Lampung dan Kota Bandar Lampung

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

  1. Post Test Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat!

  2. Di kota atau kabupaten manakah tempat tinggal dan sekolah kita berada?

  3. Sebutkan satu contoh tempat atau ikon terkenal yang ada di kota tempat tinggalmu!

  4. Mengapa kita harus mengenal dan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal kita?

G. KESIMPULAN / REFLEKSI Kesimpulan/Refleksi :

  1. Kesimpulan Mengenal kabupaten atau kota tempat tinggal membuat kita lebih memahami lingkungan sekitar, batas wilayah, serta ciri khas daerah yang harus kita banggakan dan jaga bersama.

  2. Refleksi

  • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias menyebutkan nama kota tempat tinggal serta berbagi cerita tentang tempat-tempat seru yang pernah mereka kunjungi di Bandar Lampung.

  • Kendala yang ditemukan: Beberapa siswa masih perlu dibimbing untuk membedakan antara tingkat wilayah kecamatan, kota, dan provinsi.

  • Respons/keterlibatan peserta didik: Sangat aktif, ceria, dan interaktif selama kegiatan mengamati peta wilayah.

  • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan kuis ringan atau penugasan bersama orang tua untuk mengamati peta wilayah sekitar rumah pada pertemuan berikutnya.

  1. Capaian Tujuan Pembelajaran

  • Jumlah peserta didik tuntas : ... peserta didik

  • Jumlah peserta didik belum tuntas : ... peserta didik

  • Tindak lanjut: Memberikan bimbingan personal serta penjelasan sederhana menggunakan atlas atau peta bergambar agar peserta didik yang belum tuntas lebih memahami wilayah tempat tinggalnya.

Postingan 1_Bahasa Indonesia, Rabu, 28 Oktober 2026






🌸 Sapaan Pagi Ananda Sholih-Sholiha Kelas 3A 🌸

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🤗

Apa kabar, anak-anak hebat kelas 3A? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah Swt. 💖

Anak-anak sholih dan sholiha, jangan lupa untuk selalu berbuat kebaikan, peduli terhadap sesama, dan menjaga kebersihan lingkungan. 🥰

✨ Yuk, biasakan diri untuk:
🌷 Menolong teman yang membutuhkan.
🌷 Menjaga kebersihan kelas dan lingkungan.
🌷 Bertutur kata yang baik dan menjaga ucapan agar tidak menyakiti hati teman.
🌷 Saling menghargai, menyayangi, dan menjaga satu sama lain.
🌷 Selalu jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta rajin beribadah.

🌟 Motivasi hari ini:
“Jadilah anak yang tidak hanya cerdas dalam ilmu, tetapi juga indah dalam akhlak. Kebaikan kecil yang kita lakukan dengan ikhlas dapat membawa kebahagiaan bagi orang lain.”

Jangan lupa salat tepat waktu, berdoa, dan murojaah hafalan surah-surah pendek, ya, anak-anak. Semoga setiap langkah kita menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan. 🤲💕

Tetap semangat belajar, teruslah berbuat baik, dan jadilah kebanggaan orang tua serta guru. Ibu Guru percaya, anak-anak kelas 3A pasti bisa menjadi generasi yang sholih, cerdas, peduli, dan berakhlak mulia. 🌈✨

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sayang,
Ibu Guru Kelas 3A ❤️

A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

  3. Hari/Tanggal : Rabu, 28 Oktober 2026

  4. Fase/Kelas : Fase B / Kelas 3

  5. Materi : Olah Vokal (Volume dan Intonasi Suara Sesuai Konteks)

  6. Pertemuan Ke- : 3 (Ketiga)

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN Peserta didik mampu mengatur volume dan intonasi suara secara tepat saat berbicara atau membacakan teks lisan, serta menyesuaikannya dengan konteks situasi dan kepada siapa mereka berbicara.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum Peserta didik dapat memahami dan mempraktikkan cara mengatur volume (keras-lemahnya suara) serta intonasi (tinggi-rendahnya nada suara) yang sesuai dengan berbagai konteks situasi.

  2. TP Ma-Mi-Joy Melalui kegiatan bermain peran situasi sosial (Ma-Mi-Joy), peserta didik dapat berlatih menyesuaikan volume dan intonasi suara saat berbicara di perpustakaan, di lapangan sekolah, maupun saat berdialog dengan guru secara menyenangkan dan percaya diri.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang perbedaan situasi saat berbicara (misalnya berbicara di tempat sepi vs tempat ramai).

  2. Peserta didik mengenal konsep volume (suara keras, sedang, dan pelan) serta intonasi (nada datar, bertanya, dan berseru).

  3. Peserta didik melakukan latihan pemanasan vokal sederhana bersama-sama di kelas.

  4. Peserta didik mempraktikkan penyesuaian volume dan intonasi suara berdasarkan kartu peran situasi tertentu secara berpasangan.

E. APERSEPSI SINGKAT Guru membuka pelajaran dengan memberikan ilustrasi suara: "Anak-anak, apakah boleh kita berteriak-teriak saat berada di dalam perpustakaan? Atau sebaliknya, apakah boleh kita berbisik-bisik saat menjawab pertanyaan guru di depan kelas yang ramai?" Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan pentingnya menyesuaikan volume dan intonasi suara agar sesuai dengan tempat dan keadaan (konteks).

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an/Kebesaran Allah Allah SWT berfirman dalam QS. Luqman ayat 19:

"...Dan sederhanakanlah dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai."
Keterkaitan: Melalui materi olah vokal ini, peserta didik diajarkan untuk mengatur nada dan volume suara agar tidak berlebihan, bersikap tenang, serta berbicara dengan cara yang nyaman didengar oleh orang lain sebagai wujud adab islami.

  1. Penjabaran Materi Olah vokal adalah cara kita melatih dan menggunakan suara dengan baik. Dalam berbicara, kita harus menyesuaikan volume dan intonasi dengan konteks situasi:

    Olah Vokal: Volume dan Intonasi Suara Sesuai Konteks

    15 Contoh Pidato Persuasif Singkat dengan Beragam Tema


    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Ananda sholih-sholiha kelas 3A yang hebat, sebelum belajar, mari kita berdoa terlebih dahulu. Hari ini kita akan belajar menggunakan suara dengan baik ketika berbicara.

    Pernahkah kalian berbicara terlalu keras di perpustakaan? Atau berbicara terlalu pelan ketika presentasi di depan kelas?

    Nah, kita perlu belajar mengatur volume dan intonasi suara agar orang lain dapat memahami perkataan kita dengan nyaman.

    C. Ringkasan Materi

    1. Pengertian Olah Vokal

    Olah vokal adalah latihan menggunakan suara agar kita dapat berbicara dengan jelas, tepat, dan mudah dipahami oleh orang lain.

    Dalam olah vokal, kita perlu memperhatikan volume suara dan intonasi.

    2. Volume Suara

    Volume suara adalah tingkat keras atau pelannya suara ketika berbicara.

    Pupils whispering secrets during class

    Tambahkan ke Favorit

    a. Suara pelan

    Digunakan ketika berbisik, berbicara di perpustakaan, atau berbicara agar tidak mengganggu orang lain.

    Spartan Alumni Follow Thousands of Paths | Spartan Magazine | Michigan State University

    Tambahkan ke Favorit

    b. Suara sedang

    Digunakan ketika mengobrol dengan teman atau berbicara dalam kelompok kecil.

    10 Contoh pidato 17 Agustus untuk anak SD singkat, mudah dihafal, dan penuh semangat

    Tambahkan ke Favorit

    c. Suara lantang

    Digunakan ketika presentasi di depan kelas atau berbicara kepada banyak orang. Suara harus jelas, tetapi tidak berteriak.

    Ingat! Volume suara harus disesuaikan dengan tempat, situasi, dan orang yang diajak berbicara.

    3. Intonasi Suara

    Intonasi adalah perubahan tinggi dan rendahnya nada suara ketika berbicara.

    Intonasi membantu pendengar memahami maksud dan perasaan pembicara.

    Contoh penggunaan intonasi:

    - Kalimat berita: nada cenderung turun pada akhir kalimat.

    Contoh: “Hari ini kami belajar Bahasa Indonesia.”

    - Kalimat tanya: nada dapat naik pada akhir kalimat, terutama pada pertanyaan ya atau tidak.

    Contoh: “Apakah kamu sudah mengerjakan tugas?”

    - Kalimat perintah: diucapkan dengan tegas dan jelas, tetapi tetap santun.

    Contoh: “Tolong rapikan meja belajarmu!”

    - Kalimat kagum: diucapkan dengan nada yang menunjukkan rasa kagum.

    Contoh: “Wah, indah sekali lukisanmu!”

    4. Volume dan Intonasi Sesuai Konteks

    SituasiVolume suaraIntonasi
    Membaca di perpustakaanPelanTenang
    Berdiskusi dengan temanSedangWajar
    Presentasi di depan kelasLantang dan jelasTegas
    Bertanya kepada guruSedangSopan
    Bercerita tentang pengalaman menyenangkanSedang atau lantangCeria

    5. Cara Berbicara yang Baik

    Agar berbicara menjadi lebih baik, lakukan hal-hal berikut:

    1. Ucapkan kata-kata dengan jelas.

    2. Atur napas sebelum berbicara.

    3. Gunakan volume suara sesuai keadaan.

    4. Atur intonasi agar tidak terdengar monoton.

    5. Pandanglah lawan bicara dengan sopan.

    6. Hindari berteriak atau berbicara terlalu pelan.

    7. Gunakan kata-kata yang santun.

    D. Kegiatan Praktik Olah Vokal

    6 Classroom Tips to Engage Your Students

    Tambahkan ke Favorit

    Petunjuk kegiatan:

    Bacalah kalimat berikut dengan volume dan intonasi yang sesuai!

    1. “Selamat pagi, Bu Guru!” — ucapkan dengan suara jelas dan ramah.

    2. “Apakah kamu sudah makan?” — ucapkan seperti sedang bertanya.

    3. “Tolong buang sampah pada tempatnya!” — ucapkan dengan tegas dan santun.

    4. “Wah, pemandangannya sangat indah!” — ucapkan dengan penuh kekaguman.

    5. “Mohon tenang, teman-teman sedang membaca.” — ucapkan dengan suara sedang dan sopan.

    Setelah berlatih, mintalah teman untuk memberikan penilaian sederhana terhadap kejelasan suara, ketepatan intonasi, dan kesantunan berbicara.

    E. Latihan Soal

    I. Pilihan Ganda

    Pilihlah jawaban yang paling tepat!

    1. Tingkat keras atau pelannya suara disebut ....

    • A. gerakan

    • B. volume

    • C. tulisan

    • D. ekspresi

    2. Ketika berada di perpustakaan, sebaiknya kita berbicara dengan suara ....

    • A. berteriak

    • B. sangat keras

    • C. pelan

    • D. lantang

    3. Intonasi adalah ....

    • A. perubahan tinggi dan rendah nada suara

    • B. gerakan kaki ketika berbicara

    • C. kerasnya tepukan tangan

    • D. cepatnya seseorang berjalan

    4. Ketika melakukan presentasi di depan kelas, kita sebaiknya berbicara dengan suara ....

    • A. tidak terdengar

    • B. jelas dan lantang

    • C. selalu berbisik

    • D. sambil berteriak

    5. Kalimat yang menunjukkan kekaguman adalah ....

    • A. Siapa namamu?

    • B. Tutup pintu itu!

    • C. Wah, bagus sekali gambarmu!

    • D. Saya pergi ke sekolah.

    II. Isian Singkat

    6. Tingkat keras dan pelannya suara disebut ....

    7. Saat bertanya kepada guru, kita menggunakan intonasi yang ....

    8. Ketika berbicara di depan kelas, suara harus terdengar ....

    9. Berbicara dengan berteriak dapat membuat orang lain merasa ....

    10. Selain volume, kita perlu memperhatikan ... suara ketika berbicara.

    III. Praktik Berbicara

    11. Ucapkan kalimat “Selamat pagi, teman-teman!” dengan suara ramah dan jelas.

    12. Ucapkan kalimat “Apakah kamu membawa buku?” dengan intonasi bertanya.

    13. Ucapkan kalimat “Tolong antre dengan tertib!” dengan tegas dan santun.

    F. Kunci Jawaban

    Pilihan ganda:

    1. B

    2. C

    3. A

    4. B

    5. C

    Isian singkat:

    1. Volume suara.

    2. Sopan.

    3. Jelas dan lantang.

    4. Terganggu atau tidak nyaman.

    5. Intonasi.

    Praktik berbicara: Dinilai berdasarkan kejelasan pengucapan, ketepatan volume, intonasi, dan kesantunan.

    G. Kesimpulan

    Olah vokal membantu kita berbicara dengan jelas dan mudah dipahami. Volume adalah keras atau pelannya suara, sedangkan intonasi adalah perubahan tinggi dan rendah nada suara. Keduanya harus disesuaikan dengan situasi agar komunikasi berlangsung dengan baik dan santun.

    H. Refleksi Pembelajaran

    Ananda sholih-sholiha, jawablah pertanyaan berikut!

    1. Apa perbedaan volume dan intonasi suara?

    2. Mengapa kita tidak boleh berteriak ketika berbicara?

    3. Bagaimana cara berbicara yang baik ketika presentasi di depan kelas?


  2. Video Pembelajaran

  • (Link video pembelajaran interaktif mengenai teknik olah vokal dan pengaturan suara dapat disematkan di sini).

  1. Media/Alat Peraga

  • PPT (PowerPoint) materi olah vokal dan konteks berbicara

  • Kartu situasi peran (Perpustakaan, Lapangan Sekolah, Ruang Kelas)

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

  1. Post Test Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat!

  2. Kapan waktu yang tepat kita menggunakan volume suara yang pelan atau berbisik?

  3. Mengapa kita tidak boleh berbicara dengan suara terlalu keras di dalam perpustakaan?

  4. Apa manfaat mengatur intonasi suara saat kita sedang bercerita di depan kelas?

G. KESIMPULAN / REFLEKSI Kesimpulan/Refleksi :
  1. G. Kesimpulan

    Olah vokal membantu kita berbicara dengan jelas dan mudah dipahami. Volume adalah keras atau pelannya suara, sedangkan intonasi adalah perubahan tinggi dan rendah nada suara. Keduanya harus disesuaikan dengan situasi agar komunikasi berlangsung dengan baik dan santun.

    H. Refleksi Pembelajaran

    Ananda sholih-sholiha, jawablah pertanyaan berikut!

    1. Apa perbedaan volume dan intonasi suara?

    2. Mengapa kita tidak boleh berteriak ketika berbicara?

    3. Bagaimana cara berbicara yang baik ketika presentasi di depan kelas?

  2. Refleksi

  • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias memperagakan perbedaan suara saat bermain peran menjadi anak di perpustakaan dan anak di lapangan.

  • Kendala yang ditemukan: Beberapa siswa masih terbawa suasana ramai sehingga volume suaranya sulit dikontrol saat sesi latihan kelompok.

  • Respons/keterlibatan peserta didik: Aktif, ceria, dan sangat menikmati simulasi berbagai situasi peran yang diberikan guru.

  • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan pembiasaan kedisiplinan suara (quiet vs active voice) di dalam kelas agar siswa terbiasa mengontrol volume suara sesuai situasi pembelajaran.

  1. Capaian Tujuan Pembelajaran

  • Jumlah peserta didik tuntas : peserta didik

  • Jumlah peserta didik belum tuntas :  peserta didik

  • Tindak lanjut: Memberikan pendampingan tambahan secara personal agar siswa yang belum tuntas lebih peka dalam mengenali perbedaan situasi dan cara mengatur volumenya.

Postingan 2_Matematika, Rabu, 28 Oktober 2026




Writing

🌸 Sapaan Pagi Ananda Sholih-Sholiha Kelas 3A 🌸

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🤗

Apa kabar, anak-anak hebat kelas 3A? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah Swt. 💖

Anak-anak sholih dan sholiha, jangan lupa untuk selalu berbuat kebaikan, peduli terhadap sesama, dan menjaga kebersihan lingkungan. 🥰

✨ Yuk, biasakan diri untuk:
🌷 Menolong teman yang membutuhkan.
🌷 Menjaga kebersihan kelas dan lingkungan.
🌷 Bertutur kata yang baik dan menjaga ucapan agar tidak menyakiti hati teman.
🌷 Saling menghargai, menyayangi, dan menjaga satu sama lain.
🌷 Selalu jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta rajin beribadah.

🌟 Motivasi hari ini:
“Jadilah anak yang tidak hanya cerdas dalam ilmu, tetapi juga indah dalam akhlak. Kebaikan kecil yang kita lakukan dengan ikhlas dapat membawa kebahagiaan bagi orang lain.”

Jangan lupa salat tepat waktu, berdoa, dan murojaah hafalan surah-surah pendek, ya, anak-anak. Semoga setiap langkah kita menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan. 🤲💕

Tetap semangat belajar, teruslah berbuat baik, dan jadilah kebanggaan orang tua serta guru. Ibu Guru percaya, anak-anak kelas 3A pasti bisa menjadi generasi yang sholih, cerdas, peduli, dan berakhlak mulia. 🌈✨

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sayang,
Ibu Guru Kelas 3A ❤️


A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Matematika

  3. Hari/Tanggal : Rabu, 28 Oktober 2026

  4. Fase/Kelas : Fase B / Kelas 3

  5. Materi : Rangkuman Sumatif Harian 3 (Perkalian dan Pembagian Bilangan Cacah Sampai 100)

  6. Pertemuan Ke- : Persiapan Sumatif Harian

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN Peserta didik mampu memahami, menguasai, dan menerapkan konsep dasar operasi perkalian serta pembagian bilangan cacah sampai 100 dalam penyelesaian masalah perhitungan sehari-hari maupun soal cerita secara tepat dan teliti.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum Peserta didik dapat mereview kembali materi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 sebagai persiapan menghadapi sumatif harian.

  2. TP Ma-Mi-Joy Melalui kegiatan kuis kilat interaktif dan permainan tebak angka berhitung (Ma-Mi-Joy), peserta didik dapat mengulang kembali pemahaman konsep perkalian dan pembagian secara menyenangkan, percaya diri, dan penuh semangat.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Peserta didik menyimak kilas balik materi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 yang disampaikan oleh guru.

  2. Peserta didik membahas kembali contoh-contoh soal perkalian berulang dan konsep pembagian sebagai pengurangan berulang.

  3. Peserta didik berlatih mengerjakan beberapa contoh soal latihan campuran (perkalian dan pembagian).

  4. Peserta didik melakukan tanya jawab untuk memantapkan pemahaman sebelum pelaksanaan sumatif harian.

E. APERSEPSI SINGKAT Guru membuka pelajaran dengan memberikan tebak-tebakan ringan: "Anak-anak, jika ibu mempunyai 12 buah permen lalu dibagikan sama rata kepada 3 orang anak, berapa permen yang didapat setiap anak?" Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan pentingnya menguasai materi perkalian dan pembagian sebagai bekal untuk menghadapi sumatif harian ke-3.

F. PEMBAHASAN SINGKAT / RANGKUMAN MATERI

  1. Ayat Al-Qur'an/Kebesaran Allah Allah SWT berfirman dalam QS. Al-An'am ayat 160:

"Barang siapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalannya..."
Keterkaitan: Melalui pembelajaran matematika tentang perkalian dan pembagian, peserta didik diajarkan nilai keteraturan, keadilan dalam membagi sesuatu, serta melatih kejujuran dan ketelitian.

  1. Penjabaran Materi 

    Rangkuman Sumatif Harian 3

    Materi: Perkalian dan Pembagian Bilangan Cacah Sampai 100

    Basic Operations Math Classroom Poster - Learning Addition Subtraction Multiplication Division Poster - Math Class Decor - Walmart.com


    B. Rangkuman Materi

    1. Perkalian sebagai Penjumlahan Berulang

    Perkalian adalah penjumlahan bilangan yang sama secara berulang.

    Contoh:

    Ada 4 piring. Setiap piring berisi 3 buah jeruk.

    Piring 1

    Yummy.com

    Tambahkan ke Favorit

    Piring 2

    Yummy.com

    Tambahkan ke Favorit

    Piring 3

    Yummy.com

    Tambahkan ke Favorit

    Piring 4

    Yummy.com

    Tambahkan ke Favorit

    Penjumlahan berulang:

    3+3+3+3=123+3+3+3=123+3+3+3=12

    Bentuk perkalian:

    4×3=124\times3=124×3=12

    Jadi, jumlah seluruh jeruk adalah 12 buah.

    2. Menghitung Perkalian

    Contoh:

    • 2×5=102\times5=102×5=10

    • 4×6=244\times6=244×6=24

    • 7×8=567\times8=567×8=56

    • 9×9=819\times9=819×9=81

    • 10×10=10010\times10=10010×10=100

    Ingat! Tanda ×\times× dibaca kali.

    3. Sifat Komutatif Perkalian

    Sifat komutatif berarti urutan bilangan yang dikalikan dapat ditukar, tetapi hasilnya tetap sama.

    Contoh:

    3×4=123\times4=123×4=12

    4×3=124\times3=124×3=12

    Jadi, 3×4=4×33\times4=4\times33×4=4×3.

    4. Pembagian sebagai Membagi Sama Banyak

    Pembagian adalah kegiatan membagi suatu jumlah menjadi beberapa kelompok yang sama banyak.

    Contoh:

    Ada 12 buah apel yang dibagikan kepada 3 anak sama banyak.

    Division Infographic | LivePhysics™

    Tambahkan ke Favorit

    Perhitungannya:

    12÷3=412\div3=412÷3=4

    Jadi, setiap anak mendapat 4 buah apel.

    5. Pembagian sebagai Pengurangan Berulang

    Contoh:

    15÷3=515\div3=515÷3=5

    Pengurangan berulang:

    • 15−3=1215-3=1215−3=12

    • 12−3=912-3=912−3=9

    • 9−3=69-3=69−3=6

    • 6−3=36-3=36−3=3

    • 3−3=03-3=03−3=0

    Ada 5 kali pengurangan, jadi 15÷3=515\div3=515÷3=5.

    6. Hubungan Perkalian dan Pembagian

    Perkalian dan pembagian merupakan operasi yang saling berkebalikan.

    Contoh:

    4×5=204\times5=204×5=20

    Maka:

    • 20÷4=520\div4=520÷4=5

    • 20÷5=420\div5=420÷5=4

    Cara mudah mengingat: Jika a×b=ca\times b=ca×b=c, maka c÷a=bc\div a=bc÷a=b dan c÷b=ac\div b=ac÷b=a, selama pembaginya bukan nol.

    7. Soal Cerita

    Ibu membeli 6 kantong permen. Setiap kantong berisi 8 permen. Berapa jumlah seluruh permen?

    Diketahui: 6 kantong, setiap kantong berisi 8 permen.

    Kalimat matematika:

    6×8=486\times8=486×8=48

    Jawaban: Jumlah seluruh permen adalah 48 buah.

    Contoh pembagian:

    Pak Guru mempunyai 36 pensil yang akan dibagikan kepada 4 kelompok sama banyak. Berapa pensil yang diterima setiap kelompok?

    Kalimat matematika:

    36÷4=936\div4=936÷4=9

    Jawaban: Setiap kelompok mendapat 9 pensil.

    C. Latihan Sumatif Harian 3

    Pilih satu jawaban yang paling tepat. Kerjakan sendiri sebelum memeriksa hasilnya.

    1. Hasil dari 7 × 6 adalah ....

    A. 36

    B. 42

    C. 48

    D. 56

    1. Bentuk perkalian dari 5 + 5 + 5 + 5 adalah ....

    A. 4 × 5

    B. 5 × 5

    C. 4 + 5

    D. 5 × 4 × 5

    1. Hasil dari 9 × 8 adalah ....

    A. 63

    B. 72

    C. 81

    D. 89

    1. Hasil dari 56 ÷ 7 adalah ....

    A. 6

    B. 7

    C. 8

    D. 9

    1. Hasil dari 45 ÷ 5 adalah ....

    A. 5

    B. 8

    C. 9

    D. 10

    1. Bentuk pembagian dari 6 × 4 = 24 adalah ....

    A. 24 ÷ 6 = 4

    B. 24 ÷ 4 = 8

    C. 6 ÷ 4 = 24

    D. 24 × 6 = 4

    1. Ada 8 kotak. Setiap kotak berisi 5 kue. Jumlah seluruh kue adalah ....

    A. 13

    B. 35

    C. 40

    D. 45

    1. Sebanyak 42 buku dibagikan kepada 6 anak sama banyak. Setiap anak mendapat ....

    A. 6 buku

    B. 7 buku

    C. 8 buku

    D. 9 buku

    1. Hasil dari 10 × 9 adalah ....

    A. 19

    B. 80

    C. 90

    D. 100

    1. Hasil dari 64 ÷ 8 adalah ....

    A. 6

    B. 7

    C. 8

    D. 9

    Periksa Jawaban

    Sudah dijawab: 0 dari 10 soal.

    D. Soal Isian Singkat

    1. 8×7=…8\times7=\ldots8×7=…

    2. 63÷9=…63\div9=\ldots63÷9=…

    3. 6+6+6+6+6=…×…6+6+6+6+6=\ldots\times\ldots6+6+6+6+6=…×…

    4. 5×8=405\times8=405×8=40, maka 40÷5=…40\div5=\ldots40÷5=…

    5. Sebanyak 32 jeruk dimasukkan ke dalam 4 keranjang sama banyak. Setiap keranjang berisi ... jeruk.

    E. Kunci Jawaban Isian

    1. 56

    2. 7

    3. 5×65\times65×6 atau 6×56\times56×5

    4. 8

    5. 8 jeruk

     

  1. Video Pembelajaran

  • (Link video ringkasan materi perkalian dan pembagian untuk persiapan sumatif dapat disematkan di sini).

  1. Media/Alat Peraga

  • PPT (PowerPoint) rangkuman materi sumatif

  • Kartu angka perkalian dan pembagian

  • Kisi-kisi soal sumatif harian

  1. Latihan Soal / Latihan Mandiri Selesaikan soal-soal berikut dengan teliti!

  2. Hasil dari $7 \times 8$ adalah...

  3. Ibu mempunyai 30 buah permen cokelat. Permen tersebut dibagikan kepada 5 orang anaknya sama rata. Berapa banyak permen cokelat yang diterima oleh setiap anak?

  4. Hasil dari $56 \div 7$ adalah...

G. KESIMPULAN / REFLEKSI Kesimpulan/Refleksi :

  1. Kesimpulan Perkalian adalah penjumlahan berulang, sedangkan pembagian adalah pengurangan berulang. Kedua konsep ini sangat penting dikuasai sampai batas angka 100 agar peserta didik lancar menyelesaikan soal latihan maupun sumatif harian.

  2. Refleksi

  • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik aktif mengikuti sesi tanya jawab dan antusias mereview kembali materi perkalian serta pembagian.

  • Kendala yang ditemukan: Masih ada beberapa siswa yang perlu diingatkan kembali tentang kebalikan antara operasi perkalian dan pembagian.

  • Respons/keterlibatan peserta didik: Sangat kooperatif, antusias, dan siap menghadapi evaluasi sumatif.

  • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan waktu belajar mandiri di rumah serta mendampingi siswa yang masih perlu penguatan hafalan perkalian dasar.

  1. Capaian Tujuan Pembelajaran

  • Jumlah peserta didik tuntas : ... peserta didik

  • Jumlah peserta didik belum tuntas : ... peserta didik

  • Tindak lanjut: Memberikan bimbingan tambahan dan latihan soal ringan bagi peserta didik yang belum sepenuhnya menguasai konsep pembagian agar siap mengikuti sumatif harian.

Postingan 2_ P.Pancasila, Selasa 27 Oktober 2026





🌸 Sapaan Pagi Ananda Sholih-Sholiha Kelas 3A 🌸

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🤗

Apa kabar, anak-anak hebat kelas 3A? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah Swt. 💖

Anak-anak sholih dan sholiha, jangan lupa untuk selalu berbuat kebaikan, peduli terhadap sesama, dan menjaga kebersihan lingkungan. 🥰

✨ Yuk, biasakan diri untuk:
🌷 Menolong teman yang membutuhkan.
🌷 Menjaga kebersihan kelas dan lingkungan.
🌷 Bertutur kata yang baik dan menjaga ucapan agar tidak menyakiti hati teman.
🌷 Saling menghargai, menyayangi, dan menjaga satu sama lain.
🌷 Selalu jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta rajin beribadah.

🌟 Motivasi hari ini:
“Jadilah anak yang tidak hanya cerdas dalam ilmu, tetapi juga indah dalam akhlak. Kebaikan kecil yang kita lakukan dengan ikhlas dapat membawa kebahagiaan bagi orang lain.”

Jangan lupa salat tepat waktu, berdoa, dan murojaah hafalan surah-surah pendek, ya, anak-anak. Semoga setiap langkah kita menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan. 🤲💕

Tetap semangat belajar, teruslah berbuat baik, dan jadilah kebanggaan orang tua serta guru. Ibu Guru percaya, anak-anak kelas 3A pasti bisa menjadi generasi yang sholih, cerdas, peduli, dan berakhlak mulia. 🌈✨

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sayang,
Ibu Guru Kelas 3A ❤️

A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila

  3. Hari/Tanggal : Selasa, 27 Oktober 2026

  4. Fase/Kelas : Fase B / Kelas 3

  5. Materi : Memahami Konsep Hak (Hak Anak sebagai Warga Sekolah)

  6. Pertemuan Ke- : 2 (Kedua)

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN Peserta didik mampu memahami dan menjelaskan konsep hak, serta mengenali bentuk-bentuk hak anak sebagai warga sekolah dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum Peserta didik dapat mengidentifikasi makna hak secara sederhana dan menyebutkan contoh hak-hak mereka sebagai warga sekolah dengan benar.

  2. TP Ma-Mi-Joy Melalui kegiatan bermain peran situasi sekolah dan diskusi kelompok (Ma-Mi-Joy), peserta didik dapat memahami hak-hak yang dimiliki di sekolah secara menyenangkan, aktif, dan penuh rasa percaya diri.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Peserta didik menyimak penjelasan guru mengenai arti penting memahami hak diri sendiri di lingkungan sekolah.

  2. Peserta didik mengenal berbagai contoh hak anak sebagai warga sekolah (misalnya hak mendapatkan ilmu, menggunakan fasilitas sekolah, dan diperlakukan dengan adil).

  3. Peserta didik berlatih menyebutkan hak-hak yang mereka peroleh selama berada di sekolah melalui tanya jawab interaktif.

  4. Peserta didik mengerjakan latihan mandiri (post test) untuk menguji pemahaman tentang konsep hak di sekolah.

E. APERSEPSI SINGKAT Guru membuka pelajaran dengan mengajukan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, ketika kalian datang ke sekolah, apa saja fasilitas atau perlakuan baik yang kalian terima dari guru dan sekolah?" Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan konsep hak sebagai sesuatu yang menjadi milik atau kewenangan kita untuk diterima.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an/Kebesaran Allah Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 110:

"...Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan untuk dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya di sisi Allah..."
Keterkaitan: Melalui materi hak anak ini, peserta didik diajarkan untuk menyadari bahwa mendapatkan pendidikan, kasih sayang, dan fasilitas belajar adalah bagian dari karunia serta hak yang harus disyukuri dengan cara belajar bersungguh-sungguh.

  1. Penjabaran Materi Hak adalah segala sesuatu yang mutlak menjadi milik kita atau sesuatu yang harus kita terima. Sebagai seorang anak di sekolah (warga sekolah), kita memiliki beberapa hak penting, antara lain:

  • Hak Mendapatkan Pendidikan dan Ilmu: Menerima penjelasan pelajaran dari guru dan bertanya jika belum paham.

  • Hak Menggunakan Fasilitas Sekolah: Meminjam buku di perpustakaan, bermain di halaman sekolah, serta menggunakan meja dan kursi yang bersih.

  • Hak Mendapatkan Perlakuan Adil: Diperlakukan dengan baik, aman, dan tanpa diskriminasi oleh guru maupun teman.

  • Hak Mendapatkan Perlindungan: Merasa aman dan nyaman selama berada di lingkungan sekolah.

  1. Video Pembelajaran

  • (Link video pembelajaran interaktif mengenai hak anak di sekolah dapat disematkan di sini).

  1. Media/Alat Peraga

  • PPT (PowerPoint) materi hak anak sebagai warga sekolah

  • Kartu ilustrasi hak anak di sekolah

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

  1. Post Test Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat!

  2. Apa arti dari hak?

  3. Sebutkan dua contoh hak yang kamu miliki sebagai siswa di sekolah!

  4. Mengapa setiap anak berhak mendapatkan perlakuan yang adil di sekolah?

G. KESIMPULAN / REFLEKSI Kesimpulan/Refleksi :

  1. Kesimpulan Hak adalah sesuatu yang harus kita terima. Sebagai warga sekolah, peserta didik memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan, menggunakan fasilitas sekolah, serta memperoleh perlakuan yang adil dan aman.

  2. Refleksi

  • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias menyebutkan berbagai hak yang mereka rasakan dan nikmati setiap hari di lingkungan sekolah.

  • Kendala yang ditemukan: Beberapa siswa masih perlu dibimbing untuk membedakan antara pengertian hak dan kewajiban.

  • Respons/keterlibatan peserta didik: Sangat aktif, ceria, dan interaktif selama sesi tanya jawab berlangsung.

  • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan penguatan materi pada pertemuan berikutnya mengenai keseimbangan antara hak dan kewajiban agar pemahaman siswa semakin utuh.

  1. Capaian Tujuan Pembelajaran

  • Jumlah peserta didik tuntas : .23 peserta didik

  • Jumlah peserta didik belum tuntas : ... 2 peserta didik

  • Tindak lanjut: Memberikan bimbingan personal serta penjelasan sederhana menggunakan contoh konkret agar peserta didik yang belum tuntas lebih memahami hak-hak mereka di sekolah.