RSS

Kamis, 23 Juli 2026-3A


Hari : Kamis, 23 Juli 2026

KELAS III . A

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, sholih sholiha yang hebat.

Selamat datang di hari pertama sekolah. Hari ini adalah awal dari perjalanan baru yang penuh dengan ilmu, pengalaman, persahabatan, dan impian yang akan kita raih bersama.

Ibu Guru mengucapkan selamat datang kembali. Semoga kalian hadir dengan hati yang gembira, semangat yang baru, dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kemarin.

Ingatlah, setiap langkah kecil yang kalian ambil hari ini adalah bagian dari kesuksesan di masa depan. Jangan takut untuk mencoba, jangan malu untuk bertanya, dan jangan pernah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Kesalahan bukanlah akhir, melainkan kesempatan untuk belajar dan berkembang.

Tidak perlu menjadi yang paling hebat hari ini, tetapi teruslah menjadi lebih baik dari diri sendiri setiap harinya.

Mari kita awali tahun pelajaran ini dengan senyuman, semangat, disiplin, dan rasa syukur. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, kesehatan, dan keberkahan dalam setiap langkah kita.

Selamat belajar, selamat mengukir prestasi, dan selamat meraih cita-cita. Hari ini adalah awal yang indah untuk masa depan yang gemilang.

Materi IPAS Kelas 3 

Panca Indera Manusia: Mata (Indera Penglihatan)

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengenal panca indera manusia.

  2. Menjelaskan fungsi mata sebagai indera penglihatan.

  3. Mengidentifikasi bagian-bagian mata beserta fungsinya secara sederhana

Media Pembelajaran

  • Gambar atau poster panca indera manusia.

  • Gambar bagian-bagian mata.

  • Cermin kecil untuk mengamati mata sendiri.

  • Video pendek tentang cara kerja mata.

  • Senter kecil (untuk mengamati perubahan ukuran pupil dengan pendampingan guru).

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

Metode Pembelajaran

  • Ceramah interaktif

  • Tanya jawab

  • Diskusi kelompok

Materi Pembelajaran

A. Mengenal Panca Indera Manusia

Manusia memiliki lima panca indera, yaitu:

Panca InderaFungsi
MataMelihat benda di sekitar
TelingaMendengar suara
HidungMencium bau
LidahMengecap rasa
KulitMerasakan sentuhan, panas, dingin, dan sakit

Kelima panca indera bekerja sama membantu manusia mengenal lingkungan sekitar.

B. Mata sebagai Indera Penglihatan

Mata adalah alat indera yang digunakan untuk melihat.

Dengan mata kita dapat melihat:

  • Warna

  • Bentuk

  • Ukuran

  • Jarak

  • Gerakan benda

Contoh:

  • Melihat pelangi yang berwarna-warni.

  • Membaca buku.

  • Mengenali wajah teman.

  • Menonton televisi.

  • Melihat kendaraan saat menyeberang jalan.

C. Bagian-Bagian Mata dan Fungsinya

1. Alis

  • Terletak di atas mata.

  • Berfungsi menahan keringat agar tidak masuk ke mata.

2. Kelopak Mata

  • Menutup dan membuka mata.

  • Melindungi mata dari debu dan cahaya yang terlalu terang.

3. Bulu Mata

  • Menyaring debu dan kotoran.

  • Melindungi mata dari benda kecil yang masuk.

4. Kornea

  • Bagian bening di depan mata.

  • Tempat pertama cahaya masuk ke mata.

5. Pupil

  • Lingkaran hitam di tengah mata.

  • Mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk.

6. Iris

  • Bagian mata yang berwarna hitam, cokelat, atau biru.

  • Mengatur besar kecilnya pupil.

7. Lensa Mata

  • Memfokuskan cahaya agar bayangan terlihat jelas.

8. Retina

  • Lapisan paling belakang mata.

  • Menangkap cahaya dan mengirimkan informasi ke otak.

9. Saraf Mata

  • Mengirimkan pesan dari mata ke otak sehingga kita dapat melihat.

D. Bagaimana Mata Bekerja?

  1. Cahaya mengenai benda.

  2. Cahaya masuk melalui kornea.

  3. Cahaya melewati pupil.

  4. Lensa memfokuskan cahaya.

  5. Retina menangkap cahaya.

  6. Saraf mata mengirimkan pesan ke otak.

  7. Otak mengolah pesan sehingga kita dapat melihat benda tersebut.

E. Cara Menjaga Kesehatan Mata

Agar mata tetap sehat, kita harus:

✅ Membaca di tempat yang terang.

✅ Menjaga jarak membaca sekitar 30 cm.

✅ Mengurangi bermain gawai terlalu lama.

✅ Mengonsumsi makanan bergizi yang mengandung vitamin A, seperti:

  • Wortel

  • Bayam

  • Pepaya

  • Mangga

  • Hati ayam

  • Telur

✅ Tidak mengucek mata dengan tangan yang kotor.

✅ Istirahatkan mata setelah belajar atau menonton.

F. Kebiasaan yang Dapat Merusak Mata

  • Membaca sambil tiduran.

  • Bermain gawai terlalu lama.

  • Menonton televisi terlalu dekat.

  • Mengucek mata dengan tangan kotor.

  • Membaca di tempat yang gelap.


Penutup

  • Menyimpulkan materi bersama.

  • Refleksi tentang pentingnya menjaga kesehatan mata.

  • Berdoa.

Latihan Soal

A. Pilihan Ganda

  1. Mata merupakan indera untuk ....
    a. mendengar
    b. mencium
    c. melihat
    d. mengecap

  2. Bagian mata yang berfungsi menyaring debu adalah ....
    a. bulu mata
    b. hidung
    c. telinga
    d. pipi

  3. Agar mata tetap sehat kita harus ....
    a. membaca di tempat gelap
    b. mengucek mata dengan tangan kotor
    c. makan makanan bergizi
    d. menonton televisi sangat dekat

  4. Vitamin yang baik untuk kesehatan mata adalah ....
    a. Vitamin A
    b. Vitamin C
    c. Vitamin D
    d. Vitamin K

  5. Alat yang digunakan untuk melihat adalah ....
    a. hidung
    b. telinga
    c. mata
    d. lidah

B. Isian Singkat

  1. Mata disebut indera __________________.

  2. Kita melihat menggunakan __________________.

  3. Wortel mengandung vitamin __________________.

  4. Bulu mata berfungsi menyaring __________________.

  5. Jangan membaca di tempat yang __________________.

C. Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. c

  2. a

  3. c

  4. a

  5. c

Isian

  1. penglihatan

  2. mata

  3. A

  4. debu

  5. gelap

Kesimpulan

Mata merupakan salah satu panca indera yang berfungsi untuk melihat. Mata memiliki beberapa bagian yang bekerja sama sehingga kita dapat melihat bentuk, warna, dan gerakan benda. Oleh karena itu, kita harus menjaga kesehatan mata dengan membaca di tempat yang terang, mengonsumsi makanan bergizi, mengurangi penggunaan gawai secara berlebihan, serta menjaga kebersihan mata.


Materi Pendidikan Pancasila Kelas III

Materi: Mengenal Makna Sila-Sila Pancasila dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:
Mengidentifikasi makna sila-sila Pancasila dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan masyarakat.

Media Pembelajaran

  • Gambar lambang Garuda Pancasila.

  • Gambar simbol setiap sila Pancasila.

  • Kartu bergambar contoh penerapan sila Pancasila

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

  • PowerPoint atau poster Pancasila.

Metode Pembelajaran

  • Ceramah interaktif.

  • Tanya jawab.

  • Diskusi kelompok.Materi Pembelajaran

A. Pengertian Pancasila

Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang menjadi pedoman dalam bersikap, bertindak, dan hidup bermasyarakat. Pancasila terdiri atas lima sila yang memiliki makna dan nilai luhur.

3. Sila Ketiga

Persatuan Indonesia

Makna:

  • Mencintai tanah air.

  • Menjaga persatuan dan kesatuan.

  • Menghargai keberagaman.

Contoh penerapan:

  • Bermain bersama tanpa membeda-bedakan teman.

  • Mengikuti upacara bendera dengan tertib.

  • Menjaga kerukunan di lingkungan sekitar.

4. Sila Keempat

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Makna:

  • Menyelesaikan masalah dengan musyawarah.

  • Menghargai pendapat orang lain.

  • Tidak memaksakan kehendak.

Contoh penerapan:

  • Bermusyawarah memilih ketua kelas.

  • Mendengarkan pendapat teman saat diskusi.

  • Menerima hasil musyawarah dengan lapang dada.

5. Sila Kelima

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Makna:

  • Bersikap adil.

  • Berbagi dengan sesama.

  • Menghormati hak dan kewajiban.

Contoh penerapan:

  • Bergantian menggunakan fasilitas sekolah.

  • Membagi tugas piket secara adil.

  • Tidak pilih kasih dalam berteman.

Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Di Rumah

  • Berdoa sebelum makan.

  • Membantu orang tua.

  • Menghormati anggota keluarga.

  • Berbagi dengan saudara.

Di Sekolah

  • Menghormati guru dan teman.

  • Melaksanakan piket kelas.

  • Bermusyawarah saat bekerja kelompok.

  • Tidak membeda-bedakan teman.

Di Masyarakat

  • Ikut kerja bakti.

  • Menjaga kebersihan lingkungan.

  • Menghormati tetangga yang berbeda agama.

  • Menolong orang yang membutuhkan.

Latihan Soal

A. Pilihan Ganda

1. Bunyi sila pertama Pancasila adalah ....
a. Persatuan Indonesia
b. Ketuhanan Yang Maha Esa
c. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
d. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

2. Contoh pengamalan sila kedua adalah ....
a. Berdoa sebelum belajar
b. Menolong teman yang jatuh
c. Mengikuti upacara bendera
d. Bermusyawarah memilih ketua kelas

3. Bermusyawarah merupakan pengamalan sila ke ....
a. Satu
b. Dua
c. Tiga
d. Empat

4. Mengikuti kerja bakti di lingkungan merupakan contoh pengamalan sila ....
a. Ketiga
b. Kedua
c. Pertama
d. Kelima

5. Bersikap adil kepada semua teman merupakan pengamalan sila ....
a. Pertama
b. Kedua
c. Keempat
d. Kelima


Rabu, 22 Juli 2026

Hari : Rabu, 22Juli 2026

KELAS III . A

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, sholih sholiha yang hebat.

Selamat datang di hari pertama sekolah. Hari ini adalah awal dari perjalanan baru yang penuh dengan ilmu, pengalaman, persahabatan, dan impian yang akan kita raih bersama.

Ibu Guru mengucapkan selamat datang kembali. Semoga kalian hadir dengan hati yang gembira, semangat yang baru, dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kemarin.

Ingatlah, setiap langkah kecil yang kalian ambil hari ini adalah bagian dari kesuksesan di masa depan. Jangan takut untuk mencoba, jangan malu untuk bertanya, dan jangan pernah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Kesalahan bukanlah akhir, melainkan kesempatan untuk belajar dan berkembang.

Tidak perlu menjadi yang paling hebat hari ini, tetapi teruslah menjadi lebih baik dari diri sendiri setiap harinya.

Mari kita awali tahun pelajaran ini dengan senyuman, semangat, disiplin, dan rasa syukur. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, kesehatan, dan keberkahan dalam setiap langkah kita.

Selamat belajar, selamat mengukir prestasi, dan selamat meraih cita-cita. Hari ini adalah awal yang indah untuk masa depan yang gemilang.

Materi Matematika Kelas 3 SD

Menentukan Nilai Tempat Bilangan 1–1.000

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  • Menentukan nilai tempat satuan, puluhan, dan ratusan pada bilangan 1–1.000.

  • Menuliskan bilangan dalam bentuk uraian (bentuk panjang).

Untuk membantu memahami konsep nilai tempat, perhatikan visualisasi berikut.

Untuk materi "Menentukan Nilai Tempat Bilangan 1–1.000" kelas 3 SD, berikut media dan metode pembelajaran yang dapat digunakan.

Media Pembelajaran

  • Kartu angka (0–9).

  • Blok nilai tempat (base ten blocks) atau sedotan/lidi yang diikat menjadi puluhan dan ratusan.

  • Tabel nilai tempat (Ratusan–Puluhan–Satuan).

  • Papan tulis atau LCD/proyektor.

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

  • Buku Matematika Kelas 3 SD.

Metode Pembelajaran

  • Ceramah interaktif, untuk menjelaskan konsep nilai tempat.

  • Demonstrasi, dengan menggunakan blok nilai tempat atau kartu angka agar peserta didik memahami perbedaan ratusan, puluhan, dan satuan.

  • Tanya jawab, untuk mengecek pemahaman peserta didik selama pembelajaran.

Pengertian Nilai Tempat

Nilai tempat adalah nilai suatu angka berdasarkan letaknya dalam suatu bilangan.

Perhatikan tabel berikut.

Tempat NilaiNilainya
Ratusan100
Puluhan10
Satuan1

Contoh 1

Bilangan 815

  • Angka 8 berada pada tempat ratusan = 800

  • Angka 1 berada pada tempat puluhan = 10

  • Angka 5 berada pada tempat satuan = 5

Jadi:

815 = 800 + 10 + 5

atau dapat dibaca:

815 = 8 ratusan + 1 puluhan + 5 satuan.

Contoh 2

Bilangan 462

  • 4 ratusan = 400

  • 6 puluhan = 60

  • 2 satuan = 2

Maka:

462 = 400 + 60 + 2

Contoh 3

Bilangan 790

  • 7 ratusan = 700

  • 9 puluhan = 90

  • 0 satuan = 0

Maka:

790 = 700 + 90 + 0

Contoh 4

Bilangan 305

  • 3 ratusan = 300

  • 0 puluhan = 0

  • 5 satuan = 5

Maka:

305 = 300 + 0 + 5

Latihan

Uraikan bilangan berikut!

  1. 234 = .... + .... + ....

  2. 581 = .... + .... + ....

  3. 906 = .... + .... + ....

  4. 175 = .... + .... + ....

  5. 999 = .... + .... + ....


Kunci Jawaban

  1. 234 = 200 + 30 + 4

  2. 581 = 500 + 80 + 1

  3. 906 = 900 + 0 + 6

  4. 175 = 100 + 70 + 5

  5. 999 = 900 + 90 + 9

Kesimpulan

  • Angka paling kanan menunjukkan satuan.

  • Angka di tengah menunjukkan puluhan.

  • Angka paling kiri menunjukkan ratusan.

  • Sebuah bilangan dapat diuraikan menjadi ratusan + puluhan + satuan.

Contoh:

  • 815 = 800 + 10 + 5

  • 462 = 400 + 60 + 2

  • 305 = 300 + 0 + 5


Mapel B. Indonesia

Tema: Menemukan Manfaat Permainan dan Mengenal Tanda Baca dalam Cerita

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Membaca teks pendek tentang permainan tradisional dengan lancar.

  2. Menemukan manfaat permainan bagi tubuh, pikiran, dan sikap sosial.

  3. Mengidentifikasi tanda baca titik (.), koma (,), tanda tanya (?), dan tanda seru (!) dalam cerita.

  4. Menjelaskan kegunaan masing-masing tanda baca

B. Media Pembelajaran

Media utama

  • Teks cerita pendek “Bermain Engklek di Halaman Rumah”.

  • Kartu tanda baca (., ,, ?, !).

  • Gambar permainan tradisional: engklek, lompat tali, dan petak umpet.

  • Papan tulis dan spidol.                Metode Pembelajaran

Pembelajaran menggunakan kombinasi beberapa metode agar siswa aktif.

  1. Ceramah interaktif – guru menjelaskan manfaat permainan dan fungsi tanda baca

  2. Tanya jawab – menggali pemahaman siswa tentang isi cerita dan tanda baca.

  3. Demonstrasi – guru menunjukkan kartu tanda baca dan cara penggunaannya.

  4. Diskusi kelompok kecil – siswa mencari manfaat permainan dan menandai tanda baca dalam teks

a. Membaca Teks

Guru membagikan teks berikut dan membacanya bersama siswa.

Bermain Engklek di Halaman Rumah

Sore itu, Siti, Rani, dan Budi bermain engklek di halaman rumah. Mereka melompat dengan hati-hati dan bergantian. “Ayo, siapa yang paling cepat?” tanya Budi. Siti tertawa dan menjawab, “Aku siap!” Mereka bermain dengan gembira sampai matahari terbenam.

b. Menemukan Manfaat Permainan

Siswa mendiskusikan manfaat yang terdapat dalam teks.

Manfaat permainan engklek

  • Menguatkan otot kaki.

  • Melatih keseimbangan tubuh.

  • Melatih konsentrasi.

  • Mengajarkan giliran dan kerja sama.

  • Menumbuhkan rasa gembira dan kebersamaan.

Guru menuliskan hasil diskusi di papan tulis.

c. Mengenal Tanda Baca dalam Cerita

Tanda bacaNamaKegunaanContoh
.TitikMengakhiri kalimat berita/pernyataanMereka bermain di halaman rumah.
,KomaMemisahkan unsur dalam perincian atau memberi jeda singkatSiti, Rani, dan Budi bermain engklek.
?Tanda tanyaMengakhiri kalimat tanyaSiapa yang paling cepat?
!Tanda seruMenyatakan seruan, ajakan, atau perasaan kuatAku siap!

Penjelasan sederhana untuk siswa

  • Titik (.) → kalimat selesai.

  • Koma (,) → berhenti sebentar.

  • Tanda tanya (?) → bertanya.

  • Tanda seru (!) → seruan atau semangat.

d. Demonstrasi

Guru mengangkat kartu tanda baca. Siswa menyebutkan nama dan kegunaannya. Guru lalu membacakan kalimat tanpa tanda baca, dan siswa memilih kartu yang tepat.

Contoh:

  • “Mereka bermain bersama” → .

  • “Siapa yang menang” → ?

  • “Ayo bermain” → !

  • “Siti Rani dan Budi” → ,

 Kegiatan Penutup 

  • Guru dan siswa menyimpulkan manfaat permainan dan fungsi tanda baca.

  • Refleksi singkat: “Tanda baca apa yang digunakan untuk bertanya?”

  • Guru memberi tugas rumah.

E. Latihan Soal

1. Menemukan Manfaat Permainan

Bacalah kembali teks, lalu jawablah.

  1. Sebutkan dua manfaat bermain engklek bagi tubuh!

  2. Sebutkan satu manfaat bermain engklek bagi sikap sosial!

2. Menentukan Tanda Baca yang Tepat

Tulislah tanda baca yang benar.

  1. Mereka bermain di halaman rumah ___

  2. Siapa yang paling cepat ___

  3. Ayo kita bermain bersama ___

  4. Siti, Rani ___ dan Budi bermain engklek.

3. Menulis Kalimat

Tulislah 3 kalimat tentang permainan favoritmu dengan menggunakan:

  • satu kalimat bertanda titik (.),

  • satu kalimat bertanda tanya (?),

  • satu kalimat bertanda seru (!).

F. Kunci Jawaban

Latihan 1

  1. Menguatkan otot kaki dan melatih keseimbangan tubuh.

  2. Mengajarkan kerja sama atau bergiliran.

Latihan 2

  1. .

  2. ?

  3. !

  4. ,

G. Penilaian

Penilaian Sikap

  • Aktif bertanya dan menjawab.

  • Bekerja sama dalam kelompok.

Penilaian Pengetahuan

  • Menjawab soal manfaat permainan.

  • Menentukan tanda baca yang tepat.

Penilaian Keterampilan

  • Membaca teks dengan lafal dan intonasi yang tepat.

  • Menulis kalimat menggunakan tanda baca yang benar.

Ringkasan untuk Siswa

  • Permainan bermanfaat untuk tubuh (kuat dan seimbang), pikiran (konsentrasi), dan sikap sosial (kerja sama dan bergiliran).

  • Tanda baca membantu pembaca memahami maksud kalimat:

    • . = kalimat selesai.

    • , = jeda singkat/perincian.

    • ? = pertanyaan.

    • ! = seruan atau semanga


Pendidikan Anti korupsi 

 JUJUR ITU HEBAT! 🌟

Pendidikan Anti Korupsi - Kelas 3 SD1. Apa Itu Jujur?
Jujur adalah berkata apa adanya dan bertindak benar.
Anak yang jujur tidak suka berbohong, tidak suka curang, dan tidak mengambil barang milik orang lain.

2. Cerita Pendek: "Pensil Warna Dodi"

Dodi melihat sebuah pensil warna merah tergeletak di bawah meja kelas.
Pensil itu sangat bagus. Dodi ingin sekali membawanya pulang.
Namun, Dodi tahu pensil itu bukan miliknya.
Dodi mengangkat pensil itu dan bertanya, "Siapa yang kehilangan pensil warna merah?"
Siska langsung menengok dan berkata, "Oh, itu milikku! Terima kasih Dodi!"
Dodi merasa sangat senang karena telah berbuat jujur.
Pesan dari cerita:
Anak jujur selalu mengembalikan barang yang bukan miliknya.

3. Contoh Perbuatan Jujur di Sekolah

  • Tidak menyontek saat ujian atau ulangan.
  • Mengakui kesalahan jika tidak sengaja merusak barang teman.
  • Mengembalikan sisa uang jajan kepada orang tua.
  • Berbicara jujur kepada guru jika lupa mengerjakan PR.

4. Mengapa Kita Harus Jujur?

  • Disayang oleh Tuhan, orang tua, guru, dan teman.
  • Memiliki banyak teman karena bisa dipercaya.
  • Hati menjadi tenang dan damai (tidak takut ketahuan berbohong).

5. Hubungan Jujur dan Anti Korupsi

Korupsi itu berawal dari kebohongan-kebohongan kecil.
  • Menyontek adalah bentuk korupsi nilai.
  • Mengambil uang kembalian diam-diam adalah korupsi uang.
Jika kita jujur sejak kecil, kita akan tumbuh menjadi orang hebat yang bebas dari korupsi!

6. Kuis Seru: "Pilih Jujur atau Tidak?"

Jawablah dengan kata "HEBAT" jika jujur, dan "TIDAK" jika tidak jujur!
  1. Menyembunyikan buku teman yang jatuh. (Jawaban: TIDAK)
  2. Mengaku kepada Ibu karena memecahkan gelas. (Jawaban: HEBAT)
  3. Meminta bantuan teman saat ujian secara diam-diam. (Jawaban: TIDAK)
"Tangan bersih, hati tenang, anak jujur pasti menang!"


Refleksi dan dokumentasi hari ini :

Selasa, 21 Juli 2026 - 3A




Hari : Selasa, 21Juli 2026

KELAS III . A

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, sholih sholiha yang hebat.

Selamat datang di hari pertama sekolah. Hari ini adalah awal dari perjalanan baru yang penuh dengan ilmu, pengalaman, persahabatan, dan impian yang akan kita raih bersama.

Ibu Guru mengucapkan selamat datang kembali. Semoga kalian hadir dengan hati yang gembira, semangat yang baru, dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kemarin.

Ingatlah, setiap langkah kecil yang kalian ambil hari ini adalah bagian dari kesuksesan di masa depan. Jangan takut untuk mencoba, jangan malu untuk bertanya, dan jangan pernah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Kesalahan bukanlah akhir, melainkan kesempatan untuk belajar dan berkembang.

Mari kita jadikan sekolah sebagai tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Saling menghormati, saling membantu, serta saling menyemangati agar setiap hari menjadi hari yang bermakna.

Yakinlah bahwa setiap anak memiliki kelebihan dan potensi yang luar biasa. Tugas kalian adalah terus belajar, berusaha, dan berdoa. Tidak perlu menjadi yang paling hebat hari ini, tetapi teruslah menjadi lebih baik dari diri sendiri setiap harinya.

Mari kita awali tahun pelajaran ini dengan senyuman, semangat, disiplin, dan rasa syukur. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, kesehatan, dan keberkahan dalam setiap langkah kita.

Selamat belajar, selamat mengukir prestasi, dan selamat meraih cita-cita. Hari ini adalah awal yang indah untuk masa depan yang gemilang.

Materi Matematika Kelas III

Topik: Mengenal Bilangan Cacah Lebih dari 1.000

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengenal bilangan cacah lebih dari 1.000.

  2. Membaca dan menulis lambang bilangan cacah sampai 10.000.

  3. Menentukan nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan, ribuan) pada suatu bilangan.

Materi Pembelajaran

Pengertian Bilangan Cacah

Bilangan cacah adalah bilangan yang dimulai dari 0, 1, 2, 3, 4, ... dan terus bertambah tanpa batas.

Contoh bilangan cacah lebih dari 1.000:

  • 1.245

  • 2.367

  • 5.890

  • 8.999

Nilai Tempat Bilangan

Contoh: 4.582

AngkaNilai Tempat
4Ribuan
5Ratusan
8Puluhan
2Satuan

Dibaca: Empat ribu lima ratus delapan puluh dua.


Media Pembelajaran

  • Kartu angka (0–9).

  • Blok nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan, ribuan).

  • Papan tulis dan spidol.

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

  • PowerPoint atau gambar bilangan.

  • Video pembelajaran tentang nilai tempat.

Metode Pembelajaran

  • Ceramah interaktif.

  • Tanya jawab.

  • Demonstrasi menggunakan kartu angka atau blok nilai tempat.

  • Diskusi kelompok.

  • Latihan soal dan penugasan.

Contoh Latihan

  1. Tuliskan dengan huruf:

    • 2.456 = ______________________

  2. Tentukan nilai tempat angka 7 pada bilangan 7.384!

  3. Beri tanda >, <, atau =

    • 3.245 .... 3.542

    • 6.120 .... 6.120

  4. Urutkan dari yang terkecil:

    • 2.450, 1.980, 3.120, 2.100

Penilaian

Pengetahuan

  • Menjawab soal tentang membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan.

Keterampilan

  • Menyusun kartu angka menjadi bilangan lebih dari 1.000.

  • Menjelaskan nilai tempat suatu bilangan.

Sikap

  • Aktif bertanya dan berdiskusi.

  • Teliti dan percaya diri saat mengerjakan tugas.



Materi Pendidikan Pancasila Kelas III

Materi: Mengenal Makna Sila-Sila Pancasila dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:
Mengidentifikasi makna sila-sila Pancasila dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan masyarakat.

Materi Pembelajaran

A. Pengertian Pancasila

Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang menjadi pedoman dalam bersikap, bertindak, dan hidup bermasyarakat. Pancasila terdiri atas lima sila yang memiliki makna dan nilai luhur.

B. Makna Sila-Sila Pancasila

1. Sila Pertama

Ketuhanan Yang Maha Esa

Makna:

  • Percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

  • Menghormati pemeluk agama lain.

  • Hidup rukun meskipun berbeda agama.

Contoh penerapan:

  • Berdoa sebelum dan sesudah belajar.

  • Beribadah sesuai agama masing-masing.

  • Menghormati teman yang sedang beribadah.

2. Sila Kedua

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Makna:

  • Menghargai sesama manusia.

  • Bersikap sopan dan santun.

  • Saling membantu.

Contoh penerapan:

  • Menolong teman yang kesulitan.

  • Tidak mengejek teman.

  • Bersikap ramah kepada semua orang.

3. Sila Ketiga

Persatuan Indonesia

Makna:

  • Mencintai tanah air.

  • Menjaga persatuan dan kesatuan.

  • Menghargai keberagaman.

Contoh penerapan:

  • Bermain bersama tanpa membeda-bedakan teman.

  • Mengikuti upacara bendera dengan tertib.

  • Menjaga kerukunan di lingkungan sekitar.

4. Sila Keempat

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Makna:

  • Menyelesaikan masalah dengan musyawarah.

  • Menghargai pendapat orang lain.

  • Tidak memaksakan kehendak.

Contoh penerapan:

  • Bermusyawarah memilih ketua kelas.

  • Mendengarkan pendapat teman saat diskusi.

  • Menerima hasil musyawarah dengan lapang dada.

5. Sila Kelima

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Makna:

  • Bersikap adil.

  • Berbagi dengan sesama.

  • Menghormati hak dan kewajiban.

Contoh penerapan:

  • Bergantian menggunakan fasilitas sekolah.

  • Membagi tugas piket secara adil.

  • Tidak pilih kasih dalam berteman.

Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Di Rumah

  • Berdoa sebelum makan.

  • Membantu orang tua.

  • Menghormati anggota keluarga.

  • Berbagi dengan saudara.

Di Sekolah

  • Menghormati guru dan teman.

  • Melaksanakan piket kelas.

  • Bermusyawarah saat bekerja kelompok.

  • Tidak membeda-bedakan teman.

Di Masyarakat

  • Ikut kerja bakti.

  • Menjaga kebersihan lingkungan.

  • Menghormati tetangga yang berbeda agama.

  • Menolong orang yang membutuhkan.

Media Pembelajaran

  • Gambar lambang Garuda Pancasila.

  • Gambar simbol setiap sila Pancasila.

  • Kartu bergambar contoh penerapan sila Pancasila.

  • Video pendek tentang pengamalan Pancasila.

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

  • PowerPoint atau poster Pancasila.

Metode Pembelajaran

  • Ceramah interaktif.

  • Tanya jawab.

  • Diskusi kelompok.

  • Demonstrasi menggunakan kartu gambar.

  • Bermain peran (role play) tentang penerapan nilai Pancasila.

  • Penugasan individu.

Latihan Soal

A. Pilihan Ganda

1. Bunyi sila pertama Pancasila adalah ....
a. Persatuan Indonesia
b. Ketuhanan Yang Maha Esa
c. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
d. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

2. Contoh pengamalan sila kedua adalah ....
a. Berdoa sebelum belajar
b. Menolong teman yang jatuh
c. Mengikuti upacara bendera
d. Bermusyawarah memilih ketua kelas

3. Bermusyawarah merupakan pengamalan sila ke ....
a. Satu
b. Dua
c. Tiga
d. Empat

4. Mengikuti kerja bakti di lingkungan merupakan contoh pengamalan sila ....
a. Ketiga
b. Kedua
c. Pertama
d. Kelima

5. Bersikap adil kepada semua teman merupakan pengamalan sila ....
a. Pertama
b. Kedua
c. Keempat
d. Kelima

B. Isian Singkat

  1. Dasar negara Indonesia adalah ____________.

  2. Lambang sila ketiga adalah ____________.

  3. Sebelum belajar sebaiknya kita ____________.

  4. Menolong teman merupakan pengamalan sila ke-________.

  5. Bermusyawarah dilakukan untuk mencapai ____________.

C. Uraian

  1. Jelaskan makna sila pertama Pancasila!

  2. Sebutkan dua contoh penerapan sila kedua di sekolah!

  3. Mengapa kita harus menjaga persatuan di sekolah?

  4. Bagaimana cara menerapkan sila keempat saat belajar kelompok?

  5. Sebutkan tiga contoh pengamalan sila kelima di rumah!

Penilaian

Pengetahuan

  • Menjawab soal pilihan ganda, isian, dan uraian tentang makna sila-sila Pancasila.

Keterampilan

  • Mengelompokkan contoh perilaku sesuai sila Pancasila.

  • Memeragakan contoh penerapan nilai Pancasila melalui bermain peran.

Sikap

  • Menunjukkan sikap saling menghormati, bekerja sama, jujur, disiplin, dan bertanggung jawab selama proses pembelajaran.


Materi Bahasa Indonesia Kelas III SD

Materi: Menemukan Manfaat Permainan Tradisional (Lompat Tali dan Engklek)

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Mengidentifikasi informasi tentang permainan lompat tali dan engklek melalui kegiatan membaca atau menyimak.

  2. Menemukan manfaat permainan lompat tali dan engklek bagi kesehatan, kerja sama, dan kebersamaan.

  3. Menyampaikan manfaat permainan lompat tali dan engklek secara lisan maupun tulisan menggunakan kalimat sederhana.

  4. Menunjukkan sikap bekerja sama, sportif, dan saling menghargai saat bermain.

Mapel Bahasa Indonesia 

Materi Pembelajaran

Bermain Lompat Tali dan Engklek di Halaman Rumah

Bermain merupakan kegiatan yang menyenangkan. Selain membuat tubuh menjadi sehat, bermain juga dapat melatih keterampilan dan kerja sama. Dua permainan tradisional yang masih sering dimainkan adalah lompat tali dan engklek.

1. Permainan Lompat Tali

Lompat tali biasanya dimainkan oleh beberapa anak. Tali dibuat dari rangkaian karet gelang. Dua anak memegang tali, sedangkan anak lainnya melompat melewati tali tersebut.

Manfaat permainan lompat tali:

  • Menyehatkan tubuh.

  • Melatih keseimbangan.

  • Melatih kelincahan.

  • Melatih keberanian.

  • Menumbuhkan sikap sportif.

2. Permainan Engklek

Engklek dimainkan di atas gambar kotak-kotak yang dibuat di tanah atau lantai menggunakan kapur. Pemain melompat dengan satu kaki sambil mengambil gaco (batu kecil).

Manfaat permainan engklek:

  • Melatih keseimbangan tubuh.

  • Melatih konsentrasi.

  • Melatih ketelitian.

  • Menumbuhkan sikap sabar.

  • Melatih kerja sama dan kebersamaan dengan teman.

Pesan dari Permainan Tradisional

Permainan tradisional mengajarkan kita untuk:

  • Bermain dengan jujur.

  • Mematuhi aturan permainan.

  • Menghargai teman.

  • Bekerja sama.

  • Menjaga persahabatan.

Media Pembelajaran

  • Gambar atau poster permainan lompat tali dan engklek.

  • Video pendek tentang permainan tradisional.

  • Tali karet untuk praktik lompat tali.

  • Kapur dan halaman sekolah untuk membuat arena engklek.

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

  • Buku Bahasa Indonesia Kelas III.

Metode Pembelajaran

  • Ceramah interaktif.

  • Membaca bersama.

  • Tanya jawab.

  • Diskusi kelompok.

  • Demonstrasi atau praktik bermain lompat tali dan engklek.

  • Penugasan individu.

Latihan Soal

A. Pilihan Ganda

1. Permainan lompat tali menggunakan tali yang terbuat dari ....
a. Plastik
b. Benang
c. Karet gelang
d. Rotan

2. Salah satu manfaat bermain engklek adalah ....
a. Melatih keseimbangan tubuh
b. Melatih memasak
c. Melatih menulis
d. Melatih bernyanyi

3. Saat bermain kita harus ....
a. Bertengkar dengan teman
b. Curang agar menang
c. Menghargai teman
d. Bermain sendiri

4. Bermain lompat tali dapat melatih ....
a. Kelincahan tubuh
b. Membaca
c. Menggambar
d. Menjahit

5. Permainan engklek dimainkan dengan cara ....
a. Berlari bersama
b. Melompat pada kotak-kotak
c. Berenang
d. Memanjat pohon

B. Isian Singkat

  1. Lompat tali dapat membuat tubuh menjadi __________.

  2. Engklek dimainkan di atas gambar __________.

  3. Saat bermain kita harus mematuhi __________ permainan.

  4. Bermain bersama dapat menumbuhkan sikap __________.

  5. Batu kecil yang digunakan dalam permainan engklek disebut __________.

C. Uraian

  1. Sebutkan tiga manfaat bermain lompat tali!

  2. Apa manfaat bermain engklek bagi tubuh?

  3. Mengapa kita harus bersikap sportif saat bermain?

  4. Apa yang harus dilakukan jika teman kalah dalam permainan?

  5. Tuliskan pengalamanmu bermain permainan tradisional bersama teman atau keluarga!

Penilaian

Pengetahuan

  • Menjawab pertanyaan tentang isi bacaan dan manfaat permainan tradisional.

Keterampilan

  • Menceritakan kembali manfaat permainan lompat tali dan engklek secara lisan atau tulisan.

Sikap

  • Menunjukkan sikap jujur, sportif, bekerja sama, disiplin, dan menghargai teman selama kegiatan pembelajaran dan bermain.

Refleksi dan dokumentasi kegiatan hari ini



Senin, 20 Juli 2026.




Hari : Senin, 20 Juli 2026

KELAS III . A

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, sholih sholiha yang hebat.

Selamat datang di hari pertama sekolah. Hari ini adalah awal dari perjalanan baru yang penuh dengan ilmu, pengalaman, persahabatan, dan impian yang akan kita raih bersama.

Ibu Guru mengucapkan selamat datang kembali. Semoga kalian hadir dengan hati yang gembira, semangat yang baru, dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kemarin.

Ingatlah, setiap langkah kecil yang kalian ambil hari ini adalah bagian dari kesuksesan di masa depan. Jangan takut untuk mencoba, jangan malu untuk bertanya, dan jangan pernah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Kesalahan bukanlah akhir, melainkan kesempatan untuk belajar dan berkembang.

Mari kita jadikan sekolah sebagai tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Saling menghormati, saling membantu, serta saling menyemangati agar setiap hari menjadi hari yang bermakna.

Yakinlah bahwa setiap anak memiliki kelebihan dan potensi yang luar biasa. Tugas kalian adalah terus belajar, berusaha, dan berdoa. Tidak perlu menjadi yang paling hebat hari ini, tetapi teruslah menjadi lebih baik dari diri sendiri setiap harinya.

Mari kita awali tahun pelajaran ini dengan senyuman, semangat, disiplin, dan rasa syukur. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, kesehatan, dan keberkahan dalam setiap langkah kita.

Selamat belajar, selamat mengukir prestasi, dan selamat meraih cita-cita. Hari ini adalah awal yang indah untuk masa depan yang gemilang.





Tujuan Pembelajaran
 Peserta didik dapat mengenal dan membilang bilangan cacah dari 1 sampai 1000 secara urut.
 Peserta didik dapat membaca dan menuliskan nama bilangan serta lambang bilangan cacah dari 1 sampai 1000 dengan tepat.
Peserta didik dapat menentukan nilai tempat (ratusan, puluhan, satuan) dari bilangan cacah hingga 1000.
Metode Pembelajaran
Pendekatan: Kontekstual (menggunakan contoh kehidupan sehari-hari).
Metode: Demonstrasi, Contextual Teaching and Learning (CTL), permainan kartu bilangan, dan diskusi kelompok.
Media Pembelajaran
Kartu Angka: Kartu berisi angka 0–9 untuk menyusun bilangan.
Blok Dienes / Kantong Nilai Tempat: Kantong atau wadah yang diberi label Ratusan, Puluhan, dan Satuan menggunakan sedotan atau stik es krim sebagai penanda jumlahnya.
 Benda di sekitar (buku, kelereng, atau biji-bijian).

📖 Rangkuman Materi: Mengenal Bilangan Cacah 1 - 1000

1. Apa itu Bilangan Cacah?
Bilangan cacah adalah himpunan bilangan yang dimulai dari angka 0, 1, 2, 3, 4, dst. Untuk kelas 3 SD, kita akan fokus mempelajari bilangan dari 1 sampai 1000.

2. Membaca dan Menulis Nama Bilangan
Membaca bilangan tiga angka dimulai dari nilai tempat terbesar (Ratusan), diikuti Puluhan, lalu Satuan.

  Lambang Bilangan: Ditulis dengan angka (contoh: 245).
 Nama Bilangan: Ditulis dengan huruf/kata-kata (contoh: Dua ratus empat puluh lima).

Contoh Lain:
 * 308 dibaca: Tiga ratus delapan (karena puluhannya nol, langsung loncat ke satuan).
 * 570 dibaca: Lima ratus tujuh puluh.
 * 1.000 dibaca: Seribu.
3. Nilai Tempat Bilangan
Setiap angka pada bilangan tiga digit memiliki "rumah" atau nilai tempatnya masing-masing berdasarkan posisinya dari kanan:
 Angka 2 menempati tempat Ratusan, nilainya 200
 Angka 4 menempati tempat Puluhan, nilainya 40
Angka 5 menempati tempat Satuan, nilainya 5

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Mata Pelajaran: Matematika
Kelas / Semester: III (Tiga) / 1

Materi: Nama dan Lambang Bilangan Cacah 1 - 1000
Nama Siswa: .............................................
Tanggal: .............................................
Kegiatan 1: Menjodohkan Garis
Tariklah garis lurus dari Lambang Bilangan (Kiri) ke Nama Bilangan (Kanan) yang tepat!
 * 342  •   • Seratus sembilan puluh
 * 190  •   • Enam ratus tujuh
 * 607  •   • Tiga ratus empat puluh dua
 * 855  •   • Delapan ratus lima puluh lima

Kegiatan 2: Menulis Nama Bilangan
Tulislah cara membaca (nama bilangan) dari lambang bilangan di bawah ini!
 * 215 = ....................................................................................................
 * 403 = ....................................................................................................
 * 760 = ....................................................................................................
 * 999 = ....................................................................................................

Kegiatan 3: Menentukan Nilai Tempat
Isilah titik-titik di bawah ini dengan angka yang menempati nilai tempat yang benar!
 * Pada bilangan 582:
   * Angka yang menempati tempat Ratusan adalah ..........
   * Angka yang menempati tempat Puluhan adalah ..........
   * Angka yang menempati tempat Satuan adalah ..........
 * Pada bilangan 804:
   * Angka yang menempati tempat Ratusan adalah ..........
   * Angka yang menempati tempat Puluhan adalah ..........
   * Angka yang menempati tempat Satuan adalah ..........

Berilah tanda centang (✓) pada gambar emoji yang paling sesuai dengan perasaanmu setelah belajar hari ini!

  • ​😀 Paham Banget: Aku sudah bisa membaca, menulis, dan tahu nilai tempat bilangan 1–1000.
  • ​😐 Cukup Paham: Aku bisa membaca angka, tapi kadang masih bingung kalau ada angka 0 di tengah.
  • ​🙁 Belum Paham: Aku masih bingung membedakan ratusan, puluhan, dan satuan.
Bahasa Indonesia 

Materi Bahasa Indonesia Kelas III 
Tema: Main Bersamaku
Subtema: Mengenal Jenis Permainan, Melengkapi Kalimat, dan Menemukan Hal Penting dalam Cerita

Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:

Mengenal berbagai jenis permainan tradisional dan modern.
Melengkapi kalimat dengan kata yang tepat.
Menemukan hal-hal penting dalam sebuah cerita.
Menceritakan kembali isi cerita dengan bahasa sendiri.
Materi Pembelajaran

A. Mengenal Jenis Permainan

Permainan adalah kegiatan yang dilakukan untuk bersenang-senang. Permainan dibedakan menjadi dua, yaitu:

1. Permainan Tradisional

Contoh:

Engklek
Petak umpet
Gobak sodor
Congklak
Lompat tali

Ciri-ciri:

Dilakukan bersama teman.
Menggunakan alat sederhana atau tanpa alat.
Mengajarkan kerja sama dan sportivitas.
2. Permainan Modern

Contoh:

Video game
Mobil remot
Puzzle elektronik
Permainan di tablet atau telepon genggam

Ciri-ciri:

Menggunakan teknologi.
Dapat dimainkan sendiri atau bersama.
Membutuhkan alat elektronik.
B. Melengkapi Kalimat

Lengkapilah kalimat berikut dengan kata yang tepat!

1.Beni bermain ______ bersama teman-temannya di lapangan.
(gobak sodor)
2.Permainan congklak menggunakan papan dan ______.
(biji)
3.Saat bermain, kita harus bersikap ______ kepada teman.
(jujur)
4.Permainan petak umpet dimainkan dengan cara ______.
(bersembunyi)
5.Bermain bersama membuat kita memiliki banyak ______.
(teman)

C. Menemukan Hal Penting dalam Cerita
Bacalah cerita berikut!

Bermain Engklek

Pada hari Minggu, Siti dan teman-temannya bermain engklek di halaman sekolah. Mereka menggambar kotak-kotak menggunakan kapur. Semua anak bermain dengan gembira. Mereka saling menunggu giliran dan tidak saling mengejek. Setelah selesai bermain, mereka membersihkan halaman bersama.

Hal-hal penting dalam cerita
Judul: Bermain Engklek
Tokoh: Siti dan teman-temannya
Tempat: Halaman sekolah
Waktu: Hari Minggu
Permainan: Engklek
Pesan: Bermain harus bergiliran, rukun, dan menjaga kebersihan.
Latihan
A. Pilihan Ganda
1.Permainan engklek termasuk permainan ....
a. Modern
b. Tradisional 
c. Elektronik
2.Saat bermain bersama kita harus ....
a. Bertengkar
b. Curang
c. Bergiliran 

B. Jawaban Singkat
1.Sebutkan tiga permainan tradisional!
2.Siapa tokoh dalam cerita di atas?
3.Di mana Siti bermain?
4.Apa pesan dari cerita tersebut?

Media Pembelajaran
Gambar permainan tradisional dan modern.
Kartu gambar permainan.
Video singkat tentang permainan tradisional.

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).
Papan tulis dan spidol.
PowerPoint berisi gambar dan cerita.
Kapur dan alat permainan sederhana (congklak, tali, bola kecil) sebagai media praktik.

Metode Pembelajaran : 
Ceramah interaktif untuk menjelaskan materi.
Tanya jawab untuk menggali pengetahuan awal siswa.
Diskusi kelompok mengenai jenis permainan.
Demonstrasi memainkan permainan tradisional sederhana.

Membaca bersama cerita pendek.
Penugasan melengkapi kalimat dan menjawab pertanyaan.

Latihan Soal Bahasa Indonesia Kelas III SD
Tema: Main Bersamaku

Materi: Mengenal Jenis Permainan, Melengkapi Kalimat, dan Menemukan Hal Penting dalam Cerita

Nama: ______________________
Kelas: ______________________
Tanggal: ____________________

A. Pilihan Ganda

Berilah tanda silang (×) pada jawaban yang benar!

1.Permainan engklek termasuk permainan ....
a. modern
b. tradisional
c. elektronik
2.Contoh permainan modern adalah ....
a. gobak sodor
b. congklak
c. video game
3.Saat bermain bersama teman, kita harus bersikap ....
a. jujur
b. curang
c. egois
4.Permainan petak umpet dilakukan dengan cara ....
a. berlari mengelilingi lapangan
b. bersembunyi dan mencari teman
c. melempar bola
5.Bermain bersama dapat membuat kita memiliki banyak ....
a. musuh
b. teman
c. masalah
B. Isilah Titik-Titik Berikut!
1.Permainan congklak menggunakan papan dan _________.
2.Bermain bersama harus dilakukan dengan __________.
3.Engklek adalah permainan __________.
4.Saat teman bermain, kita harus menunggu __________.
5.Bermain bersama membuat tubuh menjadi __________.

C. Bacalah Cerita Berikut!
Bermain Gobak Sodor

Hari Minggu pagi, Beni dan teman-temannya bermain gobak sodor di lapangan dekat rumah. Mereka membagi kelompok dengan adil. Semua bermain dengan semangat. Walaupun ada yang kalah, mereka tetap saling menyemangati. Setelah bermain, mereka membersihkan lapangan bersama.

Jawablah Pertanyaan Berikut!
1.Siapa tokoh dalam cerita?
2.Di mana mereka bermain?
3.Permainan apa yang mereka mainkan?
4.Kapan mereka bermain?
5. Apa pesan yang dapat diambil dari cerita?


Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

1.Sebutkan tiga permainan tradisional yang kamu ketahui!
2.Mengapa kita harus bersikap jujur saat bermain?
3.Ceritakan pengalamanmu bermain bersama teman dalam 3–4 kalimat!


Kunci Jawaban
A. Pilihan Ganda
b. tradisional
c. video game
a. jujur
b. bersembunyi dan mencari teman
b. teman
B. Isian
biji
jujur
tradisional
giliran
sehat
C. Jawaban Cerita
Beni dan teman-temannya.
Di lapangan dekat rumah.
Gobak sodor.
Hari Minggu pagi.
Bermain harus adil, saling menyemangati, bekerja sama, dan menjaga kebersihan.
D. Pengelompokan
Permainan Tradisional Permainan Modern
Engklek Video Game
Congklak Mobil Remot
Petak Umpet
Gobak Sodor
E. Uraian





Seni Rupa 

Tujuan Pembelajaran

  • Kognitif: Siswa dapat mengidentifikasi berbagai jenis garis dalam seni rupa.
  • Afektif: Siswa dapat menghargai keindahan unsur garis pada benda di sekitar.
  • Psikomotorik: Siswa dapat menggambar dan mengombinasikan berbagai jenis garis menjadi sebuah karya.

Metode & Media Pembelajaran

  • Metode: Contextual Learning (pengamatan langsung), ceramah interaktif, demonstrasi, dan praktik mandiri.
  • Media: Buku gambar, pensil, spidol warna, penggaris, dan papan tulis.
  • Alat Peraga: Benda-benda di kelas (contoh: penggaris untuk garis lurus, tali untuk garis lengkung).

Materi Pembelajaran: Mengenal Garis

Garis adalah kumpulan titik-titik yang saling terhubung. Garis merupakan unsur paling dasar dalam seni rupa untuk membentuk sebuah gambar.

1. Jenis-Jenis Garis Berdasarkan Arah

  • Garis Horizontal: Garis mendatar (seperti permukaan air tenang atau garis cakrawala).
  • Garis Vertikal: Garis tegak lurus (seperti tiang listrik atau pohon yang berdiri).
  • Garis Diagonal: Garis miring (seperti perosotan anak-anak atau tangga).

2. Jenis-Jenis Garis Berdasarkan Bentuk

  • Garis Lurus: Garis yang tidak berbelok (melambangkan sifat kaku atau kuat).
  • Garis Lengkung: Garis yang membulat (melambangkan sifat luwes, lembut, atau elastis).
  • Garis Zig-zag: Garis lurus yang berbelok tajam bergantian (melambangkan kesan petir atau gergaji).
  • Garis Gelombang: Garis lengkung yang mengalir bersambung (seperti ombak laut).
  • Garis Putus-putus: Garis yang terpotong-potong (seperti marka jalan raya).

1. Pengertian Garis

Garis adalah kumpulan titik-titik yang tersambung secara memanjang dan memiliki arah. Garis merupakan unsur paling dasar, paling tua, dan paling penting dalam seni rupa karena semua bentuk visual selalu dimulai dari sebuah garis. Garis hanya memiliki dimensi panjang (satu dimensi), tetapi tidak memiliki lebar atau tebal yang berarti. [1, 2, 3, 4, 5]

2. Fungsi Garis

Dalam seni rupa dan desain, garis memiliki beberapa fungsi utama:
  • Membentuk Kontur (Garis Tepi): Membatasi suatu objek sehingga memisahkannya dari latar belakang atau objek lain.
  • Menciptakan Bentuk: Menghubungkan beberapa garis hingga membentuk bidang datar (dua dimensi) atau volume (tiga dimensi).
  • Memberikan Tekstur: Susunan garis yang rapat (seperti teknik arsir) dapat memberikan kesan permukaan benda (kasar, halus, berbulu).
  • Menciptakan Gelap Terang: Kerapatan garis menentukan area bayangan (gelap) dan area yang terkena cahaya (terang).
  • Menyampaikan Kesan/Emosi: Arah dan bentuk garis dapat mewakili perasaan tertentu (misalnya, garis zig-zag memberi kesan tegang atau bahaya). [6, 7, 8, 9, 10]

3. Jenis-Jenis Garis dan Kesan Psikologisnya

Garis dibagi berdasarkan arah dan bentuknya. Setiap jenis garis memiliki karakter atau kesan psikologis yang berbeda: [11, 12]

A. Berdasarkan Arah

  • Garis Horizontal (Mendatar)
    • Kesan: Tenang, damai, statis, luas, dan kokoh (seperti orang tidur atau garis pantai). 
  • Garis Vertikal (Tegak)
    • Kesan: Agung, megah, tinggi, formal, dan stabil (seperti tiang bangunan atau pohon yang menjulang). 
  • Garis Diagonal (Miring)
    • Kesan: Dinamis, bergerak, tidak stabil, dan lincah (seperti orang berlari atau pesawat lepas landas).

B. Berdasarkan Bentuk

  • Garis Lurus
    • Kesan: Kaku, kuat, tegas, tajam, dan disiplin.
  • Garis Lengkung
    • Kesan: Luwes, lembut, anggun, elastis, dan feminin (seperti kubah atau ombak tenang).
  • Garis Zig-zag (Berbelok Tajam)
    • Kesan: Tegang, bahaya, gairah, tidak stabil, dan tajam (seperti petir atau gergaji). 
  • Garis Spiral/Pusaran
    • Kesan: Berputar, dinamis, bingung, hipnotis, dan tumbuh berkembang.
  • Garis Putus-putus
    • Kesan: Ragu-ragu, tidak pasti, tersembunyi, atau sebagai penunjuk batas arah (seperti marka jalan). 

Contoh Kegiatan & Tugas Siswa

Aktivitas 1: Tebak Garis di Sekitar
Guru meminta siswa melihat ke sekeliling kelas dan menyebutkan jenis garisnya.
  • Contoh: Tepi papan tulis adalah garis lurus, kabel yang menjuntai adalah garis lengkung.
Aktivitas 2: Membuat Karya "Hujan di Taman"
Siswa diminta menggambar sebuah pemandangan sederhana di buku gambar menggunakan kombinasi garis yang telah dipelajari:
  • Menggambar garis lengkung untuk membentuk awan.
  • Menggambar garis diagonal putus-putus untuk efek air hujan.
  • Menggambar garis zig-zag di bagian bawah untuk tekstur rumput.
  • Menggambar garis vertikal dan horizontal untuk membentuk pagar rumah.
Dokumentasi dan Refleksi kegiatan hari ini 

Jumat, 17 Juli 2026






Hari : Jumat, 17 Juli 2026

KELAS III . A

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahirabbil 'alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, nikmat, dan kesehatan kepada kita semua sehingga pada hari terakhir Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini kita masih diberikan kesempatan untuk berkumpul dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Selamat pagi kepada seluruh peserta didik. Tidak terasa hari ini merupakan hari terakhir pelaksanaan MPLS. Selama beberapa hari terakhir, kalian telah belajar mengenal lingkungan sekolah, guru, teman-teman, tata tertib, budaya sekolah, serta berbagai kegiatan yang menjadi bagian dari kehidupan di sekolah. Semoga seluruh pengalaman yang telah diperoleh menjadi bekal untuk memulai proses belajar dengan penuh semangat, disiplin, percaya diri, dan tanggung jawab.

Mari kita ikuti seluruh kegiatan hari ini dengan sungguh-sungguh hingga penutupan sebagai awal yang baik untuk menjadi peserta didik yang berkarakter, berprestasi, dan berakhlak mulia.

Tujuan Pembelajaran Hari Terakhir MPLS
Membiasakan peserta didik untuk menjaga kebersihan dan kerapian diri sebagai bagian dari budaya hidup sehat.
Menumbuhkan rasa tanggung jawab melalui penyusunan kesepakatan kelas yang akan diterapkan selama proses pembelajaran.
Mengidentifikasi kemampuan awal peserta didik melalui asesmen diagnostik kognitif mata pelajaran Seni Rupa.
Menanamkan nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi melalui kegiatan menonton film edukatif.
Merefleksikan pengalaman selama mengikuti MPLS sebagai bekal dalam memulai kegiatan belajar di sekolah.
Rundown Kegiatan Hari Terakhir MPLS

07.00 – 08.00

Pengecekan kebersihan kuku
Doa bersama
Absensi
Ice breaking
Tausiyah singkat
Salat Dhuha

08.00 – 08.45

Membuat kesepakatan kelas
Mengerjakan asesmen diagnostik kognitif mata pelajaran Seni Rupa

08.45 – 09.30

Menonton film edukatif "Indahnya Berbagi"

09.30 – 09.45

Istirahat

09.45 – 10.15

Refleksi hari terakhir MPLS
Penyampaian kesan dan pesan peserta didik
Penutupan kegiatan MPLS
Doa penutup
Kesimpulan

Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) telah memberikan pengalaman yang bermakna bagi peserta didik dalam mengenal lingkungan sekolah, guru, teman, tata tertib, budaya sekolah, serta berbagai kegiatan pembelajaran yang menyenangkan. Melalui rangkaian kegiatan selama MPLS, diharapkan peserta didik mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, memiliki sikap disiplin, percaya diri, bertanggung jawab, peduli terhadap sesama, serta siap mengikuti proses pembelajaran dengan semangat.

Semoga seluruh ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai positif yang diperoleh selama MPLS dapat menjadi bekal untuk meraih prestasi, membangun karakter yang baik, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Selamat bergabung menjadi bagian dari keluarga besar sekolah. Mari melangkah bersama menuju masa depan yang lebih baik.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Kamis, 16 Juli 2026



Hari : Kamis , 16 Juli 2026

KELAS III .A

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahirabbil 'alamin, segala puji bagi Allah SWT atas segala rahmat, nikmat, dan karunia-Nya sehingga pada hari keempat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk belajar bersama. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.


Selamat pagi dan selamat datang kepada seluruh peserta didik. Memasuki hari keempat MPLS, diharapkan kalian semakin mengenal lingkungan sekolah, semakin percaya diri, serta mampu menunjukkan potensi dan kreativitas yang dimiliki. Mari ikuti setiap kegiatan hari ini dengan penuh semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab agar pengalaman belajar yang diperoleh menjadi bekal yang bermanfaat.


Tujuan Pembelajaran Hari Ke-4

Menumbuhkan kreativitas peserta didik melalui kegiatan membuat poster bertema "Sekolahku Menyenangkan".

Meningkatkan rasa percaya diri dengan menampilkan bakat dan potensi yang dimiliki.

Mengembangkan kemampuan berkomunikasi, berekspresi, dan menghargai karya serta penampilan teman.

Mengidentifikasi kemampuan awal peserta didik melalui asesmen diagnostik kognitif mata pelajaran IPAS.

Menanamkan sikap disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan semangat belajar.

Rundown Kegiatan MPLS Hari Ke-4


07.00 – 08.00


Doa bersama

Absensi

Ice breaking

Tausiyah singkat

Salat Dhuha


08.00 – 08.45


Projek kreatif: Membuat poster bertema "Sekolahku Menyenangkan"


08.45 – 09.30


Pentas bakat sederhana:

Bernyanyi

Membaca puisi

Bercerita

Hafalan surat pendek


09.30 – 10.00


Istirahat


10.00 – 10.45


Mengerjakan asesmen diagnostik kognitif mata pelajaran IPAS


10.45 – 11.15


Refleksi kegiatan

Penyampaian kesan dan pesan

Penutup dan doa


Semoga seluruh rangkaian kegiatan MPLS Hari Ke-4 berjalan dengan lancar dan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, bermakna, serta mampu membangun karakter, kreativitas, dan kepercayaan diri peserta didik.


Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dokumentasi kegiatan hari ini 




Rabu, 15 Juli 2026




Hari : Rabu, 15 Juli 2026

KELAS III .A

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak hebat!

Alhamdulillahirabbil 'alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, nikmat, dan kesehatan sehingga pada hari ketiga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini kita dapat berkumpul dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Selamat pagi dan selamat datang kepada seluruh peserta didik. Semoga pada hari ini kita semua diberikan semangat, kesehatan, dan kemudahan dalam belajar serta mengenal lingkungan sekolah dengan lebih dekat.

Tujuan Pembelajaran mpls Hari Ke-3

Peserta didik mengenal bapak dan ibu guru serta kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah.
Peserta didik membiasakan budaya literasi melalui kegiatan membaca dan berdiskusi.
Peserta didik mengikuti diagnosis kognitif untuk mengetahui kemampuan awal pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika.
Peserta didik menumbuhkan sikap disiplin, percaya diri, tanggung jawab, dan semangat belajar.
Rundown Kegiatan

07.00 – 08.00

Doa bersama
Absensi
Ice breaking
Tausiyah singkat
Salat Dhuha

08.00 – 08.45

Menuju lapangan
Perkenalan bapak dan ibu guru
Pengenalan kegiatan ekstrakurikuler

08.45 – 09.30

Literasi: membaca cerita inspiratif
Diskusi sederhana mengenai isi bacaan

09.30 – 10.00

Istirahat

10.00 – 10.45

Mengerjakan diagnosis kognitif Bahasa Indonesia dan Matematika

10.45 – 11.15

Refleksi kegiatan hari ini
Penutup dan doa

Demikian rangkaian kegiatan MPLS Hari Ke-3. Semoga seluruh peserta didik dapat mengikuti setiap kegiatan dengan tertib, aktif, dan penuh semangat sehingga memperoleh pengalaman belajar yang bermakna.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dokumentasi kegiatan hari ini