RSS

Postingan 2_Ipas, Jumat, 11 Sept 2026

 



 


🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Jumat, 11  September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial)

  3. Hari/Tanggal : Jumat, 11 September 2026

  4. Fase/Kelas : B / 3

  5. Materi : Siklus Hidup Makhluk Hidup (Manusia, Hewan, Tumbuhan)

  6. Kegiatan : Soal Sumatif Harian 2

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat menganalisis hubungan antara bentuk serta fungsi bagian tubuh pada manusia, hewan, dan tumbuhan, serta mensimulasikan siklus hidup makhluk hidup dan dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Peserta didik dapat mengukur pemahaman materi siklus hidup manusia, hewan (metamorfosis), dan tumbuhan berbiji.

  2. Peserta didik dapat mengidentifikasi setiap tahapan pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup secara tepat.


D. SOAL SUMATIF HARIAN 2

I. Pilihan Ganda

  1. Tahap pertumbuhan manusia yang ditandai dengan dimulainya proses belajar berjalan dan berbicara adalah...
    a. Bayi
    b. Balita
    c. Remaja
    d. Lansia

  2. Tahapan siklus hidup manusia setelah masa remaja adalah...
    a. Balita
    b. Anak-anak
    c. Dewasa
    d. Lansia

  3. Bagian tumbuhan berbiji yang berfungsi sebagai calon tumbuhan baru di dalam biji adalah...
    a. Bunga
    b. Daging buah
    c. Embrio
    d. Batang

  4. Urutan siklus hidup tumbuhan apel yang benar adalah...
    a. Bunga  Biji Kecambah Pohon Dewasa
    b. Biji Kecambah Tumbuhan Muda  Tumbuhan Dewasa
    c. Pohon Dewasa Biji  Kecambah Buah
    d. Kecambah  Tumbuhan Muda  Biji Bunga

  5. Hewan yang dalam siklus hidupnya mengalami perubahan bentuk tubuh yang sangat berbeda pada setiap tahapannya mengalami...
    a. Metamorfosis tidak sempurna
    b. Metamorfosis sempurna
    c. Daur hidup tanpa metamorfosis
    d. Adaptasi lingkungan

  6. Urutan metamorfosis sempurna pada kupu-kupu yang tepat adalah...
    a. Telur Pupa Ulat  Kupu-kupu
    b. Telur Ulat (Larva) Kepompong (Pupa) Kupu-kupu (Imago)
    c. Ulat  Telur Kepompong  Kupu-kupu
    d. Telur  Nimfa Imago

  7. Tahap hewan muda pada metamorfosis tidak sempurna yang memiliki bentuk mirip dengan hewan dewasa disebut...
    a. Larva
    b. Pupa
    c. Nimfa
    d. Jentik-jentik

  8. Contoh hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna adalah...
    a. Nyamuk dan Kupu-kupu
    b. Belalang dan Kecoa
    c. Lalat dan Katak
    d. Semut dan Lebah

  9. Contoh hewan yang berkembang biak tanpa mengalami metamorfosis dalam siklus hidupnya adalah...
    a. Katak
    b. Kucing
    c. Kupu-kupu
    d. Nyamuk

  10. Tahap siklus hidup nyamuk yang sering disebut sebagai jentik-jentik berada pada fase...
    a. Telur
    b. Larva
    c. Pupa
    d. Imago


II. Soal Isian Singkat

  1. Tahapan pertumbuhan manusia yang dialami seseorang saat usianya sudah lanjut dan fisik mulai mengalami penurunan dinamakan masa __________.

  2. Proses tumbuhnya akar dan batang kecil keluar dari biji tanaman dinamakan proses __________.

  3. Perubahan bentuk tubuh hewan dari telur hingga dewasa disebut __________.

  4. Tahap berdiam diri/istirahat pada metamorfosis sempurna sebelum menjadi hewan dewasa dinamakan __________ atau kepompong.

  5. Lalat dan nyamuk merupakan contoh hewan yang mengalami jenis metamorfosis __________.

E. KUNCI JAWABAN

Kunci Jawaban Pilihan Ganda:

  1. b. Balita

  2. c. Dewasa

  3. c. Embrio

  4. b. Biji \rightarrow,Kecambah \rightarrow,Tumbuhan Muda rightarrow Tumbuhan Dewasa

  5. b. Metamorfosis sempurna

  6. b. Telur Ulat (Larva)  Kepompong (Pupa)  Kupu-kupu (Imago)

  7. c. Nimfa

  8. b. Belalang dan Kecoa

  9. b. Kucing

  10. b. Larva

Kunci Jawaban Isian:

  1. Lansia

  2. Perkecambahan (Kecambah)

  3. Metamorfosis

  4. Pupa

  5. Sempurna


postingan 1_ Seni Rupa, Jumat, 11 Sept 2026

 



 

🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Jumat, 11 September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Seni Rupa

  3. Hari/Tanggal : Jumat, 11 September 2026

  4. Fase/Kelas : B / Kelas 3

  5. Materi : Memahami Ekspresi Diri Melalui Garis dan Warna

  6. Pertemuan Ke- : 1

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengenali dan mengeksplorasi elemen-elemen rupa (garis, bentuk, dan warna) untuk mengekspresikan gagasan, perasaan, serta emosi diri secara kreatif melalui karya seni rupa dua dimensi.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    • Peserta didik dapat mengidentifikasi hubungan antara jenis garis dan warna dengan berbagai emosi diri.

  2. TP Ma-Mi-Joy

    • Mikir (Ma): Peserta didik mampu menganalisis emosi yang diwakili oleh jenis garis tertentu (misal: garis patah-patah = marah) dan pilihan warna.

    • Muti (Mi): Peserta didik mampu menghargai keunikan ekspresi perasaan diri sendiri dan teman-teman tanpa rasa takut dinilai salah.

    • Joy: Peserta didik merasakan kesenangan dan ketenangan melalui kegiatan eksplorasi corat-coret emosi (doodling) pada kertas gambar.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengenal berbagai jenis garis (lurus, lengkung, zig-zag, patah-patah, gelombang) dan warna dasar/sekunder.

  2. Memahami bagaimana perasaan/emosi (senang, sedih, marah, tenang) dapat disimbolkan dalam karya rupa.

  3. Mengasosiasikan garis dan warna tertentu dengan emosi yang dirasakan.

  4. Membuat karya ekspresi diri sederhana menggunakan kombinasi garis dan warna.

E. APERSEPSI SINGKAT
Guru menyapa peserta didik dan mengajak bermain tebak wajah ekspresi (ekspresi tersenyum, cemberut, kaget, dan marah). Guru memberi pertanyaan pemantik: "Anak-anak, kalau kalian sedang marah atau senang, kira-kira kalau digambar lewat warna dan garis, bentuknya seperti apa ya?" Guru kemudian menghubungkan respon peserta didik bahwa perasaan kita bisa diceritakan lewat goresan gambar tanpa harus menggunakan kata-kata.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah
    QS. An-Nahl Ayat 13: "Dan Dia (menundukkan pula) apa yang Dia ciptakan untukmu di bumi ini dengan beraneka ragam warna. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang mengambil pelajaran."

  2. Penjabaran Materi

    • Ekspresi Diri: Ungkapan perasaan atau emosi dari dalam hati yang dituangkan ke dalam bentuk karya seni.

    • Garis sebagai Simbol Emosi:

      • Garis Lengkung / Gelombang: Membawa kesan tenang, lembut, dan gembira.

      • Garis Zig-zag / Patah-patah: Membawa kesan marah, kaget, atau tegang.

      • Garis Lurus Tegak: Membawa kesan tegas dan kuat.

      • Garis Halus / Tipis: Membawa kesan sedih atau ragu-ragu.

    • Warna sebagai Simbol Emosi:

      • Merah / Jingga: Menyimbolkan semangat, marah, atau keberanian.

      • Kuning: Menyimbolkan keceriaan, kebahagiaan, dan rasa optimis.

      • Biru / Hijau: Menyimbolkan ketenangan, kedamaian, dan rasa sejuk.

      • Hitam / Abu-abu: Menyimbolkan kesedihan, kekecewaan, atau rasa takut.

  3. Video Pembelajaran

    • [Link Video Pembelajaran: Mengenal Garis dan Warna dalam Ekspresi Seni Rupa]

  4. Media / Alat Peraga

    • Papan emosi (Kartu gambar ekspresi wajah dan simbol garis/warna)

    • Kertas gambar HVS / Buku Gambar

    • Alat warna (Krayon, pensil warna, atau spidol)

    • LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik - Coretan Ekspresiku)

  5. Post Test

    1. Sebutkan 2 jenis garis yang cocok untuk menggambarkan perasaan senang!

    2. Warna apa yang biasanya digunakan untuk menyimbolkan perasaan tenang dan damai?

    3. Jika kamu ingin menggambar perasaan marah, jenis garis dan warna apa yang akan kamu pilih? Berikan alasannya!

G. KESIMPULAN / REFLEKSI

  1. Kesimpulan
    Seni rupa adalah media yang luar biasa untuk menyampaikan ekspresi diri. Emosi yang kita rasakan dapat disimbolkan secara visual melalui pilihan garis (seperti lengkung atau zig-zag) dan warna (seperti kuning untuk ceria atau biru untuk tenang).

  2. Refleksi

    • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias saat mencoba mencoret-coret kertas mengikuti warna emosi yang dirasakan hari ini.

    • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih ragu-ragu dalam memilih warna dan takut gambarnya dianggap kurang rapi.

    • Respons/keterlibatan peserta didik: Peserta didik aktif bercerita tentang arti garis dan warna yang mereka buat kepada teman sebangku.

    • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan kebebasan eksplorasi tanpa fokus pada kerapian gambar agar keberanian ekspresi peserta didik makin meningkat pada pertemuan berikutnya.

  3. Capaian Tujuan Pembelajaran

    • Jumlah peserta didik tuntas: … peserta didik

    • Jumlah peserta didik belum tuntas: … peserta didik

    • Tindak lanjut:

      • Peserta Didik Tuntas: Diberikan pengayaan membuat pameran mini "Kartu Emosi" di mading kelas.

      • Peserta Didik Belum Tuntas: Diberikan bimbingan personal untuk mengenali asosiasi warna dan garis sederhana secara bertahap.

postingan 2 _ Pendidikan Pancasila, Kamis, 10 September 2026




 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Kamis , 10 September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila

  3. Hari/Tanggal : Kamis, 10 September

  4. Fase/Kelas : B / Kelas 3

  5. Materi : Menjaga Bahasa Daerah, Mengutamakan Bahasa Indonesia

  6. Pertemuan Ke- : 5


B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengidentifikasi identitas diri, keluarga, dan teman-temannya sesuai budaya, suku bangsa, bahasa, agama, dan kepercayaannya di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat, serta menunjukkan sikap menghargai keberagaman budaya dan bahasa daerah.


C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    • Peserta didik dapat mengidentifikasi pentingnya melestarikan bahasa daerah serta mengutamakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

  2. TP Ma-Mi-Joy

    • Mikir (Ma): Peserta didik mampu menganalisis penggunaan bahasa daerah dan Bahasa Indonesia secara bijak sesuai tempat dan situasinya.

    • Muti (Mi): Peserta didik mampu menunjukkan rasa bangga, toleransi, dan menghargai keberagaman bahasa daerah yang dimiliki oleh teman-temannya.

    • Joy: Peserta didik merasakan kegembiraan dalam belajar melalui permainan kartu kata interaktif dan diskusi kelompok.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengidentifikasi keberagaman bahasa daerah di lingkungan sekitar dan sekolah.

  2. Memahami fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

  3. Menganalisis perbedaan situasi penggunaan bahasa daerah dan Bahasa Indonesia.

  4. Menerapkan sikap bijak dalam memilih penggunaan bahasa pada kehidupan sehari-hari.


E. APERSEPSI SINGKAT
Guru menyapa peserta didik dengan beberapa bahasa daerah (misalnya: "Tabik Pun", "Sugeng Enjang", "Sampurasun") dan mengajukan pertanyaan pemantik: "Siapa yang tahu artinya? Di rumah, adik-adik biasanya mengobrol pakai bahasa apa bersama orang tua?" Guru kemudian mengaitkan jawaban peserta didik dengan pentingnya menyatukan berbagai bahasa daerah tersebut menggunakan Bahasa Indonesia.


F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah
    QS. Ar-Rum Ayat 22:

    "Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui."

  2. Penjabaran Materi

    • Mengutamakan Bahasa Indonesia: Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional yang menyatukan seluruh suku bangsa di Indonesia. Digunakan saat di sekolah, acara resmi, dan ketika berkomunikasi dengan teman dari suku berbeda.

    • Menjaga Bahasa Daerah: Bahasa daerah adalah warisan budaya leluhur yang unik. Kita wajib melestarikannya agar tidak punah dengan cara menggunakannya saat di rumah atau dalam acara adat.

    • Bijak Berbahasa: Tahu kapan dan di mana menggunakan bahasa.

      • Di Sekolah & Tempat Umum $\rightarrow$ Gunakan Bahasa Indonesia.

      • Di Rumah & Keluarga $\rightarrow$ Gunakan Bahasa Daerah.

  3. Video Pembelajaran

    • [Link Video Pembelajaran: Keberagaman Bahasa Daerah dan Bahasa Persatuan]

  4. Media / Alat Peraga

    • Slide Presentasi PPT Interaktif

    • Kartu Kata Situasi (Permainan memilah situasi penggunaan bahasa)

    • Gambar poster "Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah"

    • LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)

  5. Post Test

    1. Sebutkan bahasa persatuan bangsa Indonesia!

    2. Berikan 1 contoh situasi di mana kita harus menggunakan Bahasa Indonesia!

    3. Mengapa kita tidak boleh melupakan bahasa daerah kita?


G. KESIMPULAN / REFLEKSI

  1. Kesimpulan
    Kita harus bangga memiliki Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang dapat menyatukan seluruh suku, sekaligus tetap menjaga dan melestarikan bahasa daerah sebagai kekayaan budaya Indonesia secara bijak sesuai tempatnya.

  2. Refleksi

    • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias saat mencoba menyapa teman menggunakan bahasa daerah masing-masing.

    • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih tertukar dalam menentukan situasi yang tepat untuk menggunakan bahasa daerah.

    • Respons/keterlibatan peserta didik: Peserta didik aktif berdiskusi dan gembira saat bermain media kartu kata.

    • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan latihan penguatan situasi bernalar kritikal pada pertemuan berikutnya.

  3. Capaian Tujuan Pembelajaran

    • Jumlah peserta didik tuntas:22 peserta didik

    • Jumlah peserta didik belum tuntas: 3 peserta didik

    • Tindak lanjut:

      • Peserta Didik Tuntas: Diberikan kegiatan pengayaan membuat slogan ajakan melestarikan bahasa daerah.

      • Peserta Didik Belum Tuntas: Diberikan pendampingan ulang (remedial) dan bimbingan khusus pada pemahaman penggunaan situasi bahasa.
    • Dokumentasi kegiatan hari ini

Postingan 1_Ipas ,Kamis,10 September 2026

 



 

🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Kamis, 10 September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

A. IDENTITAS

  1. Nama Guru: Fuji Lestari,S.Pd

  2. Mata Pelajaran: IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial)

  3. Hari/Tanggal: Senin, 24 Agustus 2026

  4. Fase/Kelas: B / 3

  5. Materi: Siklus Hidup Makhluk Hidup (Manusia, Tumbuhan, dan Hewan)

  6. Pertemuan Ke-: 6


B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat menganalisis hubungan antara bentuk serta fungsi bagian tubuh pada manusia, hewan, dan tumbuhan, serta mensimulasikan siklus hidup makhluk hidup dan dampaknya terhadap lingkungan sekitar.


C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    • Peserta didik dapat mengidentifikasi dan membandingkan tahapan siklus hidup pada manusia, tumbuhan, dan hewan (metamorfosis sempurna dan tidak sempurna) secara tepat.

  2. TP 

    • Mindful: Peserta didik secara fokus menyimak tahapan pertumbuhan makhluk hidup di sekitarnya.

    • Meaningful: Peserta didik memahami pentingnya menjaga keberlanjutan siklus hidup makhluk hidup sebagai bentuk rasa syukur atas ciptaan Tuhan.

    • Joyful: Peserta didik belajar dengan gembira melalui pengamatan kartu bergambar (flashcard) dan diskusi kelompok yang interaktif.


D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengidentifikasi tahapan pertumbuhan manusia dari bayi hingga lansia.

  2. Menguraikan tahapan siklus hidup tumbuhan berbiji (dari biji hingga tumbuhan dewasa).

  3. Membedakan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna pada hewan.

  4. Menganalisis keterkaitan siklus hidup makhluk hidup dengan keseimbangan alam.


E. APERSEPSI 
Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, apakah kalian memiliki hewan peliharaan di rumah? Apakah hewan tersebut langsung berukuran besar saat baru lahir?" Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan pertumbuhan fisik manusia dari bayi hingga menjadi siswa kelas 3.


F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah
    QS. Al-Hajj: 5 (mengenai proses penciptaan dan pertumbuhan manusia dari tanah, setetes mani, hingga menjadi tua) dan QS. Abasa: 24–28 (tentang bagaimana Allah menumbuhkan biji-bijian dan tanaman).

  2. Penjabaran Materi

    • Siklus Hidup Manusia: Bayi $\rightarrow$ Balita $\rightarrow$ Anak-anak $\rightarrow$ Remaja $\rightarrow$ Dewasa $\rightarrow$ Lansia.

    • Siklus Hidup Tumbuhan (Berbiji): Biji $\rightarrow$ Kecambah (Sprout) $\rightarrow$ Tumbuhan Muda $\rightarrow$ Tumbuhan Dewasa $\rightarrow$ Bunga/Buah.

    • Siklus Hidup Hewan:

      • Tanpa Metamorfosis: Telur/Anak $\rightarrow$ Hewan Muda $\rightarrow$ Hewan Dewasa (contoh: Kucing, Ayam).

      • Metamorfosis Sempurna: Telur $\rightarrow$ Larva $\rightarrow$ Pupa (Kupu-kupu/Nyamuk) $\rightarrow$ Imago (Dewasa).

      • Metamorfosis Tidak Sempurna: Telur $\rightarrow$ Nimfa $\rightarrow$ Imago (Dewasa) (contoh: Belalang, Kecoa).

  3. Video Pembelajaran

  4. Media / Alat Peraga

    • PPT Interaktif

    • Gambar Siklus Hidup (Flashcards)

    • LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)



  5. Soal  latihan 

    1. Tahapan perkembangan manusia setelah masa anak-anak adalah...

      a. Bayi

      b. Balita

      c. Remaja

      d. Lansia

    2. Bagian tumbuhan yang pertama kali muncul saat biji mulai berkecambah dinamakan...

      a. Daun pertama

      b. Akar (Radikula)

      c. Bunga

      d. Buah

    3. Perubahan bentuk tubuh hewan yang sangat berbeda pada setiap tahap pertumbuhannya disebut...

      a. Adaptasi

      b. Metamorfosis

      c. Kebiasaan

      d. Habitat

    4. Hewan berikut yang mengalami metamorfosis sempurna adalah...

      a. Belalang

      b. Kupu-kupu

      c. Kecoa

      d. Jangkrik

    5. Tahap setelah larva pada metamorfosis sempurna disebut...

      a. Nimfa

      b. Imago

      c. Pupa (Kepompong)

      d. Biji

    6. Tahap hewan muda pada metamorfosis tidak sempurna dinamakan...

      a. Larva

      b. Pupa

      c. Nimfa

      d. Ulat

    7. Urutan siklus hidup tumbuhan berbiji yang benar adalah...

      a. Biji $\rightarrow$ Tumbuhan Dewasa $\rightarrow$ Kecambah

      b. Biji $\rightarrow$ Kecambah $\rightarrow$ Tumbuhan Muda $\rightarrow$ Tumbuhan Dewasa

      c. Kecambah $\rightarrow$ Biji $\rightarrow$ Buah $\rightarrow$ Tumbuhan Dewasa

      d. Tumbuhan Muda $\rightarrow$ Biji $\rightarrow$ Kecambah $\rightarrow$ Bunga

    8. Hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan (vivipar) umumnya...

      a. Mengalami metamorfosis sempurna

      b. Mengalami metamorfosis tidak sempurna

      c. Tidak mengalami metamorfosis

      d. Berubah menjadi pupa

    9. Nyamuk bertelur di air. Tahapan siklus nyamuk yang hidup di air sebelum menjadi pupa adalah...

      a. Nimfa

      b. Jentik-jentik (Larva)

      c. Kupu-kupu

      d. Kepompong

    10. Siklus hidup makhluk hidup berfungsi untuk...

      a. Mempercepat kepunahan

      b. Melestarikan keturunan dan jenisnya

      c. Mengurangi jumlah makanan

      d. Mengubah habitat asli


    Soal Uraian

    1. Jelaskan perbedaan utama antara metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna!

    2. Tuliskan tahapan siklus hidup manusia secara berurutan dari lahir hingga tua!

    3. Mengapa air dan cahaya matahari sangat penting dalam siklus hidup tumbuhan?

    4. Tuliskan 2 contoh hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna beserta tahapannya!

    5. Bagaimana dampak yang terjadi jika salah satu tahap dalam siklus hidup hewan terganggu oleh manusia?


    Kunci Jawaban 

    Pilihan Ganda:

    1. c. Remaja

    2. b. Akar (Radikula)

    3. b. Metamorfosis

    4. b. Kupu-kupu

    5. c. Pupa (Kepompong)

    6. c. Nimfa

    7. b. Biji $\rightarrow$ Kecambah $\rightarrow$ Tumbuhan Muda $\rightarrow$ Tumbuhan Dewasa

    8. c. Tidak mengalami metamorfosis

    9. b. Jentik-jentik (Larva)

    10. b. Melestarikan keturunan dan jenisnya

    Uraian:

    1. Metamorfosis sempurna mengalami tahap kepompong/pupa dan bentuk muda (larva) berbeda jauh dari dewasa. Metamorfosis tidak sempurna tidak melalui tahap pupa dan bentuk muda (nimfa) mirip dengan dewasa.

    2. Bayi $\rightarrow$ Balita $\rightarrow$ Anak-anak $\rightarrow$ Remaja $\rightarrow$ Dewasa $\rightarrow$ Lansia.

    3. Air memicu perkecambahan biji, sedangkan cahaya matahari digunakan tumbuhan dewasa untuk fotosintesis menghasilkan makanan.

    4. Contoh: Belalang dan Kecoa. Tahapannya: Telur $\rightarrow$ Nimfa $\rightarrow$ Imago (Dewasa).

    5. Keseimbangan ekosistem akan terganggu, populasinya bisa menurun atau punah, dan rantai makanan menjadi tidak seimbang.

G. KESIMPULAN / REFLEKSI

  1. Kesimpulan

    Setiap makhluk hidup (manusia, tumbuhan, dan hewan) memiliki tahapan pertumbuhan dan perkembangan yang teratur untuk melestarikan jenisnya. Pertumbuhan ini merupakan tanda kebesaran Allah Swt. yang wajib dijaga.

  2. Refleksi

    • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias saat mencocokkan kartu bergambar metamorfosis.

    • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih tertukar antara istilah larva dan nimfa.

    • Respons/keterlibatan peserta didik: Aktif bertanya dan berdiskusi kelompok.

    • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan penekanan visual kembali pada perbedaan pupa dan nimfa.

  3. Capaian Tujuan Pembelajaran

    • Jumlah peserta didik tuntas: 22 peserta didik

    • Jumlah peserta didik belum tuntas: 3 peserta didik

    Tindak lanjut:

    Peserta didik yang belum tuntas diberikan pendampingan khusus (remedial) dengan media gambar terpandu. Peserta didik yang sudah tuntas diberikan soal pengayaan mengenai peran hewan bagi lingkungan.
Dokumentasi kegiatan hari ini :

Postingan 3_ Pendidikan anti korupsi , Rabu, 09 Sept 2026





🌸 Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi, Soleh-Solehah Kelas 3A!
Selasa, 09 September 2026 🌷

Apa kabarnya hari ini? Semoga semua dalam keadaan sehat, ceria, dan penuh semangat untuk belajar. 💕📚

Anak-anak hebat, mari kita awali hari ini dengan membiasakan diri menjadi anak yang:

Disiplin — datang tepat waktu, menaati aturan, dan menyelesaikan tugas dengan tanggung jawab.
Jujur — berkata dan berbuat sesuai dengan kebenaran, karena kejujuran adalah akhlak mulia.
Rajin beribadah — jangan lupa melaksanakan sholat Dhuha dan selalu menjaga sholat lima waktu. 🤲
Rajin murojaah — luangkan waktu untuk mengulang dan menghafalkan surat-surat pendek agar semakin lancar dan dekat dengan Al-Qur'an. 📖❤️

🌱 Ingat ya, anak-anak:
Disiplin membuat kita menjadi pribadi yang bertanggung jawab.
Kejujuran membuat kita dipercaya.
Ibadah membuat hati menjadi tenang.
Belajar membuat kita semakin pintar dan memiliki masa depan yang cerah. 🌟

Mari hari ini kita belajar dengan semangat, tertib, saling menghargai, saling membantu, dan selalu berbuat baik kepada siapa pun. 🥰

💖 Jadilah anak yang baik bukan hanya ketika dilihat oleh guru, tetapi juga ketika tidak ada yang melihat, karena Allah selalu melihat setiap perbuatan kita.

Semangat belajar, Soleh-Solehah Kelas 3A!
Be disciplined, be honest, be kind, and never stop learning! 🌈✨

🌷 Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 🌷


A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Pendidikan Anti Korupsi (PAK)

  3. Hari/Tanggal : Rabu, 09 September 2026

  4. Fase/Kelas : B / Kelas 3 SD

  5. Materi : Nilai Antikorupsi "Mandiri" (Belajar Bertanggung Jawab pada Diri Sendiri)

  6. Pertemuan Ke- : 1

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mengidentifikasi, memahami, dan membiasakan nilai-nilai dasar antikorupsi (salah satunya sikap mandiri) dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, maupun lingkungan sekitar. Peserta didik mampu menunjukkan perilaku tidak bergantung pada orang lain secara berlebihan untuk hal-hal yang menjadi kewajibannya.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

  • Peserta didik mampu memahami makna dan pentingnya sikap mandiri dalam kehidupan sehari-hari.

  • Peserta didik mampu mengidentifikasi contoh perilaku mandiri serta menerapkan dan menganalisis dampaknya di sekolah dan rumah.

  1. TP Ma-Mi-Joy

  • Mindful (Ma): Peserta didik menyadari dan merefleksikan hal-hal yang sudah bisa dilakukan sendiri tanpa merepotkan orang lain.

  • Meaningful (Mi): Peserta didik memahami bahwa kemandirian adalah langkah awal mencegah perilaku curang atau koruptif (seperti bergantung pada bantuan tidak jujur atau menyontek).

  • Joyful (Joy): Peserta didik bersemangat mengisi "Papan Tantangan Aku Anak Mandiri" dengan rasa bangga dan percaya diri.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengamati gambar/cerita tentang perbedaan anak yang mandiri dan anak yang selalu bergantung pada orang lain.

  2. Membahas pengertian nilai mandiri dan kaitannya dengan pencegahan perilaku antikorupsi sejak dini.

  3. Mengelompokkan contoh-contoh tindakan mandiri di rumah dan di sekolah.

  4. Menyelesaikan soal latihan serta post-test untuk mengukur pemahaman materi.

E. APERSEPSI SINGKAT
Guru menyapa peserta didik dan memberikan pertanyaan pemantik:
"Anak-anak, siapa di sini yang tadi pagi sudah bisa menyiapkan jadwal pelajaran dan memakai seragam sekolah sendiri tanpa dibantu Ibu? Bagaimana rasanya ketika kita bisa melakukan tugas kita sendiri?"
Guru kemudian mengaitkan jawaban peserta didik dengan nilai penting antikorupsi, yaitu Mandiri.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah
    QS. Ar-Ra'd Ayat 11:
    "...Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri..."
    Pesan Moral: Allah Swt. menyukai hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dan mau berusaha sendiri. Menjadi anak mandiri berarti kita belajar bertanggung jawab atas tugas kita tanpa selalu bergantung pada orang lain.

  2. Penjabaran Materi

Mengenal Nilai Antikorupsi: Sikap Mandiri

Mandiri artinya kemampuan untuk melakukan tugas dan kewajiban sendiri tanpa bergantung atau menyusahkan orang lain. Anak yang mandiri adalah anak yang bertanggung jawab dan jujur pada kemampuannya.


Mengapa Mandiri Itu Penting untuk Mencegah Korupsi?

  • Orang yang tidak mandiri cenderung suka mencari jalan pintas yang tidak jujur (seperti menyontek saat ujian atau menyuruh orang lain mengerjakan tugasnya).

  • Orang yang mandiri akan percaya pada kemampuan diri sendiri, bekerja keras, dan bangga pada hasil usahanya sendiri.

Contoh Sikap Mandiri:

  • Di Rumah:

    • Merapikan tempat tidur sendiri setelah bangun.

    • Menyiapkan perlengkapan sekolah sesuai jadwal.

    • Memakai pakaian dan sepatu sendiri.

  • Di Sekolah:

    • Mengerjakan soal ulangan atau PR sendiri tanpa menyontek.

    • Merapikan alat tulis dan meja belajar setelah selesai digunakan.

    • Membuang sampah pada tempatnya tanpa harus disuruh.

  1. Media / Alat Peraga
  • Poster Karakter Antikorupsi: "Aku Anak Mandiri dan Jujur"

  • Lembar Centang "Papan Tantangan Aku Anak Mandiri"

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

  1. Latihan Soal / Diskusi

Latihan Soal

Soal 1 
Saat pelaksanaan ujian Matematika, Budi mengerjakan soal dengan teliti secara sendiri. Tindakan Budi menunjukkan contoh sikap...
A. Manja

B. Mandiri

C. Pemalas

Soal 2 
Berikut ini yang bukan merupakan contoh tindakan mandiri di sekolah adalah...
A. Menyiapkan buku pelajaran sendiri

B. Menyontek jawaban teman saat ulangan

C. Membuang bekas bungkus makanan sendiri ke tempat sampah

Soal 3 
Mengerjakan PR dengan kemampuan sendiri tanpa menyuruh orang lain adalah ciri anak yang ....................

Soal 4 
Dino lupa membawa pensil warna. Dino ingin meminjam kepada Edo. Namun, Dino langsung mengambil pensil warna di dalam tas Edo tanpa izin karena malas bertanya.
Apakah tindakan Dino mencerminkan anak yang mandiri dan jujur? Tuliskan alasanmu!
  1. Tuliskan 2 contoh kegiatan di rumah yang sudah bisa kamu lakukan secara mandiri!
  2. Mengapa anak yang menyontek saat ujian dikatakan sebagai anak yang tidak mandiri?
G. KESIMPULAN / REFLEKSI

  1. Kesimpulan
    Mandiri adalah salah satu nilai penting antikorupsi. Anak yang mandiri akan belajar bertanggung jawab, percaya pada kemampuan diri sendiri, dan tidak suka mengambil jalan pintas yang merugikan atau tidak jujur.

  2. Refleksi

  • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias menceritakan pengalaman mereka saat belajar mandiri di rumah.

  • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih menganggap bahwa meminta bantuan orang tua untuk mengerjakan PR adalah hal yang wajar.

  • Respons/keterlibatan peserta didik: Peserta didik aktif berdiskusi mengenai batas antara "meminta bantuan belajar" dan "bergantung sepenuhnya".

  • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan pembiasaan jurnal harian mandiri untuk diisi peserta didik di rumah bersama dampingan orang tua.

  1. Capaian Tujuan Pembelajaran

  • Jumlah peserta didik tuntas : 12 peserta didik

  • Jumlah peserta didik belum tuntas : 13peserta didik

Tindak Lanjut: Bimbingan individual akan diberikan kepada peserta didik yang belum tuntas melalui pemberian kartu tugas bergambar mengenai langkah-langkah belajar mandiri.

Dokumentasi kegiatan hari ini 

Postingan 1 _ Bahasa Indonesia , Rabu , 09 September 2026




 

🌸 Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi, Soleh-Solehah Kelas 3A!
Rabu, 09 September 2026 🌷

Apa kabarnya hari ini? Semoga semua dalam keadaan sehat, ceria, dan penuh semangat untuk belajar. 💕📚

Anak-anak hebat, mari kita awali hari ini dengan membiasakan diri menjadi anak yang:

Disiplin — datang tepat waktu, menaati aturan, dan menyelesaikan tugas dengan tanggung jawab.
Jujur — berkata dan berbuat sesuai dengan kebenaran, karena kejujuran adalah akhlak mulia.
Rajin beribadah — jangan lupa melaksanakan sholat Dhuha dan selalu menjaga sholat lima waktu. 🤲
Rajin murojaah — luangkan waktu untuk mengulang dan menghafalkan surat-surat pendek agar semakin lancar dan dekat dengan Al-Qur'an. 📖❤️

🌱 Ingat ya, anak-anak:
Disiplin membuat kita menjadi pribadi yang bertanggung jawab.
Kejujuran membuat kita dipercaya.
Ibadah membuat hati menjadi tenang.
Belajar membuat kita semakin pintar dan memiliki masa depan yang cerah. 🌟

Mari hari ini kita belajar dengan semangat, tertib, saling menghargai, saling membantu, dan selalu berbuat baik kepada siapa pun. 🥰

💖 Jadilah anak yang baik bukan hanya ketika dilihat oleh guru, tetapi juga ketika tidak ada yang melihat, karena Allah selalu melihat setiap perbuatan kita.

Semangat belajar, Soleh-Solehah Kelas 3A!
Be disciplined, be honest, be kind, and never stop learning! 🌈✨

🌷 Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 🌷


A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

  3. Hari/Tanggal : Rabu, 09 September 2026

  4. Fase/Kelas : B / Kelas 3 SD

  5. Materi : Berpendapat Santun tentang Tantangan dan Kehebatan Profesi di Laut (Lisan dan Tertulis)

  6. Pertemuan Ke- : 3

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pada akhir Fase B, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan kepada teman sebaya dan dewasa tentang teks naratif, informatif, dan puisi. Peserta didik mampu menyampaikan pendapat secara lisan dan tertulis dengan santun, runtut, dan memperhitungkan lawan tutur di lingkungan sekitar.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

  • Peserta didik mampu mengidentifikasi tantangan dan kehebatan berbagai profesi di laut (nelayan, nahkoda, penyelam, penjaga pantai).

  • Peserta didik mampu menyampaikan pendapat lisan dan tertulis secara santun mengenai profesi di laut.

  1. Tujuan Pembelajaran

  • Mindful : Peserta didik menyimak pendapat teman dengan penuh empati tanpa menyela saat diskusi berlangsung.

  • Meaningful : Peserta didik memahami pentingnya menghargai dan mengapresiasi jasa pekerja di laut yang penuh tantangan demi kehidupan masyarakat.

  • Joyful : Peserta didik aktif berdiskusi melalui permainan "Papan Pendapat Bintang" dengan penuh semangat dan rasa percaya diri.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengamati tayangan/gambar mengenai aktivitas profesi di laut (nelayan, nahkoda, tim SAR/penjaga pantai).

  2. Mendiskusikan tantangan (ombak besar, cuaca ekstrem) serta kehebatan (keberanian, keahlian) para pekerja laut.

  3. Mempelajari kata-kata santun untuk menyampaikan pendapat (misal: "Menurut saya...", "Saya setuju karena...", "Saya ingin menambahkan...").

  4. Menyajikan pendapat secara tertulis di lembar kerja dan mempresentasikannya secara lisan di depan kelas.

E. APERSEPSI SINGKAT
Guru menyapa peserta didik dan memberikan pertanyaan pemantik:
"Anak-anak, selain nelayan, siapa lagi ya orang-orang hebat yang bekerja di tengah lautan? Bayangkan jika cuaca tiba-tiba buruk dan ombak menjadi sangat besar, apa tantangan terberat yang harus mereka hadapi? Bagaimana cara kita menyampaikan rasa kagum kepada mereka menggunakan bahasa yang santun?"
Guru kemudian mengaitkan jawaban peserta didik dengan cara berpendapat yang santun secara lisan dan tertulis.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah
    QS. An-Nahl Ayat 14:
    "Dan Dialah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan daging yang segar (ikan) darinya, dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai; dan kamu lihat bahtera berlayar padanya..."
    Pesan Moral: Allah Swt. telah menundukkan laut dan memberikan potensi luar biasa. Kita patut bersyukur dan menghargai orang-orang yang berani bekerja mengarungi lautan demi memenuhi kebutuhan kita.

  2. Penjabaran Materi

Berpendapat Santun: Tantangan dan Kehebatan Profesi di Laut

Bekerja di laut bukanlah hal yang mudah. Ada banyak profesi di laut seperti Nelayan, Nahkoda Kapal, Penyelam, dan Penjaga Pantai (Tim SAR).

Tantangan dan Kehebatan Profesi di Laut:

  • Tantangan: Berhadapan dengan ombak besar, cuaca buruk yang tiba-tiba, berada jauh dari keluarga berhari-hari, dan risiko keselamatan yang tinggi.

  • Kehebatan: Memiliki keberanian luar biasa, keahlian navigasi/arah laut, fisik yang tangguh, serta pantang menyerah demi memberi nafkah dan menjaga keselamatan sesama.


Panduan Menyampaikan Pendapat secara Santun:

Saat menyampaikan pendapat, baik secara lisan (berbicara) maupun tertulis (menulis), gunakanlah kata-kata yang sopan dan santun:

  • Mulai dengan kata pembuka yang baik:

    • "Menurut pendapat saya..."

    • "Saya merasa bahwa..."

  • Berikan alasan yang jelas:

    • " ...karena mereka sangat berani menghadapi ombak besar."

  • Menanggapi pendapat teman dengan hargai:

    • "Saya setuju dengan pendapatmu, Budi, karena..."

    • "Pendapatmu sangat bagus, namun izin menambahkan..."


Contoh Menyajikan Pendapat:

  • Pendapat Lisan:

    "Menurut pendapat saya, profesi nahkoda kapal sangat hebat karena beliau bertanggung jawab membawa ratusan penumpang mengarungi laut dengan selamat."

  • Pendapat Tertulis:

    "Pekerjaan sebagai nelayan memiliki tantangan yang besar yaitu menghadapi angin malam dan ombak tinggi. Menurut saya, nelayan adalah profesi yang sangat mulia karena tanpa mereka kita tidak bisa makan ikan segar."
  1. Media / Alat Peraga
  • Kartu Gambar Profesi di Laut (Nahkoda, Penyelam, Nelayan, Tim SAR)

  • Video Singkat Perjalanan Kapal di Tengah Laut

  • "Papan Pendapat Bintang" (Tempat menempelkan pendapat tertulis peserta didik)

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) "Aku Berani Berpendapat"

  1. Latihan Soal / Diskusi

Latihan 1: Menyajikan Pendapat Tertulis
Pilihlah salah satu profesi di laut (Nelayan / Nahkoda / Penyelam / Tim SAR), lalu tuliskan pendapatmu dengan melengkapi kalimat berikut:

  1. Profesi di laut yang saya pilih adalah: ....................

  2. Menurut pendapat saya, tantangan terberat dari pekerjaan tersebut adalah: ....................

  3. Hal yang membuat profesi tersebut sangat hebat adalah: ....................


Soal Pendapat Profesi Bekerja di Laut

  1. Menurut pendapatmu, mengapa pekerjaan nelayan penting bagi masyarakat?

  2. Bagaimana pendapatmu tentang pekerjaan penyelam yang bekerja di laut?

  3. Menurut pendapatmu, apakah pekerjaan nakhoda mudah dilakukan? Mengapa?

  4. Bagaimana sikap kita terhadap orang yang bekerja sebagai nelayan?

  5. Menurut pendapatmu, apa yang akan terjadi jika tidak ada orang yang bekerja di laut?

G. KESIMPULAN / REFLEKSI

  1. Kesimpulan
    Profesi di laut memiliki banyak tantangan berat namun sangat hebat dan berjasa bagi kehidupan. Menyampaikan pendapat mengenai profesi tersebut harus dilakukan secara santun, baik secara lisan maupun tertulis, dengan menggunakan alasan yang jelas dan saling menghargai pendapat orang lain.

  2. Refleksi

  • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik berani dan percaya diri menyampaikan pendapat lisan di depan teman-temannya.

  • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih lupa menggunakan kalimat pembuka santun saat berbicara lisan.

  • Respons/keterlibatan peserta didik: Peserta didik sangat aktif memberikan apresiasi berupa tepuk tangan dan pujian setelah temannya berpendapat.

  • Tindak lanjut pembelajaran: Pembiasaan pengucapan kata-kata santun saat berdiskusi di setiap sesi pembelajaran.

  1. Capaian Tujuan Pembelajaran

  • Jumlah peserta didik tuntas : 12 peserta didik

  • Jumlah peserta didik belum tuntas : 13 peserta didik

Tindak Lanjut: Bimbingan khusus akan diberikan kepada peserta didik yang belum tuntas melalui panduan template kartu kalimat sederhana untuk membimbing penyusunan pendapat tertulis.

Dokumentasi kegiatan hari 

Postingan 2 _ Matematika , Rabu, 09 September 2026

 



 

🌸 Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi, Soleh-Solehah Kelas 3A!
Rabu, 09 September 2026 🌷

Apa kabarnya hari ini? Semoga semua dalam keadaan sehat, ceria, dan penuh semangat untuk belajar. 💕📚

Anak-anak hebat, mari kita awali hari ini dengan membiasakan diri menjadi anak yang:

Disiplin — datang tepat waktu, menaati aturan, dan menyelesaikan tugas dengan tanggung jawab.
Jujur — berkata dan berbuat sesuai dengan kebenaran, karena kejujuran adalah akhlak mulia.
Rajin beribadah — jangan lupa melaksanakan sholat Dhuha dan selalu menjaga sholat lima waktu. 🤲
Rajin murojaah — luangkan waktu untuk mengulang dan menghafalkan surat-surat pendek agar semakin lancar dan dekat dengan Al-Qur'an. 📖❤️

🌱 Ingat ya, anak-anak:
Disiplin membuat kita menjadi pribadi yang bertanggung jawab.
Kejujuran membuat kita dipercaya.
Ibadah membuat hati menjadi tenang.
Belajar membuat kita semakin pintar dan memiliki masa depan yang cerah. 🌟

Mari hari ini kita belajar dengan semangat, tertib, saling menghargai, saling membantu, dan selalu berbuat baik kepada siapa pun. 🥰

💖 Jadilah anak yang baik bukan hanya ketika dilihat oleh guru, tetapi juga ketika tidak ada yang melihat, karena Allah selalu melihat setiap perbuatan kita.

Semangat belajar, Soleh-Solehah Kelas 3A!
Be disciplined, be honest, be kind, and never stop learning! 🌈✨

🌷 Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 🌷


A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Matematika

  3. Hari/Tanggal : Rabu, 09 September 2026

  4. Fase/Kelas : B / Kelas 3 SD

  5. Materi : Pengurangan Bilangan Cacah Sampai 1.000 (Menghitung Uang Kembalian, Sisa Barang, dan Selisih)

  6. Pertemuan Ke- : 1

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pada akhir Fase B, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000 serta dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

  • Peserta didik mampu menguasai konsep dan menghitung pengurangan bilangan cacah sampai 1.000 secara tepat.

  • Peserta didik mampu menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan sisa uang kembalian, sisa barang, atau selisih.

  1. TP Ma-Mi-Joy

  • Mindful (Ma): Peserta didik teliti dan fokus saat mengamati nilai tempat (ratusan, puluhan, satuan) dalam proses pengurangan.

  • Meaningful (Mi): Peserta didik memahami manfaat penting ketelitian menghitung uang kembalian dan sisa barang saat bertransaksi atau beraktivitas sehari-hari.

  • Joyful (Joy): Peserta didik secara aktif dan gembira mengikuti simulasi "Toko Kejujuran Kelas" untuk mempraktikkan perhitungan uang kembalian.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengamati contoh kasus jual-beli dan penghitungan barang di papan tulis/media visual.

  2. Mempelajari konsep pengurangan bilangan cacah sampai 1.000 dengan teknik tanpa meminjam dan dengan teknik meminjam.

  3. Mengidentifikasi kata kunci soal cerita pengurangan (seperti sisa, selisih, kembalian, dan pecah/rusak).

  4. Menyelesaikan soal latihan secara individu dan berdiskusi kelompok melalui simulasi transaksi.

E. APERSEPSi
Guru menyapa peserta didik dan memberikan pertanyaan pemantik:
"Anak-anak, siapa yang tadi pagi pernah belanja di kantin? Jika kalian membawa uang Rp1.000 dan membeli jajan seharga Rp700, berapa uang kembalian yang kalian terima? Bagaimana cara kita menghitungnya agar tidak keliru?"
Guru kemudian mengaitkan jawaban peserta didik dengan materi pengurangan bilangan cacah.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah
    QS. Al-Muthaffifin Ayat 1–3:
    "Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang, (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka menguranginya..."
    Pesan Moral: Allah Swt. menyukai kejujuran dan ketelitian dalam berhitung dan bertransaksi. Mempelajari pengurangan membantu kita menjadi pribadi yang jujur dan adil saat berbelanja atau berbagi barang.

  2. Penjabaran Materi

Pengurangan Bilangan Cacah Sampai 1.000

Pengurangan digunakan untuk mencari sisa barang, uang kembalian, atau selisih antara dua nilai.


Kata Kunci Operasi Pengurangan:

  • Uang Kembalian = Uang yang dibayarkan Harga barang

  • Sisa Barang = Jumlah barang awal Barang yang digunakan/dijual/rusak

  • Selisih = Nilai yang lebih besar  Nilai yang lebih kecil


Cara Menghitung Pengurangan Bersusun:

1. Pengurangan Tanpa Meminjam (Sisa Barang)

Di toko terdapat 758 buku. Hari ini terjual 324 buku. Berapa sisa buku di toko?

758 -324  = 434 
  • Jadi: Sisa buku di toko adalah 434 buku.


2. Pengurangan Dengan Teknik Meminjam (Uang Kembalian / Selisih)

Budi membawa uang Rp1.000,00. Ia membeli buku tulis seharga Rp640,00. Berapa uang kembalian yang diterima Budi?

1000  - 640 = 360
  • Proses:

    • Satuan: 0 - 0 = 0

    • Puluhan: Pinjam dari ratusan 10 - 4 = 6

    • Ratusan: Sisa 9 - 6 = 3

  • Jadi: Uang kembalian yang diterima Budi adalah Rp360,00.

  • Media / Alat Peraga
  • Uang Mainan (Pecahan Rp100, Rp200, Rp500, Rp1.000)

  • Media Block Dienes / Kartu Nilai Tempat (Ratusan, Puluhan, Satuan)

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) "Hitung Kembalianmu!"

  1. Latihan Soal / Diskusi

Latihan Soal Cerita:

  1. (Menghitung Sisa)
    Sebuah perkebunan memanen 865 buah jeruk. Sebanyak 241 buah jeruk busuk. Berapa buah jeruk segar yang tersisa?

  2. (Menghitung Selisih)
    Perpustakaan sekolah memiliki 650 buku cerita dan 425 buku pelajaran. Berapa selisih antara jumlah buku cerita dan buku pelajaran?

  3. (Menghitung Uang Kembalian)
    Lani membawa uang Rp1.000,00 ke toko alat tulis. Ia membeli pensil seharga Rp450,00. Berapa rupiah uang kembalian yang harus diterima Lani?

  4. Ibu memiliki 900 gram tepung terigu. Digunakan untuk membuat kue sebanyak 575 gram. Berapa gram sisa tepung terigu Ibu sekarang?

  5. Ibu membeli 850 buah jeruk. Sebanyak 325 buah jeruk dibagikan kepada tetangga. Berapa buah jeruk yang tersisa?

  6. Sebuah toko memiliki 1.000 bungkus jajanan. Hari ini terjual 475 bungkus. Berapa bungkus jajanan yang masih tersisa?
G. KESIMPULAN / REFLEKSI

  1. Kesimpulan
    Pengurangan bilangan cacah sampai 1.000 digunakan untuk menyelesaikan masalah sehari-hari seperti menentukan sisa barang, selisih, dan uang kembalian. Ketelitian dalam menghitung susun ke bawah (terutama saat menggunakan teknik meminjam) sangat penting agar hasil yang diperoleh tepat.

  2. Refleksi

  • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias saat melakukan simulasi transaksi menggunakan uang mainan.

  • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih sering keliru saat melakukan pengurangan teknik meminjam pada angka yang memiliki nilai nol (seperti 1.000 - 640).

  • Respons/keterlibatan peserta didik: Peserta didik aktif bertanya dan berdiskusi saat mencocokkan hasil perhitungan kembalian.

  • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan latihan fokus pada pengurangan angka berakhiran nol dengan papan nilai tempat.

  1. Capaian Tujuan Pembelajaran

  • Jumlah peserta didik tuntas 12 peserta didik

  • Jumlah peserta didik belum tuntas : 13 peserta didik

Tindak Lanjut: Bimbingan individual akan diberikan kepada peserta didik yang belum tuntas melalui penggunaan media konkrit uang mainan dan stik es krim nilai tempat.

Dokumentasi kegiatan hari ini