RSS

Postingan 2_Pendidikan pancasila, Kamis, 22 Okt 2026






A. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, Ananda sholih sholiha kelas 3A yang Ibu Guru sayangi. 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya selalu sehat, bahagia, dan dalam lindungan Allah Swt. Aamiin. 🤲

🌷 Anak-anak hebat, jangan lupa untuk selalu:
✨ Peduli kepada teman dan lingkungan sekitar.
✨ Jujur dalam perkataan maupun perbuatan.
✨ Tolong-menolong dan saling menyayangi.
✨ Beradab baik, sopan kepada guru dan orang tua.
✨ Rajin beribadah, jangan lupa salat lima waktu dan salat Duha.
✨ Murojaah hafalan surat-surat pendek agar semakin lancar dan berkah.

🌟 Motivasi hari ini:

Anak hebat bukan hanya anak yang pintar, tetapi juga anak yang jujur, baik hati, peduli, dan suka menolong. Jadilah anak yang selalu berusaha melakukan kebaikan meskipun dalam hal kecil, karena setiap kebaikan bernilai pahala di sisi Allah Swt.

💪 Teruslah semangat belajar, jangan mudah menyerah, berani mencoba, dan selalu bersyukur. Semoga Allah menjadikan Ananda anak-anak yang saleh dan salehah, berilmu, berakhlak mulia, serta membanggakan orang tua dan guru.

Ingat ya, Nak, hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin! 🥰🌈

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sayang,
🌹 Ibu Guru Kelas 3A 🌹

Identitas

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila

  3. Hari/Tanggal : Kamis, 22 Oktober 2026

  4. Fase/Kelas : Fase B / Kelas 3

  5. Materi : Memutuskan Komitmen Bersama Melaksanakan Aturan di Lingkungan Tempat Tinggal Melalui Pohon Komitmen

  6. Pertemuan Ke- : 8

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat mengidentifikasi aturan di lingkungan tempat tinggal, serta menunjukkan sikap mematuhi dan menyepakati komitmen bersama untuk melaksanakan aturan demi terciptanya ketertiban dan kerukunan.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    Peserta didik dapat memahami pentingnya aturan di lingkungan tempat tinggal dan merumuskan komitmen bersama untuk melaksanakannya melalui media "Pohon Komitmen" dengan tepat.

  2. TP Ma-Mi-Joy (Mandiri, Menyenangkan, dan Joyful)

    Peserta didik mampu menuliskan bentuk komitmen pribadi secara mandiri serta berpartisipasi aktif menempelkan daun komitmen pada pohon bersama secara gembira dan antusias.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengingat kembali berbagai aturan penting yang berlaku di lingkungan rumah dan tempat tinggal.

  2. Berdiskusi kelompok untuk menentukan bentuk komitmen bersama dalam mematuhi aturan sehari-hari.

  3. Membuat proyek kreatif "Pohon Komitmen" di mana setiap siswa menuliskan janji/aturan yang akan dipatuhi pada sehelai kertas berbentuk daun.

  4. Menempelkan daun komitmen pada pohon bersama dan menyimpulkan pentingnya konsistensi dalam menaati aturan.

E. APERSEPSI SINGKAT

Guru menyapa peserta didik dengan hangat dan penuh semangat. Guru mengajukan pertanyaan pemantik:

“Anak-anak hebat, apa yang akan terjadi jika di rumah atau lingkungan sekitar kita tidak ada aturan yang dipatuhi? Mengapa kita harus saling bekerja sama membuat komitmen untuk menaati aturan tersebut?”

Peserta didik diajak berdiskusi tentang bagaimana aturan membuat lingkungan menjadi tertib, damai, dan nyaman bagi semua orang.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah

    “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran...” (QS. Al-Ma'idah: 2)

    Ayat ini mengajarkan kita untuk saling mendukung dan berkomitmen bersama dalam menegakkan kebaikan, keteraturan, serta aturan yang membawa manfaat bagi kehidupan bersama.

  2. Penjabaran Materi

    • Arti Komitmen Bersama: Komitmen adalah janji pada diri sendiri dan orang lain untuk bersungguh-sungguh melaksanakan sesuatu, seperti menaati aturan di lingkungan tempat tinggal.

    • Pohon Komitmen: Media visual berbentuk pohon di mana daun-daunnya berisi tulisan janji atau komitmen siswa untuk mematuhi aturan (misalnya: tepat waktu menjaga kebersihan rumah, menghormati tetangga, atau merapikan mainan sendiri).

  3. Video Pembelajaran

    (Cantumkan tautan video edukasi tentang pentingnya aturan dan kerja sama di lingkungan sekitar di sini jika digunakan)

  4. Media / Alat Peraga

    • Gambar/pajangan "Pohon Komitmen" di kelas

    • Kertas warna-warni berbentuk daun, spidol, dan lem

    • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

  5. Post Test

    Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

    1. Apa yang dimaksud dengan komitmen bersama dalam melaksanakan aturan?

    2. Tuliskan satu contoh bentuk komitmen aturan yang ingin kamu terapkan di lingkungan rumahmu!

G. KESIMPULAN / REFLEKSI

Kesimpulan / Refleksi:

  1. Kesimpulan

    Melaksanakan aturan di lingkungan tempat tinggal memerlukan komitmen bersama agar tercipta suasana yang rukun, tertib, dan damai. Media "Pohon Komitmen" membantu kita mengingat janji untuk selalu menaati aturan.

  2. Refleksi

    • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias menuliskan janji aturan mereka pada daun kertas dan menempelkannya di Pohon Komitmen.

    • Kendala yang ditemukan: Beberapa siswa memerlukan bimbingan dalam merumuskan kalimat komitmen yang spesifik dan mudah diterapkan di rumah.

    • Respons / Keterlibatan peserta didik: Sangat aktif, kreatif, dan gembira selama proses pembuatan pohon komitmen kelas.

    • Tindak lanjut pembelajaran: Mengingatkan kembali komitmen yang telah dibuat secara berkala agar menjadi kebiasaan positif sehari-hari.

  3. Capaian Tujuan Pembelajaran

    • Jumlah peserta didik tuntas : 28 peserta didik

    • Jumlah peserta didik belum tuntas : 0 peserta didik

    • Tindak lanjut: Memberikan apresiasi atas kreativitas dan semangat peserta didik, serta mempertahankan kedisiplinan kelas.

Postingan 1_Ipas , Kamis, 22 Oktober 2026





Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, Ananda sholih sholiha kelas 3A yang Ibu Guru sayangi. 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya selalu sehat, bahagia, dan dalam lindungan Allah Swt. Aamiin. 🤲

🌷 Anak-anak hebat, jangan lupa untuk selalu:
✨ Peduli kepada teman dan lingkungan sekitar.
✨ Jujur dalam perkataan maupun perbuatan.
✨ Tolong-menolong dan saling menyayangi.
✨ Beradab baik, sopan kepada guru dan orang tua.
✨ Rajin beribadah, jangan lupa salat lima waktu dan salat Duha.
✨ Murojaah hafalan surat-surat pendek agar semakin lancar dan berkah.

🌟 Motivasi hari ini:

Anak hebat bukan hanya anak yang pintar, tetapi juga anak yang jujur, baik hati, peduli, dan suka menolong. Jadilah anak yang selalu berusaha melakukan kebaikan meskipun dalam hal kecil, karena setiap kebaikan bernilai pahala di sisi Allah Swt.

💪 Teruslah semangat belajar, jangan mudah menyerah, berani mencoba, dan selalu bersyukur. Semoga Allah menjadikan Ananda anak-anak yang saleh dan salehah, berilmu, berakhlak mulia, serta membanggakan orang tua dan guru.

Ingat ya, Nak, hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin! 🥰🌈

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sayang,
🌹 Ibu Guru Kelas 3A 🌹

A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial)

  3. Hari/Tanggal : Kamis, 22 Oktober 2026

  4. Fase/Kelas : Fase B / Kelas 3

  5. Materi : Aplikasi Perubahan Energi dan Pemanfaatan Bijak Hemat Energi

  6. Pertemuan Ke- : 3

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat mengidentifikasi proses perubahan bentuk energi di sekitar rumah atau sekolah, serta menerapkan cara-cara pemanfaatan energi secara bijak dan hemat dalam kehidupan sehari-hari.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    Peserta didik dapat menyebutkan contoh perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari dan menjelaskan pentingnya menghemat penggunaan energi dengan benar.

  2. TP Ma-Mi-Joy (Mandiri, Menyenangkan, dan Joyful)

    Peserta didik mampu mengidentifikasi perilaku hemat energi di lingkungan sekitar secara mandiri serta berpartisipasi aktif dalam permainan simulasi hemat energi yang menyenangkan dan gembira.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengamati berbagai benda di sekitar yang mengalami perubahan bentuk energi (misalnya energi listrik menjadi cahaya, panas, atau gerak).

  2. Memahami hubungan antara penggunaan energi dan ketersediaannya bagi kelangsungan bumi.

  3. Mendiskusikan contoh tindakan bijak dalam menghemat energi di rumah dan di sekolah.

  4. Menyimpulkan pentingnya sikap hemat energi dan membuat poster/slogan sederhana tentang hemat energi.

E. APERSEPSI SINGKAT

Guru menyapa peserta didik dengan ceria dan penuh semangat. Guru mengajukan pertanyaan pemantik:

“Anak-anak hebat, apa yang terjadi ketika kipas angin di kelas dihubungkan ke saklar listrik? Dari mana energi listrik itu berasal, dan mengapa kita harus mematikannya saat sudah tidak dipakai?”

Peserta didik diajak berdiskusi tentang bagaimana energi berubah bentuk dan bagaimana cara kita menggunakannya dengan bijak setiap hari.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah

    “Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan...” (QS. Al-Isra': 26–27)

    Ayat ini mengajarkan kita untuk tidak boros dalam menggunakan apa pun, termasuk nikmat energi dan sumber daya alam yang telah Allah sediakan di bumi. Menghemat energi adalah bentuk rasa syukur kita.

  2. Penjabaran Materi

    • Aplikasi Perubahan Energi: Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, melainkan dapat berubah bentuk.

      • Contoh 1: Energi listrik $\rightarrow$ Energi panas (pada setrika).

      • Contoh 2: Energi listrik $\rightarrow$ Energi gerak (pada kipas angin).

      • Contoh 3: Energi kimia $\rightarrow$ Energi gerak/cahaya (pada makanan yang memberi kita tenaga untuk beraktivitas).

    • Pemanfaatan Bijak & Hemat Energi:

      • Mematikan lampu kamar jika siang hari atau saat tidak digunakan.

      • Mematikan keran air setelah selesai berwudhu atau mencuci tangan.

      • Menggunakan peralatan elektronik seperlunya agar sumber daya alam tetap terjaga.

  3. Video Pembelajaran

    (Cantumkan tautan video animasi edukasi tentang perubahan energi dan cara menghemat energi di sini jika digunakan)

  4. Media / Alat Peraga

    • Benda nyata/gambar alat rumah tangga (setrika, kipas angin, lampu)

    • Kartu contoh perilaku hemat energi dan boros energi

    • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

  5. Post Test

    Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

    1. Sebutkan satu contoh perubahan bentuk energi listrik menjadi energi gerak di rumahmu!

    2. Tuliskan dua cara bijak untuk menghemat energi listrik di sekolah!

G. KESIMPULAN / REFLEKSI

Kesimpulan / Refleksi:

  1. Kesimpulan

    Energi dapat berubah bentuk dari satu jenis ke jenis lainnya sesuai kegunaan alatnya. Kita wajib memanfaatkan energi secara bijak dan hemat agar sumber daya alam tetap lestari dan terhindar dari pemborosan.

  2. Refleksi

    • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias memberikan contoh perubahan energi yang mereka temui di rumah masing-masing.

    • Kendala yang ditemukan: Beberapa siswa masih perlu diingatkan untuk konsisten menerapkan kebiasaan mematikan lampu saat keluar ruangan.

    • Respons / Keterlibatan peserta didik: Aktif, interaktif, dan penuh semangat selama diskusi kelompok.

    • Tindak lanjut pembelajaran: Membuat jadwal piket "Petugas Hemat Energi" di kelas secara bergiliran untuk melatih pembiasaan nyata.

  3. Capaian Tujuan Pembelajaran

    • Jumlah peserta didik tuntas : 28 peserta didik

    • Jumlah peserta didik belum tuntas : 0 peserta didik

    • Tindak lanjut: Mempertahankan kebiasaan positif hemat energi di sekolah dan memberikan apresiasi bintang penghargaan kepada seluruh peserta didik.

Postingan 2_Matematika Rabu, 21 Oktober 2026

 




Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, Ananda sholih sholiha kelas 3A yang Ibu Guru sayangi. 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya selalu sehat, bahagia, dan dalam lindungan Allah Swt. Aamiin. 🤲

🌷 Anak-anak hebat, jangan lupa untuk selalu:
✨ Peduli kepada teman dan lingkungan sekitar.
✨ Jujur dalam perkataan maupun perbuatan.
✨ Tolong-menolong dan saling menyayangi.
✨ Beradab baik, sopan kepada guru dan orang tua.
✨ Rajin beribadah, jangan lupa salat lima waktu dan salat Duha.
✨ Murojaah hafalan surat-surat pendek agar semakin lancar dan berkah.

🌟 Motivasi hari ini:

Anak hebat bukan hanya anak yang pintar, tetapi juga anak yang jujur, baik hati, peduli, dan suka menolong. Jadilah anak yang selalu berusaha melakukan kebaikan meskipun dalam hal kecil, karena setiap kebaikan bernilai pahala di sisi Allah Swt.

💪 Teruslah semangat belajar, jangan mudah menyerah, berani mencoba, dan selalu bersyukur. Semoga Allah menjadikan Ananda anak-anak yang saleh dan salehah, berilmu, berakhlak mulia, serta membanggakan orang tua dan guru.

Ingat ya, Nak, hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin! 🥰🌈

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sayang,
🌹 Ibu Guru Kelas 3A 🌹


A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Matematika

  3. Hari/Tanggal : Rabu, 21 Oktober 2026

  4. Fase/Kelas : Fase B / Kelas 3

  5. Materi : Perkalian sebagai Penjumlahan Berulang dengan Benda Konkret

  6. Pertemuan Ke- : 1

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, termasuk melakukan operasi hitung perkalian sebagai penjumlahan berulang menggunakan benda-benda konkret, gambar, dan simbol matematika.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    Peserta didik dapat memahami konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang dan menghitung hasil perkalian bilangan cacah sampai 50 menggunakan benda konkret dengan benar.

  2. TP Ma-Mi-Joy (Mandiri, Menyenangkan, dan Joyful)

    Peserta didik mampu menghitung hasil perkalian secara mandiri melalui praktik langsung menggunakan benda konkret di sekitar mereka, serta menunjukkan rasa antusias dan gembira selama proses pembelajaran kelompok.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengenal konsep dasar perkalian melalui pengamatan pengelompokan benda konkret (penjumlahan berulang).

  2. Mempraktikkan cara menghitung jumlah benda menggunakan media konkret (seperti kelereng, buah, atau stik es krim).

  3. Menuliskan bentuk penjumlahan berulang ke dalam kalimat matematika perkalian.

  4. Menyelesaikan soal latihan atau post test terkait perkalian sebagai penjumlahan berulang.

E. APERSEPSI SINGKAT

Guru menyapa peserta didik dengan hangat dan mengucapkan salam. Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk mengaitkan pengalaman sehari-hari:

“Anak-anak hebat, jika Ibu mempunyai 3 piring, dan di setiap piring berisi 4 buah jeruk, berapa jumlah seluruh jeruk milik Ibu?”

Peserta didik diajak berdiskusi singkat dan merenungkan bagaimana cara menghitungnya, apakah dijumlahkan satu per satu atau digabungkan kelompoknya, yang kemudian mengantar mereka pada materi inti hari ini.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah

    “Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.” (QS. Al-Qamar: 49)

    Melalui pembelajaran matematika, kita belajar mengenali keteraturan, jumlah, dan perhitungan yang terstruktur rapi di alam semesta, yang menunjukkan kebesaran dan ketelitian Allah Swt. dalam menciptakan segala sesuatu dengan hitungan yang pas.

  2. Penjabaran Materi

    • Pengertian Perkalian: Perkalian pada dasarnya adalah penjumlahan berulang dari suatu bilangan yang sama.

    • Contoh Konsep: Jika ada 3 kelompok kelereng, dan setiap kelompok berisi 4 buah kelereng, maka dituliskan:

      $4 + 4 + 4 = 12$

      Bentuk perkaliannya ditulis: $3 \times 4 = 12$ (artinya 3 kelompok yang masing-masing berisi 4).

  3. Video Pembelajaran

    (Cantumkan tautan video pembelajaran interaktif tentang perkalian di sini jika digunakan)

  4. Media / Alat Peraga

    • Benda konkret (kelereng, kancing baju, atau stik es krim)

    • Gambar ilustrasi kelompok benda

    • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

    • Papan tulis dan spidol

  5. Post Test

    Selesaikan soal berikut menggunakan cara penjumlahan berulang!

    1. Ibu membeli 4 kantong buah apel. Setiap kantong berisi 5 buah apel. Berapa jumlah seluruh apel ibu? (Tuliskan bentuk penjumlahan berulang dan bentuk perkaliannya!)

    2. Hitunglah hasil dari bentuk penjumlahan berulang berikut ke dalam bentuk perkalian: $6 + 6 + 6 = \dots$

G. KESIMPULAN / REFLEKSI

Kesimpulan / Refleksi:

  1. Kesimpulan

    Perkalian adalah penjumlahan berulang dengan bilangan yang sama. Jumlah kelompok menunjukkan angka pengali, sedangkan isi setiap kelompok menunjukkan angka yang dijumlahkan.

  2. Refleksi

    • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias saat praktik menghitung menggunakan benda konkret secara berkelompok.

    • Kendala yang ditemukan: Beberapa siswa masih perlu bimbingan dalam membedakan posisi angka pengali dan jumlah isi setiap kelompok.

    • Respons / Keterlibatan peserta didik: Aktif, ceria, dan interaktif selama kegiatan praktik benda konkret.

    • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan penguatan konsep bagi siswa yang masih keliru dalam menuliskan bentuk perkalian dari benda konkret.

  3. Capaian Tujuan Pembelajaran

    • Jumlah peserta didik tuntas : 25 peserta didik

    • Jumlah peserta didik belum tuntas : 0 peserta didik

    • Tindak lanjut: Memberikan bimbingan khusus (pendampingan dan latihan tambahan sederhana) kepada 2 peserta didik yang belum tuntas agar memahami konsep penjumlahan berulang dengan baik.

Postingan 3_ Pak Rabu, 21 Oktober 2026






Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, Ananda sholih sholiha kelas 3A yang Ibu Guru sayangi. 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya selalu sehat, bahagia, dan dalam lindungan Allah Swt. Aamiin. 🤲

🌷 Anak-anak hebat, jangan lupa untuk selalu:
✨ Peduli kepada teman dan lingkungan sekitar.
✨ Jujur dalam perkataan maupun perbuatan.
✨ Tolong-menolong dan saling menyayangi.
✨ Beradab baik, sopan kepada guru dan orang tua.
✨ Rajin beribadah, jangan lupa salat lima waktu dan salat Duha.
✨ Murojaah hafalan surat-surat pendek agar semakin lancar dan berkah.

🌟 Motivasi hari ini:

Anak hebat bukan hanya anak yang pintar, tetapi juga anak yang jujur, baik hati, peduli, dan suka menolong. Jadilah anak yang selalu berusaha melakukan kebaikan meskipun dalam hal kecil, karena setiap kebaikan bernilai pahala di sisi Allah Swt.

💪 Teruslah semangat belajar, jangan mudah menyerah, berani mencoba, dan selalu bersyukur. Semoga Allah menjadikan Ananda anak-anak yang saleh dan salehah, berilmu, berakhlak mulia, serta membanggakan orang tua dan guru.

Ingat ya, Nak, hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin! 🥰🌈

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sayang,
🌹 Ibu Guru Kelas 3A 🌹

A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Pendidikan Anti Korupsi (PAK)

  3. Hari/Tanggal : Rabu, 21 Oktober 2026 (atau disesuaikan dengan jadwal)

  4. Fase/Kelas : Fase B / Kelas 3

  5. Materi : Sederhana dan Berani (Nilai-Nilai Anti Korupsi)

  6. Pertemuan Ke- : 1

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat mengenal, memahami, dan menerapkan nilai-nilai anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya nilai kesederhanaan dan keberanian (kejujuran dan ketegasan dalam kebenaran) di lingkungan sekolah maupun rumah.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    Peserta didik dapat menjelaskan arti hidup sederhana dan pentingnya sikap berani dalam membela kebenaran serta menolak perbuatan curang.

  2. TP Ma-Mi-Joy (Mandiri, Menyenangkan, dan Joyful)

    Peserta didik mampu menunjukkan perilaku hidup sederhana secara mandiri serta berani menyampaikan kejujuran melalui kegiatan bermain peran yang menyenangkan dan gembira.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengenal konsep hidup sederhana (tidak berlebihan, cermat menggunakan barang, dan bersyukur).

  2. Memahami arti sikap berani (berani jujur, berani berkata "tidak" pada kecurangan, dan berani membela kebenaran).

  3. Melakukan simulasi atau bermain peran (role play) tentang kejujuran dan keberanian dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

  4. Menyimpulkan pentingnya memiliki sifat sederhana dan berani sebagai generasi yang berkarakter jujur.

E. APERSEPSI SINGKAT

Guru menyapa peserta didik dengan hangat dan penuh semangat. Guru mengajukan pertanyaan pemantik:

“Anak-anak hebat, siapa di sini yang selalu membawa bekal dari rumah dengan porsi secukupnya dan merasa cukup dengan apa yang dimiliki? Serta, siapa yang berani jujur mengakui kesalahan jika tidak sengaja menjatuhkan pensil temannya?”

Peserta didik diajak berdiskusi tentang bagaimana rasa syukur membuat hidup tenang dan bagaimana kejujuran membutuhkan sikap yang berani.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah

    “Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal.” (QS. Al-Isra': 29)

    Ayat ini mengajarkan kita untuk hidup secara seimbang, tidak berlebihan (sederhana), dan selalu bersyukur atas rezeki yang Allah berikan. Sikap sederhana menjauhkan kita dari sifat serakah yang merupakan akar dari korupsi.

  2. Penjabaran Materi

    • Hidup Sederhana: Berarti menggunakan sesuatu sesuai kebutuhan, tidak boros, tidak pamer, dan menghargai setiap barang atau uang yang dimiliki. Orang yang sederhana selalu merasa cukup dan bersyukur.

    • Sikap Berani: Berani bukan berarti suka berkelahi, melainkan berani berkata jujur, berani menolak ajakan berbuat curang (seperti mencontek), dan berani membela kebenaran meskipun itu sulit.

  3. Video Pembelajaran

    (Cantumkan tautan video animasi edukasi anti korupsi tentang kejujuran dan kesederhanaan di sini jika digunakan)

  4. Media / Alat Peraga

    • Gambar ilustrasi anak yang hidup sederhana dan berani

    • Kartu cerita atau skenario bermain peran (role play)

    • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

  5. Post Test

    Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jujur!

    1. Apa arti hidup sederhana menurut pemahamanmu? Berikan satu contohnya!

    2. Mengapa kita harus memiliki sikap berani untuk berkata jujur di sekolah?

G. KESIMPULAN / REFLEKSI

Kesimpulan / Refleksi:

  1. Kesimpulan

    Hidup sederhana menghindarkan kita dari sifat serakah, sedangkan sikap berani menuntun kita untuk selalu berlaku jujur dan menolak segala bentuk kecurangan. Kedua sifat ini adalah kunci menjadi anak yang berkarakter mulia.

  2. Refleksi

    • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias dan aktif saat kegiatan bermain peran mengenai kejujuran.

    • Kendala yang ditemukan: Beberapa siswa masih perlu bimbingan untuk memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan dalam hidup sederhana.

    • Respons / Keterlibatan peserta didik: Ceria, aktif berpendapat, dan bersemangat selama sesi tanya jawab.

    • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan pembiasaan sederhana di kelas, seperti saling mengingatkan untuk tidak boros dan selalu berani berkata jujur.

  3. Capaian Tujuan Pembelajaran

    • Jumlah peserta didik tuntas : 28 peserta didik

    • Jumlah peserta didik belum tuntas : 0 peserta didik

    • Tindak lanjut: Mempertahankan pembiasaan karakter positif dan memberikan apresiasi berupa pujian kepada seluruh peserta didik atas keaktifan mereka.

Postingan 1_Bahasa Indonesia, Rabu, 21 Oktober 2026





Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, Ananda sholih sholiha kelas 3A yang Ibu Guru sayangi. 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya selalu sehat, bahagia, dan dalam lindungan Allah Swt. Aamiin. 🤲

🌷 Anak-anak hebat, jangan lupa untuk selalu:
✨ Peduli kepada teman dan lingkungan sekitar.
✨ Jujur dalam perkataan maupun perbuatan.
✨ Tolong-menolong dan saling menyayangi.
✨ Beradab baik, sopan kepada guru dan orang tua.
✨ Rajin beribadah, jangan lupa salat lima waktu dan salat Duha.
✨ Murojaah hafalan surat-surat pendek agar semakin lancar dan berkah.

🌟 Motivasi hari ini:

Anak hebat bukan hanya anak yang pintar, tetapi juga anak yang jujur, baik hati, peduli, dan suka menolong. Jadilah anak yang selalu berusaha melakukan kebaikan meskipun dalam hal kecil, karena setiap kebaikan bernilai pahala di sisi Allah Swt.

💪 Teruslah semangat belajar, jangan mudah menyerah, berani mencoba, dan selalu bersyukur. Semoga Allah menjadikan Ananda anak-anak yang saleh dan salehah, berilmu, berakhlak mulia, serta membanggakan orang tua dan guru.

Ingat ya, Nak, hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin! 🥰🌈

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sayang,
🌹 Ibu Guru Kelas 3A 🌹

A. IDENTITAS PEMBELAJARAN

  • Nama Guru: Fuji Lestari, S.Pd.

  • Satuan Pendidikan: SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

  • Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia

  • Hari/Tanggal: Rabu, 21 Oktober 2026

  • Fase/Kelas: Fase B / Kelas III

  • Materi: Puncak Unjuk Kerja Evaluasi Bab 4 – Presentasi Peta Berpikir dan Refleksi Keseluruhan Materi

  • Pertemuan: Ke-17

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu memahami informasi dari teks yang dibaca atau didengarkan, mengidentifikasi informasi penting tentang profesi layanan jasa transportasi, serta menyampaikan kembali informasi tersebut secara lisan dengan bahasa yang santun, runtut, dan percaya diri.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

TP Umum:

Peserta didik mampu mempresentasikan peta berpikir tentang jenis profesi, tugas, permasalahan, dan solusi dalam layanan jasa transportasi serta melakukan refleksi terhadap keseluruhan materi Bab 4.

TP Mindful, Meaningful, Joyful:

  1. Mindful (Berkesadaran): Peserta didik mempersiapkan diri, memperhatikan presentasi teman, dan menyadari kemampuan yang telah dikuasai.

  2. Meaningful (Bermakna): Peserta didik menghubungkan materi profesi transportasi dengan kehidupan sehari-hari serta menghargai pekerjaan orang lain.

  3. Joyful (Menyenangkan): Peserta didik melakukan presentasi dengan percaya diri, saling memberikan apresiasi, dan mengikuti refleksi pembelajaran dengan gembira.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Melalui kegiatan presentasi dan refleksi, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Meninjau kembali materi Bab 4 tentang profesi layanan jasa transportasi.

  2. Mengidentifikasi berbagai jenis profesi transportasi dan tugasnya.

  3. Menjelaskan permasalahan yang dihadapi petugas transportasi beserta solusinya.

  4. Menyusun dan mempresentasikan peta berpikir secara runtut.

  5. Menanggapi presentasi teman dengan santun.

  6. Menyimpulkan pembelajaran dan merefleksikan pengalaman belajar selama Bab 4.

E. APERSEPSI

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak sholih dan sholiha kelas 3A!

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, semangat, dan siap belajar.

Anak-anak, pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar tentang berbagai profesi layanan jasa transportasi, tugas-tugasnya, permasalahan yang dihadapi, serta cara mencari solusinya. Kita juga sudah belajar menyusun peta berpikir untuk menyajikan informasi dengan lebih mudah dipahami.

Hari ini kita akan melaksanakan puncak unjuk kerja Evaluasi Bab 4, yaitu mempresentasikan peta berpikir yang telah dibuat dan melakukan refleksi terhadap seluruh materi yang sudah dipelajari.

Ibu Guru ingin kalian menunjukkan sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, saling menghargai, dan percaya diri.

Pertanyaan pemantik:

  1. Apa saja profesi yang bekerja di bidang transportasi?

  2. Apa tugas seorang pengemudi bus, masinis, pilot, atau nakhoda?

  3. Apa permasalahan yang mungkin dihadapi petugas transportasi?

  4. Bagaimana cara menyampaikan informasi melalui peta berpikir?

  5. Apa pelajaran paling berkesan yang kalian dapatkan pada Bab 4?

F. PEMBAHASAN MATERI

1. Mengingat Kembali Materi Bab 4

Bab 4 membahas profesi dan layanan jasa transportasi di sekitar kita. Berbagai profesi tersebut membantu masyarakat melakukan perjalanan dan mengirimkan barang dengan aman.

A. Jenis profesi dan tugasnya

  • Pengemudi bus: Mengantarkan penumpang ke tempat tujuan dengan aman.

  • Pengemudi angkutan umum: Melayani perjalanan penumpang sesuai rute.

  • Masinis: Mengoperasikan kereta api.

  • Pilot: Mengemudikan pesawat terbang.

  • Nakhoda: Memimpin dan bertanggung jawab atas pelayaran kapal.

  • Petugas stasiun: Membantu pelayanan penumpang kereta api.

  • Petugas terminal: Membantu kelancaran pelayanan kendaraan dan penumpang.

B. Permasalahan dalam layanan transportasi

Contoh permasalahan yang dapat terjadi:

  • Kemacetan lalu lintas.

  • Kendaraan mengalami kerusakan.

  • Penumpang tidak tertib saat mengantre.

  • Keterlambatan keberangkatan.

  • Penumpang membuang sampah sembarangan.

C. Solusi terhadap permasalahan

  • Mematuhi peraturan lalu lintas.

  • Memeriksa kendaraan sebelum digunakan.

  • Mengantre dengan tertib.

  • Memberikan informasi keterlambatan kepada penumpang.

  • Menjaga kebersihan kendaraan dan tempat umum.

2. Puncak Unjuk Kerja: Presentasi Peta Berpikir

Apa itu peta berpikir?

Peta berpikir adalah cara menyajikan informasi menggunakan gagasan utama dan cabang-cabang yang berisi informasi pendukung. Peta berpikir membantu kita memahami materi secara ringkas, jelas, dan teratur.

Langkah-langkah presentasi:

  1. Siapkan peta berpikir yang telah dibuat.

  2. Sebutkan judul dan gagasan utama.

  3. Jelaskan jenis-jenis profesi transportasi.

  4. Terangkan tugas setiap profesi.

  5. Jelaskan permasalahan yang dihadapi dan solusinya.

  6. Sampaikan kesimpulan menggunakan kalimat yang jelas.

  7. Berikan kesempatan kepada teman untuk bertanya atau memberikan tanggapan.

Contoh susunan peta berpikir:

PUSAT: PROFESI LAYANAN JASA TRANSPORTASI

  • Cabang 1: Jenis profesi

    • Pengemudi bus

    • Masinis

    • Pilot

    • Nakhoda

  • Cabang 2: Tugas

    • Mengantarkan penumpang

    • Mengoperasikan kendaraan

    • Menjaga keselamatan perjalanan

  • Cabang 3: Permasalahan

    • Kemacetan

    • Keterlambatan

    • Kendaraan rusak

  • Cabang 4: Solusi

    • Mematuhi aturan

    • Merawat kendaraan

    • Menjaga ketertiban

3. Aturan Saat Presentasi

  • Berbicara dengan suara yang jelas.

  • Menggunakan bahasa Indonesia yang santun.

  • Berdiri dengan sikap yang baik.

  • Tidak mengejek atau memotong pembicaraan teman.

  • Mendengarkan presentasi dengan sungguh-sungguh.

  • Memberikan apresiasi kepada setiap kelompok atau teman.

Contoh kalimat apresiasi:

  • “Presentasimu sangat jelas.”

  • “Peta berpikirmu rapi dan mudah dipahami.”

  • “Terima kasih sudah menjelaskan dengan baik.”

  • “Saya mendapat pengetahuan baru dari presentasimu.”

4. Refleksi Keseluruhan Materi Bab 4

Setelah semua presentasi selesai, peserta didik diajak mengingat kembali pengalaman belajar selama Bab 4.

Jawablah pertanyaan refleksi berikut dengan jujur.

  1. Materi apa yang paling kamu sukai selama Bab 4?

  2. Profesi transportasi apa yang paling menarik bagimu? Mengapa?

  3. Apa tugas yang paling kamu ingat dari profesi tersebut?

  4. Permasalahan apa yang dapat terjadi dalam layanan transportasi?

  5. Apa solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut?

  6. Apakah kamu sudah mampu membuat dan mempresentasikan peta berpikir?

  7. Bagian mana yang masih sulit kamu pahami?

  8. Sikap baik apa yang akan kamu terapkan setelah mempelajari Bab 4?

5. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Pendahuluan

  • Guru menyapa peserta didik dan mengajak berdoa.

  • Guru memeriksa kehadiran serta kesiapan belajar.

  • Guru menyampaikan tujuan dan aturan presentasi.

Kegiatan Inti

  • Peserta didik menyiapkan peta berpikir.

  • Peserta didik mempresentasikan hasil pekerjaan secara individu atau berkelompok sesuai pembagian guru.

  • Peserta didik lain menyimak dan memberikan tanggapan dengan santun.

  • Guru memberikan umpan balik dan penilaian.

  • Peserta didik mengerjakan refleksi keseluruhan materi Bab 4.

Kegiatan Penutup

  • Guru dan peserta didik menyimpulkan materi.

  • Guru memberikan apresiasi terhadap usaha peserta didik.

  • Peserta didik menyampaikan satu hal yang sudah dikuasai dan satu hal yang masih perlu dipelajari.

  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.

6. Media Pembelajaran

  • Peta berpikir hasil karya peserta didik.

  • Kertas gambar atau karton.

  • Pensil warna dan spidol.

  • Buku Bahasa Indonesia kelas 3.

  • Gambar profesi transportasi.

  • Papan tulis atau media presentasi yang tersedia.

7. Penilaian Unjuk Kerja Presentasi

Guru dapat menggunakan rubrik berikut untuk menilai presentasi peserta didik.

Aspek PenilaianSkor Maksimal
Kelengkapan isi peta berpikir25
Ketepatan informasi tentang profesi, tugas, masalah, dan solusi25
Kejelasan dan keruntutan presentasi20
Kepercayaan diri dan penggunaan bahasa santun15
Sikap menghargai teman dan tanggung jawab15
Total100

Pedoman nilai:

  • 86–100: Sangat Baik

  • 76–85: Baik

  • 66–75: Cukup

  • Di bawah 66: Perlu Bimbingan

Nilai akhir diperoleh dari jumlah skor seluruh aspek. Guru dapat menyesuaikan batas ketuntasan dengan ketentuan sekolah.

8. Evaluasi Refleksi Bab 4

A. Isilah dengan jawaban yang tepat!

  1. Orang yang mengoperasikan kereta api disebut ....

  2. Orang yang memimpin pelayaran kapal disebut ....

  3. Peta berpikir digunakan untuk menyajikan informasi secara ....

  4. Salah satu cara mengatasi kemacetan adalah ....

  5. Saat teman melakukan presentasi, kita harus ....

B. Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Sebutkan tiga profesi dalam layanan jasa transportasi!

  2. Jelaskan tugas seorang pilot!

  3. Sebutkan dua permasalahan yang dapat terjadi dalam layanan transportasi!

  4. Tuliskan dua solusi untuk mengatasi permasalahan transportasi!

  5. Mengapa kita harus berbicara dengan santun saat presentasi?

Kunci Jawaban

A. Isian

  1. Masinis.

  2. Nakhoda.

  3. Ringkas dan teratur.

  4. Mematuhi peraturan lalu lintas dan menjaga ketertiban.

  5. Mendengarkan dengan baik dan menghargainya.

B. Uraian

  1. Contoh: pengemudi bus, masinis, pilot, atau nakhoda.

  2. Pilot bertugas mengemudikan pesawat terbang dan menjaga keselamatan penerbangan sesuai prosedur.

  3. Contoh: kemacetan, keterlambatan, atau kendaraan rusak.

  4. Contoh: mematuhi aturan lalu lintas, merawat kendaraan, dan mengantre dengan tertib.

  5. Agar informasi mudah dipahami dan komunikasi berlangsung dengan baik serta saling menghargai.

Catatan: Evaluasi tertulis ini dapat digunakan sebagai penguatan. Penilaian utama pertemuan ini adalah unjuk kerja presentasi dan refleksi peserta didik.

G. KESIMPULAN DAN REFLEKSI GURU

Kesimpulan Pembelajaran

Melalui Bab 4, peserta didik belajar mengenal berbagai profesi layanan jasa transportasi, memahami tugas-tugasnya, mengidentifikasi permasalahan yang mungkin terjadi, serta menemukan solusi yang tepat. Peserta didik juga belajar menyusun peta berpikir dan menyampaikan informasi secara lisan dengan jelas, santun, dan percaya diri.

Refleksi Guru

  • Hal yang sudah baik: Peserta didik mampu menyajikan informasi melalui peta berpikir dan berlatih berbicara di depan teman.

  • Tantangan: Sebagian peserta didik mungkin masih membutuhkan bantuan untuk menjelaskan informasi secara runtut dan percaya diri.

  • Respons peserta didik: Diamati melalui keaktifan presentasi, tanggapan kepada teman, dan jawaban refleksi.

  • Tindak lanjut: Peserta didik yang sudah menguasai materi diberi kesempatan membuat peta berpikir dengan informasi yang lebih lengkap. Peserta didik yang masih membutuhkan bantuan akan mendapat bimbingan dan latihan presentasi sederhana.

Rekapitulasi Hasil Belajar

  • Jumlah seluruh peserta didik: ........ anak

  • Jumlah peserta didik tuntas: ........ anak

  • Jumlah peserta didik belum tuntas: ........ anak

  • Tindak lanjut remedial: ........................................

  • Tindak lanjut pengayaan: ........................................

Pesan Motivasi untuk Anak-Anak Sholih dan Sholiha Kelas 3A

Alhamdulillah, anak-anak hebat! Kalian telah belajar banyak hal selama Bab 4. Teruslah berlatih berbicara dengan percaya diri, bersikap jujur, bertanggung jawab, dan menghargai pekerjaan orang lain.

Jangan takut melakukan kesalahan saat belajar. Kesalahan adalah kesempatan untuk memperbaiki diri. Teruslah berusaha menjadi anak yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, dan bermanfaat bagi sesama.

“Aku berani mencoba, aku mau belajar, dan aku siap menjadi lebih baik setiap hari!”

Tetap semangat, anak-anak sholih dan sholiha kelas 3A!

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sesuaikan Nama Guru dengan Identitas SayaTambahkan Alokasi Waktu Setiap Kegiatan

Postingan 3_Bahasa Indonesia, Selasa_20 Oktober 2026








Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, Ananda sholih sholiha kelas 3A yang Ibu Guru sayangi. 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya selalu sehat, bahagia, dan dalam lindungan Allah Swt. Aamiin. 🤲

🌷 Anak-anak hebat, jangan lupa untuk selalu:
✨ Peduli kepada teman dan lingkungan sekitar.
✨ Jujur dalam perkataan maupun perbuatan.
✨ Tolong-menolong dan saling menyayangi.
✨ Beradab baik, sopan kepada guru dan orang tua.
✨ Rajin beribadah, jangan lupa salat lima waktu dan salat Duha.
✨ Murojaah hafalan surat-surat pendek agar semakin lancar dan berkah.

🌟 Motivasi hari ini:

Anak hebat bukan hanya anak yang pintar, tetapi juga anak yang jujur, baik hati, peduli, dan suka menolong. Jadilah anak yang selalu berusaha melakukan kebaikan meskipun dalam hal kecil, karena setiap kebaikan bernilai pahala di sisi Allah Swt.

💪 Teruslah semangat belajar, jangan mudah menyerah, berani mencoba, dan selalu bersyukur. Semoga Allah menjadikan Ananda anak-anak yang saleh dan salehah, berilmu, berakhlak mulia, serta membanggakan orang tua dan guru.

Ingat ya, Nak, hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin! 🥰🌈

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sayang,
🌹 Ibu Guru Kelas 3A 🌹

A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd.

  2. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

  3. Hari/Tanggal : Selasa, 20 Oktober 2026

  4. Fase/Kelas : Fase B / Kelas III SD

  5. Materi : Menyusun Peta Berpikir Mengenai Jenis Tugas dan Permasalahan Jasa Transportasi

  6. Pertemuan Ke- : 16

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu memahami informasi dari teks yang dibaca atau didengarkan tentang berbagai profesi jasa transportasi. Peserta didik mampu menemukan informasi penting, mengidentifikasi jenis tugas dan permasalahan yang dihadapi petugas transportasi, serta menyajikan informasi tersebut dalam bentuk peta berpikir sederhana secara runtut dan jelas.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. TP Umum

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian jasa transportasi dan peta berpikir.

  2. Mengidentifikasi berbagai jenis profesi dalam bidang jasa transportasi.

  3. Menjelaskan tugas pengemudi dan petugas transportasi berdasarkan jenis pekerjaannya.

  4. Mengidentifikasi permasalahan yang mungkin dihadapi petugas transportasi dalam menjalankan tugas.

  5. Menentukan solusi yang tepat terhadap permasalahan jasa transportasi.

  6. Menyusun peta berpikir yang memuat jenis profesi, tugas, permasalahan, dan solusi.

  7. Mempresentasikan peta berpikir menggunakan bahasa yang santun, jelas, dan runtut.

  8. Menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, peduli, jujur, dan bekerja sama.

2. TP Ma-Mi-Joy

a. Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik membaca dan mengamati informasi dengan cermat, kemudian mengenali hubungan antara jenis profesi, tugas, permasalahan, dan solusi dalam jasa transportasi.

b. Meaningful (Bermakna)

Peserta didik menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari, seperti naik bus, angkot, kereta api, kapal, atau menggunakan layanan transportasi lainnya.

c. Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik menyusun peta berpikir menggunakan gambar, warna, kata kunci, dan garis penghubung secara kreatif melalui kegiatan kelompok.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengamati: Peserta didik mengamati gambar berbagai profesi jasa transportasi.

  2. Menanya: Peserta didik menjawab pertanyaan tentang tugas pengemudi dan petugas transportasi.

  3. Membaca dan memahami: Peserta didik membaca teks mengenai jenis profesi, tugas, dan permasalahan transportasi.

  4. Mengidentifikasi: Peserta didik mencatat jenis profesi, tugas, serta permasalahan yang dihadapi.

  5. Menganalisis: Peserta didik menentukan solusi yang sesuai untuk setiap permasalahan.

  6. Menyusun: Peserta didik membuat peta berpikir dengan menempatkan topik utama dan cabang-cabang informasi.

  7. Mengomunikasikan: Peserta didik mempresentasikan hasil peta berpikir di depan kelas.

  8. Merefleksikan: Peserta didik menyimpulkan pentingnya jasa transportasi dan sikap menghargai para petugasnya.

E. APERSEPSI SINGKAT

Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa peserta didik, mengajak berdoa, serta memeriksa kesiapan belajar.

Guru menunjukkan gambar sopir bus, pengemudi angkot, masinis, pilot, nahkoda kapal, dan petugas stasiun.

Guru mengajukan pertanyaan pemantik:

  1. Anak-anak, siapa yang pernah naik bus atau angkot?

  2. Siapa yang bertugas mengemudikan bus?

  3. Apa tugas petugas stasiun atau terminal?

  4. Masalah apa yang mungkin dihadapi seorang pengemudi saat bekerja?

  5. Bagaimana cara kita menyusun informasi agar mudah dipahami?

Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan materi sebelumnya tentang permasalahan tokoh pengemudi dan petugas transportasi.

Guru menjelaskan bahwa informasi tentang profesi, tugas, masalah, dan solusi dapat disusun menjadi peta berpikir atau peta pikiran (mind map) agar lebih mudah dipelajari.

Motivasi: Anak-anak sholih dan sholihah, setiap pekerjaan memiliki tugas dan tanggung jawab. Mari belajar memahami pekerjaan orang lain, berpikir kreatif, serta menghargai orang-orang yang membantu perjalanan kita menjadi aman dan nyaman.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

1. Ayat Al-Qur'an dan Kebesaran Allah Swt.

Allah Swt. berfirman dalam Surah Al-Isra ayat 70 bahwa Allah telah memuliakan anak cucu Adam.

Keterkaitan dengan pembelajaran:

Setiap manusia memiliki martabat dan patut diperlakukan dengan baik. Dalam kehidupan sehari-hari, kita bertemu dengan berbagai petugas transportasi yang membantu masyarakat melakukan perjalanan.

Kita harus menghormati pekerjaan mereka, berbicara dengan sopan, menaati aturan, dan menjaga keselamatan selama menggunakan transportasi.

2. Penjabaran Materi

A. Pengertian Jasa Transportasi

Jasa transportasi adalah layanan yang membantu manusia atau barang berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Transportasi dapat menggunakan kendaraan darat, laut, dan udara.

Contoh:

  • Transportasi darat: bus, angkot, mobil, kereta api, dan sepeda motor.

  • Transportasi laut: kapal penumpang dan kapal feri.

  • Transportasi udara: pesawat terbang dan helikopter.

Jasa transportasi membantu masyarakat pergi ke sekolah, bekerja, berbelanja, berwisata, serta mengirim barang.

B. Pengertian Peta Berpikir

Peta berpikir adalah cara menyusun informasi menggunakan topik utama dan beberapa cabang yang saling berhubungan.

Peta berpikir biasanya menggunakan:

  • Kata kunci.

  • Garis atau cabang.

  • Warna yang berbeda.

  • Gambar atau simbol.

  • Informasi singkat dan jelas.

Manfaat peta berpikir:

  1. Memudahkan kita memahami informasi.

  2. Membantu mengingat materi.

  3. Menunjukkan hubungan antara beberapa informasi.

  4. Melatih kemampuan berpikir secara teratur.

  5. Membantu menyampaikan hasil belajar kepada orang lain.

C. Jenis Profesi dan Tugas dalam Jasa Transportasi

No.ProfesiJenis TransportasiTugas Utama
1Sopir busDaratMengemudikan bus dan mengantar penumpang dengan aman
2Pengemudi angkotDaratMengantar penumpang sesuai rute
3MasinisKereta apiMengoperasikan kereta sesuai prosedur
4PilotUdaraMengemudikan pesawat sesuai prosedur penerbangan
5NahkodaLautMemimpin pelayaran dan menjaga keselamatan kapal
6Petugas stasiunKereta apiMembantu pelayanan penumpang dan memberikan informasi
7Petugas terminalBusMembantu kelancaran pelayanan dan ketertiban terminal
8Petugas pengatur lalu lintasJalan rayaMengatur lalu lintas dan membantu menjaga kelancaran jalan

D. Permasalahan yang Dihadapi Petugas Transportasi

Dalam bekerja, pengemudi dan petugas transportasi dapat menghadapi berbagai permasalahan.

ProfesiPermasalahanSolusi yang Tepat
Sopir busBus mengalami kerusakanBerhenti di tempat aman dan menghubungi petugas bantuan
Pengemudi angkotJalanan macetMengikuti arahan petugas dan memilih jalur alternatif yang aman jika memungkinkan
MasinisTerdapat gangguan perjalananMengikuti prosedur keselamatan dan instruksi petugas yang berwenang
PilotCuaca tidak mendukung penerbanganMengikuti keputusan dan prosedur keselamatan penerbangan
NahkodaCuaca laut burukMengikuti prosedur keselamatan dan arahan pihak berwenang
Petugas stasiunPenumpang kebingungan mencari peronMemberikan informasi yang jelas dan sopan
Petugas terminalPenumpang kehilangan barangMembantu pelaporan dan pencarian sesuai prosedur

E. Cara Menyusun Peta Berpikir

Langkah-langkah menyusun peta berpikir adalah sebagai berikut.

  1. Tentukan topik utama, yaitu Jasa Transportasi.

  2. Tuliskan topik utama di tengah kertas.

  3. Buat cabang untuk jenis profesi, tugas, permasalahan, dan solusi.

  4. Tambahkan kata kunci pada setiap cabang.

  5. Gunakan warna atau gambar agar peta berpikir mudah dibaca.

  6. Periksa kembali informasi agar sesuai dengan topik.

  7. Presentasikan hasil peta berpikir kepada teman.

F. Contoh Peta Berpikir

Berikut contoh susunan peta berpikir yang dapat ditiru peserta didik.

TOPIK UTAMA: JASA TRANSPORTASI

├── Jenis Profesi

  • Sopir bus

  • Masinis

  • Pilot

  • Nahkoda

  • Petugas stasiun

├── Tugas

  • Mengantar penumpang

  • Mengoperasikan kendaraan

  • Memberikan informasi

  • Menjaga keselamatan

├── Permasalahan

  • Kendaraan rusak

  • Kemacetan

  • Cuaca buruk

  • Penumpang kebingungan

└── Solusi

  • Meminta bantuan petugas

  • Mengikuti prosedur keselamatan

  • Mengikuti arahan petugas

  • Memberikan informasi dengan sopan

Peserta didik dapat mengembangkan cabang-cabang tersebut dengan menambahkan gambar kendaraan, simbol, atau contoh lain yang mereka ketahui.

3. Video Pembelajaran

Guru dapat menggunakan video mengenai berbagai profesi transportasi dan tugasnya.

Tautan pencarian video:

https://www.youtube.com/results?search_query=jenis+profesi+jasa+transportasi+dan+tugasnya+untuk+anak+SD

Guru memilih video yang sesuai dengan usia peserta didik dan memeriksa isinya sebelum ditayangkan.

4. Media/Alat Peraga

  • Gambar berbagai kendaraan dan profesi transportasi.

  • Kartu nama profesi.

  • Kartu tugas, permasalahan, dan solusi.

  • Kertas gambar atau karton.

  • Pensil, penghapus, spidol, dan pensil warna.

  • Papan tulis.

  • LKPD.

5. Kegiatan Praktik: Membuat Peta Berpikir

Judul kegiatan: Ayo Membuat Peta Berpikir Jasa Transportasi!

Tujuan: Peserta didik mampu menyusun informasi mengenai jenis profesi, tugas, permasalahan, dan solusi dalam jasa transportasi.

Langkah-langkah kegiatan:

  1. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil.

  2. Setiap kelompok memilih satu jenis profesi transportasi.

  3. Peserta didik mencari informasi tentang tugas profesi tersebut.

  4. Peserta didik menuliskan dua permasalahan yang mungkin terjadi.

  5. Peserta didik mendiskusikan solusi yang tepat dan aman.

  6. Peserta didik membuat peta berpikir dengan gambar dan warna.

  7. Setiap kelompok mempresentasikan hasilnya.

  8. Kelompok lain memberikan tanggapan secara sopan.

  9. Guru memberikan penguatan dan apresiasi terhadap hasil kerja peserta didik.

Contoh pilihan topik kelompok:

  • Kelompok 1: Sopir bus.

  • Kelompok 2: Pengemudi angkot.

  • Kelompok 3: Masinis.

  • Kelompok 4: Pilot.

  • Kelompok 5: Nahkoda kapal.

6. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

Nama: ....................................................

Kelas: ....................................................

Kelompok: ..............................................

Judul: Menyusun Peta Berpikir Jasa Transportasi

Kegiatan 1: Lengkapilah tabel berikut!

No.Jenis ProfesiTugasPermasalahanSolusi
1Sopir bus....................................
2Masinis....................................
3Petugas stasiun....................................
4Pilot....................................

Kegiatan 2: Buatlah Peta Berpikir

Tuliskan topik utama JASA TRANSPORTASI di tengah kertas. Buat empat cabang utama:

  1. Jenis profesi.

  2. Tugas.

  3. Permasalahan.

  4. Solusi.

Tambahkan kata kunci, gambar, dan warna agar peta berpikir menarik serta mudah dipahami.

Kegiatan 3: Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa manfaat jasa transportasi bagi masyarakat?

  2. Mengapa pengemudi harus mengutamakan keselamatan?

  3. Apa yang harus dilakukan petugas jika penumpang kebingungan?

  4. Mengapa informasi dalam peta berpikir sebaiknya ditulis menggunakan kata kunci?

  5. Apa yang kamu pelajari dari kegiatan hari ini?

7. Post-Test

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

  1. Cara menyusun informasi dengan topik utama dan beberapa cabang disebut ....
    a. paragraf
    b. peta berpikir
    c. puisi
    d. dialog

  2. Orang yang bertugas mengemudikan kereta api adalah ....
    a. pilot
    b. nahkoda
    c. masinis
    d. sopir bus

  3. Salah satu tugas sopir bus adalah ....
    a. mengemudikan bus dan mengantar penumpang dengan aman
    b. mengemudikan pesawat
    c. mengatur jadwal penerbangan
    d. memimpin kapal laut

  4. Jika bus mengalami kerusakan, pengemudi sebaiknya ....
    a. memaksakan kendaraan terus berjalan
    b. berhenti di tempat aman dan meminta bantuan
    c. meninggalkan penumpang
    d. mengabaikan kerusakan

  5. Informasi utama dalam peta berpikir sebaiknya ditulis ....
    a. sepanjang mungkin tanpa cabang
    b. menggunakan kata kunci yang jelas
    c. tanpa memperhatikan topik
    d. secara acak

B. Isian Singkat

  1. Orang yang mengemudikan pesawat terbang disebut ....

  2. Orang yang memimpin pelayaran kapal disebut ....

  3. Cabang peta berpikir dapat memuat jenis profesi, tugas, permasalahan, dan ....

  4. Ketika menghadapi masalah keselamatan, petugas harus mengikuti ....

  5. Peta berpikir membantu kita memahami informasi dengan lebih ....

C. Uraian

  1. Jelaskan pengertian peta berpikir dengan bahasamu sendiri!

  2. Sebutkan tiga profesi dalam jasa transportasi beserta tugasnya!

  3. Tuliskan dua permasalahan yang mungkin dihadapi pengemudi atau petugas transportasi!

  4. Apa solusi yang tepat jika penumpang kebingungan mencari tempat keberangkatan?

  5. Buatlah contoh sederhana hubungan antara profesi, tugas, permasalahan, dan solusi!

Kunci Jawaban Post-Test

Pilihan ganda:

  1. b

  2. c

  3. a

  4. b

  5. b

Isian singkat:
6. Pilot.
7. Nahkoda.
8. Solusi.
9. Prosedur keselamatan atau arahan pihak berwenang.
10. Mudah.

Contoh jawaban uraian:
11. Peta berpikir adalah cara menyusun informasi menggunakan topik utama dan cabang-cabang informasi.
12. Sopir bus mengantar penumpang; masinis mengoperasikan kereta; pilot mengemudikan pesawat sesuai prosedur.
13. Kendaraan rusak dan jalanan macet.
14. Memberikan informasi yang jelas dan sopan serta mengarahkan penumpang ke tempat yang benar.
15. Sopir bus — mengantar penumpang — bus mogok — berhenti di tempat aman dan menghubungi petugas bantuan.

Pedoman Penilaian:

  • Pilihan ganda: 5 soal × 4 poin = 20 poin.

  • Isian singkat: 5 soal × 4 poin = 20 poin.

  • Uraian: 5 soal × 12 poin = 60 poin.

  • Nilai maksimal = 100.

Penilaian praktik peta berpikir meliputi ketepatan informasi, kelengkapan cabang, hubungan antara tugas dan permasalahan, kesesuaian solusi, kreativitas, serta kerja sama.

G. KESIMPULAN / REFLEKSI

1. Kesimpulan

Jasa transportasi merupakan layanan yang membantu manusia dan barang berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Dalam bidang transportasi terdapat berbagai profesi, seperti sopir bus, masinis, pilot, nahkoda, dan petugas stasiun.

Setiap profesi mempunyai tugas dan tanggung jawab yang berbeda. Dalam menjalankan tugasnya, petugas transportasi dapat menghadapi permasalahan, seperti kemacetan, kendaraan rusak, cuaca buruk, atau penumpang yang membutuhkan bantuan.

Peta berpikir membantu kita menyusun informasi mengenai jenis profesi, tugas, permasalahan, dan solusi secara teratur. Dengan demikian, informasi lebih mudah dipahami dan diingat.

2. Refleksi

a. Hal yang sudah berjalan baik

  • Peserta didik mampu mengenali berbagai profesi transportasi.

  • Peserta didik mampu menghubungkan profesi dengan tugasnya.

  • Peserta didik berpartisipasi dalam penyusunan peta berpikir secara berkelompok.

b. Kendala yang ditemukan

  • Beberapa peserta didik masih kesulitan membedakan tugas dan permasalahan.

  • Sebagian peserta didik memerlukan bantuan dalam menuliskan kata kunci.

  • Beberapa peserta didik perlu dibimbing saat menjelaskan solusi secara runtut.

c. Respons/keterlibatan peserta didik

  • Peserta didik aktif mengamati gambar dan berdiskusi.

  • Peserta didik menunjukkan kreativitas dalam membuat peta berpikir.

  • Peserta didik belajar menghargai pendapat dan hasil kerja kelompok lain.

d. Refleksi peserta didik

Guru mengajukan pertanyaan berikut:

  1. Apa yang kamu pelajari hari ini?

  2. Profesi transportasi apa yang paling menarik bagimu?

  3. Mengapa tugas dan permasalahan perlu dihubungkan dengan solusi?

  4. Bagian mana dari peta berpikir yang paling mudah dan paling sulit kamu buat?

  5. Bagaimana cara menghargai petugas transportasi dalam kehidupan sehari-hari?

e. Tindak lanjut pembelajaran

Peserta didik diminta mengamati satu jenis transportasi yang mereka kenal bersama orang tua, kemudian mencatat nama profesi, tugas, satu permasalahan, dan solusi yang mungkin dilakukan. Hasilnya digunakan sebagai bahan diskusi pada pembelajaran berikutnya.

3. Capaian Tujuan Pembelajaran

Jumlah peserta didik tuntas: ........ peserta didik.

Jumlah peserta didik belum tuntas: ........ peserta didik.

Tindak lanjut:

  1. Remedial: Guru memberikan contoh peta berpikir sederhana dengan dua atau tiga cabang terlebih dahulu.

  2. Pendampingan: Peserta didik dibimbing menggunakan tabel jenis profesi, tugas, permasalahan, dan solusi.

  3. Latihan tambahan: Peserta didik melengkapi peta berpikir yang belum selesai.

  4. Pengayaan: Peserta didik membuat peta berpikir tentang jenis transportasi lain dengan informasi yang lebih lengkap.

  5. Evaluasi ulang: Guru meminta peserta didik menjelaskan hubungan antara profesi, tugas, permasalahan, dan solusi secara lisan.

Pesan Motivasi untuk Anak-Anak Sholih dan Sholihah Kelas 3A

Anak-anak hebat, teruslah belajar dengan semangat dan rasa ingin tahu. Setiap pekerjaan memiliki tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan dengan baik. Mari kita menghargai para pengemudi dan petugas transportasi, menaati aturan, menjaga keselamatan, serta membiasakan diri untuk jujur, disiplin, peduli, dan saling menolong. Dengan berpikir teratur dan bekerja sama, kita dapat memahami banyak hal dan menemukan solusi yang baik.

Catatan untuk Ibu Guru: Bagian jumlah peserta didik tuntas dan belum tuntas diisi setelah penilaian. Rumusan CP dan tujuan pembelajaran di atas dapat diselaraskan dengan ATP Bahasa Indonesia Fase B yang digunakan di SD Al Azhar 2 Bandar Lampung.

Postingan 2_ Matematika , Selasa, 20 Oktober 2026





Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, Ananda sholih sholiha kelas 3A yang Ibu Guru sayangi. 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya selalu sehat, bahagia, dan dalam lindungan Allah Swt. Aamiin. 🤲

🌷 Anak-anak hebat, jangan lupa untuk selalu:
✨ Peduli kepada teman dan lingkungan sekitar.
✨ Jujur dalam perkataan maupun perbuatan.
✨ Tolong-menolong dan saling menyayangi.
✨ Beradab baik, sopan kepada guru dan orang tua.
✨ Rajin beribadah, jangan lupa salat lima waktu dan salat Duha.
✨ Murojaah hafalan surat-surat pendek agar semakin lancar dan berkah.

🌟 Motivasi hari ini:

Anak hebat bukan hanya anak yang pintar, tetapi juga anak yang jujur, baik hati, peduli, dan suka menolong. Jadilah anak yang selalu berusaha melakukan kebaikan meskipun dalam hal kecil, karena setiap kebaikan bernilai pahala di sisi Allah Swt.

💪 Teruslah semangat belajar, jangan mudah menyerah, berani mencoba, dan selalu bersyukur. Semoga Allah menjadikan Ananda anak-anak yang saleh dan salehah, berilmu, berakhlak mulia, serta membanggakan orang tua dan guru.

Ingat ya, Nak, hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin! 🥰🌈

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sayang,
🌹 Ibu Guru Kelas 3A 🌹

A. IDENTITAS PEMBELAJARAN

  • Nama Guru: Fuji Lestari, S.Pd.

  • Satuan Pendidikan: SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

  • Mata Pelajaran: Matematika

  • Hari/Tanggal: Selasa 20 Oktober 2026

  • Fase/Kelas: Fase B / Kelas III

  • Materi: Evaluasi Operasi Pembagian Bilangan Cacah sampai 100 dan Refleksi Pembelajaran

  • Pertemuan: Ke-6

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik memahami operasi pembagian bilangan cacah sampai 100 serta menggunakannya untuk menyelesaikan soal hitungan dan masalah sehari-hari. Peserta didik mampu menjelaskan cara penyelesaian, memeriksa hasil pembagian menggunakan perkalian, dan merefleksikan proses belajarnya.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

TP Umum:

Peserta didik mampu menyelesaikan evaluasi operasi pembagian bilangan cacah sampai 100 dengan tepat, mandiri, dan jujur serta mengidentifikasi kemampuan dan kesulitan yang dialami selama pembelajaran.

TP Mindful, Meaningful, Joyful:

  1. Mindful (Berkesadaran): Peserta didik mengerjakan soal dengan teliti, fokus, dan memeriksa kembali jawabannya.

  2. Meaningful (Bermakna): Peserta didik memahami manfaat pembagian dalam kehidupan sehari-hari, seperti membagikan makanan atau alat tulis secara adil.

  3. Joyful (Menyenangkan): Peserta didik mengikuti evaluasi dengan percaya diri, menghargai hasil usaha sendiri, dan merayakan kemajuan belajar.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengingat kembali konsep pembagian sebagai pembagian sama banyak.

  2. Memahami hubungan pembagian dengan perkalian.

  3. Menyelesaikan operasi pembagian bilangan cacah sampai 100.

  4. Menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan pembagian.

  5. Memeriksa kebenaran hasil pembagian menggunakan perkalian.

  6. Melakukan refleksi terhadap pemahaman, usaha, dan kesulitan belajar.

E. APERSEPSI

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak sholih dan sholiha kelas 3A!

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan siap belajar dengan semangat.

Anak-anak, pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar tentang konsep pembagian, hubungan pembagian dengan perkalian, serta menyelesaikan soal cerita pembagian sampai 100.

Hari ini kita akan melaksanakan evaluasi operasi pembagian untuk mengetahui sejauh mana kalian memahami materi yang telah dipelajari. Setelah itu, kita akan melakukan refleksi agar mengetahui hal-hal yang sudah dikuasai dan bagian yang masih perlu dilatih.

Ingatlah, anak-anak hebat, kerjakan soal dengan jujur, teliti, mandiri, dan bertanggung jawab. Tidak perlu takut salah karena setiap kesalahan dapat menjadi kesempatan untuk belajar lebih baik.

Pertanyaan pemantik:

  1. Apa arti pembagian?

  2. Berapakah hasil dari 36 : 4?

  3. Bagaimana cara memeriksa hasil pembagian?

  4. Mengapa kita harus jujur ketika mengerjakan evaluasi?

F. PEMBAHASAN MATERI

1. Ringkasan Materi Operasi Pembagian

Pembagian adalah kegiatan membagi suatu jumlah menjadi beberapa kelompok sama banyak.

Contoh:

24 permen dibagikan sama banyak kepada 6 anak.

Kalimat matematika:

24 : 6 = 4

Jadi, setiap anak mendapatkan 4 permen.

Hubungan pembagian dengan perkalian

Pembagian dapat diperiksa menggunakan perkalian.

Contoh:

32 : 4 = 8

Pemeriksaan:

8 × 4 = 32

Karena 8 × 4 = 32, maka hasil pembagian tersebut benar.

Langkah menyelesaikan soal cerita:

  1. Membaca soal dengan teliti.

  2. Menuliskan informasi yang diketahui.

  3. Menentukan hal yang ditanyakan.

  4. Menuliskan kalimat matematika.

  5. Menghitung hasil pembagian.

  6. Menuliskan jawaban lengkap.

  7. Memeriksa jawaban menggunakan perkalian.

2. Evaluasi Operasi Pembagian Bilangan Cacah sampai 100

Petunjuk pengerjaan:

  • Berdoalah sebelum mengerjakan.

  • Bacalah setiap soal dengan teliti.

  • Kerjakan secara mandiri dan jujur.

  • Tuliskan cara menghitung untuk soal yang memerlukan penyelesaian.

  • Periksa kembali jawaban sebelum dikumpulkan.

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Hasil dari 28 : 4 adalah ....

A. 5

B. 6

C. 7

D. 8

2. Hasil dari 45 : 5 adalah ....

A. 7

B. 8

C. 9

D. 10

3. Hasil dari 56 : 7 adalah ....

A. 6

B. 7

C. 8

D. 9

4. Hasil dari 72 : 8 adalah ....

A. 7

B. 8

C. 9

D. 10

5. Hasil dari 63 : 9 adalah ....

A. 6

B. 7

C. 8

D. 9

6. Hasil dari 40 : 5 adalah ....

A. 6

B. 7

C. 8

D. 9

7. Hasil dari 81 : 9 adalah ....

A. 7

B. 8

C. 9

D. 10

8. Hasil dari 96 : 8 adalah ....

A. 10

B. 11

C. 12

D. 13

9. Ibu mempunyai 36 jeruk. Jeruk tersebut dibagikan sama banyak kepada 6 anak. Setiap anak mendapatkan ....

A. 4 jeruk

B. 5 jeruk

C. 6 jeruk

D. 7 jeruk

10. Ada 48 buku yang disusun sama banyak ke dalam 8 rak. Setiap rak berisi ....

A. 4 buku

B. 5 buku

C. 6 buku

D. 8 buku

B. Isian Singkat

Isilah titik-titik dengan jawaban yang tepat!

  1. 35 : 5 = ....

  2. 54 : 6 = ....

  3. 64 : 8 = ....

  4. 90 : 10 = ....

  5. Jika 42 : 6 = 7, maka 7 × 6 = ....

C. Soal Uraian

Kerjakan dengan menuliskan cara penyelesaiannya!

1. Ayah memiliki 32 apel. Apel tersebut dibagikan sama banyak kepada 4 anak. Berapa apel yang diterima setiap anak?

2. Bu Guru memiliki 60 pensil. Pensil tersebut dimasukkan sama banyak ke dalam 6 kotak. Berapa pensil dalam setiap kotak?

3. Sebanyak 84 kue dibagikan sama banyak kepada 7 kelompok. Berapa kue yang diterima setiap kelompok?

4. Perpustakaan memiliki 72 buku cerita. Buku tersebut diletakkan sama banyak pada 8 rak. Berapa buku pada setiap rak?

5. Rani memiliki 40 stiker. Ia membagikan stiker tersebut sama banyak kepada 5 teman. Tuliskan kalimat matematika dan jelaskan cara memeriksa jawabanmu!

3. Kunci Jawaban Evaluasi

A. Pilihan Ganda

  1. C — 7

  2. C — 9

  3. C — 8

  4. C — 9

  5. B — 7

  6. C — 8

  7. C — 9

  8. C — 12

  9. C — 6 jeruk

  10. C — 6 buku

B. Isian Singkat

  1. 7

  2. 9

  3. 8

  4. 9

  5. 42

C. Uraian

  1. 32 : 4 = 8. Jadi, setiap anak menerima 8 apel.

  2. 60 : 6 = 10. Jadi, setiap kotak berisi 10 pensil.

  3. 84 : 7 = 12. Jadi, setiap kelompok menerima 12 kue.

  4. 72 : 8 = 9. Jadi, setiap rak berisi 9 buku.

  5. 40 : 5 = 8. Setiap teman menerima 8 stiker. Pemeriksaan: 8 × 5 = 40, sehingga jawaban benar.

4. Pedoman Penilaian

Bentuk SoalJumlahSkor per SoalSkor Maksimal
Pilihan ganda10440
Isian singkat5420
Uraian5840
Total20
100

Nilai akhir diperoleh dengan menjumlahkan skor seluruh bagian. Untuk soal uraian, guru dapat menilai ketepatan operasi, hasil hitung, cara penyelesaian, dan kesesuaian jawaban dengan soal.

Batas ketuntasan mengikuti ketentuan yang berlaku di sekolah.

5. Refleksi Pembelajaran Peserta Didik

Setelah menyelesaikan evaluasi, jawablah pertanyaan berikut dengan jujur.

  1. Apakah saya sudah memahami operasi pembagian sampai 100?

  2. Bagian mana yang paling mudah saya kerjakan?

  3. Bagian mana yang masih terasa sulit?

  4. Apakah saya sudah teliti membaca soal?

  5. Apakah saya sudah memeriksa jawaban menggunakan perkalian?

  6. Apa yang akan saya lakukan agar lebih memahami pembagian?

Peserta didik dapat menjawab dengan kalimat sendiri atau memilih pernyataan berikut:

  • 😊 Saya sudah memahami materi dan dapat mengerjakan soal sendiri.

  • 🙂 Saya cukup memahami materi, tetapi masih perlu berlatih.

  • 😕 Saya masih membutuhkan bantuan untuk memahami pembagian.

6. Media Pembelajaran

  • Papan tulis dan spidol.

  • Buku tulis dan alat tulis.

  • Kartu operasi pembagian.

  • Benda konkret, seperti pensil atau tutup botol.

  • Lembar evaluasi dan lembar refleksi.

G. KESIMPULAN DAN REFLEKSI GURU

Kesimpulan Pembelajaran

Pembagian digunakan untuk membagi suatu jumlah menjadi beberapa kelompok sama banyak. Untuk memperoleh jawaban yang benar, kita harus memahami soal, menentukan operasi pembagian, menghitung dengan teliti, dan memeriksa hasilnya menggunakan perkalian.

Evaluasi membantu peserta didik dan guru mengetahui materi yang sudah dikuasai serta bagian yang masih memerlukan latihan.

Refleksi Guru

  • Hal yang sudah baik: ........................................................

  • Tantangan yang ditemukan: ........................................................

  • Respons peserta didik: ........................................................

  • Materi yang perlu diulang: ........................................................

  • Strategi perbaikan pembelajaran: ........................................................

Rekapitulasi Hasil Evaluasi

  • Jumlah seluruh peserta didik: ........ anak

  • Jumlah peserta didik tuntas: ........ anak

  • Jumlah peserta didik belum tuntas: ........ anak

  • Rencana remedial: ........................................................

  • Rencana pengayaan: ........................................................

Tindak Lanjut

  • Remedial: Peserta didik berlatih membagi benda konkret menjadi kelompok sama banyak, mengerjakan soal pembagian sederhana, dan memeriksa jawaban menggunakan perkalian.

  • Pengayaan: Peserta didik membuat dua soal cerita pembagian sendiri, menuliskan penyelesaiannya, dan menjelaskan hubungan pembagian dengan perkalian.

Pesan Motivasi untuk Anak-Anak Sholih dan Sholiha Kelas 3A

Alhamdulillah, anak-anak hebat! Kalian sudah berusaha mempelajari operasi pembagian. Teruslah berlatih, jangan mudah menyerah, dan jangan takut bertanya ketika belum memahami materi.

Ingatlah untuk selalu jujur, disiplin, teliti, dan bertanggung jawab. Hasil yang baik diperoleh melalui usaha dan kemauan untuk terus belajar.

“Aku anak yang jujur, teliti, dan pantang menyerah. Aku terus berlatih agar semakin pandai!”

Semoga Allah memberikan kemudahan kepada kita dalam belajar dan menjadikan ilmu yang kita pelajari bermanfaat.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Perbaiki kesesuaian CP dan ATPTambahkan identitas siswa dan waktu