RSS

Postingan 1 _Matematika, Selasa 15 Sept 2026




 

🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Selasa15September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


 IDENTITAS PEMBELAJARAN

Nama Guru: Fuji Lestari, S.Pd.
Mata Pelajaran: Matematika
Fase/Kelas: B / III
Pertemuan: Pertemuan Terakhir
Kegiatan: Persiapan Sumatif Harian (SH) 2
Materi: Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Cacah
Alokasi Waktu: 2 × 35 menit

 Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami, membaca, menulis, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah dengan menggunakan strategi dan cara yang tepat dalam menyelesaikan masalah sehari-hari.

🎯 Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan konsep penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah.

  2. Melakukan penjumlahan bilangan cacah dengan teknik tanpa menyimpan dan dengan menyimpan.

  3. Melakukan pengurangan bilangan cacah dengan teknik tanpa meminjam dan dengan meminjam.

  4. Menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan.

  5. Menyelesaikan latihan sebagai persiapan menghadapi Sumatif Harian 2 dengan teliti, jujur, dan percaya diri.

🌱 Mindful Learning

Peserta didik belajar dengan fokus dan teliti dalam menyelesaikan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah. Siswa memperhatikan nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan, dan ribuan) serta memeriksa kembali hasil perhitungannya.

💡 Meaningful Learning

Peserta didik menghubungkan penjumlahan dan pengurangan dengan situasi kehidupan sehari-hari, seperti menghitung jumlah barang, uang belanja, jumlah siswa, atau sisa benda. Siswa memahami bahwa kemampuan berhitung dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah nyata.

😊 Joyful Learning

Peserta didik berlatih melalui permainan matematika, kuis, kerja kelompok, dan tantangan berhitung. Siswa saling berdiskusi dan berlomba menyelesaikan soal dengan tepat sehingga persiapan SH 2 terasa menyenangkan dan tidak menegangkan.

📖 PEMBAHASAN MATERI

A. Penjumlahan Bilangan Cacah

Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua bilangan atau lebih untuk mendapatkan jumlah keseluruhan.

1. Penjumlahan tanpa menyimpan

Contoh:

243 + 125 = ...

Susun ke bawah:

  243
  125
+ ----
  368

Jadi, 243 + 125 = 368.

2. Penjumlahan dengan menyimpan

Contoh:

278 + 156 = ...

  278
  156
+ ----
  434

Penjelasan:

  • Satuan: 8 + 6 = 14 → tulis 4, simpan 1.

  • Puluhan: 7 + 5 + 1 = 13 → tulis 3, simpan 1.

  • Ratusan: 2 + 1 + 1 = 4.

Jadi, 278 + 156 = 434.

➖ B. Pengurangan Bilangan Cacah

Pengurangan adalah kegiatan mengambil sebagian dari suatu jumlah sehingga diperoleh sisa.

1. Pengurangan tanpa meminjam

Contoh:

568 − 243 = ...

  568
  243
- ----
  325

Jadi, 568 − 243 = 325.

2. Pengurangan dengan meminjam

Contoh:

532 − 178 = ...

  532
  178
- ----
  354

Penjelasan:

  • Satuan: 2 tidak dapat dikurangi 8 → meminjam 1 puluhan, menjadi 12 − 8 = 4.

  • Puluhan: 3 menjadi 2 → 2 tidak dapat dikurangi 7 → meminjam 1 ratusan, menjadi 12 − 7 = 5.

  • Ratusan: 4 − 1 = 3.

Jadi, 532 − 178 = 354.

💡 Ingat!

Penjumlahan: jumlah bertambah.
Pengurangan: jumlah berkurang.

Dalam mengerjakan soal, peserta didik perlu:

  • Menyusun angka sesuai nilai tempat.

  • Menghitung dari satuan.

  • Teliti saat menyimpan atau meminjam.

  • Memeriksa kembali hasil pekerjaan.

📝 LATIHAN PERSIAPAN SUMATIF HARIAN 2

A. Pilihan Ganda

1. Hasil dari 245 + 132 adalah ...
A. 367
B. 377
C. 387
D. 397

2. Hasil dari 368 + 257 adalah ...
A. 615
B. 625
C. 635
D. 645

3. Hasil dari 574 − 231 adalah ...
A. 333
B. 343
C. 353
D. 363

4. Hasil dari 625 − 278 adalah ...
A. 337
B. 347
C. 357
D. 367

5. Ibu mempunyai 325 buah jeruk. Kemudian membeli lagi 148 buah. Jumlah jeruk Ibu sekarang adalah ...
A. 463
B. 473
C. 483
D. 493

6. Perpustakaan memiliki 750 buku. Sebanyak 235 buku dipinjam siswa. Sisa buku di perpustakaan adalah ...
A. 505
B. 515
C. 525
D. 535

7. Hasil dari 456 + 289 adalah ...
A. 735
B. 745
C. 755
D. 765

8. Hasil dari 800 − 356 adalah ...
A. 434
B. 444
C. 454
D. 464

9. Ayah memiliki 425 kelereng. Ayah memberikan 137 kelereng kepada adik. Sisa kelereng Ayah adalah ...
A. 278
B. 288
C. 298
D. 308

10. Hasil dari 367 + 245 − 100 adalah ...
A. 502
B. 512
C. 522
D. 532

🔑 Kunci Jawaban Pilihan Ganda

  1. B

  2. B

  3. B

  4. B

  5. B

  6. B

  7. B

  8. B

  9. B

  10. B

✏️ B. Isian

1. 234 + 156 = ....

2. 475 + 238 = ....

3. 685 − 243 = ....

4. 723 − 358 = ....

5. Rina mempunyai 350 stiker. Ia memberikan 125 stiker kepada temannya. Sisa stiker Rina adalah ....

🔑 Kunci Jawaban Isian

  1. 390

  2. 713

  3. 442

  4. 365

  5. 225 stiker

🌟 REFLEKSI GURU

Pada pertemuan terakhir, peserta didik mengikuti pembelajaran dengan cukup baik. Sebagian besar peserta didik sudah memahami konsep penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah serta mampu mengerjakan operasi hitung dengan teknik menyimpan dan meminjam.

Namun, masih terdapat beberapa peserta didik yang perlu meningkatkan ketelitian dalam menyusun bilangan berdasarkan nilai tempat serta dalam melakukan proses menyimpan dan meminjam. Guru memberikan penguatan dan latihan tambahan sebagai persiapan menghadapi Sumatif Harian 2.

Guru juga mengingatkan peserta didik untuk belajar dengan jujur, percaya diri, teliti, dan tidak mudah menyerah.

 KESIMPULAN

Penjumlahan digunakan untuk menambahkan atau menggabungkan jumlah, sedangkan pengurangan digunakan untuk mengurangi atau mencari sisa. Dalam mengerjakan penjumlahan dan pengurangan, peserta didik harus memperhatikan nilai tempat satuan, puluhan, dan ratusan serta teliti ketika melakukan teknik menyimpan atau meminjam.

Dengan latihan yang cukup, peserta didik diharapkan siap mengikuti Sumatif Harian 2 dengan hasil yang optimal.

👩‍🏫 JURNAL KEHADIRAN PESERTA DIDIK

Peserta didik hadir:
........................................................................
........................................................................

Peserta didik tidak hadir:
........................................................................
........................................................................

Jumlah peserta didik hadir: .......... orang
Jumlah peserta didik tidak hadir: .......... orang

🔄 TINDAK LANJUT

Bagi peserta didik yang sudah mencapai tujuan pembelajaran:

  • Diberikan latihan pengayaan.

  • Diberikan soal cerita yang lebih menantang.

  • Didorong untuk menjelaskan langkah pengerjaan kepada teman.

Bagi peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran:

  • Diberikan bimbingan dan penjelasan ulang.

  • Melakukan latihan penjumlahan dan pengurangan secara bertahap.

  • Mendapat pendampingan khusus pada materi teknik menyimpan dan meminjam.

  • Dilakukan remedial sesuai kebutuhan peserta didik.

Persiapan SH 2:
Peserta didik diminta mengulang kembali materi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah, berlatih menyusun hitungan ke bawah, serta mengerjakan soal cerita dengan teliti.


Postingan 2_Pendidikan Pancasila, Selasa, 15 September 2026




 

🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Selasa, 15 September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Tujuan pembelajaran :

🌱 Mindful Learning

Peserta didik menyimak penjelasan dan mengamati contoh penggunaan Bahasa Indonesia dengan fokus dan sadar. Siswa memahami bahwa Bahasa Indonesia digunakan untuk berkomunikasi dengan teman yang memiliki suku dan bahasa daerah yang berbeda.

💡 Meaningful Learning

Peserta didik menghubungkan penggunaan Bahasa Indonesia dengan kehidupan sehari-hari, seperti berbicara dengan teman, belajar di sekolah, membaca buku, dan berkomunikasi di lingkungan masyarakat. Siswa memahami bahwa Bahasa Indonesia menjadi bahasa persatuan yang menyatukan keberagaman bangsa Indonesia.

😊 Joyful Learning

Peserta didik belajar melalui permainan kata, membaca teks pendek, bernyanyi lagu nasional, dan bermain peran menggunakan Bahasa Indonesia. Siswa bekerja sama dalam kelompok untuk membuat kalimat sederhana tentang keberagaman sehingga pembelajaran terasa menyenangkan dan menumbuhkan rasa bangga menggunakan Bahasa Indonesia.

Aku Bangga Berbahasa Indonesia

1. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan

Indonesia memiliki banyak suku, budaya, dan bahasa daerah. Walaupun berbeda-beda, kita dapat saling berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia.

Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan bangsa Indonesia. Dengan bahasa Indonesia, masyarakat dari berbagai daerah dapat saling memahami dan berkomunikasi dengan baik.

2. Mengapa Kita Harus Bangga Berbahasa Indonesia?

Kita harus bangga menggunakan bahasa Indonesia karena bahasa Indonesia merupakan identitas bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia juga dapat menyatukan masyarakat yang memiliki perbedaan suku, budaya, dan bahasa daerah.

Dengan menggunakan bahasa Indonesia, kita dapat:

  • Berkomunikasi dengan orang dari berbagai daerah.

  • Menjalin persatuan dan persahabatan.

  • Menunjukkan rasa cinta kepada bangsa Indonesia.

  • Menjaga identitas bangsa.

3. Sikap Bangga Berbahasa Indonesia

Sikap bangga menggunakan bahasa Indonesia dapat ditunjukkan dengan cara:

  • Menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan sopan.

  • Berbicara dengan santun kepada guru, orang tua, dan teman.

  • Menggunakan kata-kata yang mudah dipahami.

  • Menghargai orang lain ketika berbicara.

  • Tidak mengejek cara berbicara teman.

  • Tetap menghargai bahasa daerah sebagai kekayaan bangsa.

  • Menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan tempat dan situasi.

4. Bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah

Indonesia memiliki banyak bahasa daerah, seperti bahasa Jawa, Sunda, Lampung, Bali, dan bahasa daerah lainnya.

Bahasa daerah merupakan kekayaan budaya bangsa yang harus kita lestarikan. Bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa persatuan agar masyarakat dari berbagai daerah dapat saling berkomunikasi.

Jadi, kita harus bangga menggunakan bahasa Indonesia dan tetap menghargai bahasa daerah.

5. Poster “Aku Bangga Berbahasa Indonesia”

Poster adalah media yang berisi gambar dan tulisan untuk menyampaikan pesan kepada banyak orang.

Poster tentang “Aku Bangga Berbahasa Indonesia” dapat berisi ajakan untuk menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

Contoh kalimat pada poster:

“Aku Bangga Berbahasa Indonesia!”

“Gunakan Bahasa Indonesia dengan Baik dan Santun.”

“Bahasa Indonesia Bahasa Persatuan.”

“Bahasa Indonesia Menyatukan Kita.”

Dalam membuat poster, gunakan:

  • Tulisan yang jelas dan mudah dibaca.

  • Gambar yang menarik.

  • Warna yang sesuai.

  • Kalimat yang singkat dan mudah dipahami.

  • Pesan yang mengajak orang lain melakukan hal baik.

Kesimpulan

Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan bangsa Indonesia. Kita harus bangga menggunakan bahasa Indonesia dengan baik, benar, dan santun. Walaupun kita berasal dari daerah yang berbeda-beda, bahasa Indonesia dapat menyatukan kita.

Aku bangga berbahasa Indonesia karena bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan bangsa!


Postingan 3_Bahasa Indonesia, Selasa, 15 Sept 2026.




 

🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Selasa, 15 September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

A. IDENTITAS PEMBELAJARAN

Nama Guru: Fuji Lestari, S.Pd.
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Fase/Kelas: B / III (Tiga)
Materi: Mengamati Gambar Ilustrasi Berbagai Profesi
Topik: Tugas dan Peran Profesi di Masyarakat
Model Pembelajaran: Praktik dan Diskusi
Pendekatan: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful)
Alokasi Waktu: 2 × 35 menit

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu mengamati dan memahami informasi dari gambar ilustrasi, kemudian menyampaikan hasil pengamatan secara lisan dan tulisan dengan menggunakan kosakata yang sesuai, kalimat sederhana, jelas, dan santun.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengamati gambar ilustrasi berbagai profesi dengan teliti.

  2. Menyebutkan berbagai jenis profesi yang terdapat dalam gambar.

  3. Menjelaskan tugas dan peran setiap profesi di masyarakat.

  4. Menyampaikan hasil pengamatan melalui kegiatan diskusi.

  5. Menuliskan informasi berdasarkan gambar dengan kalimat yang jelas.

  6. Menunjukkan sikap menghargai setiap pekerjaan dan profesi di masyarakat.

🌱 Mindful Learning

Peserta didik mengamati gambar berbagai profesi dengan teliti dan fokus. Peserta didik memperhatikan pakaian, alat yang digunakan, kegiatan, serta lingkungan kerja setiap profesi. Guru mengajak siswa menyadari bahwa setiap pekerjaan memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda.

💡 Meaningful Learning

Peserta didik menghubungkan gambar profesi dengan kehidupan sehari-hari. Mereka menyebutkan profesi yang pernah mereka temui dan menjelaskan tugas serta manfaatnya bagi masyarakat. Peserta didik memahami bahwa setiap profesi saling membantu dan memiliki peran penting dalam kehidupan.

😊 Joyful Learning

Peserta didik belajar dengan menyenangkan melalui permainan tebak profesi, diskusi kelompok, dan bermain peran. Siswa dapat memilih satu profesi, menirukan gerakan atau aktivitasnya, kemudian teman-teman menebak profesi tersebut. Dengan demikian, pembelajaran menjadi aktif, kreatif, dan menyenangkan.

D. PEMBAHASAN MATERI

1. Apa Itu Profesi?

Profesi adalah pekerjaan yang dilakukan seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidup sekaligus memberikan manfaat bagi orang lain.

Setiap pekerjaan memiliki tugas dan peran yang berbeda, tetapi semuanya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

2. Mengamati Gambar Ilustrasi

Gambar ilustrasi adalah gambar yang dibuat untuk memberikan gambaran atau menjelaskan suatu keadaan, kegiatan, benda, atau pekerjaan.

Ketika mengamati gambar profesi, kita dapat memperhatikan:

  • Siapa yang ada dalam gambar?

  • Apa profesinya?

  • Apa yang sedang dilakukan?

  • Di mana pekerjaan tersebut dilakukan?

  • Alat apa yang digunakan?

  • Apa tugasnya?

  • Apa manfaat pekerjaannya bagi masyarakat?

3. Contoh Berbagai Profesi

a. Guru
Guru bertugas mengajar dan membimbing peserta didik agar memperoleh ilmu pengetahuan dan memiliki sikap yang baik.

b. Dokter
Dokter bertugas memeriksa dan membantu mengobati orang yang sakit.

c. Polisi
Polisi bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

d. Petani
Petani bekerja menanam dan merawat tanaman untuk menghasilkan bahan pangan.

e. Nelayan
Nelayan bekerja menangkap ikan dan hasil laut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

f. Pedagang
Pedagang menjual barang atau makanan yang dibutuhkan oleh masyarakat.

g. Pemadam Kebakaran
Pemadam kebakaran bertugas memadamkan kebakaran dan membantu menyelamatkan orang ketika terjadi kebakaran.

h. Sopir
Sopir bertugas mengemudikan kendaraan untuk mengantarkan orang atau barang ke tempat tujuan.

4. Menghargai Berbagai Profesi

Setiap profesi memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing. Tidak ada pekerjaan yang boleh kita hina atau remehkan.

Kita harus menghargai semua pekerjaan karena setiap profesi dapat memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Contohnya:

  • Menghargai guru yang mengajar kita.

  • Berterima kasih kepada petugas kebersihan.

  • Menghormati polisi yang menjaga keamanan.

  • Menghargai petani yang menghasilkan bahan makanan.

  • Menghormati pedagang yang menyediakan kebutuhan sehari-hari.

E. KEGIATAN PEMBELAJARAN

1. Mindful Learning

Guru menunjukkan beberapa gambar ilustrasi profesi.

Peserta didik mengamati gambar dengan tenang dan teliti.

Guru memberikan pertanyaan:

“Apa yang kalian lihat pada gambar?”

“Profesi apa yang sedang dilakukan?”

“Apa tugas orang tersebut?”

2. Meaningful Learning

Peserta didik menghubungkan gambar dengan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh:

“Siapa yang pernah pergi ke pasar?”

“Profesi apa saja yang kalian temui di pasar?”

“Apa peran pedagang bagi masyarakat?”

3. Joyful Learning

Peserta didik bermain “Tebak Profesi”.

Salah satu peserta didik memperagakan suatu pekerjaan, sedangkan teman-temannya menebak profesi tersebut.

Contoh:

Peserta didik berpura-pura memegang stetoskop.

Teman menjawab:

“Dokter!”

F. SOAL DISKUSI KELOMPOK

Amatilah gambar ilustrasi berbagai profesi yang diberikan guru. Kemudian diskusikan pertanyaan berikut!

  1. Profesi apa saja yang kalian temukan dalam gambar?

  2. Apa tugas dari masing-masing profesi tersebut?

  3. Alat apa yang digunakan oleh profesi tersebut?

  4. Di mana biasanya pekerjaan tersebut dilakukan?

  5. Apa manfaat pekerjaan tersebut bagi masyarakat?

  6. Profesi mana yang pernah kalian temui dalam kehidupan sehari-hari?

  7. Mengapa kita harus menghargai semua jenis pekerjaan?

  8. Apa yang akan terjadi jika tidak ada petani?

  9. Apa yang akan terjadi jika tidak ada guru?

  10. Menurut kelompok kalian, bagaimana cara menunjukkan sikap menghargai orang yang sedang bekerja?

Tugas Praktik

Setiap kelompok memilih satu gambar profesi, kemudian:

  1. Mengamati gambar dengan teliti.

  2. Menentukan nama profesi.

  3. Menjelaskan tugasnya.

  4. Menjelaskan perannya bagi masyarakat.

  5. Menyampaikan hasil diskusi di depan kelas.

G. LATIHAN SOAL

Pilihan Ganda

1. Orang yang bertugas mengajar dan membimbing siswa adalah ....
A. dokter
B. guru
C. petani
D. nelayan

2. Profesi yang bertugas menjaga keamanan masyarakat adalah ....
A. polisi
B. pedagang
C. petani
D. koki

3. Petani memiliki peran penting dalam menyediakan ....
A. kendaraan
B. bahan pangan
C. pakaian
D. obat-obatan

4. Orang yang bekerja menangkap ikan di laut disebut ....
A. petani
B. nelayan
C. dokter
D. guru

5. Dokter memiliki tugas utama ....
A. mengajar siswa
B. menjual barang
C. membantu mengobati orang sakit
D. menangkap ikan

6. Ketika mengamati gambar profesi, hal pertama yang sebaiknya dilakukan adalah ....
A. langsung menebak
B. mengamati dengan teliti
C. menutup gambar
D. mengabaikannya

7. Pedagang memiliki peran menyediakan ....
A. kebutuhan masyarakat
B. pelajaran sekolah
C. keamanan negara
D. layanan kesehatan

8. Sikap yang tepat terhadap berbagai profesi adalah ....
A. mengejek
B. meremehkan
C. menghargai
D. membeda-bedakan

9. Orang yang bertugas memadamkan kebakaran disebut ....
A. polisi
B. pemadam kebakaran
C. nelayan
D. pedagang

10. Saat teman menyampaikan hasil diskusi, sikap kita sebaiknya ....
A. berbicara sendiri
B. mengganggu
C. mendengarkan dengan baik
D. meninggalkan kelas

Kunci Jawaban

  1. B

  2. A

  3. B

  4. B

  5. C

  6. B

  7. A

  8. C

  9. B

  10. C

H. KESIMPULAN

Setiap profesi memiliki tugas, tanggung jawab, dan peran yang berbeda dalam kehidupan masyarakat. Guru, dokter, polisi, petani, nelayan, pedagang, pemadam kebakaran, dan profesi lainnya sama-sama memberikan manfaat bagi kehidupan kita.

Dengan mengamati gambar ilustrasi, kita dapat memperoleh informasi tentang nama profesi, kegiatan, alat yang digunakan, tugas, dan perannya di masyarakat.

Kita harus menghargai setiap pekerjaan dan tidak meremehkan profesi orang lain.

“Setiap pekerjaan itu penting. Mari kita saling menghargai dan menghormati!”

I. REFLEKSI GURU

Peserta didik mengikuti kegiatan mengamati gambar, berdiskusi, dan praktik dengan antusias. Sebagian besar peserta didik mampu mengenali berbagai jenis profesi serta menjelaskan tugas dan perannya di masyarakat.

Beberapa peserta didik masih memerlukan bimbingan dalam menyampaikan hasil pengamatan menggunakan kalimat yang runtut dan jelas. Guru memberikan contoh kalimat sederhana serta kesempatan kepada peserta didik untuk berlatih menyampaikan pendapat.

J. PESERTA DIDIK HADIR DAN TIDAK HADIR

Peserta didik hadir:
................................................................

Peserta didik tidak hadir:
................................................................

Jumlah hadir: .......... peserta didik
Jumlah tidak hadir: .......... peserta didik

K. TINDAK LANJUT

Peserta didik yang sudah mencapai tujuan pembelajaran:

  • Diberikan tugas pengayaan.

  • Membuat deskripsi singkat tentang salah satu profesi.

  • Mempresentasikan hasilnya di depan kelas.

Peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran:

  • Diberikan bimbingan secara individu atau kelompok.

  • Mengulang kegiatan mengamati gambar.

  • Berlatih menyebutkan nama profesi, tugas, dan perannya.

  • Diberikan latihan dengan gambar yang lebih sederhana.


Postingan 3_Seni Rupa, Senin 14 September 2026

 



 

🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Senin 14 September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Seni Rupa

  3. Hari/Tanggal : Senin,14 Senin 2026

  4. Fase/Kelas : B / Kelas 3

  5. Materi : Penggalian Pengalaman Sehari-hari & Menyusun Cerita Visual

  6. Pertemuan Ke- : 2

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengeksplorasi dan menuangkan ide, gagasan, serta pengalaman berkesan dalam kehidupan sehari-hari ke dalam karya cerita visual (gambar bercerita) sederhana secara kreatif dengan memanfaatkan kombinasi garis, bentuk, dan warna.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    • Peserta didik dapat menceritakan pengalaman pribadi yang paling berkesan dan menyusunnya menjadi sebuah karya cerita visual.

  2. TP Ma-Mi-Joy

    • Mikir (Ma): Peserta didik mampu menganalisis urutan kejadian dari pengalaman pribadi untuk dituangkan ke dalam alur gambar bercerita (komik/cerita visual).

    • Muti (Mi): Peserta didik menumbuhkan rasa percaya diri untuk berbagi cerita dan menghargai keberagaman pengalaman teman sekelas.

    • Joy: Peserta didik merasakan kebahagiaan dan kebebasan mengekspresikan kenangan indahnya melalui goresan gambar dan warna.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengingat dan menggali kembali pengalaman sehari-hari yang paling berkesan (misal: berlibur, membantu ibu, bermain bersama teman, atau memelihara hewan).

  2. Berdiskusi secara berpasangan/kelompok untuk saling menceritakan pengalaman berkesan masing-masing.

  3. Merancang sketsa cerita visual sederhana yang terdiri dari 2–3 panel gambar runtut.

  4. Mewarnai dan mempresentasikan karya cerita visual di depan kelas.

E. APERSEPSI SINGKAT
Guru menyapa peserta didik dan memperlihatkan sebuah buku cerita bergambar (komik anak). Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, siapa yang punya pengalaman paling seru atau paling berkesan minggu lalu? Bagaimana jika kenangan indah itu kita jadikan gambar bercerita seperti di buku komik ini?" Guru menghubungkan jawaban siswa dengan pentingnya mengabadikan momen berkesan melalui karya seni rupa.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah
    QS. Luqman Ayat 31: "Tidakkah engkau memperhatikan bahwa kapal dapat berlayar di laut dengan nikmat Allah, agar Dia memperlihatkan kepadamu sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya..." (Mengingat nikmat dan pengalaman indah dalam hidup adalah bentuk rasa syukur kita kepada Sang Pencipta).

  2. Penjabaran Materi

    • Pengalaman Berkesan: Kejadian istimewa yang pernah kita alami dan selalu kita ingat karena memberikan perasaan gembira, haru, atau bangga.

    • Diskusi Pengalaman: Menceritakan kenangan kepada teman dengan bahasa yang santun serta mendengarkan cerita teman dengan penuh perhatian.

    • Cerita Visual (Gambar Bercerita):

      • Panel/Kotak Gambar: Wadah untuk menggambar urutan kejadian (Awal $\rightarrow$ Proses $\rightarrow$ Akhir).

      • Tokoh Utama: Gambar diri sendiri atau orang-orang yang terlibat dalam pengalaman tersebut.

      • Latar Tempat & Suasana: Gambar pendukung seperti rumah, taman, pantai, atau sekolah.

      • Warna: Memberikan kesan hidup dan memperjelas suasana emosi cerita.

  3. Video Pembelajaran

    • [Link Video Pembelajaran: Cara Mudah Membuat Komik/Cerita Visual untuk Anak SD]

  4. Media / Alat Peraga

    • Contoh karya gambar bercerita/komik sederhana

    • Kertas gambar/LKPD bercetak panel kotak

    • Pensil, penghapus, spidol hitam, dan pensil warna/krayon

  5. Post Test / Tugas Mandiri

    1. Sebutkan 1 pengalaman paling berkesan yang ingin kamu buat menjadi cerita visual!

    2. Mengapa kita perlu menentukan urutan kejadian sebelum mulai menggambar cerita visual?

    3. Unsur apa saja yang wajib ada dalam sebuah gambar cerita agar temanmu mudah memahaminya?
G. LEMBAR UNJUK KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Aktivitas: "Cerita Visual Pengalaman Berkesanku"

  1. Ceritakan pengalaman berkesanmu secara singkat kepada teman sebangku!

  2. Gambarkan pengalamanmu ke dalam 3 panel kotak di bawah ini secara runtut:

    • Kotak 1: Awal kejadian (Di mana dan sedang apa?)

    • Kotak 2: Puncak kejadian (Hal seru/berkesan apa yang terjadi?)

    • Kotak 3: Akhir cerita (Bagaimana perasaanmu di akhir kejadian?)

  3. Berikan warna yang menarik pada gambarmu!
H. RUBRIK PENILAIAN KARYA CERITA VISUAL

Aspek PenilaianSkor 3 (Sangat Baik)Skor 2 (Cukup)Skor 1 (Perlu Bimbingan)
Keseriusan Alur CeritaGambar sangat runtut dan cerita mudah dipahamiGambar cukup runtut namun butuh sedikit penjelasanGambar belum menunjukkan alur kejadian
Kreativitas & PewarnaanGambar detail, rapi, dan warna penuh/harmonisGambar rapi namun pewarnaan belum merataGambar belum selesai dan pewarnaan kurang
Keberanian DiskusiAktif bercerita dan mendengarkan temanCukup aktif bercerita ketika ditanyaBelum mau menceritakan pengalamannya

I. KESIMPULAN / REFLEKSI

  1. Kesimpulan
    Pengalaman sehari-hari yang berkesan dapat menjadi sumber ide yang luar biasa dalam berkarya seni rupa. Melalui cerita visual, kita belajar menyusun urutan kejadian secara runtut serta mengekspresikan kenangan indah tersebut lewat garis, bentuk, dan warna.

  2. Refleksi

    • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias saat berdiskusi dan menceritakan pengalaman berlibur serta bermainnya kepada teman sebangku.

    • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih kebingungan membagi alur kejadian ke dalam 3 panel kotak gambar.

    • Respons/keterlibatan peserta didik: Peserta didik gembira dan bangga saat memamerkan hasil gambar berceritanya di papan pajangan kelas.

    • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan contoh draf garis besar per panel di papan tulis agar peserta didik yang kesulitan bisa terpandu secara visual.

  3. Capaian Tujuan Pembelajaran

    • Jumlah peserta didik tuntas: 23 peserta didik

    • Jumlah peserta didik belum tuntas: 2 peserta didik

    • Tindak lanjut:

      • Peserta Didik Tuntas: Diberikan tantangan menambah balon kata (speech bubble) pada cerita visualnya.

      • Peserta Didik Tuntas/Belum Tuntas: Diberikan pendampingan dalam menentukan 3 poin utama cerita secara bertahap.
Dokumentasi kegiatan hari ini

Postingan 2_Matematika,Senin 14 September 2026

 



 

🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Kamis, 10 September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Matematika

  3. Hari/Tanggal : Senin, 14 September 2026

  4. Fase/Kelas : B / Kelas 3

  5. Materi : Pengurangan Bilangan Cacah (Tanpa Teknik Menyimpan & Dengan Teknik Menyimpan)

  6. Pertemuan Ke- : 1

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1.000, serta dapat melakukan operasi pengurangan bilangan cacah menggunakan berbagai strategi (tanpa menyimpan dan dengan teknik menyimpan/meminjam).

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    • Peserta didik dapat menghitung hasil pengurangan dua bilangan cacah hingga 1.000 baik tanpa teknik menyimpan maupun dengan teknik menyimpan secara tepat.

  2. TP Ma-Mi-Joy

    • Mikir (Ma): Peserta didik mampu menganalisis nilai tempat (ratusan, puluhan, satuan) saat melakukan proses pengurangan bersusun.

    • Muti (Mi): Peserta didik menunjukkan sikap teliti, jujur, dan tidak mudah menyerah ketika menyelesaikan soal cerita pengurangan.

    • Joy: Peserta didik merasakan kegembiraan dan percaya diri melalui permainan hitung cepat bersusun di papan tulis.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengingat kembali konsep nilai tempat (Ratusan, Puluhan, dan Satuan).

  2. Memahami dan menyelesaikan pengurangan bersusun tanpa teknik menyimpan (meminjam).

  3. Memahami dan menyelesaikan pengurangan bersusun dengan teknik menyimpan (meminjam).

  4. Menyelesaikan soal cerita matematika yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

E. APERSEPSI SINGKAT
Guru menyapa peserta didik dan mengajak bernyanyi/tepuk nilai tempat. Guru membawa media konkret berupa sedotan/stik es krim yang diikat ratusan, puluhan, dan satuan. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, jika ibu memiliki 358 lembar kertas origami dan membagikan 124 lembar kepada siswa, bagaimana cara kita tahu sisa kertas ibu dengan cepat?" Guru menghubungkan jawaban siswa dengan materi pengurangan bersusun pendek.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah
    QS. Al-Ankabut Ayat 14: "Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun..." (Ayat ini menunjukkan penggunaan konsep pengurangan/penurunan bilangan dalam Al-Qur'an untuk menjelaskan suatu hitungan waktu).

  2. Penjabaran Materi

    • Konsep Pengurangan Bersusun:
      Pengerjaan pengurangan selalu dimulai dari nilai tempat paling belakang (Satuan), lalu Puluhan, dan terakhir Ratusan.

    • 1. Pengurangan Tanpa Teknik Menyimpan (Meminjam)
      Contoh: 458 - 123 = ...

      Susun ke bawah:

      458 - 123  = 335
      Langkah Pengerjaan:

      • Satuan: 8 - 3 = 5

      • Puluhan: 5 - 2 = 3

      • Ratusan: 4 - 1 = 3

      • Hasilnya: 335

    • 2. Pengurangan Dengan Teknik Menyimpan (Meminjam)
      Contoh: 352 - 137 = ...

      Susun ke bawah:

      352 - 137 = 215
      Langkah Pengerjaan:

      • Satuan: 2 - 7(Tidak bisa, pinjam 1 puluhan dari 5. Angka 2 menjadi 12, angka 5 sisa 4).

         12 - 7 = 5

      • Puluhan: 4 - 3 = 1

      • Ratusan: 3 - 1 = 2$

      • Hasilnya: 215

  3. Video Pembelajaran

    • [Link Video Pembelajaran: Belajar Pengurangan Bersusun Kelas 3 SD]

  4. Media / Alat Peraga

    • Kantong Nilai Tempat (Ratusan, Puluhan, Satuan)

    • Stik Es Krim / Dadu Nilai Tempat

    • Papan Tulis Mini & Spidol Warna

    • LKPD Matematika Pengurangan

  5. LATIHAN SOAL / POST TEST

    I. Soal Isian Singkat (Soal Hitungan Bersusun)

    1. Hasil dari 567 - 234 = ...

    2. Hasil dari 895 - 461 = ...

    3. Hasil dari 463 - 128 =...

    4. Hasil dari 654 - 271 =...

    5. Hasil dari 732 - 358 =...

    II. Soal Cerita

    1. Pak Budi memanen 485 buah mangga. Sebanyak 152 buah mangga dijual ke pasar. Berapa sisa buah mangga Pak Budi sekarang?

    2. Sebuah perpustakaan sekolah memiliki 642 buku cerita. Sebanyak 285 buku sedang dipinjam oleh siswa. Berapa banyak buku cerita yang masih ada di perpustakaan?

G. KESIMPULAN / REFLEKSI

  1. Kesimpulan
    Pengurangan bilangan cacah dapat dilakukan dengan cara bersusun pendek dari nilai tempat satuan paling kanan. Jika angka atas lebih kecil dari angka bawah, kita harus melakukan teknik menyimpan (meminjam 1 puluhan dari angka di depannya).

  2. Refleksi

    • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat aktif dan paham saat mengerjakan pengurangan tanpa teknik menyimpan.

    • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih lupa mengurangi angka depan yang sudah dipinjam pada teknik menyimpan.

    • Respons/keterlibatan peserta didik: Peserta didik bersemangat menggunakan media stik es krim saat mempraktikkan proses meminjam puluhan.

    • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan latihan tambahan dengan penanda warna pada angka yang dipinjam agar siswa terbiasa mengingat sisa nilainya.

  3. Capaian Tujuan Pembelajaran

    • Jumlah peserta didik tuntas: … peserta didik

    • Jumlah peserta didik belum tuntas: … peserta didik

    • Tindak lanjut:

      • Peserta Didik Tuntas: Diberikan soal tantangan pengurangan 4 digit (ribuan).

      • Peserta Didik Belum Tuntas: Diberikan pendampingan (remedial) menggunakan media kantong nilai tempat secara personal.
Dokumentasi kegiatan hari ini 

postingan 1_ Bahasa Indonesia, Senin, 14 Sept 2026

 



 

🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Senin, 14 September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

  3. Hari/Tanggal : Senin, 14 September 2026

  4. Fase/Kelas : B / Kelas 3

  5. Materi : Bekerja di Laut (Pekerjaan Nelayan, Pembacaan Puisi, & Menyampaikan Pendapat)

  6. Pertemuan Ke- : 4

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu memahami teks narasi/deskripsi tentang berbagai profesi (bekerja di laut), mendemonstrasikan pembacaan puisi dengan intonasi dan ekspresi yang tepat, serta menyampaikan pendapat secara santun di depan kelompok.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    • Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis pekerjaan di laut serta memperagakan pembacaan puisi dan menyampaikan pendapat dalam diskusi kelompok.

  2. TP Ma-Mi-Joy

    • Mikir (Ma): Peserta didik mampu menganalisis pesan dari puisi profesi nelayan dan merumuskan pendapat secara logis tentang pentingnya menjaga kelestarian laut.

    • Muti (Mi): Peserta didik menumbuhkan rasa empati terhadap perjuangan pekerja laut serta berani menghargai perbedaan pendapat teman kelompok.

    • Joy: Peserta didik merasa gembira dan percaya diri saat tampil membaca puisi dan menyampaikan gagasan di depan teman-temannya.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Membaca dan memahami teks deskripsi singkat tentang profesi pekerja di laut (Nelayan, Nakhoda, Penyelam).

  2. Mengamati contoh penjiwaan, intonasi, dan ekspresi dalam membaca puisi bertema laut.

  3. Melakukan unjuk kerja pembacaan puisi di depan kelompok (peer practice).

  4. Berdiskusi kelompok dan menyampaikan pendapat santun mengenai peran nelayan bagi kehidupan kita.

E. APERSEPSI SINGKAT
Guru menyapa peserta didik dan menampilkan gambar/miniatur kapal serta suasana laut malam hari. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Anak-anak, siapa yang tahu dari mana ikan lezat di meja makan kita berasal? Siapa sosok pemberani yang menerjang ombak di tengah malam untuk menangkap ikan tersebut?" Guru kemudian menghubungkan jawaban peserta didik dengan profesi nelayan dan keindahan karya puisi tentang laut.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah
    QS. An-Nahl Ayat 14: "Dan Dialah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan daging yang segar (ikan) daripadanya, dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai..."

  2. Penjabaran Materi

    • Mengenal Profesi Bekerja di Laut:

      • Nelayan: Orang yang bekerja menangkap ikan dan hasil laut lainnya untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

      • Nakhoda: Pengemudi kapal laut yang memimpin perjalanan di perairan.

    • Hal Penting dalam Pembacaan Puisi:

      • Lafal: Pengucapan kata harus jelas.

      • Intonasi: Tinggi rendahnya nada suara saat membaca.

      • Ekspresi/Mimik: Raut wajah yang menyesuaikan isi puisi (semangat, haru, ceria).

    • Sikap Menyampaikan Pendapat di Depan Kelompok:

      • Berdiri tegak dan mengutarakan alasan dengan jelas.

      • Menggunakan bahasa yang santun (misal: "Menurut pendapat saya..." atau "Saya setuju karena...").

      • Mendengarkan saat teman lain sedang berbicara.

  3. Contoh Puisi untuk Unjuk Kerja

    Gagahnya Sang Nelayan
    Karya: Fuji Lestari

    Di tengah malam yang dingin dan sunyi
    Perahu kecilmu menembus gelombang
    Tak kau hiraukan angin menari
    Demi mencari rezeki yang halal

    Wahai nelayan pemijak lautan
    Terima kasih atas peluh dan jasamu
    Ikan-ikan segar kau hidangkan
    Untuk kesehatan dan senyum di rumahku

  4. Media / Alat Peraga

    • Teks Puisi "Gagahnya Sang Nelayan"

    • Kartu Peran Diskusi Kelompok

    • Lembar Penilaian Unjuk Kerja (Rubrik Puisi & Pendapat)

G. LEMBAR UNJUK KERJA PESERTA DIDIK

Langkah Kegiatan Kelompok:

  1. Bagilah kelas menjadi beberapa kelompok kecil (4-5 siswa).

  2. Setiap anggota kelompok bergiliran membaca satu bait puisi "Gagahnya Sang Nelayan" dengan intonasi dan ekspresi yang tepat.

  3. Setelah membaca puisi, lakukan diskusi singkat dengan menjawab pertanyaan berikut:

    • Bagaimana sikap kita terhadap jasa para nelayan yang sudah bekerja keras di laut?

  4. Sampaikan pendapatmu secara bergantian di dalam kelompok!

H. RUBRIK PENILAIAN UNJUK KERJA

1. Penilaian Pembacaan Puisi

Aspek PenilaianSkor 3 (Sangat Baik)Skor 2 (Cukup)Skor 1 (Perlu Bimbingan)
Lafal & IntonasiPengucapan sangat jelas dan nada tepatPengucapan jelas, intonasi kurang bervariasiPengucapan kurang jelas dan datar
Ekspresi/MimikWajah sangat menjiwai isi puisiWajah cukup mengekspresikan isi puisiWajah datar/tanpa ekspresi
2. Penilaian Menyampaikan Pendapat

Aspek PenilaianSkor 3 (Sangat Baik)Skor 2 (Cukup)Skor 1 (Perlu Bimbingan)
Keberanian & BahasaBerani, lancar, dan berbahasa santunRagu-ragu namun bahasa cukup santunBelum berani bicara/perlu didorong

I. KESIMPULAN / REFLEKSI

  1. Kesimpulan
    Pekerja di laut seperti nelayan memiliki peran yang sangat besar bagi kehidupan kita. Melalui puisi, kita dapat mengungkapkan rasa terima kasih atas jasa mereka. Belajar menyampaikan pendapat di depan kelompok melatih keberanian dan rasa saling menghargai sesama teman.

  2. Refleksi

    • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias memeragakan mimik wajah saat membaca puisi di depan kelompoknya.

    • Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih malu-malu dan suaranya kurang terdengar saat menyampaikan pendapat.

    • Respons/keterlibatan peserta didik: Setiap kelompok mampu memberikan apresiasi berupa tepuk tangan setelah temannya selesai tampil.

    • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan micro-coaching cara mengatur volume suara agar lebih percaya diri di pertemuan berikutnya.

  3. Capaian Tujuan Pembelajaran

    • Jumlah peserta didik tuntas: 23 peserta didik

    • Jumlah peserta didik belum tuntas:2 peserta didik

    • Tindak lanjut:

      • Peserta Didik Tuntas: Diberikan tantangan membuat 1 bait puisi kreasi sendiri tentang keindahan laut.

      • Peserta Didik Belum Tuntas: Diberikan latihan membaca puisi berpasangan dengan bimbingan guru secara bertahap.
Dokumentasi kegiatan hari ini

Postingan 2_Ipas, Jumat, 11 Sept 2026

 



 


🌸 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

☀️ Selamat pagi Sholih dan Sholiha Kelas 3A 💕
Jumat, 11  September 2026. Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. 🤲🏻

Sebelum memulai aktivitas, jangan lupa ya:
🕌 Sholat Dhuha
📖 Murojaah surat-surat pendek
🤍 Selalu berperilaku jujur, baik, sopan, dan disiplin
👨‍👩‍👧 Jangan lupa membantu orang tua di rumah.

🌷 Tetap semangat belajar dan jangan mudah menyerah!
Ingat, anak hebat bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang jujur, rajin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang baik. Jadilah anak yang setiap harinya berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin. 💪🏻✨

😷 Dan yang paling penting, tetap jaga kesehatan ya, Sholih-Sholiha. Rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan gunakan masker saat keluar rumah atau berada di tempat ramai.

Semoga hari ini menjadi hari yang penuh ilmu, keberkahan, dan kebaikan. 🌈💖

Tetap semangat, tetap tersenyum, dan jangan lupa selalu berdoa! 🤲🏻
🥰 Ibu Guru bangga dengan kalian semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial)

  3. Hari/Tanggal : Jumat, 11 September 2026

  4. Fase/Kelas : B / 3

  5. Materi : Siklus Hidup Makhluk Hidup (Manusia, Hewan, Tumbuhan)

  6. Kegiatan : Soal Sumatif Harian 2

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat menganalisis hubungan antara bentuk serta fungsi bagian tubuh pada manusia, hewan, dan tumbuhan, serta mensimulasikan siklus hidup makhluk hidup dan dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Peserta didik dapat mengukur pemahaman materi siklus hidup manusia, hewan (metamorfosis), dan tumbuhan berbiji.

  2. Peserta didik dapat mengidentifikasi setiap tahapan pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup secara tepat.


D. SOAL SUMATIF HARIAN 2

I. Pilihan Ganda

  1. Tahap pertumbuhan manusia yang ditandai dengan dimulainya proses belajar berjalan dan berbicara adalah...
    a. Bayi
    b. Balita
    c. Remaja
    d. Lansia

  2. Tahapan siklus hidup manusia setelah masa remaja adalah...
    a. Balita
    b. Anak-anak
    c. Dewasa
    d. Lansia

  3. Bagian tumbuhan berbiji yang berfungsi sebagai calon tumbuhan baru di dalam biji adalah...
    a. Bunga
    b. Daging buah
    c. Embrio
    d. Batang

  4. Urutan siklus hidup tumbuhan apel yang benar adalah...
    a. Bunga  Biji Kecambah Pohon Dewasa
    b. Biji Kecambah Tumbuhan Muda  Tumbuhan Dewasa
    c. Pohon Dewasa Biji  Kecambah Buah
    d. Kecambah  Tumbuhan Muda  Biji Bunga

  5. Hewan yang dalam siklus hidupnya mengalami perubahan bentuk tubuh yang sangat berbeda pada setiap tahapannya mengalami...
    a. Metamorfosis tidak sempurna
    b. Metamorfosis sempurna
    c. Daur hidup tanpa metamorfosis
    d. Adaptasi lingkungan

  6. Urutan metamorfosis sempurna pada kupu-kupu yang tepat adalah...
    a. Telur Pupa Ulat  Kupu-kupu
    b. Telur Ulat (Larva) Kepompong (Pupa) Kupu-kupu (Imago)
    c. Ulat  Telur Kepompong  Kupu-kupu
    d. Telur  Nimfa Imago

  7. Tahap hewan muda pada metamorfosis tidak sempurna yang memiliki bentuk mirip dengan hewan dewasa disebut...
    a. Larva
    b. Pupa
    c. Nimfa
    d. Jentik-jentik

  8. Contoh hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna adalah...
    a. Nyamuk dan Kupu-kupu
    b. Belalang dan Kecoa
    c. Lalat dan Katak
    d. Semut dan Lebah

  9. Contoh hewan yang berkembang biak tanpa mengalami metamorfosis dalam siklus hidupnya adalah...
    a. Katak
    b. Kucing
    c. Kupu-kupu
    d. Nyamuk

  10. Tahap siklus hidup nyamuk yang sering disebut sebagai jentik-jentik berada pada fase...
    a. Telur
    b. Larva
    c. Pupa
    d. Imago


II. Soal Isian Singkat

  1. Tahapan pertumbuhan manusia yang dialami seseorang saat usianya sudah lanjut dan fisik mulai mengalami penurunan dinamakan masa __________.

  2. Proses tumbuhnya akar dan batang kecil keluar dari biji tanaman dinamakan proses __________.

  3. Perubahan bentuk tubuh hewan dari telur hingga dewasa disebut __________.

  4. Tahap berdiam diri/istirahat pada metamorfosis sempurna sebelum menjadi hewan dewasa dinamakan __________ atau kepompong.

  5. Lalat dan nyamuk merupakan contoh hewan yang mengalami jenis metamorfosis __________.

E. KUNCI JAWABAN

Kunci Jawaban Pilihan Ganda:

  1. b. Balita

  2. c. Dewasa

  3. c. Embrio

  4. b. Biji \rightarrow,Kecambah \rightarrow,Tumbuhan Muda rightarrow Tumbuhan Dewasa

  5. b. Metamorfosis sempurna

  6. b. Telur Ulat (Larva)  Kepompong (Pupa)  Kupu-kupu (Imago)

  7. c. Nimfa

  8. b. Belalang dan Kecoa

  9. b. Kucing

  10. b. Larva

Kunci Jawaban Isian:

  1. Lansia

  2. Perkecambahan (Kecambah)

  3. Metamorfosis

  4. Pupa

  5. Sempurna

Dokumentasi kegiatan hari ini