Jumat, 14 Agustus 2026







Hari : Jumat , 14 Agustus 2026

Nama : Fuji Lestari, S. Pd

Fase/Kelas : B/3

Mapel : Ipas dan Seni rupa

Sumatif harian 1 ipas 

🌷 Jumat Ceria, Soleh dan Solehah Kelas 3A 🌷

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, anak-anak Soleh dan Solehah Kelas 3A yang hebat dan luar biasa! 🌟

πŸ“š Pembelajaran hari Jumat:

πŸ”¬ IPAS
Hari ini kita akan melaksanakan Ulangan PH. Kerjakan dengan tenang, teliti, dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Jangan lupa membaca soal dengan baik sebelum menjawab. πŸ’ͺπŸ“–

🎨 Seni Rupa
Kita akan belajar tentang pewarna alami dari tumbuhan. Anak-anak akan mengenal berbagai bahan alam yang dapat menghasilkan warna dan menggunakannya untuk berkarya. 🌿🌈

Motivasi hari ini:
Jangan takut salah dan jangan mudah menyerah. Kesalahan bukan berarti gagal, tetapi kesempatan untuk belajar menjadi lebih baik. Teruslah rajin belajar, berani mencoba, saling membantu, dan selalu berbuat baik kepada teman serta orang tua.

πŸ’– Jadilah anak yang cerdas ilmunya, baik akhlaknya, rajin ibadahnya, dan bermanfaat bagi orang lain.

Semoga hari ini semua kegiatan belajar berjalan lancar dan anak-anak mendapatkan hasil yang terbaik. Ibu percaya kalian pasti bisa! πŸ₯°πŸ’ͺ

🌸 Semangat belajar, Soleh dan Solehah Kelas 3A!
Jujur dalam mengerjakan, percaya diri dalam menjawab, dan selalu berdoa sebelum belajar.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


Image

Image

Image

Image

Image

IPAS KELAS 3 SD

PANCA INDRA MANUSIA

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik memahami bentuk dan fungsi pancaindra serta mampu menjelaskan cara menjaga kesehatan pancaindra dalam kehidupan sehari-hari.

B. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menyebutkan lima pancaindra manusia dengan benar.

  2. Menjelaskan fungsi mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit.

  3. Menghubungkan pancaindra dengan kegiatan sehari-hari.

  4. Menjelaskan cara menjaga kesehatan pancaindra.

  5. Menjawab soal tentang pancaindra dengan benar.

C. MATERI POKOK

Pancaindra manusia terdiri atas:

No.PancaindraFungsi
1πŸ‘️ MataMelihat
2πŸ‘‚ TelingaMendengar
3πŸ‘ƒ HidungMencium atau membau
4πŸ‘… LidahMengecap rasa
5✋ KulitMeraba dan merasakan sentuhan

D. MODEL PEMBELAJARAN

Problem Based Learning (PBL)

Peserta didik diajak memecahkan masalah sederhana, misalnya:

"Mengapa kita tidak dapat melihat ketika berada di tempat yang sangat gelap?"

Kemudian siswa berdiskusi untuk menemukan bahwa mata membutuhkan cahaya untuk melihat.

E. METODE

  • Tanya jawab

  • Pengamatan gambar

  • Diskusi kelompok

  • Demonstrasi sederhana

  • Permainan mencocokkan gambar

  • Latihan soal

  • Penugasan

F. MEDIA PEMBELAJARAN

  1. Gambar pancaindra.

  2. Video pembelajaran.

  3. Kartu gambar mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit.

  4. Benda di sekitar kelas.

  5. LKPD.

  6. Papan tulis/proyektor.

G. APERSEPSI

Guru dapat memulai dengan pertanyaan:

Guru: "Anak-anak, kalau Ibu menunjukkan sebuah bunga, bagaimana kalian bisa mengetahui warna bunga itu?"

Siswa: "Dengan mata."

Guru: "Kalau Ibu membunyikan bel?"

Siswa: "Dengan telinga."

Guru: "Kalau Ibu memberikan jeruk untuk dicium?"

Siswa: "Dengan hidung."

Guru: "Kalau kita makan jeruk, bagian tubuh mana yang merasakan rasanya?"

Siswa: "Lidah."

Guru: "Kalau kita menyentuh air yang dingin?"

Siswa: "Kulit."

Guru kemudian berkata:

"Nah, hari ini kita akan belajar tentang lima pancaindra yang membantu kita mengenal dunia di sekitar kita."

H. MATERI PEMBELAJARAN

1. Apa Itu Pancaindra?

Pancaindra adalah bagian tubuh manusia yang membantu kita menerima informasi dari lingkungan sekitar.

Pancaindra manusia ada lima, yaitu:

πŸ‘️ Mata → untuk melihat
πŸ‘‚ Telinga → untuk mendengar
πŸ‘ƒ Hidung → untuk mencium bau
πŸ‘… Lidah → untuk mengecap rasa
Kulit → untuk meraba dan merasakan sentuhan

2. Mata πŸ‘️

Mata adalah indra penglihatan.

Mata digunakan untuk melihat:

  • warna,

  • bentuk,

  • ukuran,

  • benda yang ada di sekitar kita.

Contoh:
Kita menggunakan mata untuk membaca buku, melihat papan tulis dan melihat warna bunga.

Cara menjaga mata:

  • Membaca dengan pencahayaan yang cukup.

  • Tidak melihat layar terlalu dekat.

  • Tidak mengucek mata dengan tangan kotor.

  • Mengonsumsi makanan bergizi.

3. Telinga πŸ‘‚

Telinga adalah indra pendengaran.

Telinga digunakan untuk mendengar:

  • suara guru,

  • suara teman,

  • bunyi musik,

  • suara kendaraan,

  • bunyi bel sekolah.

Cara menjaga telinga:

  • Tidak memasukkan benda tajam ke telinga.

  • Tidak mendengarkan suara yang terlalu keras.

  • Menjaga kebersihan telinga.

4. Hidung πŸ‘ƒ

Hidung adalah indra penciuman atau pembau.

Hidung digunakan untuk mencium berbagai macam bau.

Contohnya:

🌹 bunga → bau harum
🍲 makanan → aroma makanan
πŸ—‘️ sampah → bau tidak sedap

Hidung juga membantu kita bernapas.

Cara menjaga hidung:

  • Menjaga kebersihan hidung.

  • Tidak memasukkan benda ke dalam hidung.

  • Menjauhi asap dan debu yang berlebihan.

5. Lidah πŸ‘…

Lidah adalah indra pengecap.

Lidah membantu kita mengenali rasa makanan dan minuman.

Contohnya:

🍬 gula → manis
πŸ§‚ garam → asin
πŸ‹ jeruk → asam
πŸƒ pare → pahit

Catatan untuk anak: Lidah memiliki banyak bagian pengecap yang membantu kita merasakan berbagai rasa; tidak perlu menghafalkan peta rasa tertentu pada lidah.

Cara menjaga lidah:

  • Rajin membersihkan mulut dan gigi.

  • Tidak terlalu sering mengonsumsi makanan yang sangat pedas atau terlalu panas.

  • Mengonsumsi makanan bergizi.

6. Kulit ✋

Kulit adalah indra peraba.

Kulit membantu kita merasakan:

  • panas,

  • dingin,

  • kasar,

  • halus,

  • lembut,

  • sentuhan.

Contoh:
Ketika menyentuh es batu, kulit merasakan dingin.

Ketika menyentuh kain, kulit dapat merasakan apakah kain itu halus atau kasar.

Cara menjaga kulit:

  • Mandi secara teratur.

  • Menjaga kebersihan tubuh.

  • Menggunakan pakaian bersih.

  • Berhati-hati agar kulit tidak terluka.

I. KEGIATAN SEDERHANA DI KELAS

Permainan "Siapa Aku?"

Guru membacakan petunjuk.

1. Aku digunakan untuk melihat. Siapakah aku?
Jawab: Mata

2. Aku digunakan untuk mendengar suara. Siapakah aku?
Jawab: Telinga

3. Aku digunakan untuk mencium bau. Siapakah aku?
Jawab: Hidung

4. Aku digunakan untuk merasakan manis dan asin. Siapakah aku?
Jawab: Lidah

5. Aku dapat merasakan panas dan dingin. Siapakah aku?
Jawab: Kulit

J. RANGKUMAN

INGAT 5 PANCA INDRA!

πŸ‘️ MATA → melihat
πŸ‘‚ TELINGA → mendengar
πŸ‘ƒ HIDUNG → mencium
πŸ‘… LIDAH → mengecap
KULIT → meraba

Kelima pancaindra sangat penting bagi kehidupan kita. Oleh karena itu, kita harus selalu menjaga kebersihan dan kesehatannya.

Kata kunci untuk menghafal:

Mata melihat, telinga mendengar, hidung mencium, lidah mengecap, kulit meraba.

K. VIDEO PEMBELAJARAN

video "Pancaindra Manusia | Materi IPAS Kelas 3 SD/MI (Animasi)" yang menjelaskan lima pancaindra dan fungsi dasarnya. (YouTube)

Pancaindra Manusia – Materi IPAS Kelas 3 SD/MI

  mengenal pancaindra manusia. (Guru Kemendikdasmen)

L. LATIHAN SOAL PERSIAPAN ULANGAN

A. Pilihan Ganda

1. Alat indra yang digunakan untuk melihat adalah ....
A. hidung
B. mata
C. telinga
D. kulit

2. Kita dapat mendengar suara guru menggunakan ....
A. mata
B. hidung
C. telinga
D. lidah

3. Ketika mencium aroma bunga, kita menggunakan ....
A. hidung
B. kulit
C. mata
D. telinga

4. Rasa manis pada permen dapat kita rasakan menggunakan ....
A. kulit
B. hidung
C. lidah
D. telinga

5. Ketika memegang es batu, kita merasakan dingin menggunakan ....
A. mata
B. kulit
C. hidung
D. lidah

6. Mata disebut sebagai indra ....
A. pendengaran
B. penciuman
C. penglihatan
D. peraba

7. Telinga berfungsi untuk ....
A. melihat
B. mendengar
C. mencium
D. mengecap

8. Berikut ini yang merupakan cara menjaga kesehatan mata adalah ....
A. membaca di tempat gelap
B. melihat layar dari jarak sangat dekat
C. membaca dengan pencahayaan cukup
D. mengucek mata dengan tangan kotor

9. Kita sebaiknya tidak memasukkan benda tajam ke ....
A. telinga
B. mata
C. kulit
D. lidah

10. Pancaindra manusia berjumlah ....
A. tiga
B. empat
C. lima
D. enam

B. Isian Singkat

11. Mata digunakan untuk ....
12. Telinga digunakan untuk ....
13. Hidung digunakan untuk ....
14. Lidah digunakan untuk ....
15. Kulit digunakan untuk ....

C. Soal HOTS Sederhana

16. Rani sedang makan permen. Ia dapat mengetahui bahwa permen itu manis. Pancaindra apakah yang digunakan Rani? Jelaskan!

17. Budi berada di dalam ruangan yang gelap. Ia sulit melihat benda di sekitarnya. Mengapa hal itu terjadi?

18. Siti mencium bau makanan yang sangat harum dari dapur. Pancaindra apakah yang bekerja? Jelaskan!

19. Andi memegang sebuah benda dengan mata tertutup. Ia dapat mengetahui bahwa benda tersebut terasa kasar. Pancaindra apakah yang digunakan?

20. Mengapa kita harus menjaga kesehatan pancaindra?

M. KUNCI JAWABAN

Pilihan Ganda

  1. B

  2. C

  3. A

  4. C

  5. B

  6. C

  7. B

  8. C

  9. A

  10. C

Isian

  1. melihat

  2. mendengar

  3. mencium/membau

  4. mengecap/merasakan rasa

  5. meraba/merasakan sentuhan

HOTS

  1. Lidah, karena lidah merupakan indra pengecap yang membantu merasakan rasa manis.

  2. Karena mata membutuhkan cahaya untuk melihat dengan jelas.

  3. Hidung, karena hidung merupakan indra penciuman.

  4. Kulit, karena kulit dapat merasakan sentuhan dan tekstur benda.

  5. Karena pancaindra membantu kita melihat, mendengar, mencium, mengecap, dan merasakan lingkungan sehingga harus dijaga agar tetap sehat dan berfungsi dengan baik.

TABEL HAFALAN CEPAT SEBELUM ULANGAN

PancaindraFungsiContoh
πŸ‘️ MataMelihatMembaca buku
πŸ‘‚ TelingaMendengarMendengar suara guru
πŸ‘ƒ HidungMenciumMencium bunga
πŸ‘… LidahMengecapMerasakan manis
✋ KulitMerabaMerasakan dingin

Kalimat hafalan anak-anak:

🌟 MATA untuk MELIHAT
🌟 TELINGA untuk MENDENGAR
🌟 HIDUNG untuk MENCIUM
🌟 LIDAH untuk MENGECAP
🌟 KULIT untuk MERABA



Seni Rupa : Fokusnya pada apresiasi karya seni rupa, pewarna alami dari tumbuhan, serta warna primer dan sekunder.

Image

Image

Image

Image

Image

Image

Image

SENI RUPA KELAS 3 SD

APRESIASI KARYA SENI RUPA DAN PEWARNA ALAMI

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal, mengamati, dan memberikan apresiasi sederhana terhadap karya seni rupa serta mengenal penggunaan bahan alam di lingkungan sekitar sebagai bahan berkarya seni.

Peserta didik juga mampu mengenal warna primer dan sekunder serta mencoba menggunakan pewarna alami dari tumbuhan dalam kegiatan berkarya.

B. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan pengertian apresiasi karya seni rupa dengan bahasa sederhana.

  2. Mengamati dan menyebutkan unsur yang terdapat dalam karya seni rupa.

  3. Menunjukkan sikap menghargai karya seni sendiri dan karya orang lain.

C. MATERI POKOK

1. Apresiasi karya seni rupa

2. Pewarna alami

3. Sumber pewarna alami dari tumbuhan

4. Warna primer

5. Warna sekunder

6. Praktik membuat karya menggunakan pewarna alami

D. MODEL PEMBELAJARAN

Project Based Learning (PjBL)

Peserta didik membuat karya seni sederhana dengan menggunakan pewarna alami dari tumbuhan.

Contoh proyek:

"Lukisan Alam dengan Pewarna Alami"

Siswa membuat gambar sederhana kemudian memberikan warna menggunakan bahan alami.

E. METODE PEMBELAJARAN

  • Tanya jawab

  • Demonstrasi

  • Pengamatan

  • Diskusi

  • Praktik

  • Presentasi

  • Apresiasi karya

F. MEDIA PEMBELAJARAN

  1. Gambar karya seni rupa.

  2. Video pembelajaran.

  3. Kertas gambar.

  4. Kuas kecil.

  5. Palet atau wadah kecil.

  6. Air.

  7. Bahan pewarna alami dari tumbuhan.

  8. Pensil.

  9. Contoh karya siswa.

G. APERSEPSI

Guru menunjukkan gambar sebuah lukisan kepada siswa.

Kemudian guru bertanya:

"Anak-anak, apakah kalian pernah melihat lukisan?"

"Menurut kalian, apakah sebuah gambar akan terlihat lebih menarik jika diberi warna?"

"Dari mana kita bisa mendapatkan warna selain membeli cat?"

Guru menunjukkan kunyit, daun suji, dan bunga telang.

Guru berkata:

"Ternyata alam di sekitar kita dapat memberikan warna. Hari ini kita akan belajar menghargai karya seni dan mengenal warna yang dapat dibuat dari tumbuhan."

H. MATERI PEMBELAJARAN

1. Apresiasi Karya Seni Rupa

Apresiasi berarti mengamati, memahami, menghargai, dan memberikan tanggapan terhadap sebuah karya seni.

Ketika melihat karya teman, kita harus menghargainya.

Contoh sikap apresiasi:

  • Memuji karya teman dengan sopan.

  • Tidak mengejek karya orang lain.

  • Memberikan saran dengan bahasa yang baik.

  • Menjaga karya seni agar tidak rusak.

  • Menghargai usaha orang yang membuat karya.

Contoh kalimat apresiasi:

🌟 "Gambarmu sangat menarik."

🌟 "Saya suka perpaduan warnanya."

🌟 "Gambarmu sudah bagus, akan lebih menarik jika ditambahkan warna."

2. Apa Itu Pewarna Alami?

Pewarna alami adalah bahan pewarna yang berasal dari alam, misalnya tumbuhan.

Beberapa tumbuhan dapat menghasilkan warna yang dapat digunakan untuk berkarya seni.

Contohnya:

Bahan tumbuhanWarna yang dihasilkan
🌱 Daun sujiHijau
🟑 KunyitKuning
πŸ¦‹ Bunga telangBiru
❤️ Buah naga merahMerah/pink
🟣 Ubi unguUngu
πŸ‚ Daun jatiMerah kecokelatan

Catatan: Warna yang dihasilkan dapat berbeda-beda tergantung jenis bahan, jumlah bahan, dan cara pengolahannya.

3. Cara Sederhana Membuat Pewarna Alami

Contoh: Pewarna kuning dari kunyit

Bahan:

  • Kunyit

  • Air

  • Wadah kecil

Cara:

  1. Cuci kunyit.

  2. Parut atau haluskan kunyit.

  3. Campurkan dengan sedikit air.

  4. Saring jika diperlukan.

  5. Masukkan air kunyit ke dalam wadah.

  6. Pewarna siap digunakan.

Contoh pewarna hijau dari daun suji

Daun suji dapat dihaluskan dengan sedikit air kemudian disaring untuk mendapatkan cairan berwarna hijau.

4. Warna Primer

Warna primer adalah warna dasar yang tidak diperoleh dari pencampuran warna lain.

Untuk pembelajaran seni rupa dasar, warna primer yang perlu dikenal adalah:

πŸ”΄ Merah

🟑 Kuning

πŸ”΅ Biru

INGAT!

MERAH – KUNING – BIRU

5. Warna Sekunder

Warna sekunder diperoleh dari pencampuran dua warna primer.

Contoh:

πŸ”΄ Merah + 🟑 Kuning = 🟠 Oranye

🟑 Kuning + πŸ”΅ Biru = 🟒 Hijau

πŸ”΄ Merah + πŸ”΅ Biru = 🟣 Ungu

Tabel pencampuran warna

Warna 1Warna 2Hasil
MerahKuningOranye
KuningBiruHijau
MerahBiruUngu

Cara mudah menghafal:

Merah + Kuning = Oranye
Kuning + Biru = Hijau
Merah + Biru = Ungu

6. Hubungan Pewarna Alami dengan Seni Rupa

Tumbuhan di sekitar kita dapat dimanfaatkan sebagai sumber warna.

Contohnya, siswa dapat membuat gambar bunga kemudian mewarnainya menggunakan:

🌱 Daun suji → hijau
🟑 Kunyit → kuning
πŸ¦‹ Bunga telang → biru
🟣 Ubi ungu → ungu

Dengan kegiatan tersebut, kita belajar seni sekaligus belajar memanfaatkan bahan alam.

I. KEGIATAN APRESIASI KARYA

Guru menampilkan beberapa karya siswa.

Siswa diminta menjawab:

  1. Apa yang kamu lihat pada gambar?

  2. Warna apa yang paling banyak digunakan?

  3. Bagian mana yang paling kamu sukai?

  4. Apakah karya tersebut menggunakan warna alami?

  5. Bagaimana cara memberikan apresiasi kepada pembuat karya?

Tugas berbicara:

Setiap siswa memilih satu karya teman kemudian mengatakan:

"Saya menyukai karya ini karena ...."

J. VIDEO PEMBELAJARAN

Untuk pembelajaran di kelas, Ibu dapat mencari video dengan kata kunci:

"Pewarna alami dari tumbuhan untuk anak SD"

atau

"Warna primer dan sekunder kelas 3 SD"

Video sebaiknya dipilih yang memperlihatkan proses pencampuran warna dan contoh penggunaan bahan alam agar siswa lebih mudah memahami materi.

K. LATIHAN SOAL

A. Pilihan Ganda

1. Menghargai dan memberikan tanggapan terhadap karya seni disebut ....

A. apresiasi
B. dekorasi
C. imitasi
D. ilustrasi

2. Salah satu contoh sikap menghargai karya teman adalah ....

A. mengejek
B. merusaknya
C. memujinya dengan sopan
D. membuangnya

3. Berikut yang termasuk pewarna alami adalah ....

A. tinta printer
B. kunyit
C. spidol
D. cat tembok

4. Kunyit dapat menghasilkan warna ....

A. biru
B. kuning
C. hijau
D. hitam

5. Daun suji dapat digunakan sebagai sumber warna ....

A. hijau
B. merah
C. biru
D. ungu

6. Warna primer terdiri atas ....

A. merah, kuning, biru
B. hijau, ungu, oranye
C. merah, hijau, ungu
D. kuning, hijau, oranye

7. Merah dicampur kuning menghasilkan ....

A. hijau
B. ungu
C. oranye
D. biru

8. Kuning dicampur biru menghasilkan ....

A. hijau
B. merah
C. ungu
D. oranye

9. Merah dicampur biru menghasilkan ....

A. hijau
B. ungu
C. kuning
D. oranye

10. Bahan alami yang dapat menghasilkan warna biru adalah ....

A. kunyit
B. daun suji
C. bunga telang
D. daun jati

L. ISIAN

11. Warna dasar yang tidak diperoleh dari pencampuran warna lain disebut warna ....

12. Merah + kuning menghasilkan warna ....

13. Kuning + biru menghasilkan warna ....

14. Merah + biru menghasilkan warna ....

15. Contoh tumbuhan yang dapat digunakan sebagai pewarna alami adalah ....

M. SOAL HOTS SEDERHANA

16. Dita mempunyai kunyit, daun suji, dan bunga telang. Ia ingin membuat tiga warna alami. Warna apa saja yang dapat dibuat Dita?

17. Andi melihat karya temannya. Menurut Andi, warna pada karya tersebut kurang menarik. Bagaimana sebaiknya Andi memberikan tanggapan?

18. Siti mencampurkan warna merah dan kuning. Ia mendapatkan warna oranye. Mengapa warna tersebut dapat terbentuk?

19. Mengapa kita dapat memanfaatkan tumbuhan sebagai pewarna alami dalam kegiatan seni?

20. Jika kamu ingin membuat gambar pemandangan menggunakan pewarna alami, tumbuhan apa saja yang dapat kamu manfaatkan? Jelaskan warna yang mungkin dihasilkan.

N. KUNCI JAWABAN

Pilihan Ganda

  1. A

  2. C

  3. B

  4. B

  5. A

  6. A

  7. C

  8. A

  9. B

  10. C

Isian

  1. primer

  2. oranye

  3. hijau

  4. ungu

  5. Contoh: kunyit, daun suji, bunga telang, ubi ungu, daun jati.

HOTS

  1. Kunyit menghasilkan kuning, daun suji menghasilkan hijau, dan bunga telang dapat menghasilkan biru.

  2. Memberikan tanggapan dengan sopan, misalnya: "Karyamu sudah bagus. Menurut saya, akan lebih menarik jika menggunakan perpaduan warna yang lebih banyak."

  3. Karena merah dan kuning merupakan warna primer yang jika dicampurkan menghasilkan warna sekunder, yaitu oranye.

  4. Karena beberapa tumbuhan mengandung zat warna alami yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan warna.

  5. Contoh: daun suji untuk hijau, kunyit untuk kuning, bunga telang untuk biru, dan ubi ungu untuk ungu.

O. RANGKUMAN UNTUK SISWA

🎨 APRESIASI = menghargai karya seni.

🌿 PEWARNA ALAMI = pewarna yang berasal dari alam.

πŸ”΄ MERAH + KUNING = ORANYE

🟑 KUNING + BIRU = HIJAU

πŸ”΅ BIRU + MERAH = UNGU

Warna primer:

πŸ”΄ Merah
🟑 Kuning
πŸ”΅ Biru

Warna sekunder:

🟠 Oranye
🟒 Hijau
🟣 Ungu

Contoh pewarna dari tumbuhan:

🌱 Daun suji → hijau
🟑 Kunyit → kuning
πŸ¦‹ Bunga telang → biru
🟣 Ubi ungu → ungu

Pesan untuk siswa:

🌈 "Mari menghargai karya seni teman, berani berkarya, dan memanfaatkan kekayaan alam di sekitar kita dengan bijak."


0 komentar:

Posting Komentar