KELAS III . B
GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji hanya milik Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat sehat, iman, dan kesempatan untuk berkumpul kembali di hari kedua sekolah ini. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan kita semua sebagai umatnya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Anak-anak yang sholeh dan sholehah,
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat dan semangat ya!
Hari ini kita sudah belajar seperti biasakalian. semoga kalian semakin semangat belajar, berteman dengan baik, dan menunjukkan akhlak yang mulia. Ingatlah, anak-anak, bahwa menuntut ilmu adalah ibadah. Rasulullah SAW bersabda:
"Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim." (HR. Ibnu Majah)
Jadi, mari kita awali hari ini dengan niat yang baik, semangat belajar, dan tidak lupa berdoa. Semoga Allah SWT memberikan kita ilmu yang bermanfaat
Mapel : Seni Rupa
Tujuan pembelajatsn : Murid dapat penjelasan dan contoh penerapan penggunaan alat dan bahan dari lingkungan sekitar untuk membuat karya dua dimensi dan tiga dimensi
Media pembelajaran : hasil karya 2 dimensi dan 3 dimensi, video
Metode pembelajaran : kontekstual, diskusi kelompok
A. Karya Dua Dimensi (2D)
Karya dua dimensi adalah karya yang hanya memiliki panjang dan lebar (datar).



Contoh Penerapan
1. Kolase dari bahan alam
Bahan: daun kering, biji-bijian, pasir, kertas bekas
Alat: lem, gunting, kertas gambar
Cara: menyusun bahan alam di atas kertas membentuk gambar (hewan, tumbuhan, rumah).
2. Mozaik sederhana
Bahan: kulit telur, biji jagung, kacang hijau
Alat: lem, pensil
Manfaat: melatih ketelitian dan kesabaran.
3. Menggambar dengan bahan alami
Bahan: ampas kopi/teh, kunyit, daun suji
Alat: kuas, wadah air
Nilai: mengenal pewarna alami dan hidup sederhana.
B. Karya Tiga Dimensi (3D)
Karya tiga dimensi adalah karya yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi (bervolume).




Contoh Penerapan
1. Miniatur rumah dari kardus
Bahan: kardus bekas, stik es krim
Alat: gunting, lem
Nilai karakter: kerja keras dan tanggung jawab.
2. Tempat pensil dari botol bekas
Bahan: botol plastik, kain perca/kertas warna
Alat: gunting, lem
Manfaat: mengurangi sampah dan melatih kreativitas.
3. Patung sederhana dari bahan lunak
Bahan: tanah liat, adonan tepung
Alat: tangan, alat cetak sederhana
Bentuk: hewan, buah, atau tokoh sederhana.
C. Nilai yang Dikembangkan
Melalui kegiatan ini, siswa belajar:
🌱 Peduli lingkungan (memanfaatkan bahan sekitar)
💪 Kerja keras (menyelesaikan karya)
🎯 Tanggung jawab (menggunakan alat dengan benar)
💡 Hidup sederhana & anti korupsi (tidak berlebihan, memanfaatkan yang ada)
Tujuan pembelakaran : murid dapat menjelaskan Tradisi Masyarakat di Sekitar Kita, disusun dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami siswa.Tradisi Masyarakat di Sekitar Kita
Media pembelajaran : vedio, ppt
Metode pembelajaran : tanya jawab dan diskusi




1. Pengertian Tradisi
Tradisi adalah kebiasaan atau kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat secara turun-temurun dan masih dilestarikan sampai sekarang.
Tradisi biasanya dilakukan bersama-sama dan memiliki nilai kebaikan.
2. Contoh Tradisi di Sekitar Kita
a. Gotong Royong
Gotong royong adalah kegiatan bekerja bersama-sama, misalnya:
Membersihkan lingkungan
Memperbaiki jalan
Membersihkan selokan
👉 Manfaat: pekerjaan menjadi ringan dan mempererat persatuan.
b. Tradisi Selametan / Syukuran
Selametan dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan, misalnya:
Syukuran kelahiran
Syukuran rumah baru
Syukuran panen
👉 Nilai yang diajarkan: bersyukur dan kebersamaan.
c. Tradisi Adat Daerah
Setiap daerah memiliki tradisi adat yang berbeda, seperti:
Upacara adat
Pakaian adat
Tarian daerah
👉 Tradisi adat menunjukkan keanekaragaman budaya Indonesia.
d. Tradisi Bersih Desa
Bersih desa dilakukan dengan membersihkan lingkungan desa bersama-sama.
Biasanya dilakukan sebelum acara tertentu.
👉 Manfaat: lingkungan menjadi bersih dan sehat.
3. Manfaat Tradisi bagi Masyarakat
Tradisi memiliki banyak manfaat, antara lain:
Menjaga kebersamaan
Menumbuhkan sikap tolong-menolong
Melestarikan budaya
Mengajarkan sikap peduli dan tanggung jawab
4. Sikap Kita terhadap Tradisi
Sebagai siswa, sikap yang baik terhadap tradisi adalah:
Menghormati tradisi daerah lain
Ikut melestarikan tradisi di lingkungan sekitar
Tidak mengejek tradisi yang berbeda
5. Kesimpulan
Tradisi masyarakat adalah kebiasaan baik yang perlu dijaga dan dilestarikan.
Dengan mengenal tradisi, kita belajar hidup rukun dan saling menghargai.
0 komentar:
Posting Komentar