Selasa, 21 Juli 2026 - 3A




Hari : Selasa, 21Juli 2026

KELAS III . A

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, sholih sholiha yang hebat.

Selamat datang di hari pertama sekolah. Hari ini adalah awal dari perjalanan baru yang penuh dengan ilmu, pengalaman, persahabatan, dan impian yang akan kita raih bersama.

Ibu Guru mengucapkan selamat datang kembali. Semoga kalian hadir dengan hati yang gembira, semangat yang baru, dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kemarin.

Ingatlah, setiap langkah kecil yang kalian ambil hari ini adalah bagian dari kesuksesan di masa depan. Jangan takut untuk mencoba, jangan malu untuk bertanya, dan jangan pernah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Kesalahan bukanlah akhir, melainkan kesempatan untuk belajar dan berkembang.

Mari kita jadikan sekolah sebagai tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Saling menghormati, saling membantu, serta saling menyemangati agar setiap hari menjadi hari yang bermakna.

Yakinlah bahwa setiap anak memiliki kelebihan dan potensi yang luar biasa. Tugas kalian adalah terus belajar, berusaha, dan berdoa. Tidak perlu menjadi yang paling hebat hari ini, tetapi teruslah menjadi lebih baik dari diri sendiri setiap harinya.

Mari kita awali tahun pelajaran ini dengan senyuman, semangat, disiplin, dan rasa syukur. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, kesehatan, dan keberkahan dalam setiap langkah kita.

Selamat belajar, selamat mengukir prestasi, dan selamat meraih cita-cita. Hari ini adalah awal yang indah untuk masa depan yang gemilang.

Materi Matematika Kelas III

Topik: Mengenal Bilangan Cacah Lebih dari 1.000

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengenal bilangan cacah lebih dari 1.000.

  2. Membaca dan menulis lambang bilangan cacah sampai 10.000.

  3. Menentukan nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan, ribuan) pada suatu bilangan.

Materi Pembelajaran

Pengertian Bilangan Cacah

Bilangan cacah adalah bilangan yang dimulai dari 0, 1, 2, 3, 4, ... dan terus bertambah tanpa batas.

Contoh bilangan cacah lebih dari 1.000:

  • 1.245

  • 2.367

  • 5.890

  • 8.999

Nilai Tempat Bilangan

Contoh: 4.582

AngkaNilai Tempat
4Ribuan
5Ratusan
8Puluhan
2Satuan

Dibaca: Empat ribu lima ratus delapan puluh dua.


Media Pembelajaran

  • Kartu angka (0–9).

  • Blok nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan, ribuan).

  • Papan tulis dan spidol.

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

  • PowerPoint atau gambar bilangan.

  • Video pembelajaran tentang nilai tempat.

Metode Pembelajaran

  • Ceramah interaktif.

  • Tanya jawab.

  • Demonstrasi menggunakan kartu angka atau blok nilai tempat.

  • Diskusi kelompok.

  • Latihan soal dan penugasan.

Contoh Latihan

  1. Tuliskan dengan huruf:

    • 2.456 = ______________________

  2. Tentukan nilai tempat angka 7 pada bilangan 7.384!

  3. Beri tanda >, <, atau =

    • 3.245 .... 3.542

    • 6.120 .... 6.120

  4. Urutkan dari yang terkecil:

    • 2.450, 1.980, 3.120, 2.100

Penilaian

Pengetahuan

  • Menjawab soal tentang membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan.

Keterampilan

  • Menyusun kartu angka menjadi bilangan lebih dari 1.000.

  • Menjelaskan nilai tempat suatu bilangan.

Sikap

  • Aktif bertanya dan berdiskusi.

  • Teliti dan percaya diri saat mengerjakan tugas.



Materi Pendidikan Pancasila Kelas III

Materi: Mengenal Makna Sila-Sila Pancasila dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:
Mengidentifikasi makna sila-sila Pancasila dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan masyarakat.

Materi Pembelajaran

A. Pengertian Pancasila

Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang menjadi pedoman dalam bersikap, bertindak, dan hidup bermasyarakat. Pancasila terdiri atas lima sila yang memiliki makna dan nilai luhur.

B. Makna Sila-Sila Pancasila

1. Sila Pertama

Ketuhanan Yang Maha Esa

Makna:

  • Percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

  • Menghormati pemeluk agama lain.

  • Hidup rukun meskipun berbeda agama.

Contoh penerapan:

  • Berdoa sebelum dan sesudah belajar.

  • Beribadah sesuai agama masing-masing.

  • Menghormati teman yang sedang beribadah.

2. Sila Kedua

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Makna:

  • Menghargai sesama manusia.

  • Bersikap sopan dan santun.

  • Saling membantu.

Contoh penerapan:

  • Menolong teman yang kesulitan.

  • Tidak mengejek teman.

  • Bersikap ramah kepada semua orang.

3. Sila Ketiga

Persatuan Indonesia

Makna:

  • Mencintai tanah air.

  • Menjaga persatuan dan kesatuan.

  • Menghargai keberagaman.

Contoh penerapan:

  • Bermain bersama tanpa membeda-bedakan teman.

  • Mengikuti upacara bendera dengan tertib.

  • Menjaga kerukunan di lingkungan sekitar.

4. Sila Keempat

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Makna:

  • Menyelesaikan masalah dengan musyawarah.

  • Menghargai pendapat orang lain.

  • Tidak memaksakan kehendak.

Contoh penerapan:

  • Bermusyawarah memilih ketua kelas.

  • Mendengarkan pendapat teman saat diskusi.

  • Menerima hasil musyawarah dengan lapang dada.

5. Sila Kelima

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Makna:

  • Bersikap adil.

  • Berbagi dengan sesama.

  • Menghormati hak dan kewajiban.

Contoh penerapan:

  • Bergantian menggunakan fasilitas sekolah.

  • Membagi tugas piket secara adil.

  • Tidak pilih kasih dalam berteman.

Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Di Rumah

  • Berdoa sebelum makan.

  • Membantu orang tua.

  • Menghormati anggota keluarga.

  • Berbagi dengan saudara.

Di Sekolah

  • Menghormati guru dan teman.

  • Melaksanakan piket kelas.

  • Bermusyawarah saat bekerja kelompok.

  • Tidak membeda-bedakan teman.

Di Masyarakat

  • Ikut kerja bakti.

  • Menjaga kebersihan lingkungan.

  • Menghormati tetangga yang berbeda agama.

  • Menolong orang yang membutuhkan.

Media Pembelajaran

  • Gambar lambang Garuda Pancasila.

  • Gambar simbol setiap sila Pancasila.

  • Kartu bergambar contoh penerapan sila Pancasila.

  • Video pendek tentang pengamalan Pancasila.

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

  • PowerPoint atau poster Pancasila.

Metode Pembelajaran

  • Ceramah interaktif.

  • Tanya jawab.

  • Diskusi kelompok.

  • Demonstrasi menggunakan kartu gambar.

  • Bermain peran (role play) tentang penerapan nilai Pancasila.

  • Penugasan individu.

Latihan Soal

A. Pilihan Ganda

1. Bunyi sila pertama Pancasila adalah ....
a. Persatuan Indonesia
b. Ketuhanan Yang Maha Esa
c. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
d. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

2. Contoh pengamalan sila kedua adalah ....
a. Berdoa sebelum belajar
b. Menolong teman yang jatuh
c. Mengikuti upacara bendera
d. Bermusyawarah memilih ketua kelas

3. Bermusyawarah merupakan pengamalan sila ke ....
a. Satu
b. Dua
c. Tiga
d. Empat

4. Mengikuti kerja bakti di lingkungan merupakan contoh pengamalan sila ....
a. Ketiga
b. Kedua
c. Pertama
d. Kelima

5. Bersikap adil kepada semua teman merupakan pengamalan sila ....
a. Pertama
b. Kedua
c. Keempat
d. Kelima

B. Isian Singkat

  1. Dasar negara Indonesia adalah ____________.

  2. Lambang sila ketiga adalah ____________.

  3. Sebelum belajar sebaiknya kita ____________.

  4. Menolong teman merupakan pengamalan sila ke-________.

  5. Bermusyawarah dilakukan untuk mencapai ____________.

C. Uraian

  1. Jelaskan makna sila pertama Pancasila!

  2. Sebutkan dua contoh penerapan sila kedua di sekolah!

  3. Mengapa kita harus menjaga persatuan di sekolah?

  4. Bagaimana cara menerapkan sila keempat saat belajar kelompok?

  5. Sebutkan tiga contoh pengamalan sila kelima di rumah!

Penilaian

Pengetahuan

  • Menjawab soal pilihan ganda, isian, dan uraian tentang makna sila-sila Pancasila.

Keterampilan

  • Mengelompokkan contoh perilaku sesuai sila Pancasila.

  • Memeragakan contoh penerapan nilai Pancasila melalui bermain peran.

Sikap

  • Menunjukkan sikap saling menghormati, bekerja sama, jujur, disiplin, dan bertanggung jawab selama proses pembelajaran.


Materi Bahasa Indonesia Kelas III SD

Materi: Menemukan Manfaat Permainan Tradisional (Lompat Tali dan Engklek)

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Mengidentifikasi informasi tentang permainan lompat tali dan engklek melalui kegiatan membaca atau menyimak.

  2. Menemukan manfaat permainan lompat tali dan engklek bagi kesehatan, kerja sama, dan kebersamaan.

  3. Menyampaikan manfaat permainan lompat tali dan engklek secara lisan maupun tulisan menggunakan kalimat sederhana.

  4. Menunjukkan sikap bekerja sama, sportif, dan saling menghargai saat bermain.

Mapel Bahasa Indonesia 

Materi Pembelajaran

Bermain Lompat Tali dan Engklek di Halaman Rumah

Bermain merupakan kegiatan yang menyenangkan. Selain membuat tubuh menjadi sehat, bermain juga dapat melatih keterampilan dan kerja sama. Dua permainan tradisional yang masih sering dimainkan adalah lompat tali dan engklek.

1. Permainan Lompat Tali

Lompat tali biasanya dimainkan oleh beberapa anak. Tali dibuat dari rangkaian karet gelang. Dua anak memegang tali, sedangkan anak lainnya melompat melewati tali tersebut.

Manfaat permainan lompat tali:

  • Menyehatkan tubuh.

  • Melatih keseimbangan.

  • Melatih kelincahan.

  • Melatih keberanian.

  • Menumbuhkan sikap sportif.

2. Permainan Engklek

Engklek dimainkan di atas gambar kotak-kotak yang dibuat di tanah atau lantai menggunakan kapur. Pemain melompat dengan satu kaki sambil mengambil gaco (batu kecil).

Manfaat permainan engklek:

  • Melatih keseimbangan tubuh.

  • Melatih konsentrasi.

  • Melatih ketelitian.

  • Menumbuhkan sikap sabar.

  • Melatih kerja sama dan kebersamaan dengan teman.

Pesan dari Permainan Tradisional

Permainan tradisional mengajarkan kita untuk:

  • Bermain dengan jujur.

  • Mematuhi aturan permainan.

  • Menghargai teman.

  • Bekerja sama.

  • Menjaga persahabatan.

Media Pembelajaran

  • Gambar atau poster permainan lompat tali dan engklek.

  • Video pendek tentang permainan tradisional.

  • Tali karet untuk praktik lompat tali.

  • Kapur dan halaman sekolah untuk membuat arena engklek.

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

  • Buku Bahasa Indonesia Kelas III.

Metode Pembelajaran

  • Ceramah interaktif.

  • Membaca bersama.

  • Tanya jawab.

  • Diskusi kelompok.

  • Demonstrasi atau praktik bermain lompat tali dan engklek.

  • Penugasan individu.

Latihan Soal

A. Pilihan Ganda

1. Permainan lompat tali menggunakan tali yang terbuat dari ....
a. Plastik
b. Benang
c. Karet gelang
d. Rotan

2. Salah satu manfaat bermain engklek adalah ....
a. Melatih keseimbangan tubuh
b. Melatih memasak
c. Melatih menulis
d. Melatih bernyanyi

3. Saat bermain kita harus ....
a. Bertengkar dengan teman
b. Curang agar menang
c. Menghargai teman
d. Bermain sendiri

4. Bermain lompat tali dapat melatih ....
a. Kelincahan tubuh
b. Membaca
c. Menggambar
d. Menjahit

5. Permainan engklek dimainkan dengan cara ....
a. Berlari bersama
b. Melompat pada kotak-kotak
c. Berenang
d. Memanjat pohon

B. Isian Singkat

  1. Lompat tali dapat membuat tubuh menjadi __________.

  2. Engklek dimainkan di atas gambar __________.

  3. Saat bermain kita harus mematuhi __________ permainan.

  4. Bermain bersama dapat menumbuhkan sikap __________.

  5. Batu kecil yang digunakan dalam permainan engklek disebut __________.

C. Uraian

  1. Sebutkan tiga manfaat bermain lompat tali!

  2. Apa manfaat bermain engklek bagi tubuh?

  3. Mengapa kita harus bersikap sportif saat bermain?

  4. Apa yang harus dilakukan jika teman kalah dalam permainan?

  5. Tuliskan pengalamanmu bermain permainan tradisional bersama teman atau keluarga!

Penilaian

Pengetahuan

  • Menjawab pertanyaan tentang isi bacaan dan manfaat permainan tradisional.

Keterampilan

  • Menceritakan kembali manfaat permainan lompat tali dan engklek secara lisan atau tulisan.

Sikap

  • Menunjukkan sikap jujur, sportif, bekerja sama, disiplin, dan menghargai teman selama kegiatan pembelajaran dan bermain.




0 komentar:

Posting Komentar