Postingan 3_Bahasa Indonesia , Senin, 02 November 2026




🌸 Sapaan Pagi Ananda Sholih-Sholiha Kelas 3A 🌸

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh πŸ€—

Apa kabar, anak-anak hebat kelas 3A? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah Swt. πŸ’–

Anak-anak sholih dan sholiha, jangan lupa untuk selalu berbuat kebaikan, peduli terhadap sesama, dan menjaga kebersihan lingkungan. πŸ₯°

✨ Yuk, biasakan diri untuk:
🌷 Menolong teman yang membutuhkan.
🌷 Menjaga kebersihan kelas dan lingkungan.
🌷 Bertutur kata yang baik dan menjaga ucapan agar tidak menyakiti hati teman.
🌷 Saling menghargai, menyayangi, dan menjaga satu sama lain.
🌷 Selalu jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta rajin beribadah.

🌟 Motivasi hari ini:
“Jadilah anak yang tidak hanya cerdas dalam ilmu, tetapi juga indah dalam akhlak. Kebaikan kecil yang kita lakukan dengan ikhlas dapat membawa kebahagiaan bagi orang lain.”

Jangan lupa salat tepat waktu, berdoa, dan murojaah hafalan surah-surah pendek, ya, anak-anak. Semoga setiap langkah kita menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan. πŸ€²πŸ’•

Tetap semangat belajar, teruslah berbuat baik, dan jadilah kebanggaan orang tua serta guru. Ibu Guru percaya, anak-anak kelas 3A pasti bisa menjadi generasi yang sholih, cerdas, peduli, dan berakhlak mulia. 🌈✨

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sayang,
Ibu Guru Kelas 3A ❤️

A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

  3. Hari/Tanggal : Senin, 2 November 2026

  4. Fase/Kelas : Fase B / Kelas 3

  5. Materi : Sikap Tubuh atau Gestur Saat Berbicara (Topik: Kontak Mata, Posisi Badan, dan Mimik Wajah)

  6. Pertemuan Ke- : 4 (Keempat)

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN Peserta didik mampu menggunakan sikap tubuh atau gestur yang baik saat berbicara, yang mencakup kontak mata, posisi badan yang tegap, serta mimik wajah yang ramah dan sesuai dengan pesan yang disampaikan.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum Peserta didik dapat memahami dan mempraktikkan unsur-unsur penting dalam sikap tubuh/gestur saat berbicara, meliputi kontak mata, posisi badan, dan mimik wajah agar komunikasi menjadi lebih santun dan percaya diri.

  2. TP Ma-Mi-Joy Melalui kegiatan demonstrasi dan praktik berbicara di depan kelas secara menyenangkan (Ma-Mi-Joy), peserta didik dapat menunjukkan sikap tubuh yang baik, tersenyum ramah, serta menjaga kontak mata dengan teman sebaya.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Peserta didik mengamati penjelasan guru mengenai pentingnya bahasa tubuh (gestur) saat berbicara kepada orang lain.

  2. Peserta didik mengenal tiga komponen utama sikap tubuh: kontak mata (menatap lawan bicara), posisi badan (berdiri atau duduk tegap), dan mimik wajah (ekspresi wajah yang ramah).

  3. Peserta didik melakukan latihan sederhana menatap mata teman sebaya sambil tersenyum ramah secara bergiliran.

  4. Peserta didik mempraktikkan cara menyapa atau menyampaikan kalimat sederhana dengan posisi badan tegap dan mimik wajah yang ceria di depan kelas.

E. APERSEPSI SINGKAT Guru membuka pelajaran dengan melakukan simulasi kecil: berdiri membungkuk dengan wajah cemberut sambil berbicara, lalu membandingkannya dengan berdiri tegap, tersenyum, dan menatap siswa. Guru bertanya: "Anak-anak, cara berbicara yang manakah yang membuat kalian merasa dihargai dan nyaman?" Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan pentingnya menjaga kontak mata, posisi badan, dan mimik wajah saat berbicara.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an/Kebesaran Allah Allah SWT berfirman dalam QS. Luqman ayat 18:

"Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri."
Keterkaitan: Melalui materi ini, peserta didik diajarkan untuk bersikap rendah hati, ramah, dan menghargai orang lain melalui bahasa tubuh yang sopan—seperti tidak memalingkan muka dan selalu menunjukkan ekspresi wajah yang baik (tersenyum) saat diajak berbicara.

  1. Penjabaran Materi Sikap tubuh atau gestur sangat membantu memperjelas maksud pembicaraan kita. Tiga unsur penting dalam sikap tubuh saat berbicara meliputi:

  • Kontak Mata: Menatap ke arah lawan bicara (mata atau area wajah) dengan wajar untuk menunjukkan perhatian, rasa hormat, dan kesungguhan.

  • Posisi Badan: Berdiri atau duduk dengan tegap (tidak membungkuk atau bersandar terlalu lemas) agar terlihat percaya diri dan siap berkomunikasi.

  • Mimik Wajah: Menyesuaikan ekspresi wajah dengan isi pembicaraan (misalnya tersenyum saat menyapa atau menyampaikan berita baik) agar pendengar merasa senang.

  1. Video Pembelajaran

  • (Link video pembelajaran interaktif mengenai contoh sikap tubuh dan gestur yang baik saat berbicara dapat disematkan di sini).

  1. Media/Alat Peraga

  • PPT (PowerPoint) materi sikap tubuh dan gestur berbicara

  • Cermin kecil atau kartu ekspresi wajah

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

  1. Post Test Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat!

  2. Mengapa kita perlu menjaga kontak mata saat berbicara dengan teman atau guru?

  3. Bagaimana posisi badan yang benar saat kita sedang berbicara di depan kelas?

  4. Apa manfaat menunjukkan mimik wajah yang ramah (tersenyum) saat menyapa orang lain?

G. KESIMPULAN / REFLEKSI Kesimpulan/Refleksi :

  1. Kesimpulan Berbicara yang santun tidak hanya menggunakan kata-kata yang baik dan suara yang jelas, tetapi juga harus didukung oleh sikap tubuh (gestur) yang sopan, seperti posisi badan tegap, kontak mata yang baik, serta mimik wajah yang ramah.

  2. Refleksi

  • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias berlatih menatap mata teman dan tersenyum ramah saat melakukan praktik dialog singkat.

  • Kendala yang ditemukan: Beberapa siswa masih terlihat malu-malu dan menunduk ke lantai saat harus berbicara di depan kelas.

  • Respons/keterlibatan peserta didik: Sangat aktif dan interaktif selama sesi simulasi berdiri tegap di depan kelas.

  • Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan pujian dan penguatan positif kepada siswa yang malu-malu agar keberanian serta rasa percaya diri mereka semakin terlatih.

  1. Capaian Tujuan Pembelajaran

  • Jumlah peserta didik tuntas : ... peserta didik

  • Jumlah peserta didik belum tuntas : ... peserta didik

  • Tindak lanjut: Memberikan bimbingan personal secara persuasif dan latihan tambahan ringan agar siswa yang belum tuntas lebih terbiasa berdiri tegap serta melakukan kontak mata.

0 komentar:

Posting Komentar