Senin, 17 November 2025


   

Hari :  Senin , 17 November 2025.

KELAS III . B

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji hanya milik Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat sehat, iman, dan kesempatan untuk berkumpul kembali di hari kedua sekolah ini. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan kita semua sebagai umatnya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Anak-anak yang sholeh dan sholehah,
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat dan semangat ya!

Hari ini kita sudah belajar seperti biasakalian. semoga kalian semakin semangat belajar, berteman dengan baik, dan menunjukkan akhlak yang mulia. Ingatlah, anak-anak, bahwa menuntut ilmu adalah ibadah. Rasulullah SAW bersabda:
"Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim." (HR. Ibnu Majah)

Jadi, mari kita awali hari ini dengan niat yang baik, semangat belajar, dan tidak lupa berdoa. Semoga Allah SWT memberikan kita ilmu yang bermanfaat dan hati yang selalu bersyukur.

Selamat belajar, anak-anak hebat! Semoga hari ini menjadi hari yang penuh kebaikan dan keberkahan. 

Mapel : Matematika 

Tujuan Pembelajaran

  1. Menjelaskan pengertian faktor dari suatu bilangan dengan benar.

  2. Menentukan faktor-faktor dari suatu bilangan.                                              🧩 Media Pembelajaran

  1. Kartu Angka (berisi angka 1–30)

  2. Papan tulis / whiteboard

  3. Lembar kerja siswa (LKS)

  4. Alat peraga atau benda konkret, misalnya: kelereng, stik es krim, atau balok warna untuk menggambarkan faktor.

  5. Video atau animasi pendek tentang faktor dan FPB (bisa dari YouTube Edukasi).                                              🧠 Metode Pembelajaran

  1. Ceramah interaktif – guru menjelaskan konsep faktor dan FPB sambil mengajak siswa bertanya.

  2. Diskusi kelompok kecil – siswa bekerja dalam kelompok untuk mencari faktor beberapa bilangan.

  3. Permainan edukatif (game “Pasangan Bilangan”) – siswa mencari pasangan bilangan dengan FPB tertentu.

  4. Tanya jawab dan refleksi – guru mengevaluasi pemahaman siswa melalui pertanyaan dan latihan soal.   ✏️ Langkah-langkah Pembelajaran

A. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)

  • Guru memberi apersepsi dengan pertanyaan:
    “Siapa yang tahu, apa itu pembagi atau faktor dari suatu bilangan?”

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran.

B. Kegiatan Inti (50 menit)

  1. Eksplorasi:

    • Guru menuliskan bilangan 12 dan 18 di papan.

    • Siswa diminta mencari semua faktor dari kedua bilangan:

      • Faktor 12: 1, 2, 3, 4, 6, 12

      • Faktor 18: 1, 2, 3, 6, 9, 18

    • Guru membimbing siswa menemukan faktor yang sama: 1, 2, 3, 6.

    • Guru menjelaskan bahwa FPB = 6.

  2. Elaborasi:

    • Siswa bekerja berkelompok menentukan FPB dari pasangan bilangan lain, misalnya:

      • 8 dan 12

      • 15 dan 25

      • 10 dan 20

    • Siswa menuliskan hasilnya di LKS.

  3. Konfirmasi:

    • Siswa mempresentasikan hasilnya.

    • Guru memberikan umpan balik dan meluruskan kesalahan.

C. Kegiatan Penutup (10 menit)

  • Guru dan siswa menyimpulkan pengertian FPB.

  • Guru memberikan soal evaluasi singkat:

    Tentukan FPB dari 16 dan 24!

  • Memberikan penguatan dan PR ringan.

  • 📘 Contoh Soal dan Jawaban

Soal: Tentukan FPB dari 16 dan 24!
Langkah:

  • Faktor 16 = 1, 2, 4, 8, 16

  • Faktor 24 = 1, 2, 3, 4, 6, 8, 12, 24

  • Faktor yang sama: 1, 2, 4, 8
    ✅ FPB = 8.

Soal FPB Kelas 3 SD

1. Tentukan semua faktor dari bilangan 12 dan 16!
Kemudian, tentukan FPB-nya.

2. Cari FPB dari bilangan 18 dan 27 dengan cara menuliskan faktor-faktornya.

3. Ibu mempunyai 30 jeruk dan 45 apel.
Ibu ingin memasukkannya ke dalam beberapa kantong dengan isi yang sama banyak.
Setiap kantong berisi berapa jeruk dan apel?


Mapel : Seni Rupa 

Tujuan pembelajaran : Assesmen soal Seni Rupa tekstur

Media pembelajaran : buku cetak Seni Rupa dan soal² Seni rupa terkait tekstur 

Metode pembelajaran : tanya jawab dan mengerjakan secaravIndividu 

Literasi


Kesimpulan dan refleksi hari ini Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan dengan lancar , murid bersemangat bersekolah hari ini

Alhamdulillah siswa bersemangat mempelajari materi FPB

Dilanjutkan sholih sholihah mengetahui mengerjakan Assesmen seni rupa

Alhamdulillah kegiatan pembelajaran berjalan dengan baik dan lancar. 

Berikut dokumentasi kegiatan hari ini :



Jumat, 14 November 2025


   

Hari :  Jumat , 14 November 2025.

KELAS III . B

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji hanya milik Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat sehat, iman, dan kesempatan untuk berkumpul kembali di hari kedua sekolah ini. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan kita semua sebagai umatnya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Anak-anak yang sholeh dan sholehah,
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat dan semangat ya!

Hari ini kita sudah belajar seperti biasakalian. semoga kalian semakin semangat belajar, berteman dengan baik, dan menunjukkan akhlak yang mulia. Ingatlah, anak-anak, bahwa menuntut ilmu adalah ibadah. Rasulullah SAW bersabda:
"Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim." (HR. Ibnu Majah)

Jadi, mari kita awali hari ini dengan niat yang baik, semangat belajar, dan tidak lupa berdoa. Semoga Allah SWT memberikan kita ilmu yang bermanfaat dan hati yang selalu bersyukur.

Selamat belajar, anak-anak hebat! Semoga hari ini menjadi hari yang penuh kebaikan dan keberkahan. 

Seni Rupa 
Tujuan pembelajaran : murid memahami tehnik membuat tekstur 

Media pembelajaran : gambar, buku gambar, pensil, dll

Metode pembelajaran : mempraktekan secara Individu , tanya jawab 

Materi membuat trkstur 
Tekstur dapat diterapkan dalam pembuatan karya seni rupa di sekitar kita. 
Membuat tekstur nyata
Berikut beberapa cara atau teknik yang dapat digunakan untuk u tekstur nyata pada karya seni rupa
A. Bahan bertekstur 
Di sekitarmu untuk membuat karya misalnya seperti kertas kasar kain plastik kulit kayu atau bahan lain yang dapat memberikan tekstur nyata saaTeknikntuh. 
B. Teknik kolase
Tambahkan bahan yang memiliki tekstur nyata ke permukaan karya dengan cara menempelkannya besar kamu dapat menggunakan bahan rautan pensil untuk memberikan tekstur yang dapat dirasakan
C.Teknik lainnya
Kamu dapat membaca tekstur dengan menggabungkan beragam teknik misalnya teknik bordir dalam racun atau aplikasi bahan tekstil lainnya pada permukaan Karya 2 dimensi. 

2. Membuat tekstur semu
Kamu dapat menggunakan beberapa cara atau teknik untuk menciptakan tekstur semu pada karya seni rupa
A. Teknik arsir
Gunakan pensil dengan berbagai ketebalan atau kekerasan untuk menghasilkan goresan dimana goresan ini dapat menciptakan berbagai variasi visual pada permukaan kertas
B. Teknik sapuan kuas
Gunakan satuan kuat untuk menghasilkan tekstur semu. X terdapat dibuat dengan memberikan variasi gelap terang pada karya
C. Teknik stempel gunakan objek atau benda dengan tekstur menarik misalnya seperti sport kain berbulu atau benda bertumpu lainnya sebagai stempel disebut tempel tersebut ke cat dan aplikasikan pada permukaan karya seni sehingga menciptakan Pola atau tekstur visual yang menari
D teknik cetak digital
Main di sekitar kita cara ini praktis untuk membuat masker semua potret lah objek-ojek yang memiliki efek ternyata kemudian kamu dapat mencetaknya. 

Literasi ku : 
1. Jelaskan pengertian tekstur?  
2. Sebutkan Ada berapa jenis tekstur dan jelaskan? 
3. Menuliskan teknik yang dapat digunakan untuk menciptakan tekstur nyata? 
4. Tuliskan beberapa teknik untuk menciptakan tekstur semu pada karya seni rupa? 
5. Gambar contoh ternyata dan tekstur semu?  

Ipas 

Macam-Macam Sumber Energi

Tujuan pembelajaran : menjelaskan macam-macam sumber energi 

Media pembelajaran : video, gambar, LCD

Metode pembelajaran : Diskusi kelompok 

Sumber energi adalah asal dari energi yang kita gunakan.
Ada sumber energi alami dan buatan.

Jenis Sumber EnergiContohKeterangan
Sumber Energi AlamiMatahari, air, angin, makananLangsung berasal dari alam.
Sumber Energi BuatanBensin, listrik, batu bara, gasDihasilkan oleh manusia dengan teknologi.

🌞 Contoh:

  • Matahari memberi energi cahaya dan panas.

  • Air dan angin dapat menggerakkan turbin untuk menghasilkan listrik.

  • Bahan bakar (bensin, minyak) digunakan untuk menjalankan kendaraan.

  • Makanan memberi energi bagi manusia dan hewan untuk bergerak.

  • 5. Cara Menghemat Energi

Energi yang kita miliki harus digunakan dengan bijak agar tidak cepat habis.

💡 Cara menghemat energi:

  1. Matikan lampu jika tidak digunakan.

  2. Gunakan air seperlunya.

  3. Gunakan kendaraan bersama-sama (hemat bahan bakar).

  4. Matikan televisi dan kipas saat tidak digunakan.

  5. Pilih alat listrik yang hemat energi.     6. Rangkuman

  • Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja.

  • Bentuk energi: panas, cahaya, bunyi, gerak, listrik, dan kimia.

  • Energi penting untuk semua kegiatan manusia.

  • Sumber energi berasal dari alam dan buatan.

  • Kita harus menghemat energi agar bisa digunakan terus di masa depan


Kesimpulan dan refleksi hari ini Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan dengan lancar , murid bersemangat bersekolah hari ini

Alhamdulillah siswa bersemangat mempelajari materi sumber Energi 

Dilanjutkan sholih sholihah mengetahui tehnik tekstur nyata dan semu

Alhamdulillah kegiatan pembelajaran berjalan dengan baik dan lancar. 

Berikut dokumentasi kegiatan hari ini :











Kamis, 13 November 2025


   

Hari :  Kamis , 13 November 2025.

KELAS III . B

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji hanya milik Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat sehat, iman, dan kesempatan untuk berkumpul kembali di hari kedua sekolah ini. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan kita semua sebagai umatnya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Anak-anak yang sholeh dan sholehah,
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat dan semangat ya!

Hari ini kita sudah belajar seperti biasakalian. semoga kalian semakin semangat belajar, berteman dengan baik, dan menunjukkan akhlak yang mulia. Ingatlah, anak-anak, bahwa menuntut ilmu adalah ibadah. Rasulullah SAW bersabda:
"Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim." (HR. Ibnu Majah)

Jadi, mari kita awali hari ini dengan niat yang baik, semangat belajar, dan tidak lupa berdoa. Semoga Allah SWT memberikan kita ilmu yang bermanfaat dan hati yang selalu bersyukur.

Selamat belajar, anak-anak hebat! Semoga hari ini menjadi hari yang penuh kebaikan dan keberkahan. 

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:

  1. Menjelaskan pengertian energi dengan menggunakan bahasa sederhana.

  2. Mengidentifikasi berbagai bentuk energi (energi panas, cahaya, bunyi, gerak, listrik).

  3. Menjelaskan pentingnya energi dalam kehidupan sehari-hari (misalnya untuk bergerak, memasak, menyalakan lampu, dan sebagainya).                                          B. Media Pembelajaran

Media yang digunakan dalam pembelajaran ini antara lain:

  1. Gambar atau poster berbagai sumber energi (matahari, air, angin, minyak bumi, makanan).

  2. Video pendek atau animasi tentang perubahan energi dalam kehidupan sehari-hari.

  3. Benda nyata (alat peraga) seperti senter, kipas kecil, mobil mainan, atau panel surya mini.

  4. Lembar kerja siswa (LKS) berisi kegiatan pengamatan dan latihan.

  5. Papan tulis / LCD proyektor untuk penjelasan guru dan diskusi.             C. Metode Pembelajaran

  1. Ceramah interaktif dan tanya jawab

    • Guru menjelaskan konsep dasar energi dengan memberikan contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan siswa.

  2. Diskusi kelompok kecil

    • Siswa dibagi menjadi kelompok untuk mengidentifikasi sumber energi yang digunakan di rumah dan di sekolah.

MATERI PEMBELAJARAN                            1. Pengertian Energi

Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha atau kerja.
Dengan energi, kita bisa bergerak, menyalakan lampu, memasak, bermain, dan belajar.
Tanpa energi, manusia, hewan, dan tumbuhan tidak dapat melakukan aktivitas.

🧠 Contoh sederhana:

  • Kita bisa berjalan dan berlari karena tubuh memiliki energi dari makanan.

  • Lampu bisa menyala karena ada energi listrik.

  • Mobil bisa berjalan karena ada energi dari bahan bakar.                      2. Bentuk-Bentuk Energi

Energi memiliki berbagai bentuk. Beberapa di antaranya adalah:

Bentuk Energi Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
Energi Panas (Kalor) Panas dari matahari, kompor, atau api.
Energi Cahaya Sinar matahari, lampu, lilin.
Energi Bunyi Radio, televisi, bel, alat musik.
Energi Gerak (Kinetik) Kincir angin berputar, mobil berjalan, anak berlari.
Energi Listrik Menyalakan televisi, kipas angin, kulkas.
Energi Kimia Energi dalam makanan, baterai, bensin.
3. Pentingnya Energi dalam Kehidupan Sehari-hari

Energi sangat penting karena membantu manusia melakukan berbagai kegiatan.

✨ Contoh pentingnya energi:

  • Energi dari makanan membuat kita kuat dan sehat.

  • Energi listrik digunakan untuk menyalakan lampu, kipas, dan alat elektronik.

  • Energi panas digunakan untuk memasak dan mengeringkan pakaian.

  • Energi gerak dan angin digunakan untuk menggerakkan perahu layar atau kincir angin.

  • Energi air digunakan untuk memutar turbin pembangkit listrik.

Tanpa energi, semua kegiatan manusia akan terhenti.

4. Macam-Macam Sumber Energi

Sumber energi adalah asal dari energi yang kita gunakan.
Ada sumber energi alami dan buatan.

Jenis Sumber Energi Contoh Keterangan
Sumber Energi Alami Matahari, air, angin, makanan Langsung berasal dari alam.
Sumber Energi Buatan Bensin, listrik, batu bara, gas Dihasilkan oleh manusia dengan teknologi.

🌞 Contoh:

  • Matahari memberi energi cahaya dan panas.

  • Air dan angin dapat menggerakkan turbin untuk menghasilkan listrik.

  • Bahan bakar (bensin, minyak) digunakan untuk menjalankan kendaraan.

  • Makanan memberi energi bagi manusia dan hewan untuk bergerak.

  • 5. Cara Menghemat Energi

Energi yang kita miliki harus digunakan dengan bijak agar tidak cepat habis.

💡 Cara menghemat energi:

  1. Matikan lampu jika tidak digunakan.

  2. Gunakan air seperlunya.

  3. Gunakan kendaraan bersama-sama (hemat bahan bakar).

  4. Matikan televisi dan kipas saat tidak digunakan.

  5. Pilih alat listrik yang hemat energi.     6. Rangkuman

  • Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja.

  • Bentuk energi: panas, cahaya, bunyi, gerak, listrik, dan kimia.

  • Energi penting untuk semua kegiatan manusia.

  • Sumber energi berasal dari alam dan buatan.

  • Kita harus menghemat energi agar bisa digunakan terus di masa depan

Mapel PAK 
Tujuan pembelajaran : Murid dapat menceritakan teks / gambar 

Media pembelajaran: gambar 

Metode pembelajaran : diskusi kelompok 

Amati gambar dibawah ini lalu diskusikan dengan kelompoknya mu 
Gambar 1
Gambar 2
Gambar 3
Mapel B. Indonesia 

 Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:

  1. Mengidentifikasi tokoh utama dan tokoh tambahan dalam cerita bertema profesi di sekitar.

  2. Menjelaskan permasalahan atau kesulitan yang dialami tokoh dalam cerita dengan menggunakan kalimat sendiri.                                            Media yang digunakan 

  1. Teks cerita pendek bertema profesi, misalnya “Pak Rudi Si Tukang Sepatu Rajin”, “Bu Sari Sang Perawat Hebat”, atau “Petani Desa yang Tak Pernah Menyerah.”

  2. Gambar atau kartu tokoh cerita untuk membantu memahami karakter.

  3. Video pendek / animasi cerita profesi (bila tersedia).

  4. Lembar kerja siswa (LKS) berisi tabel atau bagan untuk mencatat:

    • Nama tokoh

    • Permasalahan yang dialami

    • Penyebab masalah

    • Cara tokoh mengatasinya

  5. Papan tulis / LCD proyektor untuk menampilkan teks cerita atau hasil diskusi.                                                  C. Metode Pembelajaran

1. Pendekatan dan Model

  • Pendekatan: Saintifik (mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan mengomunikasikan)

  • Model: Problem Based Learning (PBL) atau Discovery Learning

2. Metode

  1. Ceramah interaktif dan tanya jawab
    Guru memperkenalkan cerita dan mengajak siswa menebak isi cerita berdasarkan judul atau gambar.

  2. Membaca bersama / mendengarkan cerita
    Siswa membaca teks atau mendengarkan guru membacakan cerita tentang profesi di sekitar.

  3. Diskusi kelompok kecil

    • Siswa berdiskusi untuk menemukan:

      • Siapa tokohnya

      • Masalah apa yang dihadapi tokoh

      • Bagaimana tokoh menyelesaikannya

    • Siswa menuliskan hasil diskusi pada LKS.

  4. Berpikir kritis dan refleksi

    • Guru mengajak siswa berpikir:

      “Mengapa tokoh bisa mengalami masalah itu?”
      “Apa yang bisa kita lakukan jika menghadapi hal yang sama?”

    • Siswa memberikan solusi sederhana dengan bahasa mereka sendiri.

  5. Presentasi dan komunikasi hasil

    • Tiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya.

    • Kelompok lain memberikan tanggapan.

  6. Penutup dan refleksi nilai

    • Guru bersama siswa menyimpulkan isi cerita dan nilai-nilai positif dari profesi tokoh.

    • Guru menekankan pentingnya berpikir kritis dan empati terhadap orang lain.      


  1. Ceramah interaktif dan tanya jawab
    Guru memperkenalkan cerita dan mengajak siswa menebak isi cerita berdasarkan judul atau gambar.

  2. Membaca bersama / mendengarkan cerita
    Siswa membaca teks atau mendengarkan guru membacakan cerita tentang profesi di sekitar.

  3. Diskusi kelompok kecil

    • Siswa berdiskusi untuk menemukan:

      • Siapa tokohnya

      • Masalah apa yang dihadapi tokoh

      • Bagaimana tokoh menyelesaikannya

    • Siswa menuliskan hasil diskusi pada LKS.

  4. Berpikir kritis dan refleksi

    • Guru mengajak siswa berpikir:

      “Mengapa tokoh bisa mengalami masalah itu?”
      “Apa yang bisa kita lakukan jika menghadapi hal yang sama?”

    • Siswa memberikan solusi sederhana dengan bahasa mereka sendiri.

  5. Presentasi dan komunikasi hasil

    • Tiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya.

    • Kelompok lain memberikan tanggapan.

  6. Penutup dan refleksi nilai

    • Guru bersama siswa menyimpulkan isi cerita dan nilai-nilai positif dari profesi tokoh.

    • Guru menekankan pentingnya berpikir kritis dan empati terhadap orang lain 

1. Pengertian Cerita dan Tokoh

  • Cerita adalah kisah yang berisi kejadian atau pengalaman seseorang.

  • Tokoh adalah orang atau hewan yang diceritakan dalam kisah tersebut.

  • Tokoh bisa menjadi:

    • Tokoh utama → yang paling sering muncul dan mengalami masalah.

    • Tokoh tambahan → yang membantu atau mendukung tokoh utama.                               2. Permasalahan dalam Cerita

  • Permasalahan adalah kesulitan atau rintangan yang dihadapi tokoh dalam cerita.

  • Dalam cerita, permasalahan membuat kisah menjadi menarik.

  • Biasanya, di akhir cerita tokoh berusaha mencari solusi untuk mengatasi masalahnya.

🧠 Contoh:

  • Tokoh Pak Budi kesulitan menjual hasil panen karena hujan terus.

  • Tokoh Bu Lina terlambat ke rumah sakit karena ban sepeda bocor.         3. Langkah-Langkah Menemukan Permasalahan Tokoh

  1. Bacalah cerita dengan cermat.

  2. Perhatikan bagian ketika tokoh mengalami kesulitan.

  3. Catat apa masalahnya dan bagaimana cara tokoh menyelesaikannya.

  4. Pikirkan solusi lain yang bisa dilakukan oleh tokoh.                          4. Nilai dan Sikap yang Dapat Dipelajari

  • Empati: memahami kesulitan orang lain.

  • Berpikir kritis: mencari penyebab dan solusi masalah.

  • Kerja keras dan tanggung jawab: pantang menyerah menghadapi kesulitan.

  • TEKS CERITA: "Pak Danu, Tukang Sampah yang Rajin"

Setiap pagi, Pak Danu berkeliling kompleks dengan gerobaknya. Ia bekerja sebagai tukang sampah.
Pekerjaannya tampak sederhana, tetapi sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Suatu hari, gerobak sampah Pak Danu rusak. Roda gerobaknya patah saat sedang digunakan.
Akibatnya, Pak Danu tidak bisa mengangkut semua sampah dari rumah warga.
Beberapa warga mulai mengeluh karena sampah menumpuk di depan rumah.

Pak Danu merasa sedih dan bingung. Ia tidak punya cukup uang untuk memperbaiki gerobaknya.
Namun, ia tidak menyerah. Ia meminjam alat ke bengkel dekat rumahnya dan mencoba memperbaiki sendiri.
Dengan usaha keras, akhirnya gerobak itu bisa digunakan kembali.

Kini, warga semakin menghargai pekerjaan Pak Danu. Mereka juga bergotong royong membantu menjaga kebersihan lingkungan.

Pesan Moral:

Setiap profesi itu penting.
Kita harus menghargai dan membantu orang yang bekerja dengan jujur dan rajin.

SOAL LATIHAN (Berpikir Kritis)

A. Pilihan Ganda

  1. Siapa tokoh utama dalam cerita di atas?
    a. Warga kompleks
    b. Pak Danu
    c. Pemilik bengkel
    W. Ketua RT

  2. Apa masalah yang dialami Pak Danu?
    a. Gerobaknya hilang
    b. Warganya marah kepadanya
    c. Gerobaknya rusak saat bekerja
    d. Ia tidak mau bekerja

  3. Bagaimana cara Pak Danu mengatasi masalahnya?
    a. Ia meminta warga memperbaiki gerobaknya
    b. Ia memperbaiki sendiri dengan meminjam alat
    c. Ia membeli gerobak baru
    d. Ia berhenti bekerja

  4. Apa sikap baik yang ditunjukkan Pak Danu?
    a. Putus asa
    b. Sombong
    c. Pantang menyerah dan rajin
    d. Marah kepada warga

  5. Apa pesan yang dapat kita ambil dari cerita tersebut?
    a. Semua pekerjaan tidak penting
    b. Pekerjaan tukang sampah tidak berguna
    c. Setiap profesi perlu dihargai
    d. Hanya pekerjaan besar yang penting                                                  B. Isian Singkat

  1. Tokoh utama dalam cerita adalah _______________________.

  2. Permasalahan yang dialami tokoh adalah _______________________.

  3. Tokoh mengatasi masalahnya dengan cara _______________________.

  4. Sikap yang dapat kita contoh dari Pak Danu adalah _______________________.

  5. Profesi Pak Danu sangat berguna karena _______________________.        C. Pertanyaan Berpikir Kritis

  1. Menurutmu, apa yang bisa dilakukan warga untuk membantu Pak Danu?

  2. Apa yang akan kamu lakukan jika berada di posisi Pak Danu?

  3. Mengapa pekerjaan seperti tukang sampah harus kita hargai?







Kesimpulan dan refleksi hari ini Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan dengan lancar , murid bersemangat bersekolah hari ini

Alhamdulillah siswa bersemangat mempelajari materi menjelaskan energi dan bentuk perubahan energi

Dilanjutkan sholih sholihah menceritakan teks dan Assesmen soal B. Indo 

Alhamdulillah kegiatan pembelajaran berjalan dengan baik dan lancar. 

Berikut dokumentasi kegiatan hari ini :


Rabu, 12 November 2025


   

Hari :  Rabu , 12 November 2025.

KELAS III . B

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji hanya milik Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat sehat, iman, dan kesempatan untuk berkumpul kembali di hari kedua sekolah ini. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan kita semua sebagai umatnya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Anak-anak yang sholeh dan sholehah,
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat dan semangat ya!

Hari ini kita sudah belajar seperti biasakalian. semoga kalian semakin semangat belajar, berteman dengan baik, dan menunjukkan akhlak yang mulia. Ingatlah, anak-anak, bahwa menuntut ilmu adalah ibadah. Rasulullah SAW bersabda:
"Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim." (HR. Ibnu Majah)

Jadi, mari kita awali hari ini dengan niat yang baik, semangat belajar, dan tidak lupa berdoa. Semoga Allah SWT memberikan kita ilmu yang bermanfaat dan hati yang selalu bersyukur.

Selamat belajar, anak-anak hebat! Semoga hari ini menjadi hari yang penuh kebaikan dan keberkahan. 

Bahasa Indonesia 
Tujuan pembelajaran : murid mampu membedakan fakta dan fiksi hebatnya profesi disekitarku 

Media pembelajaran : soal fakta, fiksi, gambar, video

Metode pembelajaran :  mengerjakan secara Individu, tanya jawab 

Materi: Membedakan Fakta dan Fiksi dalam Cerita "Hebatnya Profesi di Sekitarku"
Materi ini dirancang untuk membantu anak-anak (atau murid pada umumnya) memahami perbedaan antara informasi yang benar-benar terjadi (fakta) dan informasi yang merupakan hasil imajinasi atau karangan (fiksi), dengan menggunakan tema profesi yang ada di sekitar mereka.
Pengertian Fakta dan Fiksi
  • Fakta: Fakta adalah suatu kejadian atau keadaan yang benar-benar terjadi atau nyata adanya. Fakta dapat dibuktikan kebenarannya, didukung oleh data, bukti, atau informasi yang valid.
    • Contoh: Dokter memeriksa pasien.
  • Fiksi: Fiksi adalah cerita atau karangan yang dibuat berdasarkan imajinasi, khayalan, atau rekaan penulis. Cerita fiksi tidak selalu nyata dan bertujuan untuk menghibur atau menyampaikan pesan moral secara tidak langsung.
    • Contoh: Seekor kucing menjadi dokter hewan yang paling hebat di dunia.
Ciri-Ciri Fakta dan Fiksi
Ciri-CiriFaktaFiksi
KebenaranDapat dibuktikan kebenarannya.Tidak dapat dibuktikan kebenarannya (khayalan).
SifatObjektif (sesuai kenyataan).Subjektif (sesuai pandangan penulis).
SumberBerasal dari data, pengamatan, atau narasumber terpercaya.Berasal dari imajinasi atau kreativitas penulis.
Kata KunciTanggal, angka, nama tempat yang jelas, bukti konkret.Kata sifat yang berlebihan, pendapat, perasaan, kejadian tidak masuk akal.

Contoh Penerapan dalam Cerita "Hebatnya Profesi di Sekitarku"
Mari kita baca sebuah cerita pendek tentang profesi, lalu kita bedah mana yang fakta dan mana yang fiksi.
Teks Cerita:
Pak Danu adalah seorang pemadam kebakaran yang sangat gagah berani. Setiap kali ada kebakaran, ia selalu datang tepat waktu menggunakan mobil merah besar miliknya. Di markas, ia memiliki seekor singa peliharaan yang bisa menyemprotkan air dari mulutnya untuk membantu memadamkan api. Suatu hari, Pak Danu berhasil memadamkan api di Jalan Merdeka Nomor 10 dalam waktu 15 menit. Semua warga berterima kasih kepadanya.


Analisis:
KalimatFakta / FiksiAlasan
Pak Danu adalah seorang pemadam kebakaran.FaktaProfesi pemadam kebakaran itu nyata adanya.
...menggunakan mobil merah besar miliknya.FaktaMobil pemadam kebakaran berwarna merah dan berukuran besar itu nyata.
Di markas, ia memiliki seekor singa peliharaan yang bisa menyemprotkan air dari mulutnya...FiksiSinga peliharaan di markas dan bisa menyemprot air adalah karangan/tidak nyata.
...memadamkan api di Jalan Merdeka Nomor 10 dalam waktu 15 menit.FaktaAda data konkret (alamat jelas dan durasi waktu) yang bisa diukur kebenarannya
Latihan Mandiri
Lingkari atau garis bawahi kalimat fakta dalam paragraf di bawah ini:
Bu Ana adalah seorang guru yang sangat cantik seperti bidadari dari surga. Ia mengajar di SDN 1 Maju Jaya. Setiap hari, ia terbang ke sekolah menggunakan karpet ajaib. Di kelas 4A, Bu Ana mengajarkan pelajaran Matematika. Semua muridnya langsung pintar hanya dengan melihat wajah Bu Ana. Gajinya adalah Rp5.000.000 per bulan

Pendidikan Pancasila 
Tujuan pembelajaran : Murid  membuat gambar poster 
Media pembelajaran : gambar, pensil, spidol, crayon, kertas gambar 
Metode pembelajaran : tugas kelompok 
  1. Buat poster atau gambar bersama tentang “Anak yang Rajin Melaksanakan Kewajiban”.

  1. Presentasikan hasilnya di depan kelas (setiap kelompok menyampaikan hasil diskusi selama ±3 menit).🔹                                      Alat dan Bahan

  • Kertas karton / kertas gambar.

  • Spidol warna, pensil warna, atau krayon.

  • Gunting dan lem (jika membuat kolase).🔹                                 Penilaian




Kesimpulan dan refleksi hari ini Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan dengan lancar , murid bersemangat bersekolah hari ini

Alhamdulillah siswa bersemangat mempelajari materi hebatnya profesi ku nyata dan fiksi 

Dilanjutkan sholih sholihah membuat gambar poster kewajibanku 

Alhamdulillah kegiatan pembelajaran berjalan dengan baik dan lancar. 

Berikut dokumentasi kegiatan hari ini :


Selasa, 11 November 2025


   

Hari :  Selasa , 11 November 2025.

KELAS III . B

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji hanya milik Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat sehat, iman, dan kesempatan untuk berkumpul kembali di hari kedua sekolah ini. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan kita semua sebagai umatnya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Anak-anak yang sholeh dan sholehah,
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat dan semangat ya!

Hari ini kita sudah belajar seperti biasakalian. semoga kalian semakin semangat belajar, berteman dengan baik, dan menunjukkan akhlak yang mulia. Ingatlah, anak-anak, bahwa menuntut ilmu adalah ibadah. Rasulullah SAW bersabda:
"Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim." (HR. Ibnu Majah)

Jadi, mari kita awali hari ini dengan niat yang baik, semangat belajar, dan tidak lupa berdoa. Semoga Allah SWT memberikan kita ilmu yang bermanfaat dan hati yang selalu bersyukur.

Selamat belajar, anak-anak hebat! Semoga hari ini menjadi hari yang penuh kebaikan dan keberkahan. 

Matematika
Tujuan pembelajaran : murid dapat memahami soal kpk melalui cerita dalam kehidupan sehari-hati

Media pembelajaran : video, papan tulis, soal 

Metode pembelajaran  : Diskusi kelompok 

Latihan soal yang berkaitan kpk dalam kehidupan sehari-hari hari dengan soal cerita 

🌟 Soal KPK Kelas 3 

  1. Clara berlatih menari setiap 4 hari sekali, sedangkan Sheika berlatih menari setiap 6 hari sekali. Jika hari ini mereka berlatih bersama, berapa hari lagi mereka akan berlatih bersama lagi?


  1. Pak Shakel menyiram tanaman setiap 3 hari sekali, dan Bu Intan menyiram tanamannya setiap 5 hari sekali. Jika hari ini mereka sama-sama menyiram, berapa hari lagi mereka akan menyiram bersama lagi?


  1. Taufik membantu ibunya mencuci motor setiap 2 hari sekali, sedangkan Sultan mencuci mobil setiap 3 hari sekali. Dalam berapa hari lagi mereka akan mencuci bersama lagi?


  1. Sebuah lampu merah menyala setiap 6 detik sekali, dan lampu kuning menyala setiap 8 detik sekali. Dalam berapa detik kedua lampu itu akan menyala bersamaan lagi?


  1. Nizam mengganti air akuarium setiap 4 hari sekali, sedangkan Antara setiap 10 hari sekali. Dalam berapa hari mereka akan mengganti air pada hari yang sama lagi?


  1. Bu Marwa membeli sayur di pasar setiap 3 hari sekali, sedangkan Bu Kinan setiap 9 hari sekali. Jika hari ini mereka bertemu di pasar, berapa hari lagi mereka akan bertemu lagi di pasar?


  1. Azzam berolahraga setiap 5 hari sekali, sedangkan Abiyas setiap 7 hari sekali. Dalam berapa hari lagi mereka akan berolahraga bersama lagi?


  1. Arsenik memotong rumput setiap 6 hari sekali, sedangkan Naufal setiap 9 hari sekali. Kapan mereka akan memotong rumput pada hari yang sama lagi?


  1. Ibu  Fuji menanam bunga setiap 2 hari sekali, dan Ayah menyiram pohon setiap 4 hari sekali. Jika hari ini mereka bekerja di kebun bersama, berapa hari lagi mereka akan bekerja bersama lagi?


  1. Dirham bermain sepak bola setiap 3 hari sekali, sedangkan Taufik bermain setiap 4 hari sekali. Dalam berapa hari lagi mereka akan bermain sepak bola bersama?

Mapel Pendidikan pancasila 

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, siswa diharapkan dapat:

  1. Menjelaskan pengertian kewajiban sebagai anggota keluarga dan warga sekolah.

  2. Menyebutkan contoh kewajiban di rumah dan di sekolah.

  3. Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam melaksanakan kewajiban sehari-hari.                                     Media Pembelajaran

Media yang digunakan untuk mendukung kegiatan belajar:

  1. Gambar atau poster kegiatan anak melaksanakan kewajiban (misalnya: membantu orang tua, membersihkan kelas, membuang sampah pada tempatnya).

  2. Video pendek atau animasi edukatif tentang tanggung jawab di rumah dan di sekolah.

  3. Kartu tugas dan kartu kewajiban, untuk permainan mencocokkan kewajiban dan tempatnya (di rumah atau di sekolah).

  4. Papan tulis dan spidol, untuk menuliskan hasil diskusi.

  5. Lembar kerja siswa (LKS) berisi latihan soal dan refleksi pribadi.    Metode Pembelajaran

  1. Diskusi kelompok kecil – Siswa berdiskusi tentang contoh kewajiban di rumah dan di sekolah, lalu mempresentasikan hasilnya. 

  2. Tanya jawab dan refleksi – Guru mengajak siswa menceritakan pengalaman pribadi dalam melaksanakan kewajiban.

  3. Penugasan (project sederhana) – Siswa diminta menulis atau menggambar kegiatan mereka saat menjalankan kewajiban di rumah.

Materi Pembelajaran

1. Pengertian Kewajiban

Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab.
Setiap orang memiliki kewajiban di rumah dan di sekolah.
Jika kita melaksanakan kewajiban dengan baik, maka kita akan mendapatkan hak kita.

2. Contoh Kewajiban di Rumah

  • Membantu orang tua membersihkan rumah.

  • Merapikan tempat tidur sendiri.

  • Menjaga adik dengan baik.

  • Membuang sampah pada tempatnya.

  • Menghemat listrik dan air.

👉 Jika semua anggota keluarga melaksanakan kewajibannya, rumah akan menjadi tempat yang nyaman dan rukun.

3. Contoh Kewajiban di Sekolah

  • Datang ke sekolah tepat waktu.

  • Belajar dengan sungguh-sungguh.

  • Menghormati guru dan teman.

  • Melaksanakan piket kebersihan.

  • Menjaga fasilitas sekolah.

👉 Jika semua warga sekolah melaksanakan kewajibannya, sekolah akan menjadi tempat belajar yang bersih, aman, dan menyenangkan.

4. Manfaat Melaksanakan Kewajiban

  • Hidup menjadi lebih tertib dan teratur.

  • Dapat dipercaya oleh orang lain.

  • Menumbuhkan rasa tanggung jawab.

  • Menciptakan suasana yang rukun dan damai.                                      Tugas Kelompok

🔹 Tujuan Tugas

Melatih siswa bekerja sama dan memahami kewajiban masing-masing di rumah dan di sekolah.


🔹 Langkah-langkah Tugas

  1. Bentuk kelompok kecil (4–5 siswa per kelompok).

  2. Diskusikan dan tuliskan:

    • 5 contoh kewajiban sebagai anggota keluarga.

    • 5 contoh kewajiban sebagai warga sekolah.

    • Jelaskan mengapa kewajiban itu penting dilakukan.

  3. Buat poster atau gambar bersama tentang “Anak yang Rajin Melaksanakan Kewajiban”.

  4. Presentasikan hasilnya di depan kelas (setiap kelompok menyampaikan hasil diskusi selama ±3 menit).


🔹 Alat dan Bahan

  • Kertas karton / kertas gambar.

  • Spidol warna, pensil warna, atau krayon.

  • Gunting dan lem (jika membuat kolase).


🔹 Penilaian

Aspek yang Dinilai Kriteria
Kerja sama Setiap anggota berperan aktif dalam tugas kelompok
Pemahaman materi Mampu menjelaskan contoh kewajiban dengan benar
Kreativitas Poster menarik, rapi, dan mudah dipahami
Sikap


Kesimpulan dan refleksi hari ini Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan dengan lancar , murid bersemangat bersekolah hari ini

Alhamdulillah siswa bersemangat mempelajari materi soal kpk s

Dilanjutkan sholih sholihah memahami hak dan kewajiban 

Alhamdulillah kegiatan pembelajaran berjalan dengan baik dan lancar. 

Berikut dokumentasi kegiatan hari ini : 






Senin, 10 November 2025

   
   

Hari :  Senin, 10 November 2025.

KELAS III . B

GURU KELAS : Fuji lestari, S. Pd

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji hanya milik Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat sehat, iman, dan kesempatan untuk berkumpul kembali di hari kedua sekolah ini. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan kita semua sebagai umatnya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Anak-anak yang sholeh dan sholehah,
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat dan semangat ya!

Hari ini kita sudah belajar seperti biasakalian. semoga kalian semakin semangat belajar, berteman dengan baik, dan menunjukkan akhlak yang mulia. Ingatlah, anak-anak, bahwa menuntut ilmu adalah ibadah. Rasulullah SAW bersabda:
"Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim." (HR. Ibnu Majah)

Jadi, mari kita awali hari ini dengan niat yang baik, semangat belajar, dan tidak lupa berdoa. Semoga Allah SWT memberikan kita ilmu yang bermanfaat dan hati yang selalu bersyukur.

Selamat belajar, anak-anak hebat! Semoga hari ini menjadi hari yang penuh kebaikan dan keberkahan. 

MATERI: Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK)

🎯 Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran ini, siswa dapat:

  1. Menjelaskan pengertian kelipatan dan kelipatan persekutuan terkecil (KPK).

  2. Menentukan kelipatan dari suatu bilangan.                                         Media pembelajaran :         Pengertian

  1. Kelipatan suatu bilangan adalah hasil perkalian bilangan tersebut dengan bilangan 1, 2, 3, dan seterusnya.

    Contoh:
    Kelipatan 2 = 2, 4, 6, 8, 10, 12, 14, …
    Kelipatan 3 = 3, 6, 9, 12, 15, 18, …

  2. Kelipatan Persekutuan dari dua bilangan adalah bilangan-bilangan yang menjadi kelipatan dari keduanya.

    Contoh:
    Kelipatan 2 = 2, 4, 6, 8, 10, 12, …
    Kelipatan 3 = 3, 6, 9, 12, 15, …
    Kelipatan persekutuannya = 6, 12, 18, …

  3. Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) adalah kelipatan persekutuan yang paling kecil (terkecil) di antara dua atau lebih bilangan.

    Dari contoh di atas:
    KPK dari 2 dan 3 adalah 6.🪄                                     B. Cara Menentukan KPK

Cara 1: Dengan Menuliskan Kelipatan

  1. Tulis beberapa kelipatan dari setiap bilangan.

  2. Temukan kelipatan yang sama (persekutuan).

  3. Pilih yang paling kecil.

Contoh:
Tentukan KPK dari 4 dan 6.

  • Kelipatan 4 = 4, 8, 12, 16, 20, 24, …

  • Kelipatan 6 = 6, 12, 18, 24, 30, …
    ➡️ Kelipatan persekutuan = 12, 24, …
    ✅ Jadi, KPK = 12


Cara 2: Dengan Menggunakan Faktor Prima (Untuk Guru Tambahan)

Langkah-langkah:

  1. Uraikan masing-masing bilangan menjadi faktor primanya.

  2. Ambil semua faktor prima yang muncul dengan pangkat tertinggi.

  3. Kalikan semuanya.

Contoh:
KPK dari 6 dan 8

  • 6 = 2 × 3

  • 8 = 2 × 2 × 2 = 2³
    KPK = 2³ × 3 = 8 × 3 = 24


🧮 C. Contoh Soal dan Pembahasan

Contoh 1:
Tentukan KPK dari 3 dan 5!

  • Kelipatan 3 = 3, 6, 9, 12, 15, …

  • Kelipatan 5 = 5, 10, 15, 20, …
    ➡️ Kelipatan persekutuan = 15, 30, …
    ✅ Jadi, KPK = 15


Contoh 2 (Soal Cerita):
Ani menyalakan lampu hias yang berkedip setiap 4 detik, dan lampu biru berkedip setiap 6 detik.
Setelah berapa detik kedua lampu akan berkedip bersamaan lagi?

💡 Penyelesaian:
KPK dari 4 dan 6 = 12
✅ Jadi, kedua lampu akan berkedip bersamaan setiap 12 detik.✏️                     D. Latihan Soal

  1. Tentukan KPK dari 2 dan 4!

  2. Tentukan KPK dari 3 dan 7!

  3. Tentukan KPK dari 5 dan 6!

  4. Tentukan KPK dari 8 dan 10!

  5. Udin menabuh drum setiap 3 detik sekali, dan Edo menabuh tamborin setiap 4 detik sekali. Setelah berapa detik mereka menabuh bersamaan lagi?                                                      Kunci Jawaban Latihan

  1. 2 dan 4 → KPK = 4

  2. 3 dan 7 → KPK = 21

  3. 5 dan 6 → KPK = 30

  4. 8 dan 10 → KPK = 40

  5. 3 dan 4 → KPK = 12 detik                  E. Nilai Karakter yang Dikembangkan

  • Teliti: dalam menghitung kelipatan.

  • Disiplin: mengikuti langkah-langkah dengan benar.

  • Kreatif dan logis: dalam memecahkan soal cerita.

Mapel Seni Rupa 
Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:

  1. Menjelaskan pengertian tekstur semu pada karya seni rupa dua dimensi.

  2. Membedakan antara tekstur nyata dan tekstur semu melalui pengamatan gambar atau benda.

  3. Membuat karya gambar yang menampilkan tekstur semu menggunakan teknik tertentu (seperti arsiran, titik, garis, atau pewarnaan).

  4. Menunjukkan sikap teliti, kreatif, dan tekun dalam membuat karya seni.                                         Pengantar Materi Singkat

Tekstur semu adalah tekstur yang hanya dapat dilihat tetapi tidak dapat dirasakan oleh indera peraba.
Contoh:

  • Gambar bulu ayam pada kertas tampak lembut, tetapi bila disentuh tetap terasa halus karena hanya gambar.

  • Lukisan kayu tampak kasar, tetapi permukaannya tetap rata.

Tekstur semu dibuat dengan teknik menggambar seperti arsiran, titik, garis, atau gradasi warna untuk menimbulkan kesan permukaan tertentu.                         Media Pembelajaran

1. Media utama:

  • Kertas gambar / buku gambar

  • Pensil, penghapus, spidol, atau krayon

  • Cat air atau pensil warna

2. Media tambahan (pendukung visual):

  • Contoh gambar atau foto dengan tekstur semu (misalnya gambar bulu, kain, kayu, batu, rumput).

  • Lembar kerja siswa (LKS) untuk latihan menggambar tekstur semu.

  • PowerPoint atau poster yang menjelaskan perbedaan tekstur nyata dan semu.                                 ðŸ§® Metode Pembelajaran

Pembelajaran dilakukan secara aktif, menyenangkan, dan berbasis praktik seni, dengan memadukan beberapa metode:

Tahap Pembelajaran Metode yang Digunakan Kegiatan Utama
Pendahuluan Ceramah interaktif & Tanya jawab Guru memperlihatkan contoh karya yang memiliki tekstur semu dan nyata. Siswa diajak membedakan keduanya.
Kegiatan Inti Demonstrasi, Diskusi, dan Praktik langsung - Guru mencontohkan cara menggambar tekstur semu (misalnya membuat tekstur kayu dengan arsiran garis-garis). - Siswa berlatih membuat tekstur semu sederhana. - Siswa membuat karya sendiri dengan tema bebas (contoh: gambar ikan, kucing, daun, batu, kain, dll).
Penutup Refleksi dan Apresiasi - Siswa memajang karya di papan. - Guru dan siswa bersama-sama memberi apresiasi dan refleksi hasil karya.
Materi: Membuat Tekstur Semu

1. Pengertian Tekstur

Tekstur adalah kesan yang dirasakan oleh indra peraba (kulit) saat menyentuh suatu permukaan.
Ada dua jenis tekstur dalam seni rupa:

  1. Tekstur nyata → dapat dirasakan dengan sentuhan (misalnya permukaan kasar pada amplas, halus pada kaca).

  2. Tekstur semu → hanya terlihat seperti memiliki tekstur, tetapi permukaannya tetap rata.                   2. Apa Itu Tekstur Semu

Tekstur semu adalah gambar yang meniru bentuk permukaan suatu benda agar tampak seolah-olah kasar, halus, lembut, atau berbulu, padahal jika diraba tetap datar.

Contoh:

  • Gambar bulu kucing yang tampak lembut.

  • Gambar kulit jeruk yang tampak kasar.

  • Gambar kayu yang terlihat berserat.   ✏️ 3. Alat dan Bahan

Untuk membuat tekstur semu, siapkan:

  • Kertas gambar / buku gambar

  • Pensil

  • Penghapus

  • Crayon / spidol / pensil warna          4. Langkah-langkah Membuat Tekstur Semu

  1. Amati benda di sekitar yang memiliki permukaan menarik (misalnya daun, batu, kain, kayu).

  2. Gambarlah bentuk benda tersebut di kertas.

  3. Tambahkan garis, titik, atau goresan untuk meniru permukaan benda itu.

  4. Gunakan warna untuk memperkuat kesan teksturnya (misalnya warna gelap terang untuk efek kasar dan lembut).

  5. Periksa hasil gambar – apakah sudah tampak seperti memiliki tekstur?                                         Contoh Aktivitas

  • Gambar kulit semangka (buat garis-garis hijau gelap dan terang).

  • Gambar batu (gunakan warna abu-abu dan tambahkan bayangan).

  • Gambar bulu ayam (buat garis lembut dan halus).


💡 Nilai-Nilai Karakter yang Dikembangkan
  • Kreativitas: menghasilkan karya baru dengan ide sendiri.

  • Teliti: memperhatikan detail bentuk dan tekstur.

  • Tanggung jawab: menyelesaikan karya dengan baik.

  • Kerjasama dan saling menghargai: saat memberi tanggapan pada karya teman.                                                  









contoh tekstur semu 

Kesimpulan dan refleksi hari ini Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan dengan lancar , murid bersemangat bersekolah hari ini

Alhamdulillah siswa bersemangat mempelajari materi kpk ( kelipatan persekutuan terkecil) 

Dilanjutkan sholih sholihah membuat gambar tekstur semu 

Alhamdulillah kegiatan pembelajaran berjalan dengan baik dan lancar. 

Berikut dokumentasi kegiatan hari ini :