πΈ Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh πΈ
✨ Selamat pagi, Sholih Sholiha Kelas 3A! ✨
Alhamdulillah, kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk menjalani hari dengan penuh semangat dan kebaikan. π
π· Hari ini, yuk kita biasakan untuk:
π€² Selalu berbuat baik kepada siapa pun.
π Peduli dan memperhatikan teman yang membutuhkan.
π€ Saling menolong dengan ikhlas.
π Selalu jujur dalam perkataan dan perbuatan.
π Jangan lupa murojaah surat-surat pendek.
π Tunaikan salat Dhuha dengan tertib.
π Kerjakan tugas dengan tanggung jawab dan sungguh-sungguh.
π Motivasi hari ini:
“Anak hebat bukanlah anak yang selalu sempurna, tetapi anak yang mau belajar, berusaha, jujur, dan tidak pernah lelah berbuat kebaikan.” πͺ✨
Jadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin. Jangan takut salah saat belajar, karena dari kesalahan kita bisa menjadi lebih pintar dan lebih baik. π±
Semangat belajar, Sholih Sholiha Kelas 3A!
Tetap jujur, mandiri, peduli, sopan, dan rajin beribadah. ❤️
πΈ Semoga Allah memberikan kemudahan, keberkahan, kesehatan, dan ilmu yang bermanfaat untuk kita semua. Aamiin. π€²
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
π· Salam sayang, Ibu Guru Fuji Lestari, S.Pd. π·
- Nama Guru : Fuji Lestari,S.Pd
- Mata Pelajaran : Matematika
- Hari/Tanggal : Selasa, 06 Oktober 2026
- Fase/Kelas : B / Kelas 3 SD
- Materi : Hubungan Operasi Perkalian dan Pembagian (Pembagian sebagai Kebalikan dari Perkalian)
- Pertemuan Ke- : 3
- TP UmumPeserta didik dapat memahami dan menjelaskan bahwa pembagian merupakan kebalikan (invers) dari perkalian serta mampu mengubah bentuk perkalian menjadi bentuk pembagian dan sebaliknya.
- TP Ma-Mi-Joy
- Meaningful (Ma): Peserta didik memahami keterkaitan antar konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari, bahwa segala sesuatu yang dikelompokkan (dikali) dapat dikembalikan lagi ke jumlah semula secara berimbang (dibagi).
- Mindful (Mi): Peserta didik secara fokus dan cermat membuktikan hubungan perkalian dan pembagian menggunakan manipulasi benda konkret dan pasangan kartu angka.
- Joyful (Joy): Peserta didik merasa senang dan aktif belajar melalui permainan kartu "Pasangan Ajaib" (mencocokkan kalimat perkalian dan pembagian yang relevan).
- Mengingat kembali konsep dasar perkalian (penjumlahan berulang) dan pembagian (pengurangan berulang/berbagi adil).
- Mengamati pembuktian hubungan perkalian dan pembagian menggunakan media benda konkret atau gambar susunan benda (array).
- Mengidentifikasi bahwa jika $a \times b = c$, maka $c : b = a$ dan $c : a = b$.
- Menyelesaikan soal latihan mengubah bentuk perkalian ke pembagian dan sebaliknya secara mandiri maupun berpasangan.
- Ayat Al-Qur'an/Kebesaran AllahKaitkan materi dengan QS. Al-Qamar ayat 49: "Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran." Allah Swt. menciptakan segala sesuatu di alam semesta dengan keteraturan, keseimbangan, dan hubungan yang saling melengkapi, sebagaimana operasi perkalian dan pembagian dalam matematika yang saling berpasangan dan melengkapi satu sama lain.
- Penjabaran Materi
- Perkalian berarti menggabungkan kelompok-kelompok yang sama menjadi jumlah total.
- Pembagian berarti memecah jumlah total menjadi kelompok-kelompok yang sama banyak.
1. π’ Hubungan Perkalian dan Pembagian
Perkalian dan pembagian adalah dua operasi hitung yang saling berhubungan.
π Perkalian digunakan untuk menggabungkan kelompok yang sama banyak.
π Pembagian digunakan untuk membagi suatu jumlah menjadi beberapa kelompok yang sama banyak.
Contoh:
Ada 3 piring.
Setiap piring berisi 4 apel.
ππππ | ππππ | ππππ
Jadi:
3 × 4 = 12
Artinya ada 12 apel semuanya.
Jika 12 apel dibagi menjadi 3 kelompok:
12 ÷ 3 = 4
Jadi, setiap kelompok mendapat 4 apel.
2. π Pembagian adalah Kebalikan dari Perkalian
Perhatikan:
3 × 4 = 12
Dari perkalian tersebut kita dapat membuat dua pembagian:
12 ÷ 3 = 4
12 ÷ 4 = 3
Jadi:
Jika a × b = c, maka c ÷ a = b dan c ÷ b = a.
Contoh lainnya:
5 × 6 = 30
Maka:
30 ÷ 5 = 6
30 ÷ 6 = 5
π Ingat!
Perkalian dan pembagian seperti pasangan yang saling berkebalikan.
3. π¬ Contoh dengan Benda
Ibu mempunyai 20 permen dan ingin membagikannya kepada 5 anak secara sama rata.
Setiap anak mendapat:
20 ÷ 5 = 4
Mengapa?
Karena:
5 × 4 = 20
Jadi, setiap anak mendapat 4 permen. π¬π¬π¬π¬
4. ✏️ Cara Menentukan Hasil Pembagian
Gunakan perkalian yang sudah diketahui.
Contoh:
24 ÷ 6 = ...
Tanyakan:
6 × berapa = 24?
Jawabannya:
6 × 4 = 24
Jadi:
24 ÷ 6 = 4
Contoh lainnya:
35 ÷ 5 = ...
Karena:
5 × 7 = 35
Maka:
35 ÷ 5 = 7
5. π§ Fakta Keluarga Perkalian dan Pembagian
Satu perkalian dapat menghasilkan dua pembagian.
Contoh:
Perkalian
4 × 7 = 28
Pembagian
28 ÷ 4 = 7
28 ÷ 7 = 4
Ketiganya saling berhubungan.
π Latihan Soal
A. Isilah titik-titik berikut!
3 × 5 = 15, maka 15 ÷ 3 = ....
4 × 6 = 24, maka 24 ÷ 6 = ....
7 × 5 = 35, maka 35 ÷ 7 = ....
8 × 4 = 32, maka 32 ÷ 4 = ....
9 × 3 = 27, maka 27 ÷ 9 = ....
B. Tentukan hasil pembagian!
18 ÷ 3 = ....
20 ÷ 4 = ....
30 ÷ 5 = ....
42 ÷ 6 = ....
48 ÷ 8 = ....
C. Soal Cerita
Ayah membeli 24 jeruk. Jeruk tersebut dimasukkan ke dalam 6 kantong sama banyak. Berapa jeruk dalam setiap kantong?
Ibu memiliki 35 kue. Kue dibagikan kepada 5 anak sama banyak. Berapa kue yang diterima setiap anak?
Ada 4 kotak. Setiap kotak berisi 7 pensil. Berapa jumlah semua pensil?
π Kunci Jawaban
5
4
5
8
3
6
5
6
7
6
4 jeruk
7 kue
28 pensil
π Kesimpulan
Perkalian dan pembagian saling berkaitan.
Contoh:
4 × 6 = 24
Maka:
24 ÷ 4 = 6
24 ÷ 6 = 4
π Pembagian adalah kebalikan dari perkalian.
- Video Pembelajaran
- Link Video Pembelajaran: [Sisipkan link video YouTube tentang hubungan perkalian dan pembagian]
- Media/Alat Peraga
- PPT Interaktif
- Papan Segitiga Perkalian & Pembagian
- Kartu Angka / Kartu Pasangan Ajaib
- Benda konkret (stik es krim / kancing warna)
- LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)
- Post TestJawablah pertanyaan berikut dengan benar!
- Ubahlah bentuk perkalian $7 \times 4 = 28$ menjadi dua bentuk kalimat pembagian!
- Isilah titik-titik berikut dengan memanfaatkan hubungan perkalian dan pembagian:a. $35 : 5 = ...$ (Sebab $... \times 5 = 35$)b. $48 : 8 = ...$ (Sebab $... \times 8 = 48$)
- KesimpulanPembagian merupakan kebalikan dari operasi perkalian. Setiap bentuk perkalian $a \times b = c$ dapat diubah menjadi bentuk pembagian $c : b = a$ atau $c : a = b$. Menguasai perkalian akan memudahkan kita dalam menyelesaikan soal-soal pembagian.
- Refleksi
- Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik dapat memahami konsep kebalikan operasi ini dengan cepat setelah mempraktikkan permainan kartu berpasangan.
- Kendala yang ditemukan: Peserta didik yang belum hafal perkalian dasar (1–10) masih membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan pembagian.
- Respons/keterlibatan peserta didik: Peserta didik sangat aktif dan gembira saat mencari pasangan kartu kalimat matematika di papan tulis.
- Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan pembiasaan hafalan perkalian dasar sebelum masuk ke materi perkalian dan pembagian angka yang lebih besar.
- Capaian Tujuan PembelajaranJumlah peserta didik tuntas : … peserta didikJumlah peserta didik belum tuntas : … peserta didik
- Remedial/Pendampingan: Bimbingan khusus berupa latihan menyusun kartu angka segitiga perkalian-pembagian bagi peserta didik yang belum tuntas.
- Pengayaan: Pemberian soal cerita teka-teki matematika yang melibatkan hubungan dua operasi hitung bagi peserta didik yang sudah tuntas.
0 komentar:
Posting Komentar