π·Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, anak-anak sholih dan sholiha Kelas 3A π·
Selamat pagi dan selamat belajar di hari Rabu, 26 Agustus 2026. ππ
Alhamdulillah, hari ini kita kembali dipertemukan dengan kesempatan untuk belajar, berbuat baik, dan menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kemarin.
π Pembelajaran hari ini:
π’ Matematika: Sumatif Harian Ke-1 materi Bilangan Cacah sampai 1.000, meliputi nilai tempat, membandingkan, dan mengurutkan bilangan.
π Bahasa Indonesia: Kebersamaan melalui Kerja Sama, menyimak tayangan video, menangkap pesan kebaikan, dan menemukan kosakata baru.
π± Pesan Ibu Guru:
Anak-anak, kerjakan sumatif dengan jujur, mandiri, teliti, dan percaya diri. Jangan takut salah, karena kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Yang terpenting adalah kita sudah berusaha dengan sungguh-sungguh.
π€² Jangan lupa untuk selalu melaksanakan sholat tepat waktu, berdoa, rajin beribadah, berkata jujur, menghormati guru dan orang tua, menyayangi teman, serta senantiasa berbuat baik kepada siapa pun.
✨ Kebaikan sekecil apa pun akan menjadi berarti jika dilakukan dengan ikhlas. Jadilah anak yang ilmunya bertambah, akhlaknya semakin baik, dan hatinya selalu dekat dengan Allah.
πͺ Semangat belajar, anak-anak hebat!
Hari ini harus lebih baik dari kemarin. Belajar dengan sungguh-sungguh, berdoa, dan serahkan hasilnya kepada Allah. πΈ
“Jujur dalam belajar, tekun dalam berusaha, rajin beribadah, dan selalu berbuat baik.”
π· Selamat belajar dan tetap semangat! π·
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
IDENTITAS DIRI
1. Nama Guru: Fuji Lestari, S.Pd.
2. Hari / Tanggal: Rabu, 26 Agustus 2026
3. Fase / Kelas: Fase B / Kelas 3A
4. Mata Pelajaran: Matematika
5. Materi: Sumatif Harian ke-1
Bilangan Cacah 1–1.000: menentukan nilai tempat, membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan dari yang terkecil ke terbesar dan dari yang terbesar ke terkecil.
6. Pertemuan Ke: Sumatif Harian Ke-1
7. Apersepsi: “Assalamu’alaikum anak-anak sholih dan sholiha. Apa kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat dan siap mengikuti pembelajaran. Sebelum memulai sumatif, mari kita berdoa dan memohon kepada Allah agar diberikan kemudahan dalam mengerjakan soal.”
Guru mengaitkan pembelajaran dengan kebesaran Allah:
Allah Maha Khaliq (Maha Pencipta): Allah menciptakan segala sesuatu dengan teratur. Bilangan juga membantu kita menghitung dan memahami banyaknya benda yang Allah ciptakan.
Allah Maha Malik (Maha Memelihara/Menguasai): Allah mengatur dan memelihara seluruh ciptaan-Nya dengan teratur. Kita belajar mengurutkan bilangan sebagai latihan memahami keteraturan.
Allah Maha Razaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah memberikan rezeki kepada setiap makhluk. Kita dapat menggunakan bilangan untuk menghitung jumlah makanan, buah, hewan, atau benda yang menjadi rezeki dari Allah.
“Anak-anak, hari ini kita akan membuktikan kemampuan kita melalui Sumatif Harian Ke-1 Matematika. Kerjakan dengan jujur, teliti, mandiri, dan percaya diri. Jangan lupa berdoa sebelum mengerjakan.”
8. Capaian Pembelajaran (CP)
:Peserta didik mampu memahami, membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan cacah sampai 1.000 serta menggunakan nilai tempat untuk menentukan hubungan antarb ilangan.
9. Tujuan Pembelajaran (TP)
:Setelah mengikuti pembelajaran dan pelaksanaan sumatif, peserta didik diharapkan mampu:
Membaca dan menuliskan bilangan cacah sampai 1.000 dengan benar.
Menentukan nilai tempat satuan, puluhan, dan ratusan.
Membandingkan dua bilangan cacah menggunakan tanda > (lebih besar), < (lebih kecil), dan = (sama dengan).
Mengurutkan bilangan cacah dari yang terkecil ke terbesar.
Mengurutkan bilangan cacah dari yang terbesar ke terkecil.
Menyelesaikan soal sumatif secara mandiri, jujur, teliti, dan bertanggung jawab.
10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
Guru memberikan salam, doa, motivasi, dan apersepsi.
Guru mengingatkan kembali materi bilangan cacah sampai 1.000.
Peserta didik mengingat kembali konsep nilai tempat: satuan, puluhan, dan ratusan.
Guru mengulas cara membandingkan dua bilangan dengan tanda >, <, dan =.
Guru mengulas cara mengurutkan bilangan dari kecil ke besar.
Guru mengulas cara mengurutkan bilangan dari besar ke kecil.
Guru memberikan beberapa contoh soal sebagai penguatan.
Guru menjelaskan petunjuk pelaksanaan Sumatif Harian Ke-1.
Peserta didik mengerjakan soal secara mandiri dan jujur.
Guru melakukan pengamatan dan pendampingan selama kegiatan.
Setelah selesai, guru mengumpulkan hasil pekerjaan untuk diperiksa.
Guru memberikan refleksi dan motivasi agar peserta didik terus belajar.
11. Model / Metode:
Model: Pembelajaran langsung dan evaluasi individual.
12. Penjabaran Materi:A. Bilangan Cacah
Bilangan cacah adalah bilangan yang digunakan untuk menyatakan banyaknya suatu benda.
Contoh bilangan cacah:
0, 1, 2, 3, 4, 5, ... dan seterusnya.
Pada pembelajaran ini, bilangan yang dipelajari adalah bilangan sampai 1.000.
Contoh:
125 dibaca seratus dua puluh lima.
340 dibaca tiga ratus empat puluh.
705 dibaca tujuh ratus lima.
1.000 dibaca seribu.
B. Nilai Tempat
Contoh bilangan 583:
5 = ratusan
8 = puluhan
3 = satuan
Jadi:
583 = 500 + 80 + 3
C. Membandingkan Bilangan
Gunakan tanda:
> artinya lebih besar dari
< artinya lebih kecil dari
= artinya sama dengan
Contoh:
456 > 321
Artinya 456 lebih besar daripada 321.
245 < 524
Artinya 245 lebih kecil daripada 524.
350 = 350
Artinya kedua bilangan sama besar.
Cara membandingkan bilangan:
Bandingkan angka ratusannya.
Jika sama, bandingkan angka puluhannya.
Jika masih sama, bandingkan angka satuannya.
D. Mengurutkan Bilangan dari Terkecil ke Terbesar
Contoh:
425, 125, 325, 225
Urutan dari yang terkecil ke terbesar:
125, 225, 325, 425
E. Mengurutkan Bilangan dari Terbesar ke Terkecil
Contoh:
275, 875, 475, 675
Urutan dari yang terbesar ke terkecil:
875, 675, 475, 275
F. Latihan / Post Test
Kerjakan dengan teliti dan mandiri!
Tuliskan bilangan yang tepat setelah 399 adalah ....
Tuliskan nilai tempat angka 7 pada bilangan 572!
Berikan tanda yang tepat: 345 ... 354
Berikan tanda yang tepat: 725 ... 625
Berikan tanda yang tepat: 500 ... 500
Urutkan dari yang terkecil ke terbesar:
321, 123, 231, 312Urutkan dari yang terbesar ke terkecil:
456, 654, 546, 465Bilangan manakah yang lebih besar: 708 atau 780?
Uraikan bilangan 846 berdasarkan nilai tempatnya!
Urutkan dari yang terkecil ke terbesar:
905, 509, 590, 950
Kunci Jawaban dan Pembahasan
1. 400
Karena setelah 399 adalah 400.
2. Ratusan
Pada bilangan 572, angka 5 menempati ratusan, angka 7 puluhan, dan angka 2 satuan.
3. 345 < 354
Ratusannya sama-sama 3. Puluhan 4 lebih kecil daripada 5.
4. 725 > 625
Ratusan 7 lebih besar daripada 6.
5. 500 = 500
Kedua bilangan memiliki nilai yang sama.
6. 123, 231, 312, 321
Diurutkan mulai dari bilangan yang paling kecil.
7. 654, 546, 465, 456
Diurutkan mulai dari bilangan yang paling besar.
8. 780
Karena 780 lebih besar daripada 708.
9. 846 = 800 + 40 + 6
8 ratusan + 4 puluhan + 6 satuan.
10. 509, 590, 905, 950
Urutan dimulai dari bilangan yang paling kecil.
Video pembelajaran: menggunakan video pembelajaran tentang Bilangan Cacah sampai 1.000, Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan sebagai penguatan sebelum pelaksanaan sumatif.
13. Kesimpulan / Refleksi
Hari ini peserta didik melaksanakan Sumatif Harian Ke-1 Matematika dengan materi bilangan cacah sampai 1.000. Peserta didik mengingat kembali cara membaca dan menulis bilangan, menentukan nilai tempat, membandingkan bilangan, serta mengurutkan bilangan dari yang terkecil ke terbesar maupun dari yang terbesar ke terkecil.
Refleksi Guru
Guru melakukan refleksi terhadap:
Apakah peserta didik memahami konsep bilangan cacah sampai 1.000?
Apakah peserta didik mampu membandingkan bilangan dengan benar?
Apakah peserta didik mampu mengurutkan bilangan dengan tepat?
Apakah peserta didik mengerjakan sumatif secara mandiri, jujur, dan teliti?
Peserta didik yang masih mengalami kesulitan akan diberikan penguatan dan pembelajaran remedial.
Refleksi Peserta Didik
Peserta didik menjawab:
Materi apa yang sudah saya pahami?
Soal mana yang paling mudah bagi saya?
Soal mana yang masih sulit?
Apakah saya sudah mengerjakan dengan jujur dan teliti?
Apa yang akan saya lakukan agar hasil belajar saya lebih baik?
Motivasi Penutup:
“Anak-anak, hasil hari ini adalah bagian dari proses belajar. Jangan takut salah, karena dari kesalahan kita belajar menjadi lebih baik. Tetap jujur, rajin belajar, berdoa, dan percaya bahwa setiap usaha yang baik akan mendapatkan hasil yang baik. Semangat menjadi anak sholih dan sholiha!”
1. Hari / Tanggal : Rabu, 26 Agustus 2026
2.Fase / Kelas : Fase B / Kelas 3A
3. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
4. Materi: Kebersamaan melalui Kerja Sama – Menangkap Pesan Kebaikan dan Kosakata Baru dari Tayangan Video tentang Pentingnya Kerja Sama.
5. Pertemuan Ke : 1
6. Apersepsi:Guru mengucapkan salam dan menyapa peserta didik.
“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi anak-anak sholih dan sholiha. Apa kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Sebelum belajar, mari kita berdoa agar Allah memberikan kemudahan dan ilmu yang bermanfaat.”
Guru mengaitkan pembelajaran dengan kebesaran Allah:
*Allah Maha Khaliq (Maha Pencipta): Allah menciptakan manusia dengan berbagai kemampuan. Ada yang pandai berbicara, menulis, menggambar, menghitung, dan membantu orang lain. Karena perbedaan itu, kita dapat saling melengkapi dan bekerja sama.
Allah Maha Malik (Maha Memelihara): Allah memelihara manusia dan mengajarkan kita untuk hidup rukun, saling membantu, dan menjaga kebersamaan.
Allah Maha Razaq (Maha Pemberi Rezeki):** Allah memberikan rezeki kepada setiap makhluk. Kita dapat bersyukur dengan berbagi, saling membantu, dan bekerja sama dalam kebaikan.
Guru bertanya kepada peserta didik:
1. Pernahkah kalian bekerja sama dengan teman?
2. Apa yang kalian lakukan ketika bekerja sama?
3. Apa yang terjadi jika sebuah pekerjaan dilakukan bersama-sama?
4. Mengapa kita harus saling membantu?
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran:“Hari ini kita belajar menangkap pesan kebaikan dan kosakata baru dari tayangan video tentang pentingnya kerja sama.”
7. Capaian pembelajaran :Peserta didik mampu menyimak informasi dari teks audiovisual sederhana, memahami pesan yang disampaikan, serta mengenali dan menggunakan kosakata baru dalam konteks kehidupan sehari-hari.
8. Tujuan Pembelajaran (TP):Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menyimak tayangan video tentang pentingnya kerja sama dengan penuh perhatian.
2. Menemukan informasi penting dari tayangan video.
3. Menjelaskan pesan kebaikan yang terdapat dalam tayangan video.
4. Menyebutkan kosakata baru yang ditemukan dari tayangan video.
5. Menjelaskan arti kosakata baru berdasarkan konteks tayangan.
6. Menggunakan beberapa kosakata baru dalam kalimat sederhana.
7. Menunjukkan sikap kerja sama, saling membantu, dan menghargai teman.
9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
1. Guru memberi salam, mengajak berdoa, dan memberikan apersepsi.
2. Guru mengajukan pertanyaan tentang pengalaman peserta didik bekerja sama.
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
4. Peserta didik mengamati gambar atau situasi yang menunjukkan kerja sama.
5. Guru menayangkan video tentang pentingnya kerja sama.
6. Peserta didik menyimak video dengan saksama.
7. Peserta didik mencatat informasi atau peristiwa penting dari video.
8. Guru mengajak peserta didik menemukan pesan kebaikan dari tayangan.
9. Peserta didik menemukan kosakata baru yang terdapat dalam video.
10. Guru dan peserta didik membahas arti kosakata tersebut.
11. Peserta didik membuat kalimat sederhana menggunakan kosakata baru.
12. Peserta didik mengerjakan latihan/post-test.
13. Guru bersama peserta didik membahas pembelajaran dan melakukan refleksi.
14. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya bekerja sama dalam kehidupan sehari-hari.
10. Model / Metode
Metode:Tanya jawab, menyimak, diskusi kelompok, penugasan, presentasi, dan refleksi.
11. Penjabaran Materi
:A. Pengertian Kerja Sama
Kerja sama adalah kegiatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih secara bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu.
Contoh kerja sama:
* membersihkan kelas bersama;
* mengerjakan tugas kelompok;
* membantu teman yang kesulitan;
* bekerja sama membersihkan lingkungan;
* bermain bersama dengan tertib.
B. Manfaat Kerja Sama
Kerja sama memiliki banyak manfaat, antara lain:
1. Pekerjaan menjadi lebih ringan.
2. Pekerjaan dapat selesai lebih cepat.
3. Mempererat persahabatan.
4. Melatih sikap saling membantu.
5. Menumbuhkan rasa peduli.
6. Membiasakan hidup rukun.
7. Menciptakan kebersamaan.
C. Pesan Kebaikan dalam Tayangan Video
Saat menyimak video, peserta didik memperhatikan:
* Siapa saja tokoh dalam video?
* Apa kegiatan yang dilakukan?
* Masalah apa yang terjadi?
* Bagaimana tokoh menyelesaikan masalah?
* Apa bentuk kerja sama yang dilakukan?
* Apa pesan kebaikan yang dapat kita teladani?
Contoh pesan kebaikan:Dengan bekerja sama, pekerjaan yang sulit menjadi lebih ringan. Kita harus saling membantu, menghargai, dan tidak mementingkan diri sendiri.”**
D. Kosakata Baru
Contoh kosakata yang dapat ditemukan dari tayangan video:
| Kosakata | Arti |
| Kerja sama | Melakukan pekerjaan bersama untuk mencapai tujuan |
| Kebersamaan | Keadaan bersama-sama dan hidup rukun |
| Gotong royong | Bekerja bersama-sama untuk kepentingan bersama |
| Membantu | Memberikan pertolongan kepada orang lain |
| Peduli | Memperhatikan dan memperdulikan keadaan orang lain |
| Tanggung jawab | Melaksanakan tugas atau kewajiban dengan sungguh-sungguh |
| Kompak | Bersatu dan bekerja bersama dengan baik |
| Saling menghargai | Menghormati orang lain dan pendapatnya |
E. Contoh Kalimat
1. Kami melakukan kerja sama membersihkan kelas.
2. Gotong royong membuat pekerjaan menjadi lebih ringan.
3. Kita harus peduli kepada teman yang membutuhkan bantuan.
4. Siswa kelas 3 bekerja dengan kompak
5. Kita harus saling menghargai ketika berdiskusi.
F. Kegiatan Menyimak Video
Guru menayangkan video pembelajaran dengan tema:
Pentingnya Kerja Sama dan Gotong Royong
Peserta didik diminta menyimak dengan saksama dan mencatat:
1. Tokoh yang ada dalam video.
2. Kegiatan kerja sama yang dilakukan.
3. Masalah yang dihadapi.
4. Cara menyelesaikan masalah.
5. Pesan kebaikan dari video.
6. Minimal 3 kosakata baru yang ditemukan.
G. Latihan / Post-Test
Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!
1. Apa yang dimaksud dengan kerja sama?
2. Sebutkan dua contoh kerja sama di sekolah!
3. Apa manfaat bekerja sama?
4. Apa pesan kebaikan yang dapat kita ambil dari video?
5. Sebutkan tiga kosakata baru yang kamu temukan dari tayangan video!
6. Apa arti kata **gotong royong**?
7. Buatlah satu kalimat menggunakan kata **peduli**!
8. Mengapa kita harus menghargai teman ketika bekerja sama?
9. Apa yang terjadi jika pekerjaan dilakukan bersama-sama?
10. Tuliskan satu contoh kerja sama yang akan kamu lakukan di rumah!
Kunci Jawaban dan Pembahasan
1. Kerja sama adalah kegiatan yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu.
2.Contohnya membersihkan kelas bersama dan mengerjakan tugas kelompok.
3. Pekerjaan menjadi lebih ringan, cepat selesai, dan dapat mempererat persahabatan
4.Kita harus saling membantu, peduli, menghargai, dan bekerja sama dalam melakukan kebaikan.
5.Contoh: kerja sama, gotong royong, peduli, kompak, kebersamaan.
6. Gotong royong adalah bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan atau kepentingan bersama.
7. Contoh: “Saya peduli kepada teman yang sedang kesulitan.”
8. Karena setiap orang memiliki pendapat dan kemampuan yang berbeda sehingga kita harus menghormati satu sama lain.
9. Pekerjaan menjadi lebih ringan dan biasanya dapat selesai lebih cepat.
*l10. Contoh: membantu orang tua membersihkan rumah.
13. Kesimpulan / Refleksi*l
Hari ini peserta didik belajar tentang kebersamaan melalui kerja sama dengan menyimak tayangan video. Peserta didik belajar menangkap informasi, menemukan pesan kebaikan, serta mengenal dan memahami kosakata baru.
Kerja sama sangat penting dalam kehidupan sehari-hari karena dapat membuat pekerjaan menjadi lebih ringan, mempererat persahabatan, menumbuhkan kepedulian, dan menciptakan kehidupan yang rukun.
Refleksi Guru
Guru melakukan refleksi:
* Apakah peserta didik mampu menyimak video dengan baik?
* Apakah peserta didik mampu menemukan pesan kebaikan?
* Apakah peserta didik mampu menemukan kosakata baru?
* Apakah peserta didik dapat menjelaskan arti kosakata tersebut?
* Apakah peserta didik mampu menggunakan kosakata baru dalam kalimat?
* Apakah peserta didik menunjukkan sikap kerja sama selama pembelajaran?
Peserta didik yang masih mengalami kesulitan akan diberikan bimbingan dan latihan tambahan.
Refleksi Peserta Didik
Peserta didik menjawab:
1. Apa yang saya pelajari hari ini?
2. Apa pesan kebaikan dari video yang saya tonton?
3. Kosakata baru apa yang saya dapatkan?
4. Apa manfaat kerja sama?
5. Bagaimana saya akan menerapkan kerja sama di sekolah dan di rumah?
Motivasi Penutup:
“Anak-anak, kita tidak dapat melakukan semua hal sendirian. Dengan bekerja sama, saling membantu, dan saling menghargai, pekerjaan menjadi lebih mudah dan persahabatan menjadi semakin kuat. Mari menjadi anak yang suka bekerja sama dan selalu melakukan kebaikan.
Mapel Pendidikan anti korupsi .
Sumatif harian ke-1
A. Kisi-Kisi Sumatif Harian 1
| No. | Materi | Indikator Soal | Bentuk | No. Soal |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Kejujuran | Menentukan contoh perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari | PG | 1–4 |
| 2 | Disiplin | Menentukan contoh perilaku disiplin di sekolah dan rumah | PG | 5–8 |
| 3 | Mandiri | Mengidentifikasi perilaku melakukan tugas tanpa bergantung pada orang lain | PG | 9–11 |
| 4 | Kerja keras | Menentukan sikap pantang menyerah dan bersungguh-sungguh | PG | 12–15 |
| 5 | Tanggung jawab | Menentukan tindakan yang menunjukkan tanggung jawab | PG | 16–20 |
B. Soal Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
Jika menemukan uang milik teman di kelas, sebaiknya kita ....
A. menyimpannya
B. membelanjakannya
C. mengembalikannya kepada pemilik
D. membaginya dengan temanBerkata sesuai dengan kenyataan disebut ....
A. disiplin
B. jujur
C. mandiri
D. kerja kerasSaat mendapat nilai ulangan kurang baik, sikap jujur adalah ....
A. menyalahkan teman
B. menyembunyikan nilai
C. mengakui hasil yang diperoleh
D. meminta teman mengganti nilaiContoh perilaku jujur di sekolah adalah ....
A. menyontek saat ulangan
B. mengakui kesalahan
C. mengambil barang teman
D. berkata tidak sesuai kenyataanDatang ke sekolah tepat waktu merupakan contoh ....
A. kejujuran
B. kedisiplinan
C. kemandirian
D. keberanianSebelum belajar, sebaiknya kita ....
A. bermain terlebih dahulu
B. menyiapkan buku dan alat tulis
C. menunggu teman
D. tidur di kelasMenaati peraturan sekolah merupakan perilaku ....
A. disiplin
B. malas
C. boros
D. curangJika bel masuk sekolah sudah berbunyi, kita sebaiknya ....
A. tetap bermain
B. pulang
C. segera masuk kelas
D. pergi ke kantinMengerjakan tugas sekolah sendiri merupakan contoh sikap ....
A. mandiri
B. malas
C. boros
D. tidak peduliKetika ingin memakai sepatu, sebaiknya kita ....
A. selalu meminta bantuan
B. berusaha memasangnya sendiri
C. menyuruh teman
D. menunggu guruAnak yang mandiri akan ....
A. selalu bergantung pada orang lain
B. berusaha melakukan tugasnya sendiri
C. menghindari tugas
D. menyuruh orang lain bekerjaRani belum bisa mengerjakan soal Matematika. Sikap kerja keras yang tepat adalah ....
A. menyerah
B. menyontek
C. terus belajar dan mencoba
D. tidak mengerjakanKerja keras berarti ....
A. bekerja dengan sungguh-sungguh
B. mudah menyerah
C. menghindari tugas
D. bermalas-malasanAgar mendapatkan hasil belajar yang baik, kita harus ....
A. rajin belajar
B. sering bermain
C. menyontek
D. malas membacaJika mengalami kegagalan, sebaiknya kita ....
A. menyerah
B. menyalahkan orang lain
C. mencoba kembali
D. berhenti belajarSetelah selesai bermain, kita harus ....
A. meninggalkan mainan
B. menyuruh orang lain merapikannya
C. merapikan mainan kembali
D. pergi begitu sajaMengerjakan dan mengumpulkan tugas tepat waktu merupakan bentuk ....
A. tanggung jawab
B. kemalasan
C. kecurangan
D. pemborosanJika tidak sengaja memecahkan barang milik sekolah, kita sebaiknya ....
A. melarikan diri
B. menyembunyikannya
C. mengaku dan meminta maaf
D. menyalahkan temanContoh tanggung jawab di rumah adalah ....
A. membiarkan kamar berantakan
B. merapikan tempat tidur sendiri
C. menunggu orang tua mengerjakan semuanya
D. menghindari pekerjaan rumahSikap jujur, disiplin, mandiri, kerja keras, dan tanggung jawab harus kita biasakan agar menjadi anak yang ....
A. suka berbuat curang
B. berkarakter baik
C. malas
D. tidak peduli
C. Kunci Jawaban
| No. | Jawaban | No. | Jawaban |
|---|---|---|---|
| 1 | C | 11 | B |
| 2 | B | 12 | C |
| 3 | C | 13 | A |
| 4 | B | 14 | A |
| 5 | B | 15 | C |
| 6 | B | 16 | C |
| 7 | A | 17 | A |
| 8 | C | 18 | C |
| 9 | A | 19 | B |
| 10 | B | 20 | B |
0 komentar:
Posting Komentar