Jumat, 06 September 2024


KELAS VB

GURU KELAS : Fuji lestari,S.Pd.

Good morning everyone...

How are you students? 

Hopefully we're healthy and always in the protection of Allah. 

Before we start our study, better we listen to tausiyah, pray to Allah, pray dhuha, and moroja'ah. 

Mata pelajaran PAK
T. P : peserta didik memahami sikap sederhana dalam kehidupan sehari-hari. 
Selalu bersikap sederhana 
Sikap sederhana adalah sikap dan perilaku yang tidak berlebihan, lugas, apa adanya, dan hemat sesuai kebutuhan. Sikap sederhana juga bisa diartikan sebagai perilaku yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan, sehingga sifatnya relatif bagi setiap orang. 
 Beberapa ciri-ciri orang yang memiliki sikap sederhana, antara lain:  
    Refleksi kegiatan pembelajaran hari ini siswa dapat memahami sikap sederhana dalam kehidupan sehari-hari-hati dan siswa dapat menetapkan  contoh hidup sederhana 
  • Berikut ini dokumentasi kegiatan hari ini :

Kamis, 5 September 2024


   


KELAS

KELAS   V B

GURU KELAS : Fuji lestari,S.Pd.

Good morning everyone...

How are you students? 

Hopefully we're healthy and always in the protection of Allah. 

Before we start our study, better we listen to tausiyah, pray to Allah, pray dhuha, and moroja'ah. 



Mapel : Pendidikan Pancasila 
T. P : Peserta didik bermain peran dengan tema macam- macam norma ( norma agama, hukum, kesusilaan dan kesopanan) 

kegiatan  pada hari ini .Hari kita akan melaksanakan kegiatan Assasmen  IPAS ke 2 Seperti biasa sebelum belajar ,kita akan melaksanakan krgiatan menyimak tauziah,sholat dhuha dan tadarus

 

Berikut kisi-kisi soal Assemen IPAS

-Sifat -sifat cahaya

-Hukum pemantukan bunyi

-Jenis-jenis cermin

-Bayangan yang dihasilkan dari berbagai jenis cermin

-Pemantulan cahaya

Mapel : Seni Rupa 

 Prinsip ritme dalam seni rupa adalah pengaturan unsur-unsur yang berulang-ulang, seperti garis, raut, warna, tekstur, gelap-terang, dan sebagainya. Ritme dalam seni rupa bertujuan untuk menciptakan kesan mengalir dan terhubung, serta menarik perhatian ke area tertentu dalam komposisi. 

Berikut beberapa jenis ritme dalam seni rupa:  
    Refleksi kegiatan hari ini peserta didik sangat antusias dalam memerankan drama tentang norma norma di Indonesia. 
  • Alhamdulillah peserta didik dapat mengerjakan soal assemen ipas dengan baik. 
  • Peserta didik mendengarkan penjelasan materi seni rupa tentang prinsip ritme. 

  • Berikut ini dokumentasi kegiatan hari ini :

Rabu, 04 September 2024




KELAS   V B

GURU KELAS : Fuji lestari,S.Pd.

Good morning everyone...

How are you students? 

Hopefully we're healthy and always in the protection of Allah. 

Before we start our study, better we listen to tausiyah, pray to Allah, pray dhuha, and moroja'ah. 

Kegiatan P5 
AKTIVITAS 6
Kelebihan dan Kekurangan
Makanan Tradisional dan Makanan Modern

 Kelebihan Makanan Modern 🍔

Makanan modern juga memiliki kelebihan yang tidak bisa diabaikan. 
Pertama, makanan modern biasanya memiliki variasi yang lebih beragam dan inovatif, 
sehingga menawarkan pengalaman kuliner yang baru dan menarik. 
Kedua, makanan modern lebih mudah diakses karena bisa ditemukan di supermarket, 
restoran cepat saji, dan layanan pengiriman makanan. Selain itu, 
makanan modern juga lebih praktis dalam penyajiannya, 
memungkinkan kita untuk lebih efisien dalam kehidupan sehari-hari.
Kekurangan Makanan Modern ❌

Makanan modern juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan. Pertama, makanan modern cenderung menggunakan bahan tambahan yang tidak sehat seperti pengawet, pewarna, dan pemanis buatan, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. 
Kedua, makanan modern seringkali mengandung lemak, gula, dan garam berlebih, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Terakhir, makanan modern kadang-kadang mengabaikan nilai-nilai budaya dan tradisi, sehingga bisa mengancam 

KELEBIHAN & KEKURANGAN










Kelebihan


1.mengunakan bahan alami tanpa pengawet

2. Rasa autentik sering kali mempertahankan

rasanyakuliner

3.Harga terjangkau

4. Menjaga keberlanjutan budaya: Mengonsumsi jajanan tradisional dapat membantu dalam menjaga dan mewariskan keberlanjutan budaya kuliner.


Kekurangan

1. Jajanan tradisional mudah cepat basi

2. Pembuatan lama karna masih menggunakan alat tradisional 3.kurang nya inovasi dalam jajanan tradisional

4.selera konsumen cepat berubah karna makanan cepat saji
KESIMPULAN
Jajanan tradisional memiliki nilai budaya yang tinggi dan sering

menjadi bagian penting dari warisan kuliner suatu daerah. Keberagaman bahan dan teknik memasak dalam jajanan tradisional menciptakan rasa yang unik dan beragam, memperkaya pengalaman kuliner secara lokal dan global.

Matematika 
T. P: Peserta didik dapat menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan kpk dan FPB
Tentu! Berikut adalah beberapa soal cerita tentang KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) dan FPB (Faktor Persekutuan Terbesar) untuk kelas 5:

1. **Soal KPK:**
   Di sebuah taman bermain, ada dua jenis permainan: ayunan dan seluncuran. Ayunan memiliki waktu ganti 10 menit sekali, sedangkan seluncuran memiliki waktu ganti 15 menit sekali. Jika kedua permainan tersebut mulai beroperasi bersamaan pada pukul 08.00 pagi, pada pukul berapa mereka akan mulai beroperasi bersamaan lagi?

2. **Soal FPB:**
   Ali memiliki dua jenis kue: kue coklat dan kue vanila. Ali ingin membagi kue-kue ini ke dalam kotak dengan ukuran yang sama tanpa ada sisa. Kue coklat bisa dibagi dalam kotak yang berisi 12 kue, dan kue vanila bisa dibagi dalam kotak yang berisi 18 kue. Kotak terbesar yang bisa Ali gunakan untuk membagi kue-kue tersebut tanpa ada kue yang tersisa adalah kotak ukuran berapa? 

Refleksi kegiatan hari ini alhamdulillah kegiatan P5 berjalan dengan lancar dan baik, peserta didik bisa menyimpulkan materi P5 hari ini tentang kelebihan dan kekurangan makanan tradisional dan modern. 
Berikut ini dokumentasi kegiatsn hati ini :

Selasa, 03 September 2024



KELAS VB

GURU KELAS : Fuji lestari,S.Pd.

Good morning everyone...

How are you students? 

Hopefully we're healthy and always in the protection of Allah. 

Before we start our study, better we listen to tausiyah, pray to Allah, pray dhuha, and moroja'ah

Pendidikan pancasila 

T. P : peserta didik dapat bermain peran tentang macam- macam norma. 

Berikut adalah contoh naskah drama singkat yang menampilkan norma agama. Naskah ini bisa digunakan sebagai bahan ajar atau pertunjukan yang menggambarkan pentingnya norma agama dalam kehidupan sehari-hari.

**Judul: "Keputusan di Persimpangan Jalan"**

**Karakter:**

1. **Rina** - Seorang remaja yang sedang menghadapi dilema.

2. **Bapak Ahmad** - Ayah Rina, seorang tokoh agama yang bijaksana.

3. **Ibu Sari** - Ibu Rina, seorang wanita yang penyayang.

4. **Dina** - Sahabat Rina.


**Lokasi:**

- Ruang tamu rumah Rina.

- Kafe tempat Rina dan Dina bertemu.

**Adegan 1: Ruang Tamu Rumah Rina**

*Rina duduk di sofa, tampak gelisah. Bapak Ahmad dan Ibu Sari duduk di seberang.*

**Bapak Ahmad:** (Dengan lembut) "Ada apa, Nak? Sepertinya kau sedang memikirkan sesuatu yang serius."

**Rina:** (Ragu) "Ayah, Ibu, aku harus membuat keputusan besar. Temanku, Dina, mengajak aku untuk pergi ke sebuah acara yang sebenarnya bertentangan dengan ajaran agama kita."

**Ibu Sari:** "Apa acara itu, sayang?"

**Rina:** "Acara pesta yang tidak sesuai dengan norma agama kita. Dina bilang itu hanya sekali dan tidak masalah."

**Bapak Ahmad:** "Nak, ingatlah bahwa norma agama bukan hanya aturan, tetapi pedoman hidup kita. Dalam setiap keputusan, penting untuk mengingat nilai-nilai yang kita anut."

**Ibu Sari:** "Kalau kamu merasa acara itu tidak sesuai dengan keyakinan kita, mungkin lebih baik untuk berbicara dengan Dina secara jujur. Teman yang baik akan mengerti."


**Rina:** (Mengangguk) "Aku mengerti, Ayah. Terima kasih, Ibu."

**Adegan 2: Kafe**

*Rina dan Dina duduk di meja. Rina tampak tenang namun tegas.*

**Dina:** "Rina, kenapa kamu tidak mau ikut acara itu? Ini kesempatan bagus untuk bersenang-senang."

**Rina:** "Dina, aku tahu acara itu menyenangkan, tapi aku merasa itu bertentangan dengan ajaran agamaku. Aku harus menghormati keyakinanku."

**Dina:** (Terkejut) "Oh, jadi ini masalah agama?"

**Rina:** "Iya, dan aku sudah berbicara dengan orang tuaku. Mereka bilang penting untuk mengikuti prinsip yang kita yakini."

**Dina:** "Aku paham sekarang. Maaf jika aku membuatmu merasa tidak nyaman. Aku menghargai keputusanmu."

**Rina:** "Terima kasih atas pengertianmu, Dina. Aku harap kita masih bisa bersenang-senang dengan cara lain."

**Adegan 3: Ruang Tamu Rumah Rina**

*Rina kembali ke rumah dan disambut oleh Bapak Ahmad dan Ibu Sari.*

**Bapak Ahmad:** "Bagaimana, Nak? Apa keputusanmu?"


**Rina:** "Aku sudah berbicara dengan Dina. Dia mengerti dan mendukung keputusanku."


**Ibu Sari:** "Bagus, Nak. Kami bangga padamu. Kadang keputusan yang sulit adalah yang paling benar."


**Rina:** (Tersenyum) "Terima kasih, Ayah dan Ibu. Aku merasa lebih tenang setelah membuat keputusan ini."


**Bapak Ahmad:** "Ingatlah, dalam setiap langkah, kita harus selalu berpegang pada prinsip kita."


Naskah ini menggambarkan bagaimana norma agama dapat mempengaruhi keputusan sehari-hari dan bagaimana komunikasi serta pemahaman antara teman dan keluarga dapat membantu seseorang dalam membuat keputusan yang sesuai dengan keyakinan mereka.

Materi ipas
Asesmen ipas materi bunyi dan cahaya 

BAHASA INDONESIA🌼

 

Sinonim dan Antonim 

Tujuan Pembelajaran :Peserta didik dapat memahami perbedaan anatar kata sinonim dan antonim

Contoh-contoh dari sinonim dan antonim
Dalam materi pelajaran Bahasa Indonesia kita pasti sering menemukan kata sinonim dan antonim

Ya, sinonim atau padanan kata adalah kata yang memilki makna yang sama atau hampir sama dengan kata lain dalam bahasa yang sama.

Sedangkan antonim adalah kata yang berlawanan atau kontradiktif atau bertolak belakang dengan kata lain. 

Nah, setelah kita mengetahui apa pengertian dan perbedaan dari antonim dan sinonim, yuk Kids simak contohnya.

Contoh Kata Antonim

1. Besar - Kecil

Contoh kalimat : Rumah nenek saya besar, sedangkan rumah saya kecil.

2. Baru - Lama

Contoh kalimat : Mobil om ku baru, sedangkan mobil ayah saya sudah lama.

3. Panjang - Pendek

Contoh kalimat : Rambut Siti panjang, sedangkan rambut saya pendek.

Tinggi - Rendah

Contoh kalimat : Pohon itu sangat tinggi, sedangkan semak-semak disekitarnya rendah.

5. Kuat - Lemah

Contoh kalimat : Kawan ku saya sangat kuat, sedangkan saya sudah mulai lemah.

6. Kaya - Miskin

Contoh kalimat : Keluarga tersebut sangat kaya, sedangkan keluarga tetangga mereka miskin.

7. Cerah - Gelap

Contoh kalimat : Hari ini langit sangat cerah, sedangkan kemarin gelap karena hujan

Contoh Kata Sinonim

1. Gembira - Senang

Contoh: Saya merasa gembira/senang karena berhasil menyelesaikan PR dengan baik.

2. Cerdas - Pandai

Contoh: Kusni sangat cerdas/pandai dalam memecahkan masalah matematika yang sulit.

3. Sedih - Murung

Contoh: Revi merasa sedih/murung setelah mendengar kabar bahwa sahabatnya pindah ke luar kota.

4. Pintar - Mahir

Contoh: Saya ingin menjadi pintar/mahir dalam bermain gitar, jadi saya sering berlatih.

5. Cepat - Kencang

Contoh: Mobil itu berjalan dengan cepat/kencang di atas jalan raya tol yang sepi.

6. Banyak - Melimpah

Contoh: Di kebun itu terdapat banyak/melimpah buah-buahan yang bisa dipetik.

7. Baik - Sopan

Contoh kalimat: Juju selalu bersikap baik/sopan terhadap siapa pun, bahkan terhadap orang yang tidak dikenal.

8. Kaya - Makmur

Contoh kalimat : Keluarga itu sangat kaya/makmur karena memiliki bisnis sukses yang sudah berjalan lama.

9. Bising - Ribut

Contoh kalimat: Suara musik yang terlalu bising/ribut bisa menyebabkan kerusakan pendengaran.

10. Sempurna - Ideal

Contoh kalimat : Roni selalu berusaha menciptakan hasil yang sempurna/ideal dalam setiap pekerjaannya.

Refleksi kegiatan hari ini alhamdulilah siswa dapat membuat dialog  untuk bermain peran tentang norma norma di Indonesia. 
Peserta didik mengerjakan latihan ipas dan Bahasa Indonesia. 
Berikut ini dokumentasi kegiatan hari ini 


Senin, 02 September 2024



   



KELAS

KELAS VB

GURU KELAS : Fuji lestari,S.Pd.

Good morning everyone...

How are you students? 

Hopefully we're healthy and always in the protection of Allah. 

Before we start our study, better we listen to tausiyah, pray to Allah, pray dhuha, and moroja'ah. 


T. P: peserta didik dapat mengerjakan soal yang berkaitan dengan kpk dan DP 

Cara Menghitung KPK dan FPB

Seperti yang tadi sudah sempat disinggung, berikut cara menghitung KPK dengan FPB secara singkat:

1. Dengan cara menghitung faktor dan kelipatannya

Langkah-langkahnya:

Tentukan faktor dan kelipatan dari bilangan-bilangan yang akan dicari FPB dan KPK-nya.

FPB dan KPK ditentukan dengan cara mencari faktor persekutuan terbesar

KPK ditentukan dengan cara mencari kelipatan persekutuan yang terkecil.

Contoh soal:

Hitunglah FPB dan KPK dari 30 dan 36.

Jawab:

Buatlah sebuah tabel seperti:

Faktor 30=Faktor 36=
1x30; 2x15; 3x10; 5x6; 6x5; 10x3; 15x2; 30x11x36; 2x18; 3x12; 4x9; 6x6; 9x4; 12x3; 18x2; 36x1

Maka, faktor dari 30 adalah 1, 2, 3, 5, 6, 10, 15, dan 30.

Sedangkan faktor dari 36 adalah 1, 2, 3, 4, 6, 9, 12, 18, dan 36.

Dengan demikian FPB dari 30 dan 36 adalah 6

Kelipatan dari 30 adalah 30, 60, 90, 120, 150, 180, 210, ...

Kelipatan dari 36 adalah 36, 72, 108, 144, 180, 216, ...

KPK dari 30 dan 36 adalah 180

2. Dengan menggunakan pohon faktor

Buat pohon faktor

Tuliskan bilangan perkalian prima (faktorisasi prima)

Contoh soal:

Hitunglah FPB dan KPK dari 30 dan 36

Jawab: Buat pohon faktor untuk 30 dan 36

Mencari FPB

30= 2x3x5

36= 2 pangkat 2x3 pangkat 2

Maka FPB dari 30 dan 36 adalah 6.

Mencari KPK

30= 2x3x5

36= 2 pangkat 2x3 pangkat 2

Maka KPK dari 30 dan 36 adalah 180.

Latihan soal 

1.Tentukan KPK dan FPB dari 12, 16 dan 32

Faktorisasi prima dari bilangan 12 = 2² × 3

Faktorisasi prima dari bilangan 16 = 2⁴

Faktorisasi prima dari bilangan 32 = 2⁵

KPK dari 12, 16 dan 32 =  2⁵ × 5 = 160

FPB dari 12, 16 dan 32 = 2² = 4

2.Tentukan KPK dan FPB dari 30, 90 dan 180

Faktorisasi prima dari bilangan 30 = 2 × 3 × 5

Faktorisasi prima dari bilangan 90 = 2 × 3² × 5

Faktorisasi prima dari bilangan 180 = 2² × 3² × 5

KPK dari 30, 90 dan 180 =  2² × 3² × 5 = 180

FPB dari 30, 90 dan 180 = 2 × 3 × 5 = 30


3 Tentukan KPK dan FPB dari 30 dan 60

Faktorisasi prima dari bilangan 30 = 2 × 3 × 5

Faktorisasi prima dari bilangan 60 = 2² × 3 × 5

KPK dari 30 dan 60 = 2² × 3 × 5 = 60

FPB dari 30 dan 60 = 2 × 3 × 5 = 30

T. P: Asesmen Bahasa Indonesia

Materi B. Indonesia ( Antonim dan sinonim) 

Refleksi kegiatan hari ini alhamdulilah peserta didik sudah mulai paham dalam mengerjakan soal kpk dan FPB 

Berikut ini dokumentasi kegiatan hari ini