πΈ Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh πΈ
✨ Selamat pagi, Sholih Sholiha Kelas 3A! ✨
Alhamdulillah, kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk menjalani hari dengan penuh semangat dan kebaikan. π
π· Hari ini, yuk kita biasakan untuk:
π€² Selalu berbuat baik kepada siapa pun.
π Peduli dan memperhatikan teman yang membutuhkan.
π€ Saling menolong dengan ikhlas.
π Selalu jujur dalam perkataan dan perbuatan.
π Jangan lupa murojaah surat-surat pendek.
π Tunaikan salat Dhuha dengan tertib.
π Kerjakan tugas dengan tanggung jawab dan sungguh-sungguh.
π Motivasi hari ini:
“Anak hebat bukanlah anak yang selalu sempurna, tetapi anak yang mau belajar, berusaha, jujur, dan tidak pernah lelah berbuat kebaikan.” πͺ✨
Jadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin. Jangan takut salah saat belajar, karena dari kesalahan kita bisa menjadi lebih pintar dan lebih baik. π±
Semangat belajar, Sholih Sholiha Kelas 3A!
Tetap jujur, mandiri, peduli, sopan, dan rajin beribadah. ❤️
πΈ Semoga Allah memberikan kemudahan, keberkahan, kesehatan, dan ilmu yang bermanfaat untuk kita semua. Aamiin. π€²
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
π· Salam sayang, Ibu Guru Fuji Lestari, S.Pd. π·
- Nama Guru : Fuji Lestari,S.Pd
- Mata Pelajaran : Matematika
- Hari/Tanggal : Rabu, 07 Oktober 2026
- Fase/Kelas : B / Kelas 3 SD
- Materi : Operasi Pembagian Bilangan Cacah Sampai 100
- Pertemuan Ke- : 4
- TP UmumPeserta didik dapat menghitung dan menyelesaikan soal operasi pembagian bilangan cacah sampai dengan 100 secara tepat menggunakan strategi pengurangan berulang maupun pembagian bersusun.
- TP Ma-Mi-Joy
- Meaningful (Ma): Peserta didik memahami pentingnya keterampilan membagi secara tepat dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengelola barang dan berbagi rejeki secara proporsional.
- Mindful (Mi): Peserta didik secara fokus, teliti, dan bersikap runut dalam menuntaskan tahapan penghitungan pembagian langkah demi langkah.
- Joyful (Joy): Peserta didik merasa gembira dan percaya diri menyelesaikan tantangan teka-teki pembagian melalui kegiatan "Stasiun Berhitung" secara berelompok.
- Mengulang pemahaman dasar pembagian sebagai kebalikan dari perkalian.
- Mempelajari metode pembagian bilangan dua angka dengan pengurangan berulang sampai habis (0).
- Mempelajari dan mempraktikkan metode pembagian bersusun (porogapit) sederhana untuk bilangan cacah hingga 100.
- Memecahkan soal cerita kontekstual yang melibatkan pembagian bilangan cacah hingga 100 secara mandiri.
- Ayat Al-Qur'an/Kebesaran AllahKaitkan materi dengan QS. Al-Isra' ayat 35: "Dan sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar, dan timbanglah dengan timbangan yang lurus..." Ayat ini mengajarkan kita pentingnya ketelitian, kejujuran, dan ketepatan dalam menghitung atau membagi sesuatu agar tidak terjadi kesalahan yang merugikan orang lain.
- Penjabaran Materi
Operasi Pembagian Bilangan Cacah sampai 100
A. Apa Itu Pembagian?
Pembagian adalah operasi hitung untuk membagi suatu jumlah menjadi beberapa bagian yang sama banyak.
Tanda pembagian adalah ÷ atau :.
π Contoh
Ibu mempunyai 12 apel. Apel tersebut dibagikan kepada 3 anak dengan jumlah yang sama.
Setiap anak mendapat:
12 ÷ 3 = 4
Jadi, setiap anak mendapat 4 apel.B. Pembagian sebagai Pengurangan Berulang
Pembagian dapat dilakukan dengan mengurangi bilangan yang sama berulang kali sampai habis.
Contoh:
12 ÷ 3
12 − 3 = 9
9 − 3 = 6
6 − 3 = 3
3 − 3 = 0Kita melakukan pengurangan sebanyak 4 kali.
Jadi:
12 ÷ 3 = 4
Pembagian mempunyai hubungan yang erat dengan perkalian.
Jika:
3 × 4 = 12
Maka:
12 ÷ 3 = 4
12 ÷ 4 = 3Ingat!
Perkalian dan pembagian adalah operasi yang saling berkebalikan.
Contoh lainnya:
5 × 6 = 30
Maka:
30 ÷ 5 = 6
30 ÷ 6 = 5D. Membagi Benda Secara Adil
Perhatikan contoh berikut.
ππππππππππππ
Ada 12 jeruk yang dibagikan kepada 4 anak.
Setiap anak mendapat:
12 ÷ 4 = 3
Jadi, setiap anak mendapat 3 jeruk.
E. Contoh Pembagian Bilangan sampai 100
Pembagian dengan bilangan kecil
10 ÷ 2 = 5
12 ÷ 3 = 4
15 ÷ 5 = 3
16 ÷ 4 = 4
18 ÷ 3 = 6
20 ÷ 5 = 4
24 ÷ 6 = 4
30 ÷ 5 = 6
40 ÷ 8 = 5
50 ÷ 10 = 5
Pembagian sampai 100
60 ÷ 6 = 10
63 ÷ 7 = 9
72 ÷ 8 = 9
80 ÷ 10 = 8
81 ÷ 9 = 9
90 ÷ 10 = 9
100 ÷ 10 = 10
π§ F. Cara Mudah Mengerjakan Pembagian
Jika menemukan:
36 ÷ 4 = ...
Tanyakan:
4 × berapa = 36?
Karena:
4 × 9 = 36
Maka:
36 ÷ 4 = 9
Contoh:
56 ÷ 7 = ...
Cari perkalian:
7 × 8 = 56
Jadi:
56 ÷ 7 = 8
✏️ G. Latihan Soal
A. Isilah titik-titik berikut!
12 ÷ 2 = ....
15 ÷ 3 = ....
18 ÷ 6 = ....
20 ÷ 4 = ....
24 ÷ 6 = ....
30 ÷ 5 = ....
35 ÷ 7 = ....
42 ÷ 6 = ....
48 ÷ 8 = ....
54 ÷ 9 = ....
60 ÷ 6 = ....
63 ÷ 7 = ....
70 ÷ 10 = ....
80 ÷ 8 = ....
100 ÷ 10 = ....
Kunci Jawaban
6
5
3
5
4
6
5
7
6
6
10
9
7
10
10
π H. Soal Cerita
1. Ibu mempunyai 24 kue. Kue tersebut dibagikan sama rata kepada 6 anak. Berapa kue yang diterima setiap anak?
Jawab:
24 ÷ 6 = 4 kue2. Pak Guru mempunyai 40 pensil. Pensil tersebut dibagikan kepada 8 siswa sama banyak. Berapa pensil yang diterima setiap siswa?
Jawab:
40 ÷ 8 = 5 pensil3. Ada 36 buah jeruk yang dimasukkan ke dalam 6 keranjang sama banyak. Berapa jeruk dalam setiap keranjang?
Jawab:
36 ÷ 6 = 6 jeruk4. Sebanyak 72 permen dibagikan kepada 8 anak secara adil. Berapa permen yang diterima setiap anak?
Jawab:
72 ÷ 8 = 9 permen5. Ayah membeli 100 kelereng dan membaginya kepada 10 anak sama banyak. Berapa kelereng yang diterima setiap anak?
Jawab:
100 ÷ 10 = 10 kelerengπ Kesimpulan
Pembagian adalah membagi suatu jumlah menjadi beberapa bagian yang sama banyak.
Contoh:
24 ÷ 6 = 4
Pembagian dapat dipahami dengan:
membagi benda secara adil,
pengurangan berulang,
menggunakan hubungan perkalian.
π‘ Tips untuk anak-anak:
Jika lupa hasil pembagian, gunakan perkalian.
24 ÷ 6 = ... → 6 × ... = 24 → jawabannya 4.Semangat belajar, sholih-sholiha kelas 3A! π Jangan takut dengan pembagian. Latihan sedikit demi sedikit, pasti bisa!
C. Pembagian sebagai Kebalikan Perkalian
- Video Pembelajaran
- Link Video Pembelajaran: [Sisipkan link video YouTube tentang cara pembagian bersusun/porogapit kelas 3 SD]
- Media/Alat Peraga
- PPT Interaktif langkah-langkah porogapit
- Papan Seluncur Porogapit (Alat peraga alur pembagian bersusun)
- Kartu Soal dan Lembar Bantuan Tabel Perkalian
- LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)
- Post TestJawablah pertanyaan di bawah ini dengan teliti!
- Hitunglah hasil dari $45 : 5$ menggunakan metode pengurangan berulang!
- Selesaikan pembagian berikut menggunakan cara bersusun (porogapit):a. $64 : 2 = ...$b. $95 : 5 = ...$
- Pak Ahmad memiliki 84 bibit tanaman. Bibit tersebut akan ditanam di 4 baris kebun sama banyak. Berapa jumlah bibit tanaman pada setiap baris?
- KesimpulanOperasi pembagian bilangan cacah sampai 100 dapat diselesaikan dengan dua cara utama: pengurangan berulang sampai habis (0) untuk angka yang lebih sederhana, dan cara pembagian bersusun (porogapit) untuk angka puluhan yang lebih besar.
- Refleksi
- Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik mampu memahami alur pembagian bersusun dengan baik saat dipandu menggunakan alat peraga Papan Seluncur Porogapit.
- Kendala yang ditemukan: Beberapa peserta didik masih keliru dalam meletakkan posisi angka sisa perkalian pada langkah pembagian bersusun.
- Respons/keterlibatan peserta didik: Peserta didik sangat antusias saat mencoba menyelesaikan tantangan soal di papan tulis.
- Tindak lanjut pembelajaran: Memberikan panduan bagan alur (flowchart) langkah-langkah porogapit di meja masing-masing peserta didik untuk membantu kelancaran berlatih.
- Capaian Tujuan PembelajaranJumlah peserta didik tuntuntas 24 peserta didikJumlah peserta didik belum tuntas : … 1 peserta didik
- Remedial/Pendampingan: Pendampingan bertahap (scaffolding) bagi peserta didik yang belum tuntas, dimulai dari pembagian tanpa sisa angka puluhan.
- Pengayaan: Pemberian latihan soal cerita bertingkat (soal cerita dua langkah yang menggabungkan penjumlahan/pengurangan dan pembagian) bagi peserta didik yang sudah tuntas.
0 komentar:
Posting Komentar