π Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. πΈ
Selamat pagi, anak-anak soleh dan solehah Kelas 3A yang hebat dan luar biasa! π€π
Bagaimana kabarnya pagi ini? Semoga semuanya sehat, ceria, semangat, dan siap belajar ya. πͺπ
Anak-anak, mari kita awali hari Senin ini dengan niat yang baik dan hati yang penuh semangat. Jangan lupa untuk selalu:
π· Berbuat kebaikan kepada siapa pun.
π· Berkata jujur dan menjaga amanah.
π· Bersikap sopan dan saling menyayangi.
π· Rajin sekolah dan rajin belajar.
π· Jangan lupa melaksanakan salat lima waktu.
π· Selalu berdoa dan bersyukur kepada Allah SWT. π€²
✨ Ingatlah, anak-anak:
"Anak hebat bukanlah anak yang selalu sempurna, tetapi anak yang mau terus belajar, berusaha, dan menjadi lebih baik setiap harinya."
π Pembelajaran hari ini:
π Bahasa Indonesia
Kita akan belajar tentang kosakata. Yuk, perkaya kata-kata yang kita ketahui agar semakin pandai berbicara dan menulis. ✍️π
π Motivasi hari ini:
"Mulailah hari ini dengan senyuman, belajar dengan sungguh-sungguh, berbuat baik dengan ikhlas, dan jangan pernah takut mencoba. Kesalahan bukan alasan untuk menyerah, tetapi kesempatan untuk belajar menjadi lebih baik."
Semangat belajar, Soleh-Solehah Kelas 3A! ❤️
Jadilah anak yang cerdas, jujur, disiplin, rajin beribadah, dan selalu berbuat kebaikan.
π Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin!
π Aku bisa! Aku hebat! Aku anak yang rajin dan pantang menyerah!
Selamat belajar, anak-anak hebat! ππ
Tetap semangat dan jangan lupa tersenyum. π
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. π€²π·
Bahasa Indonesia
IDENTITAS PEMBELAJARAN
Nama Guru: Fuji Lestari, S.Pd.
Hari/Tanggal: Senin, 31 Agustus 2026
Fase: B /Kelas: III (Tiga)
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Materi: Praktik Kerja Sama dan Menyusun Kalimat
Pertemuan: Ke-3
Alokasi Waktu: 2 × 35 menit
APERSEPSI
Guru mengawali pembelajaran dengan menyapa peserta didik dan mengajak mereka mengingat kembali pembelajaran sebelumnya tentang kebersamaan, kerja sama, dan menyusun kalimat.
Guru memberikan pertanyaan pemantik:
“Siapa yang pernah bekerja sama dengan teman?”
“Apa yang terjadi jika dalam kelompok hanya satu orang yang bekerja?”
“Bagaimana cara kita menyusun kata-kata menjadi kalimat yang baik?”
Motivasi:
"Anak-anak, setiap gambar dapat menceritakan sebuah kisah. Melalui gambar, kita dapat menyampaikan ide, perasaan, dan imajinasi. Tidak perlu takut salah dalam menggambar. Yang penting kita berani mencoba, teliti, rapi, dan menyelesaikan karya dengan penuh percaya diri. Jadikan setiap goresan sebagai karya terbaik kalian!"
C. Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu mengembangkan dan menciptakan karya seni rupa dua dimensi berdasarkan pengalaman, imajinasi, dan gagasan sederhana. Peserta didik mampu menggunakan unsur seni rupa seperti garis, bentuk, warna, dan komposisi serta menunjukkan sikap kreatif, percaya diri, rapi, dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan karya.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Mengenali dan memahami kosakata baru yang berkaitan dengan kerja sama.
Menyusun kalimat efektif menggunakan kosakata baru dengan tepat.
Menyampaikan kalimat secara lisan dengan jelas dan santun.
Menyelesaikan tantangan kerja sama dalam kelompok.
Menunjukkan sikap saling membantu, menghargai pendapat, bertanggung jawab, dan bekerja sama.
ATP (ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN)
Peserta didik mengidentifikasi kosakata baru yang berkaitan dengan kegiatan kerja sama.
Peserta didik memahami makna kosakata baru melalui contoh kalimat dan kegiatan sehari-hari.
Peserta didik menyusun kata-kata acak menjadi kalimat yang benar.
Peserta didik menyusun kalimat efektif menggunakan kosakata baru.
Peserta didik melakukan praktik kerja sama melalui tantangan kelompok.
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok.
Peserta didik melakukan refleksi terhadap kemampuan menyusun kalimat dan pengalaman bekerja sama.
Peserta didik mengidentifikasi kosakata baru yang berkaitan dengan kegiatan kerja sama.
Peserta didik memahami makna kosakata baru melalui contoh kalimat dan kegiatan sehari-hari.
Peserta didik menyusun kata-kata acak menjadi kalimat yang benar.
Peserta didik menyusun kalimat efektif menggunakan kosakata baru.
Peserta didik melakukan praktik kerja sama melalui tantangan kelompok.
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok.
Peserta didik melakukan refleksi terhadap kemampuan menyusun kalimat dan pengalaman bekerja sama.
MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran:
Problem Based Learning (PBL)
Cooperative Learning
Metode:
Tanya jawab
Diskusi kelompok
Demonstrasi
Permainan/tantangan kelompok
Praktik
Presentasi
Refleksi
PENJABARAN MATERI
1. Kosakata tentang kerja sama
Contoh kosakata:
bekerja sama
membantu
kelompok
berdiskusi
berbagi
tanggung jawab
kompak
menghargai
bergotong royong
menyelesaikan
2. Menyusun kalimat
Peserta didik belajar menyusun kata-kata menjadi kalimat yang benar.
Contoh:
Kata acak:bersama – membersihkan – kami – kelas
Kalimat:
Kami membersihkan kelas bersama.
Contoh lainnya:
Kata acak:teman – membantu – saya
Kalimat:
Saya membantu teman.
3. Kalimat efektif
Kalimat efektif adalah kalimat yang jelas, singkat, mudah dipahami, dan sesuai dengan maksud yang ingin disampaikan.
Contoh:
Tidak efektif: Saya dan teman-teman bersama-sama bekerja bersama.
Efektif: Saya bekerja sama dengan teman-teman.
4. Praktik kerja sama
Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok mendapatkan sebuah tantangan, misalnya:
Tantangan “Susun Kalimat Bersama”
Setiap kelompok memperoleh kartu-kartu kata.
Anggota kelompok berdiskusi.
Mereka menyusun kartu menjadi kalimat yang benar.
Setelah selesai, kelompok membuat satu kalimat baru menggunakan kosakata yang tersedia.
Kelompok membacakan hasilnya di depan kelas.
Dalam kegiatan tersebut peserta didik belajar bahwa keberhasilan kelompok membutuhkan komunikasi, pembagian tugas, saling membantu, dan menghargai pendapat teman.
KESIMPULAN
Hari ini kita belajar bahwa menyusun kalimat membutuhkan kata-kata yang tepat dan urutan yang benar. Kalimat yang baik harus jelas, mudah dipahami, dan sesuai dengan maksud yang ingin disampaikan.
Kita juga belajar bahwa kerja sama membuat pekerjaan menjadi lebih mudah. Dengan saling membantu, berdiskusi, berbagi tugas, menghargai pendapat, dan bertanggung jawab, tantangan kelompok dapat diselesaikan dengan baik.
Guru mengajak peserta didik menjawab pertanyaan berikut:
Apa kosakata baru yang kamu pelajari hari ini?
Apakah kamu sudah dapat menyusun kalimat efektif?
Apa yang kamu lakukan saat bekerja sama dengan kelompok?
Apakah kamu sudah mendengarkan dan menghargai pendapat teman?
Apa kesulitan yang kamu alami hari ini?
Apa hal baik yang akan kamu lakukan pada kerja kelompok berikutnya?
Guru mengamati kemampuan peserta didik dalam menyusun kalimat, penggunaan kosakata baru, keaktifan berdiskusi, serta sikap kerja sama. Peserta didik yang masih mengalami kesulitan diberikan bimbingan dan latihan menyusun kalimat secara bertahap.
0 komentar:
Posting Komentar