Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi, Ananda sholih sholiha kelas 3A yang Ibu Guru sayangi. ๐
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya selalu sehat, bahagia, dan dalam lindungan Allah Swt. Aamiin. ๐คฒ
๐ท Anak-anak hebat, jangan lupa untuk selalu:
✨ Peduli kepada teman dan lingkungan sekitar.
✨ Jujur dalam perkataan maupun perbuatan.
✨ Tolong-menolong dan saling menyayangi.
✨ Beradab baik, sopan kepada guru dan orang tua.
✨ Rajin beribadah, jangan lupa salat lima waktu dan salat Duha.
✨ Murojaah hafalan surat-surat pendek agar semakin lancar dan berkah.
๐ Motivasi hari ini:
Anak hebat bukan hanya anak yang pintar, tetapi juga anak yang jujur, baik hati, peduli, dan suka menolong. Jadilah anak yang selalu berusaha melakukan kebaikan meskipun dalam hal kecil, karena setiap kebaikan bernilai pahala di sisi Allah Swt.
๐ช Teruslah semangat belajar, jangan mudah menyerah, berani mencoba, dan selalu bersyukur. Semoga Allah menjadikan Ananda anak-anak yang saleh dan salehah, berilmu, berakhlak mulia, serta membanggakan orang tua dan guru.
Ingat ya, Nak, hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin! ๐ฅฐ๐
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam sayang,
๐น Ibu Guru Kelas 3A ๐น
A. IDENTITAS PEMBELAJARAN
Nama Guru: Fuji Lestari, S.Pd.
Satuan Pendidikan: SD Al Azhar 2 Bandar Lampung
Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila
Hari/Tanggal: Selasa, 20 Oktober 2026
Fase/Kelas: Fase B / Kelas III
Materi: Menunjukkan Perilaku Peduli Lingkungan sebagai Wujud Aturan Tidak Tertulis di Masyarakat melalui Proyek Simulasi Gotong Royong
Pertemuan: Ke-7
B. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu mengenali dan menunjukkan perilaku menaati aturan di lingkungan sekitar, memahami pentingnya aturan tertulis dan tidak tertulis, serta menerapkan sikap peduli, tanggung jawab, kerja sama, dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
TP Umum:
Peserta didik mampu menjelaskan contoh aturan tidak tertulis dalam menjaga lingkungan serta menunjukkan perilaku peduli lingkungan melalui proyek simulasi gotong royong dengan sikap tanggung jawab, disiplin, dan kerja sama.
TP Mindful, Meaningful, Joyful:
Mindful (Berkesadaran): Peserta didik menyadari pentingnya menjaga kebersihan dan memahami bahwa tindakan setiap orang berpengaruh terhadap lingkungan.
Meaningful (Bermakna): Peserta didik menghubungkan aturan tidak tertulis dengan kebiasaan menjaga kebersihan rumah, sekolah, dan masyarakat.
Joyful (Menyenangkan): Peserta didik mengikuti proyek simulasi gotong royong dengan aktif, gembira, saling membantu, dan menghargai teman.
D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan pengertian aturan tidak tertulis dengan bahasa sederhana.
Mengidentifikasi contoh aturan tidak tertulis di lingkungan masyarakat.
Menjelaskan hubungan perilaku peduli lingkungan dengan tanggung jawab sebagai anggota masyarakat.
Menyebutkan manfaat gotong royong dalam menjaga kebersihan.
Melaksanakan proyek simulasi gotong royong sesuai pembagian tugas.
Menunjukkan sikap peduli, disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab.
Merefleksikan pengalaman setelah mengikuti kegiatan gotong royong.
E. APERSEPSI
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi, anak-anak sholih dan sholiha kelas 3A!
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, semangat, dan selalu dalam lindungan Allah Swt.
Anak-anak, pernahkah kalian melihat sampah berserakan di halaman sekolah atau di jalan sekitar rumah? Apa yang sebaiknya kita lakukan ketika melihat sampah tersebut?
Apakah kita harus menunggu perintah guru atau orang tua terlebih dahulu untuk membuang sampah pada tempatnya?
Tentu tidak, anak-anak. Kita dapat langsung melakukan kebaikan karena menjaga kebersihan merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama.
Hari ini kita akan belajar tentang aturan tidak tertulis di masyarakat dan mempraktikkan perilaku peduli lingkungan melalui proyek simulasi gotong royong.
Ibu Guru berharap anak-anak dapat bekerja sama, saling membantu, tidak memilih-milih tugas, serta menjaga kebersihan dengan penuh tanggung jawab.
Pertanyaan pemantik:
Apa yang kalian lakukan ketika melihat sampah di halaman?
Apakah membantu tetangga membersihkan lingkungan merupakan perbuatan baik?
Mengapa kita perlu menjaga kebersihan meskipun tidak diperintah?
Apa manfaat gotong royong bagi masyarakat?
F. PEMBAHASAN MATERI
1. Pengertian Aturan Tidak Tertulis
Aturan tidak tertulis adalah aturan atau kebiasaan yang berlaku dalam kehidupan bersama, tetapi tidak selalu dituliskan secara resmi.
Aturan tidak tertulis biasanya tumbuh dari kebiasaan, nilai kesopanan, kepedulian, dan kesepakatan dalam masyarakat.
Contoh aturan tidak tertulis di masyarakat:
Menyapa tetangga dengan sopan.
Membantu tetangga yang membutuhkan pertolongan.
Menjaga kebersihan lingkungan bersama.
Mengikuti kegiatan gotong royong sesuai kemampuan.
Tidak mengganggu ketenangan orang lain.
Menghargai orang yang sedang berbicara.
Mengembalikan barang yang dipinjam.
Aturan tidak tertulis membantu masyarakat hidup rukun, tertib, nyaman, dan saling menghargai.
Catatan: Tidak semua aturan tidak tertulis memiliki sanksi resmi. Namun, kita tetap perlu melaksanakannya sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap sesama.
2. Perilaku Peduli Lingkungan
Peduli lingkungan adalah sikap memperhatikan, menjaga, dan melakukan tindakan yang bermanfaat bagi kebersihan serta kelestarian lingkungan.
Contoh perilaku peduli lingkungan:
Di rumah:
Membuang sampah pada tempatnya.
Membantu menyapu halaman.
Menghemat air.
Merawat tanaman.
Di sekolah:
Melaksanakan piket kelas.
Menjaga kebersihan meja dan lantai.
Memilah sampah sesuai tempat yang tersedia.
Tidak mencoret-coret dinding.
Di masyarakat:
Ikut membersihkan lingkungan bersama warga.
Tidak membuang sampah ke selokan.
Membantu membersihkan fasilitas umum.
Mengajak orang lain menjaga kebersihan dengan sopan.
Perilaku tersebut menunjukkan bahwa kita peduli terhadap kenyamanan dan kesehatan bersama.
3. Hubungan Aturan Tidak Tertulis dengan Gotong Royong
Gotong royong adalah kegiatan bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan yang bermanfaat bagi semua orang.
Dalam masyarakat, warga sering memiliki kebiasaan saling membantu menjaga kebersihan lingkungan. Kebiasaan tersebut merupakan salah satu contoh penerapan aturan tidak tertulis.
Manfaat gotong royong:
Pekerjaan menjadi lebih ringan.
Lingkungan menjadi bersih dan nyaman.
Mempererat persaudaraan.
Menumbuhkan rasa tanggung jawab.
Melatih kerja sama dan kepedulian.
Menciptakan kerukunan di masyarakat.
Gotong royong dapat dilakukan tanpa membeda-bedakan teman atau tetangga. Setiap orang dapat berpartisipasi sesuai kemampuan.
4. Kaitan dengan Nilai Pancasila
Perilaku peduli lingkungan dan gotong royong mencerminkan nilai-nilai Pancasila, terutama:
Sila Kedua: Kemanusiaan yang adil dan beradab, melalui sikap saling membantu dan menghargai.
Sila Ketiga: Persatuan Indonesia, melalui kerja sama dan menjaga kerukunan.
Sila Kelima: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, melalui tanggung jawab bersama menjaga lingkungan agar nyaman digunakan semua orang.
Dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila, kita belajar menjadi warga yang peduli, bertanggung jawab, dan suka menolong.
5. Proyek Simulasi Gotong Royong
Judul proyek: “Lingkunganku Bersih, Wargaku Peduli”
Tujuan proyek:
Peserta didik mampu mempraktikkan aturan tidak tertulis berupa kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan gotong royong sederhana.
Alat dan bahan:
Sapu.
Pengki.
Kantong sampah.
Tempat sampah yang sesuai.
Kertas dan alat tulis untuk refleksi.
Sarung tangan jika tersedia dan sesuai ukuran.
Langkah-langkah kegiatan:
Tahap 1 – Mengamati
Guru menunjukkan gambar atau kondisi lingkungan yang bersih dan kotor.
Peserta didik menjawab:
Apa perbedaan kedua lingkungan tersebut?
Apa akibat jika lingkungan kotor?
Apa yang dapat kita lakukan bersama?
Tahap 2 – Merencanakan
Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil. Setiap kelompok membagi tugas, misalnya:
Kelompok 1: Mengumpulkan sampah kering yang aman.
Kelompok 2: Merapikan meja atau perlengkapan kelas.
Kelompok 3: Membersihkan area yang telah ditentukan dengan alat yang aman.
Kelompok 4: Membuat poster ajakan menjaga kebersihan.
Pembagian tugas dapat disesuaikan dengan jumlah peserta didik dan kondisi kelas.
Tahap 3 – Melaksanakan Simulasi
Peserta didik melakukan gotong royong di area kelas atau halaman yang aman.
Selama kegiatan, peserta didik harus:
Bekerja sama dan tidak saling menyalahkan.
Menyelesaikan tugas dengan tanggung jawab.
Membantu teman yang mengalami kesulitan.
Tidak berebut alat.
Menjaga keselamatan diri dan teman.
Tahap 4 – Presentasi Hasil
Setiap kelompok menyampaikan:
Tugas yang dikerjakan.
Kesulitan yang dihadapi.
Cara kelompok bekerja sama.
Manfaat kegiatan bagi lingkungan.
Tahap 5 – Refleksi
Peserta didik menyampaikan perasaan setelah gotong royong dan menyebutkan satu kebiasaan baik yang akan dilakukan mulai hari ini.
Catatan keselamatan: Peserta didik tidak diperbolehkan memungut pecahan kaca, benda tajam, limbah berbahaya, atau sampah yang tidak diketahui jenisnya. Guru memastikan kegiatan berlangsung aman.
6. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Nama: ..............................................
Kelas: ..............................................
Kelompok: ..............................................
Judul: Proyek Simulasi Gotong Royong
A. Jawablah pertanyaan berikut!
Apa yang dimaksud dengan aturan tidak tertulis?
Sebutkan tiga contoh aturan tidak tertulis di masyarakat!
Mengapa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama?
Apa manfaat gotong royong bagi lingkungan?
Sikap apa yang harus ditunjukkan saat bekerja sama?
B. Catatan kegiatan kelompok
Tugas kelompok kami: ................................................
Kegiatan yang kami lakukan: ................................................
Kesulitan yang kami hadapi: ................................................
Cara kami mengatasi kesulitan: ................................................
Manfaat kegiatan bagi lingkungan: ................................................
C. Janji peduli lingkungan
Lengkapi kalimat berikut.
“Saya akan menjaga lingkungan dengan cara ................................................ karena ................................................”
7. Latihan Evaluasi
A. Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
Aturan tidak tertulis adalah aturan yang ....
A. selalu ditulis di papan pengumuman
B. berlaku sebagai kebiasaan dalam kehidupan bersama
C. hanya berlaku di sekolah
D. tidak perlu diperhatikanContoh perilaku peduli lingkungan adalah ....
A. membuang sampah ke selokan
B. membiarkan kelas kotor
C. membersihkan halaman bersama
D. merusak tanamanKegiatan bekerja bersama untuk kepentingan bersama disebut ....
A. persaingan
B. gotong royong
C. pertengkaran
D. perlombaanKetika melihat teman kesulitan membersihkan kelas, sebaiknya kita ....
A. menertawakannya
B. meninggalkannya
C. membantunya
D. menyuruhnya bekerja sendiriGotong royong dapat mempererat ....
A. permusuhan
B. perselisihan
C. persaudaraan
D. perbedaan pendapat yang tidak terselesaikan
B. Isian Singkat
Membuang sampah sebaiknya di ....
Bekerja bersama-sama untuk kepentingan bersama disebut ....
Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab ....
Salah satu contoh aturan tidak tertulis di masyarakat adalah ....
Saat bergotong royong, kita harus saling ....
C. Uraian
Jelaskan pengertian aturan tidak tertulis dengan bahasamu sendiri!
Sebutkan tiga contoh perilaku peduli lingkungan di masyarakat!
Tuliskan dua manfaat gotong royong!
Apa yang kamu lakukan jika melihat sampah berserakan di halaman?
Mengapa kita harus bekerja sama dan bertanggung jawab ketika melakukan gotong royong?
Kunci Jawaban
A. Pilihan Ganda
B
C
B
C
C
B. Isian Singkat
Tempat sampah.
Gotong royong.
Bersama.
Contoh: membantu tetangga, menjaga kebersihan bersama, atau menyapa tetangga dengan sopan.
Membantu.
C. Uraian
Aturan tidak tertulis adalah aturan atau kebiasaan yang berlaku dalam kehidupan bersama dan tidak selalu dituliskan secara resmi.
Contoh: mengikuti gotong royong, tidak membuang sampah sembarangan, dan membantu membersihkan fasilitas umum.
Pekerjaan menjadi lebih ringan dan hubungan antarwarga menjadi lebih erat.
Membuang sampah pada tempatnya jika aman atau mengajak orang dewasa membantu jika sampah berbahaya.
Agar pekerjaan selesai dengan baik, lingkungan menjadi bersih, dan semua orang belajar bertanggung jawab.
8. Media Pembelajaran
Gambar lingkungan bersih dan kotor.
Video tentang gotong royong dan kepedulian lingkungan.
Sapu, pengki, dan kantong sampah.
Kertas gambar dan alat warna untuk poster.
LKPD dan lembar penilaian.
Saran pencarian video: Gunakan kata kunci “gotong royong menjaga kebersihan lingkungan untuk anak SD” pada YouTube. Guru sebaiknya meninjau video terlebih dahulu sebelum digunakan di kelas.
9. Rubrik Penilaian Proyek Simulasi Gotong Royong
| Aspek yang Dinilai | Skor Maksimal |
|---|---|
| Memahami aturan tidak tertulis | 20 |
| Partisipasi dalam kegiatan | 25 |
| Kerja sama dan sikap saling membantu | 25 |
| Tanggung jawab dan kedisiplinan | 20 |
| Menyampaikan hasil dan refleksi | 10 |
| Total | 100 |
Pedoman umum:
86–100: Sangat Baik
76–85: Baik
66–75: Cukup
Di bawah 66: Perlu Bimbingan
Guru dapat menyesuaikan rubrik dengan kebutuhan dan ketentuan penilaian sekolah.
G. KESIMPULAN DAN REFLEKSI
Kesimpulan Pembelajaran
Aturan tidak tertulis merupakan aturan atau kebiasaan yang membantu masyarakat hidup tertib, rukun, dan saling menghargai. Salah satu contohnya adalah kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan dan membantu sesama melalui gotong royong.
Melalui proyek simulasi gotong royong, peserta didik belajar bekerja sama, peduli terhadap lingkungan, menghargai orang lain, serta bertanggung jawab atas tugasnya. Perilaku tersebut merupakan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Refleksi Peserta Didik
Apa hal baru yang saya pelajari hari ini?
Apakah saya sudah membantu kelompok dengan baik?
Apakah saya sudah bertanggung jawab terhadap tugas saya?
Bagaimana perasaan saya setelah ikut gotong royong?
Apa kebiasaan peduli lingkungan yang akan saya lakukan di rumah?
Refleksi Guru
Hal yang sudah berjalan baik: ................................................
Tantangan selama kegiatan: ................................................
Sikap gotong royong yang terlihat: ................................................
Respons peserta didik: ................................................
Tindak lanjut pembelajaran: ................................................
Rekapitulasi Hasil Belajar
Jumlah seluruh peserta didik: ........ anak
Jumlah peserta didik tuntas: ........ anak
Jumlah peserta didik belum tuntas: ........ anak
Remedial: ................................................
Pengayaan: ................................................
Tindak Lanjut
Remedial: Peserta didik mengidentifikasi contoh aturan tidak tertulis melalui gambar dan menjelaskan perilaku peduli lingkungan dengan bimbingan guru.
Pengayaan: Peserta didik membuat poster bertema “Ayo Gotong Royong Menjaga Lingkungan” dan mempresentasikan ajakannya kepada teman.
Pesan Motivasi untuk Anak-Anak Sholih dan Sholiha Kelas 3A
Anak-anak hebat, lingkungan yang bersih dan nyaman dapat terwujud jika kita mau bekerja sama. Jangan menunggu orang lain untuk melakukan kebaikan. Mulailah dari diri sendiri, dari hal kecil, dan dari lingkungan terdekat.
Jadilah anak yang peduli, jujur, disiplin, bertanggung jawab, suka menolong, dan menghargai sesama. Dengan gotong royong, pekerjaan menjadi ringan dan persaudaraan semakin erat.
“Aku peduli lingkungan, aku suka menolong, dan aku bangga bergotong royong!”
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
0 komentar:
Posting Komentar