Postingan 1_ Seni Rupa, Jumat, 23 Oktober 2026






Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, Ananda sholih sholiha kelas 3A yang Ibu Guru sayangi. πŸ’–

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya selalu sehat, bahagia, dan dalam lindungan Allah Swt. Aamiin. 🀲

🌷 Anak-anak hebat, jangan lupa untuk selalu:
✨ Peduli kepada teman dan lingkungan sekitar.
✨ Jujur dalam perkataan maupun perbuatan.
✨ Tolong-menolong dan saling menyayangi.
✨ Beradab baik, sopan kepada guru dan orang tua.
✨ Rajin beribadah, jangan lupa salat lima waktu dan salat Duha.
✨ Murojaah hafalan surat-surat pendek agar semakin lancar dan berkah.

🌟 Motivasi hari ini:

Anak hebat bukan hanya anak yang pintar, tetapi juga anak yang jujur, baik hati, peduli, dan suka menolong. Jadilah anak yang selalu berusaha melakukan kebaikan meskipun dalam hal kecil, karena setiap kebaikan bernilai pahala di sisi Allah Swt.

πŸ’ͺ Teruslah semangat belajar, jangan mudah menyerah, berani mencoba, dan selalu bersyukur. Semoga Allah menjadikan Ananda anak-anak yang saleh dan salehah, berilmu, berakhlak mulia, serta membanggakan orang tua dan guru.

Ingat ya, Nak, hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin! πŸ₯°πŸŒˆ

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sayang,
🌹 Ibu Guru Kelas 3A 🌹

A. IDENTITAS

  1. Nama Guru : Fuji Lestari, S.Pd

  2. Mata Pelajaran : Seni Rupa

  3. Hari/Tanggal : Jumat, 23 Oktober 2026

  4. Fase/Kelas : Fase B / Kelas 3

  5. Materi : Prinsip Komposisi Keseimbangan Simetris dan Asimetris

  6. Pertemuan Ke- : 2

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenali, memahami, dan mengaplikasikan prinsip dasar tata letak atau komposisi seni rupa, khususnya keseimbangan simetris dan asimetris, dalam karya gambar atau kriya sederhana.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP Umum

    Peserta didik dapat membedakan bentuk keseimbangan simetris dan asimetris dalam sebuah karya seni rupa serta mampu menerapkannya pada karya gambar sederhana dengan benar.

  2. TP Ma-Mi-Joy (Mandiri, Menyenangkan, dan Joyful)

    Peserta didik mampu membuat pola gambar seimbang secara mandiri serta menikmati proses berkarya seni rupa yang kreatif, menyenangkan, dan penuh kegembiraan.

D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengamati contoh-contoh karya seni atau benda di sekitar yang memiliki bentuk seimbang (simetris) maupun seimbang dinamis (asimetris).

  2. Memahami perbedaan karakteristik keseimbangan simetris (bentuk kiri dan kanan/atas dan bawah sama persis) dan asimetris (bentuk berbeda namun tetap memberikan kesan seimbang).

  3. Merancang dan menggambar pola karya seni rupa dengan menerapkan salah satu prinsip keseimbangan tersebut.

  4. Memamerkan dan menyimpulkan hasil karya seni bersama teman sekelas.

E. APERSEPSI SINGKAT

Guru menyapa peserta didik dengan ceria dan penuh semangat. Guru mengajukan pertanyaan pemantik:

“Anak-anak hebat, coba perhatikan bentuk tubuh kita atau daun di halaman sekolah; apakah sisi kiri dan kanannya tampak sama persis? Bagaimana dengan susunan benda di dalam kamar kalian? Mari kita cari tahu bagaimana membuat sebuah gambar terlihat rapi dan seimbang!”

Peserta didik diajak mengamati benda-benda di sekitar kelas untuk melihat bentuk keseimbangannya.

F. PEMBAHASAN SINGKAT

  1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah

    “Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu tidak akan melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pengasih suatu ketidakseimbangan. Maka lihatlah berulang-ulang, apakah kamu melihat sesuatu yang cacat?” (QS. Al-Mulk: 3)

    Ayat ini mengingatkan kita bahwa seluruh ciptaan Allah Swt. di alam semesta ini dirancang dengan keseimbangan, keteraturan, dan keindahan yang sempurna.

  2. Penjabaran Materi

    • Keseimbangan Simetris: Terjadi apabila unsur-unsur visual di sebelah kiri dan kanan (atau atas dan bawah) memiliki bentuk, ukuran, dan berat visual yang sama persis (seperti cerminan cermin).

      • Contoh: Gambar kupu-kupu, rumah tampak depan, atau buah semangka yang dibelah dua.

    • Keseimbangan Asimetris: Terjadi apabila unsur-unsur visual di sebelah kiri dan kanan tidak sama persis, namun tetap menciptakan kesan seimbang dan harmonis karena perbedaan ukuran, bentuk, atau warna yang saling melengkapi.

      • Contoh: Komposisi pemandangan alam dengan pohon besar di satu sisi dan rumah kecil di sisi lainnya.

  3. Video Pembelajaran

    (Cantumkan tautan video pembelajaran seni rupa tentang keseimbangan simetris dan asimetris di sini jika digunakan)

  4. Media / Alat Peraga

    • Contoh gambar karya seni simetris dan asimetris

    • Buku gambar, pensil, penggaris, dan alat mewarnai (crayon/pensil warna)

    • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

  5. Post Test

    Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

    1. Apa perbedaan utama antara keseimbangan simetris dan asimetris dalam seni rupa?

    2. Sebutkan satu contoh benda atau gambar yang memiliki bentuk keseimbangan simetris!

G. KESIMPULAN / REFLEKSI

Kesimpulan / Refleksi:

  1. Kesimpulan

    Keseimbangan dalam seni rupa terbagi menjadi simetris (sisi kiri dan kanan sama persis) dan asimetris (sisi kiri dan kanan berbeda tetapi tetap terlihat seimbang). Kedua prinsip ini membuat karya seni menjadi rapi dan indah dipandang.

  2. Refleksi

    • Hal yang sudah berjalan baik: Peserta didik sangat antusias menggambar pola kupu-kupu dan daun untuk memahami keseimbangan simetris.

    • Kendala yang ditemukan: Beberapa siswa masih memerlukan bantuan dalam mengatur tata letak objek agar tercipta keseimbangan asimetris yang baik.

    • Respons / Keterlibatan peserta didik: Kreatif, aktif, dan sangat gembira saat mewarnai hasil karya seni mereka.

    • Tindak lanjut pembelajaran: Memamerkan hasil karya seni siswa di papan mading kelas sebagai bentuk apresiasi.

  3. Capaian Tujuan Pembelajaran

    • Jumlah peserta didik tuntas : 28 peserta didik

    • Jumlah peserta didik belum tuntas : 0 peserta didik

    • Tindak lanjut: Memberikan pujian dan bintang penghargaan atas kreativitas peserta didik dalam berkarya seni rupa.

0 komentar:

Posting Komentar